Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN INSTRUKTUR PROGRAM MOBILE TRAINING UNIT TERHADAP KEBERDAYAAN PESERTA PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR DI UPT PELATIHAN KERJA KABUPATEN JEMBER Mukharromah, Maysaratul; Imsiyah, Niswatul; Fajarwati, Linda
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2 No 2 (2018): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v2i2.8785

Abstract

Salah satu programnya adalah Mobile Training Unit kejuruan budidaya jamur yang berada di Desa Kasemek. Program Mobile Training Unit sering disebut dengan MTU, MTU adalah program pelatihan yang tumbuh dari bawah (bottom-up) yang pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat. Program MTU berfungsi untuk melatih para pencari kerja dan pengangguran di daerah pelosok. Program MTU mempunyai beberapa komponen penting dalam pelaksanaannya, salah satunya adalah instruktur. Instruktur mempunyai peran yang sangat penting selama proses pelatihan berlangsung untuk meningkatkan SDM peserta pelatihan sehingga secara langsung berdampak pada tingkat keberdayaan masyarakat Desa Kasemek. Perumusan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran instruktur program MTU terhadap keberdayaan peserta pelatihan?. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui peran instruktur MTU terhadap keberdayaan peserta pelatihan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, dengan metode kualitatif. Tempat digunakan sebagai penelitian berada di Desa Kasemek yang merupakan salah satu desa binaan UPT Pelatihan Kerja. Alasan tempat yang digunakan di Desa Kasemek yaitu penelitian berdasarkan metode Purposive Area. Teknik penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Adapun teknik keabsahan data yakni perpanjangan penelitian, peningkatan ketekunan, dan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yakni, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan analisis data tersebut bahwa instuktur program MTU mempunyai peran yaitu fasilitasi dan edukasi. Melalui peran instruktur yang optimal dalam pelaksanaan MTU dapat mendorong peserta menuju kemandirian yaitu mampu berwirausaha dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan MTU. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa instruktur mempunyai peran yaitu peran fasilitasi dan edukasi. Saran dari penelitian untuk peneliti selanjutnya adalah fokus kajian penelitian yang hendaknya diteliti mengenai dampak pelatihan MTU terhadap keberdayaan peserta pelatihan
HUBUNGAN ANTARA PARTISIPASI ORANGTUA DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN HANDAYANI JEMBER Rohima, Rohima; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Imsiyah, Niswatul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 1 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i1.8063

Abstract

Partisipasi orangtua merupakan suatu keterlibatan orangtua baik secara langsung maupun tidak langsung pada programpendidikan anak yang dilakukan di rumah maupun di sekolah guna meringankan guru dalam membina kepercayaan diri anak, mengurangi masalah disiplin anak, dan meningkatkan motivasi anak. Berdasarkan latar belakang masalah, makapeneliti dapat merumuskan masalah yaitu adakah hubungan antara partisipasi orangtua dengan perkembangan sosial emosional anak usia dini di Kelompok Bermain Handayani Jember?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara partisipasi orangtua dengan perkembangan sosial emosional anak usia dini di Kelompok BermainHandayani Jember. Manfaat dari penelitian ini yaitu sebagai informasi tentang pentingnya partisipasi orangtua terhadappendidikan anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang pengambilan datanya menggunakan angket dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan rumus korelasi tata jenjang. Dari proses tersebut diketahui adanya hubunganyang signifikan antara kedua variabel yang menunjukkan bahwa r sebesar 0,937, jika dikonsultasikan dengan harga rkritik sebesar 0,450 pada taraf kepercayaan 95% , akan menunjukkan bahwa r hitunghitung ≥ r , = 0,937 ≥0,450. Dan jikadiprosentasekan partisipasi orangtua memberikan kontribusi 87,79%, terhadap perkembangan sosial emosioanal anak usiakritikdini sedangkan sisanya 12,21% dipengaruhi oleh faktor lain. Saran untuk pengelola lembaga Kelompok Bermain HandayaniJember agar lebih optimal dalam menjalin hubungan dengan orangtua peserta didik sehingga mereka termotivasi untuk turutberpartisipasi dalam menjalankan program pendidikan anak usia dini..
Dampak Pelatihan Tata Rias Terhadap Keberdayaan Waria Di Kabupaten Jember Rodiyah, Siti; Imsiyah, Niswatul; Hasan, Fuad
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5 No 2 (2021): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v5i2.30844

