Claim Missing Document
Check
Articles

Risk of Environmental Factors and Efforts to Eliminate Mosquito Nest with Dengue Fever in The Working Area of The Kamonji Health Center Rau, Muhammad Jusman; Banilai, Puti Andalusia Sarigando
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2020): Volume 11, No. 2 (2020)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v11i2.172

Abstract

Dengue High Fever (DHF) is a contagious health problem in tropical areas like Indonesia. Palu city has the highest cases of DHF that is 600 cases (Incidence Rate 166,2/100.000 population) and there are 9 people died. Incidence of DHF in the working area of Kamonji public health center are 106 cases. Factors that cause DHF in this working area are environment and behavior of community. The study aimsis determine risk factors of environment and eradication of mosquito nests efforts in the working area of Kamonji Public Health Center. This type of research is case-control approach and the sample taken from Total Sampling technique which amounts to 86 respondents with a ratio 1:1. Data analysis was performed using univariate and bivariate at 95% confidence level (α=0,05) which shows that precenses of larvae in breeding place (OR=0,334) and drain water containers (OR=0,237) are protective factors. Another result shows that presences of mosquito in resting place (OR=3,654), close water containers (OR=4,032), the use of abate (OR=3,048) and the use of anti-mosquito drugs (OR=4,909) are risk factors of incidence of DHF in working area of Kamonji public health center. The efforts to prevent incidence of DHF is implement eradication of mosquito nest so that the environment around the house still clean and has no chance for become breeding place of Aedes aegypti.
Pengaruh Sarana Air Bersih Dan Kondisi Jamban Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Tipo Rau, Muhammad Jusman; Novita, Sri
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2021): Volume 12 No.1 (2021)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v12i1.298

Abstract

Keadaan sanitasi yang buruk dapat menjadi media penularan berbagai penyakit yang meliputi, pembuangan kotoran, penyediaan air bersih dan sistem pembuangan air limbah. Hal ini dapat memicu terjadinya penyakit menular, seperti Diare. Persentase capaian kasus diare pada tahun 2019 di Puskesmas Tipo sebesar 60,22%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sarana air bersih dan kondisi jamban terhadap kejadian diare pada balita. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua balita di wilayah kerja Puskesmas Tipo sebanyak 1.005, menggunakan rumus Standley Lameshow diperoleh jumlah sampel 113 balita diambil secara stratified random sampling. Data diolah secara univariat, untuk melihat hubungan antara variabel dependen dan independen (bivariat) digunakan uji regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara kualitas air bersih ( nilai sig=0,000) terhadap kejadian diare pada balita, serta tidak ada pengaruh antara jenis sarana air bersih (nilai sig=0,367), risiko pencemaran saran air bersih (nilai sig=0,367), dan kondisi jamban (nilai sig=0,133) terhadap kejadian diare pada balita. Diharapkan kepada masyarakat yang memiliki air yang keruh agar melakukan penyaringan dan dimasak dengan baik terlebih dahulu sebelum air tersebut dikonsumsi.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kemandirian Activity Daily Living (ADL) pada Pasien Pasca Stroke di UPT. RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah Alfisyah, Finni; Marselina, Mareselina; Hasanah, Hasanah; Rau, Muhammad Jusman
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2021): Volume 12 No.2 (2021)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v12i2.347

