Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Daya Tarik Dan Partisipasi Kelompok Masyarakat Desa Wisata Kopi Sidomulyo Kabupaten Jember Luh Putu Suciati; Izza Afkarina
Journal of Tourism and Creativity Vol 5 No 2 (2021): Tourism and Creativity
Publisher : Diploma Travel Business, Faculty of Social and Political Science, Jember University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jtc.v5i2.27502

Abstract

The pattern of development of the Sidomulyo Coffee Tourism Village, Jember Regency in the new normal era can be judged from the level of attractiveness of the Tourism Village and the level of participation from community groups. This research aims to identify the potential objects of tourism appeal and potential natural interest, as well as aware of the participation rates performed by the group of the Cidomulyo Coffee Village. This research was held in the village of Sidomulyo Jember County. The sample used is as many as eight people and the group of Sidomulyo village as 21 people. The analysis method uses skoring analysis. Research results indicate that a component of good value attraction components are worth a pretty good, an amenity component tend to be involved in performing activities, quite often involved in performing activities, quite involved in performing activities, quite a development process
Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Dan Faktor Yang Berkorelasi Dengan Konsumsi Kopi Wulan Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso Kunti Rachma Aulia; Luh Putu Suciati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.15

Abstract

Kopi Robusta banyak dinikmati oleh masyarakat. Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu sentra kopi di Jawa Timur. Kecamatan Maesan daerah penghasil kopi kedua di Bondowoso. Kopi Wulan merupakan produk dari Kecamatan Maesan Bondowoso yang memiliki potensi untuk dikembangkan, ditinjau dari segi agrokilmat wilayahnya namun belum memiliki pasar yang luas. Petani Kopi Wulan juga telah mendapatkan pembinaan terkait pengelolaan pasca panen kopi petik merah dan teknik pasca panen dan pengolahan kopi semi wash. Tujuan penelitian ini 1) mengetahui tingkat  kepuasan konsumen, 2) mengetahui tingkat kepentingan atribut, dan 3) mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi yang berkorelasi dengan tingkat kepuasan konsumen terhadap Kopi Wulan. Lokasi penelitian di Jawa Timur. Penentuan responden menggunakan quota sampling 40 responden. Analisis data menggunakan CSI (Customers Satisfaction Index), IPA (Importance Performance Analysis), dan Korelasi Rank Spearman. Hasil analisis diperoleh tingkat kepuasan konsumen sebesar 83,97% (sangat memuaskan). Atribut aksesibilitas dan promosi pada kuadran I (perlu diprioritaskan). Atribut pada kuadran II yaitu cita rasa, higienitas, dan kemasan. Kuadran III yaitu aftertaste dan kesesuaian harga. Kuadran IV atribut aroma. Variabel yang berkorelasi dengan kepuasan konsumen adalah jenis kelamin (X1) dan pendapatan (X4). Sedangkan usia (X2), pendidikan (X3), pekerjaan (X5), dan lokasi (X6) tidak berkorelasi dengan kepuasan konsumen.
Pakan Amoniasi untuk Mendorong Pengembangan Sentra Ternak Unggul di Jember Himmatul Khasanah; Listya Purnamasari; Luh Putu Suciati
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 7 NOMOR 1 MARET 2023 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v7i1.9764