Abstract

Pelatihan merupakan bagian dari pendidikan nonformal yang tujuannya untuk menambah pengetahuan, ketrampilan dan perubahan sikap sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif. Peserta pelatihan merupakan penyandang masalah kesejahteraan social (PMKS) yakni kelompok minoritas/ waria. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui dampak pelatihan tata rias terhadap keberdayaan waria di Kabupaten Jember. Penentuan tempat pada penelitian ini menggunakan purposive area, yakni di Dinas Sosial Kabupaten Jember. Teknik penentuan informan pada penelitian ini menggunakan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menggambarkan bahwa dampak pelatihan tata rias memberikan dampak positif terhadap peserta pelatihan, dampak berupa peningkatan kualitas sumber daya manusia, wirausaha dan kemandirian ekonomi. Dampak pelatihan tata rias terhadap keberdayaan waria di dukung dengan kesejahteraan dan partisipasi dalam mengembangkan masyarakat. Sehingga dengan adanya dampak pelatihan, dapat menjadikan peserta pelatihan yang mandiri dan berdaya dengan membuka usaha dan mengembangkan usaha di sektor kecantikan.
Peran Pelatihan Tari Terhadap Pelestarian Permainan Tradisional Di Yayasan Untukmu Si Kecil (USK): Rumah Belajar Dan Rumah Bermain Jember Efianti, Herni; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Imsiyah, Niswatul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2 No 1 (2018): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v2i1.8090

Abstract

Permainan tradisional memiliki nilai positif untuk sosialisasi anak. Pada saat ini permainan tradisional telah tergantikan dengan permainan permainan modern yang lebih bersifat individual seperti halnya game online. Oleh karena itu penting adanya pelestarian permainan tradisional yang di mainkan dengan cara yang menarik. Sejak tahun 2009 pendiri Yayasan Untukmu Si Kecil (USK): Rumah Belajar dan Rumah Bermain membuat program yang memadukan antara gerak, irama dan permainan tradisional ke dalam suatu bentuk pelatihan tari yang dapat melestarikan permainan tradisional. Peran Yayasan Untukmu Si Kecil (USK): Rumah Belajar dan Rumah Bermain dalam memberikan pelatihan adalah agar peserta pelatihan dapat mengembangkan bakat, kemampuan serta keterampilannya di bidang tari. Pelatihan tari yang di kombinasikan dengan permainan tradisional merupakan salah satu cara dalam melestarikan budaya permainan tradisional. Dalam kebudayaan terdapat sebuah proses kebudayaan agar diterima oleh masyarakat. Proses kebudayaan antara lain internalisasi, sosialisasi, enkulturasi, evolusi, difusi, akulturasi, asilimasi, dan inovasi Maka penelitian ini dimaksudkan untuk meneliti bagaimana Peran Pelatihan Tari Terhadap Pelestarian Permainan Tradisional Di Yayasan Untukmu Si Kecil (USK): Rumah Belajar dan Rumah Bermain Jember. Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi teori bagi program pendidikan luar sekolah terutama satuan pendidikan luar sekolah yaitu pelatihan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan teknik Purposive Sampling. Kemudian proses pengumpulan datanya menggunakan teknik Snowball Sampling. Dalam pengumpulan datanya peneliti menggunakan 3 teknik yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Supaya kepercayaan terhadap data menjadi tinggi digunakan beberapa teknik pengolahan data yaitu perpanjangan penelitian, peningkatan ketekunan, dan triangulasi sumber serta triangulasi teknik. Pada analisis data menggunakan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peran pelatihan tari terhadap pelestarian permainan tradisional di Yayasan Untukmu Si Kecil: Rumah Belajar dan Rumah Bermain Jember.
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DAKON DI PAUD TUNAS PERMATA PERUMAHAN PERMATA GIRI KABUPATEN BANYUWANGI Hanifiah, Endang; Marijono, Marijono; Imsiyah, Niswatul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 2 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i2.8079