Abstract

Stroke menyebabkan kelumpuhan hemiplegia/hemiparesis yang diakibatkan oleh kerusakan jaringan otak pada bagian berlawanan anggota tubuh. Kelumpuhan tersebut menyebabkan kecacatan pada pasien sehingga sulit untuk melakukan aktivitas dan menjadi bergantung kepada orang lain. Stroke merupakan penyebab kematian kedua dan penyebab utama kecacatan di dunia. Data Riskesdas Tahun 2018 untuk Wilayah Sulawesi Tengah mengenai prevalensi PTM menunjukkan stroke berada pada urutan ke dua dengan persentasi 10,9%. Activity Daily Living (ADL) adalah proses rehabilitasi dengan membiasakan pasien beraktivitas secara mandiri meliputi penggunaan toilet, makan, berpakaian/berdandan dan berpindah tempat, dengan merapkan ADL membantu pasien agar cepat pulih dari ketergantungannya. Kemandirian ADL dapat terhambat jika dukungan yang diterima kurang, adanya depresi dan keparahan stroke yang diderita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemandirian ADL pada pasien pasca stroke di UPT. RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 70 orang yang diambil melalui teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Spearman rank dengan hasil analisis variabel tingkat depresi terhadap kemandirian ADL yaitu ρ-value 0,000, hasil analisis variabel dukungan keluarga terhadap kemandirian ADL yaitu ρ-value 0,047, dan hasil analisis variabel jenis stroke terhadap kemandirian ADL yaitu ρ-value 0,524. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dan dukungan keluarga terhadap kemandirian ADL pada pasien pasca stroke di UPT. RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah, dan tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis stroke yang diderita terhadap kemandirian ADL pada pasien pasca stroke di UPT. RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.
Measles Surveillance Evaluation (Post Outbreak); Systems Approach at The Palu City Health Department In 2024 Laba, Stefiani Bengan; Rau, Muhammad Jusman; Buchair, Nur Hikmah; Meliana, Relin; Royana, Nurul Vida
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 2 (2025): VOLUME 16 NO.2 TAHUN 2025
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v16i2.1988

Abstract

Measles is an airborne disease with a very high transmission rate. There has been a global increase in both morbidity and mortality due to measles. In 2023, outbreaks occurred in several regions, particularly in Central Sulawesi, with Palu City being notably affected. This study aimed to evaluate the surveillance activities following the measles outbreak in the jurisdiction of the Palu City District Health Office, employing a systems approach. The research respondents included surveillance officers from the Palu City Health Office and those from the Puskesmas (community health centers) within its area. Data were collected through interviews and observations. The findings revealed several issues in the input aspect of surveillance, including overlapping roles for surveillance officers, a lack of knowledge transfer to new personnel, insufficient tactical funding for outbreak responses, and inadequate computer resources at some health centers to support surveillance activities. In the process aspect, challenges included the absence of designated contact persons from hospitals for all public health centers (PHCs), delays in the timely collection of zero case data, and inconsistent data processing with sub-district stratification among PHCs. Regarding the output aspect, reports were often not delivered promptly, and the dissemination of information was limited to internal stakeholders.
Work-Related Musculoskeletal Symptoms in Ground Handling Crewsat Mutiara Sis Al-Jufri Airport Aji, Muhammad; Cornelis, Leonard Crystianmars; Syahrir, Muhammad Sabri; Rau, Muhammad Jusman; Hilintang, Rendhar Putri
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 3 (2025): Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/de4spn26

Abstract

Musculoskeletal disorders are conditions characterized by symptoms ranging from mild discomfort to severe pain in the musculoskeletal area caused by improper work practices. Musculoskeletal complaints affect approximately 1.71 billion people globally and are the leading cause of disability worldwide. Improper manual material handling, such as incorrect lifting and carrying techniques, can exacerbate musculoskeletal symptoms such as pain, discomfort, and sleep disturbances, ultimately reducing productivity—particularly among airport ground handling personnel. Several factors, including age, working posture, body mass index (BMI), and length of employment, may contribute to these complaints. This study aimed to examine the association between age, working posture, BMI, and years of service with musculoskeletal complaints among ground handling workers at the apron area of Mutiara SIS Al-Jufri Airport, Palu, in 2025. A quantitative approach with a cross-sectional study design was employed, involving 41 ground handling personnel selected using a total sampling technique. Data analysis using chi-square and Fisher’s exact tests revealed significant relationships between working posture (p = 0.015) and years of service (p = 0.021) with musculoskeletal complaints, while age (p = 0.130) and BMI (p = 1.000) showed no significant association. It is recommended that workers communicate effectively with their team to distribute workloads, maintain an ideal body weight, implement job rotation, and maintain proper posture when handling materials.
Anemia Screening and Counseling for Female Students at SMAN 5 Tondo in 2025 Laba, Stefiani Bengan; Rau, Muhammad Jusman; Buchair, Nur Hikmah; Syahadat, Dilla Srikandi; Palinggi, Marselina; Azzahra, Nur Azizah; Sari, Nur Fadhilah; Ardayani, Adinda; Agustianingsih, Rizka
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat: In-Progress
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i2.5737

