Claim Missing Document
Check
Articles

Pengelolaan Tanocraft Sebagai Ruang Edukasi Pemberdayaan mantan Pekerja Migram Perempuan di Tanoker Kabupaten Jember Niswatul Imsiyah; Wahono Wahono
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v6i2.5712

Abstract

Tanoker adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (Non-Governmental Organization) yang aktif pada advokasi anak-anak mantan pekerja migran melalui permainan tradisional egrang dan pemberdayaan masyarakat khususnya mantan pekerja migran perempuan di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember. Tujuan Tanoker memberikan program pemberdayaan bagi masyakarakat untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengelolaan/manajemen Tanocraft sebagai ruang edukasi pemberdayaan mantan pekerja migran perempuan di Tanoker. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, Direktur Tanoker, Staf/Karyawan Tanocraft, dan Mantan Pekerja Migran Perempuan sebagai informan pendukung. Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini yaitu triangulasi (triangulasi sumber dan triangulasi teknik). Analisis data di lapangan menggunakan model Miles and Huberman dengan langkah-langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini yaitu pengelolaan Tanocraft memiliki fungsi-fungsi manajemen yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pembinaan, evaluasi, dan pengembangan. Perencanaan diawali dengan proses needs assesment dan merancang konsep kegiatan, sasaran, anggaran, output, dan outcome. Pengorganisasian yang dibagi menjadi dua, yaitu pengorganisasian masyarakat dan pengorganisasian staf/karyawan. Penggerakan dijalankan tidak menggunakan imbalan/uang transport dalam proses pelatihan. Pembinaan dilakukan dengan memberikan materi-materi yaitu kewirausahaan, keterampilan atau manajemen produksi, pengorganisasian dan public speaking, keuangan keluarga dan keuangan usaha, marketing/manajemen penjualan dan marketing promotion, gender perspective atau pengetahuan gender. Dengan demikian dapat di simpulkan Tanocraft menjadi ruang alternatif atau tempat belajar masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dalam membuat kerajinan tangan yang memberikan dampak terhadap perekonomian dan sosial-kultural. Kata Kunci:pengelolaan Tanocraft, ruang edukasi, pemberdayaan mantan pekerja migran perempuan.
Pelatihan pipe cleaner creation sebagai upaya peningkatan keterampilan ibu-ibu dharma wanita MAN 3 Jember Niswatul Imsiyah; Frimha Purnamawati; Nani Sintiawati; Irliana Faiqotul Himmah
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i2.23060

Abstract

Aktivitas Dharma Wanita yang dilakukan sangat luas mulai dari sosialisasi, publikasi, seminar, hingga pelatihan untuk sosial kemasyarakatan. Dalam menjalankan bakti amanah, mereka juga berikhtiar melakukan pelatihan dan pengembangan. Pelatihan dilakukan dengan jangka pendek untuk mempelajari pengetahuan dan keterampilan teknis. Pada pelaksanaan program kerja, Dharma Wanita masih kurang dalam memiliki sumber daya manusia yang ahli. Diperlukannya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, profesionalisme, dan komitmen tinggi yang dapat membantu tercapainya tujuan organisasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan keahlian dari segi pengetahuan maupun teknologi. Pelatihan ini harapannya bisa menambah pengetahuan, meningkatkan keterampilan dan kreativitas ibu-ibu dharma wanita mengenai Pipe Cleaner. Dengan begitu, Dharma Wanita dapat membuka lapangan kerja untuk wanita di sekitarnya. Sasaran dari program pelatihan ini ialah ibu-ibu Dharma Wanita MAN 3 Jember. Melalui pelaksanaan pelatihan ini peserta pelatihan dapat memberdayakan sumber daya manusia dan mengembangkan keterampilan praktis yang dapat diterapkan nantinya dalam kegiatan sehari-hari atau bahkan bisa menjadi potensi sumber penghasilan tambahan melalui menjual produk-produk yang mereka hasilkan melalui pipe cleaner. Adapun hasil pengabdian dilihat dari antusias para Ibu Dharma Wanita MAN 3 Jember dalam mengikuti pelatihan, hal ini dapat dilihat dari hasil kuesioner, mengatakan bahwa Ibu-ibu Dharma Wanita sangat senang dan merasakan manfaatnya dengan mengenal media pipe cleaner. Kata Kunci : pelatihan, keterampilan, pipe cleaner, pemberdayaan, Dharma Wanita
Participation of Learning Citizens in Learning Success in the Package C Program at PKBM Kartini, Tempurejo District, Jember Regency Meilianti, Fina; Imsiyah, Niswatul; Purnamawati, Frimha
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 8 No 1 (2024): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v8i1.49168