Abstract

Kemampuan Kognitif adalah Proses mengolah informasi yang meliputi kemampuan berfikir dan mengolah daya ingat. Melalui pengembangan kognitif, kemampuan berfikir dan mengolah daya ingat anak dapat dilihat melalui permainan tradisional dakon yang meliputi alat permainan edukatif (APE) & konsep bermain. Di PAUD Tunas Permata, sebagian besar kegiatan yang dirancang oleh pendidik yakni untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak, sedangkan aktivitas dalam mengembangkan kognitif anak masih rendah. Sehingga perlu upaya untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak dalam kegiatan permainan tradisional dakon. Berdasarkan latar belakang masalah, maka peneliti dapat merumuskan masalah yaitu Bagaimana mengembangkan kemampuan kognitif anak melalui permainan tradisional dakon?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak melalui permainan tradisional dakon di PAUD Tunas Permata Perumahan Permata Giri Kabupaten Banyuwangi. Manfaat dari penelitian ini yaitu dapat dijadikan masukan secara teoritis dan praktis bagi program pendidikan luar sekolah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian diperiksa keabsahan datanya melalui kriteria keredibilitas data dengan tiga teknik yaitu perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi (sumber dan waktu) [1], serta data di analisis dengan melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan serta pengujian kesimpulan. Berdasarkan hasil dari pengolahan data tersebut dapat diketahui bahwa adanya perkembangan dalam pengembangan kemampuan kognitif anak melalui permainan tradisional dakon. Saran untuk pengelola lembaga dan pendidik PAUD Tunas Permata hendaknya hendaknya lebih mengoptimalkan kegiatan pembelajaran dengan baik terutama dalam kegiatan bermain.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PARTISIPASI WARGA BELAJAR DALAM PROGRAM KEAKSARAAN FUNGSIONAL DI KELURAHAN ANTIROGO KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER Rochman, M. Taufiki; Marijono, Marijono; Imsiyah, Niswatul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 1 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i1.8068

Abstract

Partisipasi warga belajar merupakan keikutsertaan warga belajar dalam program keaksaraan baik dalam perencanaan,pelaksanaan, maupun evaluasi. Rendahnya partisipasi warga belajar tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yang tergolongdalam faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri warga belajar, seperti:motivasi, pekerjaan, dan usia warga belajar. Selain itu, faktor eksternal ialah jarak tempat pembelajaran dengan rumah wargabelajar dan metode pembelajaran yang digunakan selama pelaksanaan pembelajaran. Maka rumusan masalah yang diangkatoleh peneliti adalah Faktor apa saja yang menyebabkan rendahnya partisipasi warga belajar dalam program keaksaraanfungsional di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya partisipasi warga belajar dalam program keaksaraan fungsional diKelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptifkualitatif. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis model Miles dan Haberman yakni reduksi data, penyajiandata, dan mengambil kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor yang menjadipenyebab rendahnya partisipasi warga belajar dalam program Keaksaraan Fungsional di Kelurahan Antirogo yaitu faktorinternal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi motivasi, pekerjaan, serta usia warga belajar. Motivasi yang dimilikiwarga belajar di Kelurahan Antirogo masih tergolong rendah. Kelelahan setelah bekerja merupakan pemicu ketidakhadiranwarga belajar. Selain itu, usia warga belajar yang tergolong produktif dan rentan terhadap penyakit. Kurangnya motivasiyang dimiliki warga belajar, pekerjaan, dan usia warga belajar di Kelurahan Antirogo memicu rendahnya partisipasi wargabelajar dalam proses pembelajaran. Sedangkan, faktor eksternal meliputi jarak rumah warga belajar dengan tempatpembelajaran dan metode pembelajaran yang digunakan selama proses pembelajaran. Semakin jauh tempat pembelajaranmaka akan semakin rendah partisipasi warga belajar. Jadi, disarankan agar pendidik lebih membuat variasi pada metodepembelajaran yang lebih menarik dan bermakna bagi warga belajar sesuai karakteristik warga belajar dengan memanfaatkankondisi lingkungan.
PERAN PROGRAM KEAKSARAAN USAHA MANDIRI SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI PKBM ASY SYIFA KECAMATAN SUMBERJAMBE KABUPATEN JEMBER Kasenawati, Kasenawati; Imsiyah, Niswatul; Indrianti, Deditiani Tri
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2 No 2 (2018): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v2i2.8779