Abstract

Kelompok ternak kambing perah Lembah Meru terletak di Desa Wonoasri Kecamatan tempurejo, Kabupaten Jember. Kelompok ini memiliki cita-cita sebagai penghasil kambing PE unggul yang dapat menghasilkan bibit-bibit unggul melalui program pemuliaan yang telah dijalankan sejak tahun 2019. Untuk mendorong upaya tersebut, diperlukan sarana dan prasarana yang dapat mendukung pengemangan Desa Wonoasri sebagai Sentra Kambing PE Unggul seperti pakan. Sumber pakan alternatif limbah pertanian tersedia melimpah karena mayoritas adalah lahan pertanian dan perkebunan. Namun, penggunaan limbah untuk pakan ternak masih memiliki keterbatasan yaitu tingkat kecernaan dan kandungan protein yang rendah. Peningkatan kualitas nutrient dapat dilakukan dengan teknik amoniasi fermentasi. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pelatihan dan demonstrasi cara pembuatan pakan amoniasi fermentasi berbasis hijauan dari limbah pertanian. Pelatihan ini dilakukan pada bulan September-November 2020 di Sekretariat Kelompom Ternak Kambing Perah Lembah Meru. Rangkaiana kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi dan penyuluhan potensi limbah dan teknik amoniasi, pelatihan dan demonstrasi pembuatan pakan amoniasi fermentasi, FGD dan  monitoring evaluasi produk pakan amoniasi fermentasi. Adapun luaran dari kegiatan ini adalah anggota kelompok ternak dapat mengaplikasikan teknik pengolahan pakan amoniasi fermentasi baik secara mandiri maupun dengan kelompoknya sehingga dapat mengefektif dan mengefisiansikan usaha budidaya ternak unggul.
Strategi Pengembangan Pupuk Organik Berbasis Limbah Ternak dan Limbah Pertanian di Kabupaten Jember Achmad Saenimun'im Hidayat; Luh Putu Suciati; Sudarko Sudarko
AGRIBEST Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v7i1.9309

Abstract

Pupuk organik merupakan salah satu input produksi yang memiliki peranan yang sangat penting dalam rangka memperbaiki unsur hara tanah yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Aplikasi pupuk organik pada tanaman dapat meningkatkan kesuburan tanah yang pada akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Hal ini karena pupuk organik bukan hanya memperbaiki tanah dari segi kimia saja, akan tetapi juga memperbaiki sifat fisika dan biologi tanah. Melimpahnya limbah ternak dam limbah pertanian yang belum dimanfaatkan dengan baik merupakan peluang untuk meningkatkan pendapatan peternak dan petani dengan mengolah limbah menjadi pupuk organik padat maupun cair. tujuan dari penelitian ini yaitu menyusun strategi pengembangan pupuk organik berbasis limbah ternak dan limbah pertanian di Kabupaten Jember. Penelitian dilakukan di Kabupaten Jember dengan menggunakan analisis diamond porter yang dikombinasikan dengan SWOT. Hasil menunjukkan bahwa strategi pengembangan pupuk organik berbasis limbah ternak dan limbah pertanian di Kabupaten Jember adalah strategi kuadran I atau strategi S-O (Strength and Oppurtunity) yaitu memanfaatkan limbah ternak dan limbah pertanian yang melimpah dan motivasi petani dalam penggunaan pupuk organik yang didukung dengan kebijakan pemerintah berupa bantuan fasilitas dan program penggunaan pupuk organik dapat meningkatkan pengembangan usaha pupuk organik
INTEGRASI PASAR: BAGAIMANA KONDISI PASAR KONSUMEN DAN PRODUSEN BERAS DI KABUPATEN JEMBER? Intan Kartika Setyawati; Ahmad Zainuddin; Illia Seldon Magfiroh; Rena Yunita Rahman; Luh Putu Suciati
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.798