Abstract

The aim of the study was to determine the participation of learning residents in the success of learning the Package C program at PKBM Kartini. The research informants were determined using the Purposive Sampling technique, in which the learning residents and tutors of the Paket C program were key informants, while institutional managers were supporting informants. Data collection was carried out using interview techniques, observation and documentation. The resulting data is data in the form of narrative and analyzed using the data analysis model of Miles and Huberman starting with data collection, data reduction, data presentation and data verification. The results of the study show that there is participation of learning citizens in the learning process, but each learning citizen has different learning participation. Contributive participation in attendance and asking questions in learning is different, but has initiative participation to ask for additional material or questions to be studied. The different participation of learning residents is because on average the learning residents are already married and have jobs so it is difficult to manage time. With this participation, it will certainly affect learning outcomes
Kompetensi Pamong Belajar Program Kesetaraan Paket C Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Warga Belajar Di SKB Situbondo Wahyuda, Dika; Imsiyah, Niswatul; Alkornia, Sylva
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 7 No 2 (2023): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v7i2.44863

Abstract

The learning process in non-formal education will be carried out well if it is supported by competent tutors because its role and ability in creating an effective learning environment will have a major effect on improving student learning outcomes. The purpose of this study was to determine the competence of the tutor for the package C equivalence program in improving the learning outcomes of students at SKB Situbondo. The method used in this study uses a qualitative approach with a descriptive type of research. The results showed that the tutor in improving the learning outcomes of the citizens in SKB was measured by the ability of the tutor himself. A tutor has adequate knowledge standards so that he can manage learning which includes student understanding, learning design and implementation, evaluation of learning outcomes and development of students to actualize their various potentials.
Correlation Between Computer Technician Training and Improvement of Hard Skills of Participants at LKP Stimic Ecomtech Jember Firdauso, Chico Arsyo; Imsiyah, Niswatul; Sintiawati, Nani
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijace.v6i1.74669

Abstract

The aim of this research is to determine the correlation between computer technician training and increasing the hard skills of participants at LKP Stimic Ecomtech Jember. The research method used in this research uses quantitative methods with a correlational type. In this research, the location determination technique uses a purposive area, the research location was carried out at LKP Stimic Ecomtech Jember. After that, respondents are determined using a saturated sample or total sample. Furthermore, the respondents in this study were 30 respondents. Then, the coefficient on the Pearson product moment correlation (r) in this study was obtained at 0.999 (interpretation of a high correlation value). So it can be concluded that there is a correlation between computer technician training and increasing the hard skills of participants at LKP Stimic Ecomtech Jember. This means: The Alternative Hypothesis (Ha) of this research, namely "There is a Correlation Between Computer Technician Training and the Increase in Hard Skills of Participants at LKP Stimic Ecomtech Jember" is accepted in the high correlation category (0.999).
Implementation of Computer Course Program in Improving Digital Skills of Trainees at LKP Sulthan Computer Bondowoso Aurelia, Zakinah; Imsiyah, Niswatul; Purnamawati, Frimha
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijace.v6i1.74670

Abstract

This research aims to describe the implementation of a computer course program in improving the digital skills of training participants at LKP Sulthan Computer Bondowoso. The technique for determining the location uses a purposive area and the technique for determining informants used is purposive sampling. The type of research used is descriptive research using a qualitative approach. The data collection methods used are observation, interviews and documentation methods. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. Data validity checking techniques used include: extending participation, diligent observation and triangulation of sources and techniques. The results of the research can be concluded that the places and facilities at LKP Sulthan Computer include computers, theory rooms and practice rooms, presentation of material provided in accordance with Perpes SKKNI Number 08 Curriculum 2012, practice and assignments in the graphic design program, namely designing pamphlets and banners. The problem that often occurs in Sulthan's computer LKP is the difference in the comprehension abilities of training participants. At the end of the course program the instructor conducts a program closing reflection to review the training participants' abilities. The skills and creativity of the trainees can be seen from the way the trainees combine elements in graphic design and the trainees' communication skills can be seen when making presentations.
PENDAMPINGAN PERANCANGAN DIGITAL MARKETING DAN E-COMMERCE BAGI PEMUDA DESA PAKIS DALAM MENDUKUNG DESA WISATA RENGGANIS Kristiana, Arika Indah; Imsiyah, Niswatul; Kartini, Titin; Susanto, Susanto; Alfarisi, Ridho; Fatahillah, Arif; Safrida, Lela Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v7i1.3504