Abstract

Penyakit tidak menular akan berdampak pada kemiskinan, terhambatnya pertumbuhan ekonomi dan beban pada sistem kesehatan pada negara berkembang dan negara miskin (CDC, 2023). Anemia merupakan salah satu permasalahan yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia, khususnya remaja. Anemia pada remaja dapat memberikan dampak yang signifikan, salah satunya adalah stunting. Dalam jangka pendek, remaja putri yang mengalami anemia dapat kekurangan konsentrasi dan juga lletih serta lesu. Tujuan dari pengabdian ini adalah adalah untuk melaksanakan skrining hemoglobin pada siswi SMAN5 Tondo. Kegiatan dilakukan menggunakan metode sosialisasi, skrining dan juga konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 72,3% siswi tidak menderita anemia. Siswi yang menjadi responden pada saat screening sebagian besar berada pada usia 16 tahun 67%. Pengukuran sensitivitas menunjukkan sensitivitas sebesar 0% karena ada satu sel kosong yakni hasil pemeriksaan anemia dari dokter karena sebagian besar dari remaja putri belum pernah memeriksakan diri. Kegiatan screening anemia perlu dipertahankan dan dikembangkan guna mencegah kejadian anemia di masyarakat khususnya di kalangan remaja.
Faktor yang Berhubungan dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegepty di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara (Cross Sectional Study di Sulawesi Tengah, Kota Palu) Rau, Muh. Jusman; Nurhayati, Sitti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.465 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1146

Abstract

Keberadaan jentik nyamuk erat kaitannya dengan angka kejadian Deman Berdarah Dengue (DBD). Data Sulawesi Tengah tahun 2019 kasus DBD berjumlah 170 kasus dan Incidance Rate sebesar 35,54/100.000 penduduk dengan CFR sebesar 0,65% dan IR yang masih di atas indikator nasional yaitu 52/100.000 penduduk. Tahun 2019 kejadian DBD di Puskesmas Sangurara dilaporkan berjumlah 145 kasus DBD dengan 1 orang meninggal. Perkembangan penyakit ini sangat cepat dan menyebabkan kematian dalam waktu yang singkat, salah satu faktor yang menyebabkan kasus DBD adalah banyaknya keberadaan jentik nyamuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor yang Berhubungan Dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegepty di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah masyarakat yang berjumlah 2.700 KK menggunakan rumus lameshow diperoleh jumlah sampel 109 KK, alat ukur menggunakan kuisioner dan lembar observasi yang diambil dari masing-masing kelurahan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling dan menggunakan uji chi-square. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat pada derajat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil menunjukkan pengetahuan (p=0,000), Sikap (p=0,001), Warna TPA (p=0,000) Tutup TPA (p=0,000) dan Peran Petugas kesehatan (p= 0,000), berhubungan dengan Keberadaan Jentik. Di harapkan pengelola program DBD khusunya survey jentik agar lebih meningkatkan penyuluhan dan sering melakukan pemeriksaan jentik.
Faktor yang Berhubungan dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegepty di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara (Cross Sectional Study di Sulawesi Tengah, Kota Palu) Rau, Muh. Jusman; Nurhayati, Sitti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.26 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i2.1498