Abstract

Peran program keaksaraan usaha mandiri merupakan suatu upaya peningkatan kemampuan keberaksaraan melalui pembelajaran keterampilan usaha yang dapat meningkatkan produktivitas warga belajar. Sehingga warga belajar dapat meningkatkan taraf hidupnya agar dapat keluar dari masalah kemiskinan yang telah dihadapinya. Dalam hal ini warga belajar mengaplikasikan keberaksaraannya melalui kehidupan sehari-hari agar tidak buta aksara kembali, supaya warga belajar dapat keluar dari kebodohan yang menyebabkan kemiskinan. Fokus permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana peran program keaksaraan usaha mandiri dalam menanggulangi kemiskinan di PKBM Asy Syifa Kabupaten Jember, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran program keaksaraan usaha mandiri dalam menanggulangi kemiskinan di PKBM Asy Syifa Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Serta pemeriksaan keabsahan data meliputi perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi yakni triangulasi sumber dan teknik. Didukung dengan analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu program keaksaraan usaha mandiri mempunyai peran dalam meningkatkan keberaksaraan, meningkatkan kemampuan berwirausaha, dan meningkatkan keberdayaan terhadap pengembangan ekonomi juga peningkatan pendidikan warga belajar. Selain dapat mengembangkan keberaksaraan, warga belajar juga memperoleh keterampilan mengelolah sumber daya alam untuk dijadikan sebuah usaha yang nantinya warga belajar dapat membuka peluang kerja sehingga warga belajar dapat memperoleh penghasilan. Akan tetapi, meskipun warga belajar memiliki kemampuan dan keterampilan, minat warga belajar dalam berwirausaha rendah. Hal tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor: modal, usia, dan pemasaran. Adapun saran yang diberikan untuk pengelola program diharapkan mampu memanajemen program dengan baik terutama masalah pemasaran.
HUBUNGAN ANTARA PELATIHAN KALIGRAFI DENGAN KREATIVITAS SANTRI DI PONDOK PESANTREN MANBAUL ULUM KABUPATEN BONDOWOSO Yuliani, Nur Diyah Hayu; Marijono, Marijono; Imsiyah, Niswatul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 2 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i2.8084

Abstract

Pelatihan kaligrafi adalah cara serta bimbingan dan latihan seorang pelatih yang dilakukan secara terencana dalam rangka mengembangkan bakat, potensi, keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ada pada santri, dengan pelatihan kaligrafi diharapkan santri mampu menulis huruf Al-Quran, yang bentuk tulisan berbahasa arab dengan benar dan indah, melalui pelatihan kaligrafi dengan menggunakan perangkat kaligrafi dan bahan tertentu. kreativitas adalah kemampuan seseorang dalam berfikir kreatif serta mempunyai ide yang selalu ada, bahkan ide yang muncul dari sesorang tersebut tidak dapat di jelaskan karena orang yang kreatif selalu memperlihatkan hal-hal yang di anggap tidak biasa, kelancaran (fluency) dan keluwesan (fleksibel) merupakan ciri-ciri dari kemampuan seseorang dalam berfikir kreatif Berdasarkan latar belakang masalah, maka peneliti dapat merumuskan adakah hubungan antara pelatihan kaligrafi dengan kreativitas santri di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Kabupaten Bondowoso?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara pelatihan kaligrafi dengan kreativitas santri di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Kabupaten Bondowoso. Manfaat dari penelitian ini yaitu bisa menjadi masukan dan parameter untuk dapat dijadikan bahan evaluasi dalam meningkatkan pelatihan yang dilaksanakan di masa selanjutnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi tata jenjang dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data menggunakan angket dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan rumus korelasi tata jenjang yang dibantu dengan menggunakan alat bantu SPSS (Stastistical Package for the Social Scienses) seri 24.0. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pelatihan kaligrafi dengan kreativitas santri di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Kabupaten Bondowoso. Saran dari peneliti yaitu bagi Pengelola/pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Ulum agar lebih meningkatkan lagi sumber daya manusia (kualitas pelatih), dan selalu berinovasi dalam menggunakan metode dan media dalam program pelatihan kaligrafi agar peserta pelatihan kaligrafi kemampuannya terlatih dan terasah.
Pengolahan Limbah Ikan Terhadap Keberdayaan Masyarakat Pesisir Di Dusun Sampangan Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi Putra, Moh. Nur Pramana; Imsiyah, Niswatul; Ariefianto, Lutfi
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4 No 1 (2020): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v4i1.17573

Abstract

Kehidupan masyarakat pesisir Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar yang mana sebagian besar penduduk di daerah pesisir tersebut bermata pencaharian di sektor pemanfaatan sumber daya kelautan seperti nelayan, pengolahan ikan dan jenis industri ikan lainnya.Namun yang perlu di perhatikan dalam hal ini bahwa potensi kelautan dan pesisir yang besar ini belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara pengolahan limbah ikan dengan keberdayaan masyarakat pesisir di Dusun Sampangan Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi Manfaat dari penelitian ini memberikan pemahaman bahwa pengolahan hasil dari limbah ikan akan mampu memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat sekitar dalam hal perbaikan pendapatan dan perbaikan lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yakni melalui angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yakni dengan menggunakan rumus korelasi tata jenjang yang dibantu dengan menggunakan alat bantu SPSS (Statistical Package for the Social) seri 24. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengolahan limbah ikan dengan keberdayaan masyarakat pesisir di dusun sampangan desa kedungrejo kecamatan muncar kabupaten banyuwangi dengan angka koefisien korelasi sebesar 0,651.
Penerapan Manajemen Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Peserta Kursus Pada Lembaga Kursus Mengemudi “PRIVATE” Di Kabupaten Jember Septian, Alvin; Imsiyah, Niswatul; Ariefianto, Lutfi
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 2 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i2.16800

