Claim Missing Document
Check
Articles

Car Body Assembly Process in Assemblyng Section at Suzuki Indomobil Motor Plant Cikarang Company Prakoso, Sanjaya; Ratna Dewi Anjani; Aa Santosa
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This practical work was carried out at PT Suzuki Indomobil Motor Plant Cikarang with a focus on the car body assembly process in the assembling section. The assembling process is an important stage in vehicle manufacturing, where components of various sizes (small, medium, and large parts) are systematically assembled to form a complete car structure. Assembly is carried out sequentially from one station to another using a conveyor system, and involves various techniques and standard operating procedures to ensure the quality of the final result. Through this activity, students can directly understand the working system of the automotive industry, assembly methods, and gain experience in a professional work environment.
Analisis Statik Footrest Sepeda Motor terhadap Variasi Desain dan Kondisi Pembebanan Menggunakan Metode Elemen Hingga Arum, Ardiansyah; Dewi Anjani, Ratna; Ujiburrahman
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.6952

Abstract

Sepeda motor merupakan salah satu moda transportasi utama di Indonesia yang digunakan secara luas karena efisiensi dan kemudahan mobilitasnya. Salah satu komponen penting dalam menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara adalah footrest atau pijakan kaki, yang berfungsi menahan beban kaki pengendara dalam berbagai kondisi, termasuk saat duduk normal maupun berdiri saat melewati medan tidak rata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan statik dari tiga variasi desain footrest sepeda motor menggunakan pendekatan metode elemen hingga (Finite Element Method). Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks 2021 dengan material baja AISI 4140-T, yang dikenal memiliki kekuatan tarik tinggi dan ketahanan aus yang baik. Analisis dilakukan pada dua kondisi pembebanan: beban penuh pengendara sebesar 646,8 N dan beban berdiri sebesar 549,78 N per footrest, sesuai dengan data antropometri rata-rata pengguna dewasa di Indonesia dan referensi distribusi beban tubuh. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan von mises, deformasi total, dan faktor keamanan (safety factor). Hasil menunjukkan bahwa desain 1 memberikan performa terbaik dengan tegangan dan deformasi terendah serta nilai safety factor tertinggi pada kedua kondisi beban. Semua desain masih berada dalam batas aman terhadap kegagalan struktur. Berdasarkan hasil tersebut, desain 1 direkomendasikan sebagai alternatif footrest yang andal untuk aplikasi statik. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan lebih lanjut melalui analisis dinamis guna menilai kinerja komponen secara lebih menyeluruh dalam kondisi operasional sebenarnya.
ANALISA PERHITUNGAN KERJA ALAT PENUKAR KALOR BERDASARKAN DATA DESAIN DAN DATA AKTUAL Nugraha, Rapi; Setiawan, Reza; Anjani, Ratna Dewi
Eksergi Vol. 17 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.226 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v17i3.2858

Abstract

Alat penukar kalor atau Heat Exchanger merupakan  alat yang digunakan untuk menukar atau mengubah temperatur fluida atau mengubah phasa fluida dengan cara mempertukarkan atau memindahkan kalornya dengan fluida lain.   Sebagian besar dari industri ”“ industri yang berkaitan dengan pemprosesan selalu menggunakan alat ini, sehingga alat penukar kalor ini mempunyai peran penting dalam suatu proses produksi atau operasi. Seperti halnya yang akan dibahas   pada studi kasus yang telah dilakukan di PT Sintas Kurama Perdana sebuah alat penukar kalor Reboiler AB 464 Jenis Shell and Tube Type 1-1 (Single Pass) yang memiliki fungsi sebagai pemanas. Dimana fluida panas (hot fluid) adalah uap panas (steam) yang diperoleh dari PT. Pupuk Kujang Cikampek   dan fluida dingin (cold fluid) adalah campuran methanol, metil format, dan air sebagai fluida yang dipanaskan. Untuk menentukan besar kecilnya panas yang dipindahkan pada beda temperature ini tergantung pada harga variabel yang ditentukan, dimana pada suatu alat penukar kalor tersebut ini dapat diperkirakan besarnya melalui hasil perhitungan.Hasil perhitungan menunjukkan bahwa efektivitas Reboiler pada data aktual sekitar 83,31% sedangkan pada pada data desain hanya 21,5%. Untuk mendapatakan hasil  maksimal, hendaknya melakukan koreksi kembali terhadap data desain atau specificatiom sheet karena penulis menemukan hasil perhitungan yang tidak ideal pada efektivitas peforma Reboiler AB 464.
Analisis Pengaruh Kedalaman Pemakanan dan Variasi Pahat terhadap Kekasaran Permukaan dan Kekuatan Tarik Baja S45C pada Proses Bubut Mesin CNC Aripin, Aripin; Anjani, Ratna Dewi; Marno, Marno; Hariyanto, Stefhant
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3154