Abstract

Keberadaan jentik nyamuk erat kaitannya dengan angka kejadian Deman Berdarah Dengue (DBD). Data Sulawesi Tengah tahun 2019 kasus DBD berjumlah 170 kasus dan Incidance Rate sebesar 35,54/100.000 penduduk dengan CFR sebesar 0,65% dan IR yang masih di atas indikator nasional yaitu 52/100.000 penduduk. Tahun 2019 kejadian DBD di Puskesmas Sangurara dilaporkan berjumlah 145 kasus DBD dengan 1 orang meninggal. Perkembangan penyakit ini sangat cepat dan menyebabkan kematian dalam waktu yang singkat, salah satu faktor yang menyebabkan kasus DBD adalah banyaknya keberadaan jentik nyamuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor yang Berhubungan Dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegepty di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah masyarakat yang berjumlah 2.700 KK menggunakan rumus lameshow diperoleh jumlah sampel 109 KK, alat ukur menggunakan kuisioner dan lembar observasi yang diambil dari masing-masing kelurahan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling dan menggunakan uji chi-square. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat pada derajat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil menunjukkan pengetahuan (p=0,000), Sikap (p=0,001), Warna TPA (p=0,000) Tutup TPA (p=0,000) dan Peran Petugas kesehatan (p= 0,000), berhubungan dengan Keberadaan Jentik. Di harapkan pengelola program DBD khusunya survey jentik agar lebih meningkatkan penyuluhan dan sering melakukan pemeriksaan jentik.
PENGARUH KONSUMSI ULTRA-PROCESSED FOODS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA WANITA USIA PRODUKTIF DI KOTA PALU Nisa, Nur Ainun; Rau, Muhammad Jusman; Sumarni, Sumarni; Nur, Rosmala; Tangkas, I Made
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.53759