Abstract

ABSTRACTAs a tourist village, Pakis Village, Panti Jember subdistrict really needs to be promoted. Promotion of village tourism can be done using digital marketing or websites. This is the background for involving village youth in promoting village tourism. The solution offered is training and mentoring for village youth. This service activity is divided into two activities, namely training to provide material about e-commerce, digital marketing and websites, mentoring activities namely designing and managing websites. The stages in implementing community service are the preparation stage, training stage, website creation stage and mentoring stage. The number of participants for training and mentoring is 25 participants. Specifically, for the website admin, 3 young people were selected, 2 of whom were members of the youth organization and one person was a member of the village apparatus.Keywords: Mentoring, E-commerce, Digital marketing, Village websites, Tourist villages ABSTRAKSebagai desa wisata, Desa Pakis kecamatan Panti Jember sangat perlu untuk dipromosikan. Dalam promosi wisata desa dapat dilakukan menggunakan digital marketing atau website. Hal ini yang menjadi latar belakang pelibatan pemuda desa dalam promosi wisata desa. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pendampingan bagi pemuda desa. Kegitan pengabdian ini dibagi menjadi dua kegiatan yaitu pelatihan untuk memberikan materi tentang e-commerce, digital marketing dan website, kegiatan pendampingan yaitu merancang serta mengelola website. Tahapan dalam pelaksanaan pengabdian adalah tahap persiapan, tahap pelatihan, tahap pembuatan website dan tahap pendampingan. Jumlah peserta untuk pelatihan dan pendampingan adalah 25 peserta. Khusus untuk admin website dipilih 3 pemuda dimana 2 orang sebagai anggota karang taruna dan satu orang sebagai anggota perangkat desa.Kata Kunci: Pendampingan, E-commerce, Digital marketing, Website desa, Desa wisata
PENGEMBANGAN POTENSI DESA MELALUI PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SERTA PENINGKATAN NILAI GUNA LIMBAH KOPI DI DESA PAKIS KABUPATEN JEMBER Kartini, Titin; Kristiana, Arika Indah; Imsiyah, Niswatul; Safrida, Lela Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v7i1.3503

Abstract

ABSTRACTPakis Village is one of the coffee producing villages whose coffee production has developed from year to year. With the large number of coffee plantations in Pakis, coffee processing results in the production of a lot of waste. The large amount of coffee skin waste produced if left untreated can cause environmental pollution. One solution to overcome this is to use it as a product that has higher economic value, such as cascara tea bags, air fresheners in the form of aromatherapy candles, hand sanitizer, soap, etc. The aim of this activity is to help solve partners' problems in processing coffee waste as an alternative to reduce environmental pollution. Meanwhile, the specific target to be achieved is that partners can process coffee waste into products with higher economic value. The methods applied to achieve this activity include surveys, lectures, questions and answers, demonstrations, direct practice, and evaluation.Keywords: Assistance, Use Value of Coffee Waste, Pakis VillageABSTRAKDesa Pakis sebagai salah satu desa penghasil kopi yang dari tahun ke tahun produksi kopinya mengalami perkembangan. Banyaknya perkebunan kopi di Pakis, maka hasil pengolahan kopi menyebabkan akan menghasilkan banyak limbah. Besarnya limbah kulit kopi yang dihasilkan jika dibiarkan begitu saja dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Salah satu solusi mengatasinya adalah dengan memanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi seperti teh celup cascara, pengharum ruangan berupa lilin aroma terapi, handsanitizer, sabun dll. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu menyelesaikan permasalahan mitra dalam mengolah limbah kopi sebagai alternatif untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Target khusus yang ingin dicapai adalah mitra dapat mengolah limbah kopi menjadi produk dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi.  Metode yang diterapkan agar kegiatan tercapai meliputi survey, ceramah, tanya jawab, demonstrasi, praktek langsung, dan evaluasi.Kata Kunci: Pendampingan, Nilai Guna Limbah kopi, Desa Pakis
Kontribusi Kursus Melukis Terhadap Peningkatan Kreativitas Anak Di Sanggar Seni Banitas Kabupaten Jember Wirabuana, Djodik; Wijaya, A.T Hendra; Imsiyah, Niswatul
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 2: Juli 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v1i2.1397

Abstract

Abstrak. Kursus melukis merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas anak, karena kreativitas anak menjadi faktor penting dalam perkembangan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: adanya kontribusi kursus melukis terhadap peningkatan kreativitas anak di Sanggar Seni BANITAS Kabupaten Jember. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket, observasi dan dokumentasi, analisis data yaitu dengan tata jenjang. Hasil dari penelitian bahwa keterampilan berfikir lancar, keterampilan berfikir luwes, dan keterampilan berfikir orisnil, di antaranya yang mempunyai tingkat pengaruh yang cukup dan kuat sehingga mempunyai pengaruh bagi ketiga aspek perkembangan tersebut. Tidak dipungkiri bahwa langkah dan metode dalam kursus melukis dapat meningkatkan kreativitas pada anak, kursus melukis memiliki hubungan dengan peningkatan kreativitas anak, baik itu perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi. Maksudnya adalah kursus melukis mempunya rangkaian peranan dalam peningkatan kreativitas anak yang didalamnya terdapat meliputi keterampilan proses berfikir lancar, keterampilan berfikir luwes, dan keterampilan berfikir orisini. Peningkatan kreativitas pada anak dapat ditingkatkan semaksimal mungkin dengan mengikuti kursus di Sanggar Seni BANITAS Kabupaten Jember. Kata Kunci: Kursus Melukis, Peningkatan Kreativitas Anak
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemandirian Anak Usia Dini Di Kelompok Bermain (KB) Tunas Mulya Desa Dasri Kabupaten Banyuwangi Ulniani, U; Hendrawijaya, A.T.; Imsiyah, Niswatul
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 3: Nopember 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v2i3.4364