Abstract

Ketidakberhasilan suatu lembaga kursus mengemudi terjadi karena adanya kesalahan dalam pengelolaan dalam penerapan yang di lakukan oleh instruktur itu sendiri dan bisa jadi lulusan dalam proses pembelajaran akan tidak efektif.. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik Snowball Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Supaya kepercayaan terhadap data menjadi tinggi digunakan beberapa teknik keabsahan data yakni perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi.. Analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman yakni Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan LKP “PRIVATE” dalam perencanaan pembelajaran meliputi rancangan pelaksanaan pembelajaran, Dalam pelaksanaannya terhadap hasil belajar instruktur melaksanakan rencana kegiatan pembelajaran yang telah dibuat di awal dalam perangkat pembelajaran. Selanjutnya dalam Penilaian atau evaluasi yang dilakukan, menggunakan prosedur dan instrumen untuk mengetahui pencapaian kompetensi dasar dan disesuaikan dengan yang ada pada kurikulum. dan hasil belajar setelah peserta mengikuti kursus peserta dapat mengembangkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotoriknya
Co-Authors A.T Hendra Wijaya Afifah, Nor Aisyah Nur Khasana Anafiyati, Anafiyati Anggraini, Azzilla Sofi Arif Fatahillah Arika Indah Kristiana Arini, Devi Hardiyanti Arumnintyas, Nurlaili Aurelia, Zakinah Ayunda Alifiya Damayanthi Bhakti Setyo Budi, Bhakti Setyo Budiarti, Asrianda Itis Carissa Septivani Destia Niyan Nanda Dewantoro, Bayu Zumar Dewi, Dita Shintya Dian Nurseptiana Dika Wahyuda Djodik Wirabuana Efianti, Herni Ema Rosita Evin Lisatari, Evin Famili, Rommy Fiki Rona Hamamah Firdauso, Chico Arsyo Frimha Purnamawati Fuad Hasan Hanifiah, Endang Hardianto, Rusli Haris Perdana Hartinah, Siti Hasanah, Duriyatul Hendrawaijaya, Arif Tukiman Hendrawijaya, A.T. Himmah, Irliana F Irliana Faiqotul Himmah Irliana Faiqotul Himmah Kasenawati, Kasenawati Linda Fajarwati Luluk Dwi Rahmatika Lutfi Ariefianto M Marijono, M Maldarisa, Olivia Greta Marijono Marijono Marijono, Marijono Marus, Gidiony Guntur Maulida, Dinda Agustin Meilianti, Fina Moch Hadirul Baki Muhammad Irfan Hilmi Muhammad Joni Uswanto Mukharromah, Maysaratul Nahdiyah, Lailah E. Nani Sintiawati Nanik Yuliati NIKMAH, CHOIRUN NurSekti, Marita Oktavianti, Tyara patmawati, dia Putra, Mochammad Rico Syah Putra, Moh. Nur Pramana Rachmawati, Yulia Nur Ridho Alfarisi Ridho Alfarisi, Ridho Rizka Herdian Lestari Rizky, Iftah Babur Rochman, M. Taufiki Rohima Rohima Rozi, Mohammad Fathur Safitri, Selly Irfiana Salsabila, Varenska Audrey Saputri, Wiga Ines Sari, Dyah Permata Septian, Alvin Setiawan, Achmad Tantowi Hendra Shiddiq, M. Zainul Shintia Wati Djinni Mantros Sholihah, Imamas Siti Fatimah Siti Rodiyah, Siti Sofyan Hadi Subagio, Achmad Fauzi Sugiarto, Galuh Pramesti Susanto Susanto Swasti, Renita Sylva Alkornia Sylva Alkornia, Sylva Tatang Ary Gumanti Tiara Tiara Titin Kartini Toyibah, Wardatut Ulniani, U Utama, Ardansyah Panji Verani, Ulva Viona Nadya Fernanda Wahono . Wahono Wahono Wahyuda, Dika Yonas, Fiola Falancha Yuliani, Nur Diyah Hayu Zaidah, Ita Khulfatuz Zakia, Thoiffatuz