Abstract

Konsumsi makanan ultra-proses (ultra-processed foods) telah menjadi fenomena global yang semakin meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Perubahan gaya hidup, urbanisasi, dan globalisasi telah mengubah pola makan masyarakat, di mana makanan cepat saji dan produk olahan menjadi pilihan utama bagi banyak individu. Konsumsi UPF pada wanita usia produktif dapat berdampak negatif terhadap pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan secara keseluruhan termasuk menyebabkan hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan konsumsi ultra-processed foods dengan kejadian hipertensi pada wanita usia produktif di Kota Palu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan case-control, jumlah sampel dalam penelitian berjumlah 120 wanita berusia 18-44 tahun, kasus dan kontrol masing-masing sebanyak 60 responden, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Standley Lemeshow. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis bivariat Chi - Square dan multivariat Regresi Logistik Berganda . Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pendapatan (p=0,017) (OR : 2,723 ) [CI 95% 1.178-6.294], indeks massa tubuh (p=0,034) (OR : 2,440) [CI 95% 1.046-5,693], aktivitas fisik (p=0,047) (OR : 2,331 ) [CI 95% 1.000-5.435], dengan konsumsi ultra-processed foods pada wanita usia produktif di Kota Palu. Hasil analisis Multivariat menunjukkan terdapat hubungan antara konsumsi ultra-processed foods dengan kejadian hipertensi (p=0,014) (AOR : 3,107 )
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Postpartum Blues di RSUD Anutapura Magfira; Sitti Radhiah; Muhammad Jusman Rau; Elvaria Mantao
Indonesian Journal of Interdisciplinary Health Studies Vol. 1 No. 2 (2026): Februari
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah melahirkan, banyak ibu mengalamai perasaan sedih dan keawalahan yang dikenal dengan istilah baby blues atau postpartum blues. Penyakit ini dapat berkembang menjadi depresi postpartum yang lebih parah jika tidak mendapatkan penanganan, yang akan berdampak pada kesehatan mental ibu dan kesejahteraan bayinya. Penelitian yang dilakukan di Kota Palu menemukan 60% ibu mengalami postpartum blues, masyarakat umumnya tidak mengetahui penyakit ini sehingga tidak terdiagnosa dan tidak tertangani dengan baik. Studi ini berusaha untuk memastikan bagaimana usia, paritas, pekerjaan ibu, dukungan suami dan tenaga kesehatan hubungan dengan postpartum blues di RSUD Anutapura. Jenis studi ini menggunakan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Populasi yaitu ibu nifas di RSUD Anutapura, total sampel sebanyak 84 dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dianalisis dengan uji chi-square, diperoleh nilai p-values dukungan suami =0,001 dan dukungan tenaga kesehatan =0,012 berasosiasi dengan kejadian postpartum blues. Diharapkan para praktisi kesehatan dapat mengedukasi para ibu dengan lebih kreatif dan inovatif mengenai kondisi postpartum blues dan pentingnya dukungan suami dalam memenuhi kebutuhan psikologis para ibu.
Co-Authors - Nurfiana Abd Rahman Abd. Rahman Adhar Arifuddin Agustianingsih, Rizka Alfisyah, Finni Annisa Fitri Rositadinyati Annisa Raudhatul Jannah Ardayani, Adinda Banilai, Puti Andalusia Sarigando Basir, Muafiah Buchair, Hikmah Buchair, Nur Hikma Buchair, Nur Hikmah Burhan liputo Cornelis, Leonard Crystianmars Dg Sirata, Moh. Fikram Dilla Srikandi Syahadat Edy Kurniawan elvaria mantao Elvaria Mantao Eviyulianti, Ni Made Fadjriah, Rasyika Nurul Febi Dwi Handayani Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Gilang Ramadhan Randalembah, Gilang Ramadhan Hadi jah, Hadi Handayani, Febi Dwi Hardayanti, Kiki Rezky Hardiyanti, Nurnidya Hardiyanti, Nurnidya Hartiansi Sarapang Hartini, Diah Ayu Hasanah Hasanah Hasanah Hasanah Hasanah Hasanah Hasanah Hasanah Hazanah, Uswatun Herawanto Herawanto Herawanto Herawanto Herawanto Hermiyanty Hermiyanty Hermiyanty Hermiyanty, Hermiyanty I Made Tangkas Iqrima Staddal Irfanita Dwi Yuniarti Jannah, Annisa Raudhatul Kiki Sanjaya Krisnasari, Sendhy Lisdayanthi Anggraini, Lisdayanthi Litha Purwanti Magfira Marselina Marselina Marselina Palinggi Marselina, Mareselina Meliana, Relin Meliyana, Relin Moh. Fikram Dg Sirata Muafiah Basir Mufydah Mufydah, Mufydah Muh. Fadil Nursyawal Muhammad Aji Satria Muhammad Aji, Muhammad Muhammad Ryman Napirah Muhammad Sabri Syahrir Nadia Soraya Ni Luh Konis Sintia Dewi, Ni Luh Konis Sintia Ni Made Arinda Wahyuni Ni Made Eviyulianti Nikmah Utami Dewi Nisa, Nur Ainun Novita, Sri Nur Azizah Azzahra Nur Fadhilah Sari Nur Hikma Buchair Nur Hikmah Buchair Nur Mifta Huldjannah Nurdin Nurdin Nurfiana Nurfiana Nurhayati, Sitti Nurilah Sandi Citra Jiwa Pamenang Timumun, Nurilah Sandi Citra Jiwa Pamenang Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Palinggi, Marselina Pitriani Pitriani Pitriani Pitriani, Pitriani Putri Trisnowati Putri Yulianingsih Rahmania Rahmania Rahmania Rahmania Rasyika Nurul Fadjriah Rendhar Putri Hilintang Rezky Hardayanti, Kiki Rosmala Nur Royana, Nurul Vida Sadli Syam Sari, Nur Fadhilah Simbaju, Deiske Siti komaria Siti Komariyah Sitti Radhiah Soraya, Nadia Stefiani Bengan Laba Sulistiana Syahrir Sumarni Sumarni Syahadat, Dilla Srikandi Trisnowati, Putri Umar, Mutmainnah