Abstract

Pada industri manufaktur, proses permesinan membutuhkan waktu yang cepat dan produk berkualitas tinggi. Mesin bubut CNC (Computer Numerical Control) digunakan untuk mencapai produksi skala besar. Mesin CNC memiliki banyak keunggulan, termasuk proses pemesinan modern yang menghasilkan kualitas yang baik dan dimensi yang presisi, serta pemotongan dan penyayatan bagian-bagian dengan menggunakan pahat insert. Kualitas hasil pemesinan yang baik, seperti hasil kekasaran permukaan, diperlukan untuk produksi volume tinggi. Kedalaman pemakanan adalah komponen penyebab kekasaran permukaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan variasi pahat sisipan karbida Tipe D, Tipe T dan Tipe V pada kedalaman pemakanan 0.5 mm, 0.75 mm dan 1 mm terhadap kekasaran permukaan yang dihasilkan dan kekuatan tariknya. Hasil penelitian ini diketahui kekasaran permukaan terendah terdapat pada proses pembubutan pahat sisipan karbida tipe D dengan kedalaman pemakanan 0,5 mm yaitu sebesar 2,590 µm, tegangan tariknya memperoleh hasil sebesar 796,27 MPa dan kekasaran permukaan tertinggi ada pada proses pembubutan pahat insert tipe V dengan kedalaman pemakanan 1 mm yaitu sebesar 11,252 µm, tegangan tariknya memperoleh hasil sebesar 702,29 MPa. Kualitas permukaan suatu bagian dipengaruhi oleh kedalaman pemakanan, permukaan yang kasar menyebabkan kekuatan tarik yang rendah dan permukaan yang halus menyebabkan kekuatan tarik yang tinggi.
Analisis Keandalan Mesin Menggunakan MTTR dan Downtime untuk Menentukan Mesin Kritis pada Lini Produksi PT X. Syaefudin, Arief; Santoso, Deri Teguh; Sumarjo, Jojo; Anjani, Ratna Dewi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.20403

Abstract

Keandalan mesin sangat penting dalam menjaga kelancaran produksi, terutama pada industri make-to-order seperti PT X. Penelitian ini menganalisis efektivitas pemeliharaan mesin menggunakan Mean Time To Repair (MTTR) dan total downtime berdasarkan data kerusakan selama Februari 2022. Metode penelitian meliputi pengumpulan data kerusakan, perhitungan MTTR, dan identifikasi mesin kritis. Hasil menunjukkan terdapat 22 mesin yang mengalami gangguan, dengan downtime terbesar pada CNC Router 6.5 (1080 menit), Bending (870 menit), dan High Frequency HF1 (180 menit). Temuan ini mengindikasikan bahwa pemeliharaan masih bersifat reaktif dan menyebabkan tingginya kehilangan waktu produksi. Penelitian merekomendasikan penerapan preventive maintenance terjadwal dan peningkatan pencatatan histori kerusakan.