Abstract

Beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia termasuk masyarakat Kabupaten Jember. Harga beras di Kabupaten Jember mengalami fluktuasi setiap tahunnya kondisi ini menimbulkan inflasi yang tinggi. Transmisi harga beras merupakan hal yang sangat penting dalam mewujudkan harga beras yang stabil dan adil untuk setiap masyarakat dan penggiat ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat volatilitas dan integrasi pasar vertikal komoditas beras pasar produsen dan konsumen di Kabupaten Jember. Metode yang digunakan pada kajian ini yaitu metode deskriptif analitis. Data yang dipergunakan pada kajian ini yaitu time series yang berupa data bulanan harga beras Bulan Januari tahun 2018 hingga Bulan Mei tahun 2022 di level produsen dan konsumen. Metode analisis data yang digunakan yaitu model ARCH GARCH dan Model VAR (Vector Autoregressive)/VECM (Vector Error Correction Model). Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka panjang terdapat intergasi pasar beras. Harga beras di tingkat produsen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga konsumen sebesar -0,191816. Nilai tersebut menunjukkan bahwa terdapat transmisi yang tidak sesuai antara harga produsen dan konsumen. Terjadi integrasi jangka pendek antara pasar produsen dan konsumen beras di Kabupaten Jember. Hasil ini berarti bahwa perubahan harga di pasar produsen akan ditransmisikan ke harga konsumen, tetapi harga tingkat konsumen tidak ditransmisikan ke produsen.
CO-INTEGRASI HARGA ANTARA PASAR PRODUSEN DAN KONSUMEN GULA PASIR DI KABUPATEN JEMBER: SEBUAH ANALISIS VECTOR ERROR CORRECTION MODEL (VECM) Illia Seldon Magfiroh; Ahmad Zainuddin; Intan Kartika Setyawati; Rena Yunita Rahman; Luh Putu Suciati
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1328

Abstract

Harga gula pasir sebagai komoditas utama di Kabupaten Jember terus mengalami fluktuasi selama beberapa bulan terakhir ini. Perubahan harga gula tersebut tentu akan berimplikasi terhadap penurunan daya beli masyarakat dan daya jual produsen. Selain itu, Harga di tingkat produsen seharusnya dapat terdeliver dengan baik hingga ke tingkat konsumen, demikian juga harga di tingkat konsumen seharusnya dapat dideliver dengan baik ke tingkat produsen. Selama ini harga gula di Kabupaten Jember terdapat margin yang sangat tinggi. Berdasarkan hal tersebut menjadi penting meneliti terkait volatilitas harga dan integrasi pasar gula di Kabupaten Jember. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis volatilitas harga komoditi gula pasir di Kabupaten Jember dan menganalisis integrasi pasar vertical dari produsen ke konsumen gula pasir di Kabupaten Jember. Data yang digunakan adalah data harga gula di tingkat produsen dan konsumen di Kabupaten Jember berupa data time series bulanan dengan periode waktu 53 series. Alat analisis yang digunakan adalah ARCH-GARCH untuk volatilitas harga dan model Vector Error Correction Model (VECM) untuk mengetahui integrasi pasar produsen dan konsumen. Komoditas gula pasir memiliki kecenderungan lebih volatile pada harga konsumen. Terdapat integrasi jangka panjang pada pasar gula di Kabupaten Jember.
Peran Kelembagaan Perdesaan untuk Keberlanjutan Penerapan SRI di Kabupaten Karawang Suciati, Luh Putu; Juanda, Bambang; Fauzi, Akhmad; Rustiadi, Ernan
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol. 14, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sustainability of System of Rice Intensification (SRI) requires rural institution role. The study was conducted in Karawang and uses institutional economics approach and logit regression. The analysis shows potential problems of SRI related with principal-agent/institutional relation and economics transaction costs. Strengthening the activities within farmer groups will reduce economics transaction costs in beginning of application. Farmer will choose "bagi hasil/revenue sharing" as land management cooperation with moderate risks and transaction costs. Monitoring and incentive mechanism will reduce problems of adverse selection and moral hazard. Some factors which determine the sustainability of SRI are production, principal position, off farm work and ex ante transaction costs.
KERAGAAN PERMINTAAN PANGAN HEWANI BERDASARKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA JAWA TIMUR DI MASA PANDEMI COVID-19 Ridjal, Julian Adam; Zainuddin, Ahmad; Wibowo, Rudi; Suciati, Luh Putu; Hani, Evita Soliha; Maghfiroh, Illia Sheldon; Rahman, Rena Yunita; Sari, Intan Kartika; Ibanah, Indah
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v7i1.2932