Abstract

Upaya mengoptimalkan perkembangan kemandirian pada anak usia dini yaitu salah satunya dari pola asuh orang tuanya sendiri, karena kemandirian anak setiap anak berbeda-beda pada kelompok bermain. Sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini adakah hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemandirian anak di kelompok bermain (KB) Tunas Mulya, Desa Dasri, Kabupaten Banyuwangi? Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemandirian anak di kelompok bermain (KB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional, teknik penentuan responden menggunakan teknik populasi dengan jumlah responden 15, pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi. Pengolahan data dengan menggunakan tata jenjang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola asuh orang tua menunjukan adanya hubungan antara pola asuhorang tua dengan kemandirian anak usia dini, dapat dilihat dari hasil r hitung sebesar 0.942 dengan r tabel 0.506, maka r hitung lebih besar daripada r tabel. Sehingga disarankan untuk pendidik kelompok bermain lebih memperhatikan keaktifan belajar dan kemandirian anak. Kata Kunci:Pola Asuh Orang Tua, Kemandirian Anak
Co-Authors A.T Hendra Wijaya Afifah, Nor Aisyah Nur Khasana Anafiyati, Anafiyati Anggraini, Azzilla Sofi Arif Fatahillah Arif Tukiman Hendrawijaya Arika Indah Kristiana Arini, Devi Hardiyanti Arumnintyas, Nurlaili Aurelia, Zakinah Ayunda Alifiya Damayanthi Bhakti Setyo Budi, Bhakti Setyo Budiarti, Asrianda Itis Carissa Septivani Deditiani Tri Indrianti Destia Niyan Nanda Dethan, Jessica Rachel Dewantoro, Bayu Zumar Dewi, Dita Shintya Dian Nurseptiana Dika Wahyuda Djodik Wirabuana Efianti, Herni Ema Rosita Evin Lisatari, Evin Famili, Rommy Fiki Rona Hamamah Firdauso, Chico Arsyo Frimha Purnamawati Fuad Hasan Hanifiah, Endang Hardianto, Rusli Haris Perdana Hartinah, Siti Hasanah, Duriyatul Hendrawaijaya, Arif Tukiman Himmah, Irliana F Irliana Faiqotul Himmah Irliana Faiqotul Himmah Kasenawati, Kasenawati Linda Fajarwati Luluk Dwi Rahmatika Lutfi Ariefianto M Marijono, M Maldarisa, Olivia Greta Marijono Marijono Marijono, Marijono Marus, Gidiony Guntur Maulida, Dinda Agustin Meilianti, Fina Moch Hadirul Baki MUHAMMAD IRFAN HILMI Muhammad Joni Uswanto Mukharromah, Maysaratul Nahdiyah, Lailah E. Nani Sintiawati Nanik Yuliati NIKMAH, CHOIRUN NurSekti, Marita Oktavianti, Tyara patmawati, dia Putra, Mochammad Rico Syah Putra, Moh. Nur Pramana Rachmawati, Yulia Nur Ridho Alfarisi Ridho Alfarisi, Ridho Rizka Herdian Lestari Rizky, Iftah Babur Rochman, M. Taufiki Rohima Rohima Rozi, Mohammad Fathur Safitri, Selly Irfiana Salsabila, Varenska Audrey Saputri, Wiga Ines Sari, Dyah Permata Septian, Alvin Setiawan, Achmad Tantowi Hendra Shiddiq, M. Zainul Shintia Wati Djinni Mantros Sholihah, Imamas Siti Fatimah Siti Rodiyah, Siti Sofyan Hadi Subagio, Achmad Fauzi Sugiarto, Galuh Pramesti Susanto Susanto Swasti, Renita Sylva Alkornia Tatang Ary Gumanti Tiara Tiara Titin Kartini Toyibah, Wardatut Ulniani, U Utama, Ardansyah Panji Verani, Ulva Viona Nadya Fernanda Wahono . Wahono Wahono Wahyuda, Dika Yonas, Fiola Falancha Yuliani, Nur Diyah Hayu Zaidah, Ita Khulfatuz Zakia, Thoiffatuz