Abstract

Perilaku terkait konsumsi pangan rumah tangga khususnya pangan hewani sangat erat hubungannya dengan sosial ekonomi masyarakat. Tujuan daripada penelitian adalah memberikan rekomendasi kepada pemerintah terkait kebijakan dalam menentukan pemilihan komoditas pangan hewani yang akan dikembangkan guna memenuhi kebutuhan pangan hewani sesuai dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat, khususnya pendapatannya dan menganalisis terkait elastisitas permintaan untuk pangan hewani Jawa Timur menurut kelas pendapatan di masa pandemi Covid-19. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder rumah tangga dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) di Jawa Timur. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa keragaan konsumsi pangan hewani yang dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat Jawa Timur pada kelas tertinggi, menengah, dan rendah adalah ikan segar. Kemudian peringkat konsumsi tertinggi 2 ada di komoditas peternakan pada jenis telur dan ayam kampung. Konsumsi protein hewani masyarakat Jawa Timur terendah adalah dari daging sapi sebesar 0,14 gr/kapita/hari. Pola konsumsi protein hewani masyarakat Jawa Timur cenderung sama antar kelas pendapatan maupun antara perdesaan dan perkotaan.
PROFIL PERMINTAAN CABAI RAWIT PADA RUMAH TANGGA PEDESAAN DI KABUPATEN JEMBER Rahman, Rena Yunita; Zainuddin, Ahmad; Suciati, Luh Putu; Magfiroh, Illia Seldon; Setyawati, Intan Kartika
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i3.985

Abstract

The price of cayenne pepper, which tends to fluctuate, will have implications for demand. In addition, consumer income, age, education, number of consumer family members, and access to financial institutions have the potential to affect consumer demand. This study aims to (1) analyze the level of demand for cayenne pepper based on consumer income levels, and (2) analyze the determinants of cayenne pepper demand. This research was conducted in Jember Regency, East Java. The sample used in this study was 120 people. The analytical method used is the calculation of average consumption and multiple linear regression analysis. The results showed that the level of income had little effect on the level of consumption of cayenne pepper in rural Jember Regency. Factors that have a significant effect on the demand for cayenne pepper in rural households in Jember Regency are the variables of consumer age, consumer education, chili price, location dummy, number of family members, and financial inclusion dummy.
Pengambilan Keputusan Konsumen dalam Membeli Bawang Merah di Pedesaan: Sebuah Analisis Deskriptif Zainuddin, Ahmad; Rahman, Rena Yunita; Magfiroh, Illia Seldon; Setyawati, Intan Kartika; Suciati, Luh Putu
Berkala Ilmiah Pertanian Vol 7 No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Jember University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bip.v7i2.48167

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu kebutuhan utama bagi rumah tangga khususnya di Kabupaten Jember. Adanya perubahan harga yang sering terjadi menyebabkan perubahan terhadap keputusan konsumen dalam membeli bawang merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keputusan konsumen dalam membeli bawang merah di Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan jumlah responden sebanyak 120 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukan bahwa keputusan konsumen dalam membeli bawang merah memperhatikan terkait dengan ukuran bawang, kebiasaan, dan harga. Informasi terkait pembelian bawang merah sebagian besar berasal dari penjual, teman dan diri sendiri. Informasi yang penting bagi konsumen meliputi kondisi fisik, dan harga bawang merah. Pembelian bawang merah biasanya dilakukan tergantung situasi konsumen dengan frekuensi pembelian 4 kali dalam sebulan. Keputusan pembelian sangat tergantung pada istri/ibu rumah tangga. Berdasarkan harga, bawang merah dianggap tidak terjangkau oleh konsumen karena sering mengalami kenaikan. Konsumen juga akan tetap membeli bawang jika harga naik karena merupakan kebutuhan utama. Selain itu, konsumen memilih tempat belanja yang dekat dengan tempat tinggal.