Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Edukasi Pemasaran Online Menggunakan Google Maps Kepada Pelaku Usaha di Desa Tanjung Kamal Supriono, Agus; Auliyana, Sania; Kusmiati, Ati; Suciati, Luh Putu; Damascena, Cindera Rosa; Maharani, Ariq Dewi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 8 No 1 (2024): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v8i1.4268

Abstract

Minimnya kesadaran pelaku UMKM terhadap dampak yang didapatkan ketika menerapkan teknologi internet dan jejaring sosial dalam memasarkan produk, membuat pelaku UMKM di Desa Tanjung Kamal - Kecamatan Mangaran - Kabupaten Situbondo – Provinsi Jawa Timur, kesulitan membangun hubungan dan kepercayaan dengan calon pelanggan. Hal ini membuat pelaku UMKM hanya mengandalkan pemasaran konvensional seperti metode pemasaran yang dilakukan dari mulut ke mulut. Melihat kondisi seperti ini maka edukasi terkait pemasaran online menggunakan Google Maps dan pendampingan dalam pendaftaran lokasi usaha di Google Maps diperlukan guna memaksimalkan potensi pasar yang lebih luas.
Analisis Pendapatan dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pendapatan Peternak Domba di Kabupaten Bondowoso Ubaydillah, Ahmad; Rahman, Rena Yunita; Suciati, Luh Putu; Setyawati, Intan Kartika
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 1 (2025): MaduRanch: Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i1.2671

Abstract

Populasi dan karakteristik wilayah Kabupaten Bondowoso menunjukkan bahwa kabupaten ini memiliki potensi pengembangan domba. Potensi ini dimanfaatkan salah satunya dengan cara beternak dan dilakukan oleh Komunitas Peternak Domba Indonesia di Kabupaten Bondowoso. Peternak yang didalamnya mempunyai dua sistem budidaya yaitu sistem breeding dan sistem fattening menyebabkan fenomena berupa bakalan yang dihasilkan sistem breeding tidak sesuai dengan harapan peternak sistem fattening, dimana hal ini dapat berpengaruh terhadap pendapatan. Selain itu, fenomena lainnya adalah peternak kedua sistem tersebut tidak mengetahui pasti lebih untung mana antara kedua sistem tersebut, dimana seharusnya pengembangan potensi domba harus melalui pendekatan yang bersifat ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif analitik dengan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis Uji-t Independent, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik peternakan domba di Kabupaten Bondowoso yang dijelaskan secara kualitatif, menghasilkan pendapatan atas biaya tunai dan atas biaya total peternak domba sistem breeding sebesar Rp1.070.070/Ekor/Tahun dan Rp418.397 Rp1.070.070/Ekor/Tahun serta pendapatan tas biaya tunai dan biaya total peternak domba sistem fattening sebesar Rp2.253.302/Ekor/Tahun dan Rp1.456.496/Ekor/Tahun. Selain itu Uji-t menunjukkan adanya perbedaan antara pendapatan kedua peternak sistem breeding dan sistem fattening, sementara untuk analisis regresi linier berganda menghasilkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan adalah faktor pengalaman dan faktor sistem budidaya.
ADAPTASI DAN MITIGASI PETANI CABAI BESAR DI DESA SUMBEREJO DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM Agadinansyah, Puput Regita; Suciati, Luh Putu
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.10813

Abstract

Climate change (C-C) causes erratic weather changes like today which have a negative impact on the agricultural sector, especially on seasonal crops such as horticulture, because it will inhibit plant growth and cause high growth of plant pest organisms. The phenomenon of climate change is a serious obstacle for actors in the agricultural sector, such as farmers. Therefore, this study aims to analyze farmers' perceptions, adaptation-mitigation actions taken, and analyze the factors that influence large chili farmers in adapting and mitigating climate change. The research location in the large chili center is in Sumberejo Village, Ambulu District, Jember Regency. The research method uses analytical descriptive with scoring analysis tools (Likert Scale and Guttman Scale) and logistic regression analysis. Determination of the sample that is as many as 32 farmers with disproportionate stratified random sampling method. The results showed that the majority of respondents had a moderate level of perception. The most frequently carried out climate change adaptation-mitigation actions are the use of high-yielding varieties and organic fertilizers, soil management and changes in cropping patterns with a high level of implementation, while significant factors that have the opportunity to increase the implementation of adaptation-mitigation are age variables, availability of information related to agriculture and climate change and pest attack frequency.
Preferensi Konsumen terhadap Daging Sapi di Kabupaten Jember:Suatu Analisis Konjoin (Consumer Preferences for Beef in Jember Regency: A Conjoin Analysis) Zainuddin, Ahmad; Rahman, Rena Yunita; Suciati, Luh Putu; Magfiroh, Illia Seldon; Setyawati, Intan Kartika
JURNAL PANGAN Vol. 34 No. 1 (2025): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v34i1.890

Abstract

           Kebutuhan produk ternak khususnya daging sapi di Kabupaten Jember terus mengalami peningkatan pada beberapa periode terakhir. Dalam memutuskan untuk membeli daging sapi, konsumen mempertimbangkan beberapa atribut yang merupakan ekspresi dari preferensi konsumen. Berdasarkan hal itu, penelitian mengenai preferensi konsumen terhadap daging sapi di Kabupaten Jember menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan di pasar tradisional dan pasar modern di Kabupaten Jember. Sampel diambil secara insidental dengan memilih 120 orang responden konsumen daging sapi yang berbelanja di pasar tradisional dan supermarket. Preferensi konsumen daging sapi dianalisis menggunakan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen daging sapi di Kabupaten Jember menyukai atribut daging sapi yang bertekstur empuk, berwarna merah cerah, tidak berlemak, ukuran potongan daging sapi yang besar, aroma segar, ukuran pembelian 1-2 kg, dan harga daging sapi yang relatif murah yaitu berkisar antara Rp100.000,00 – Rp120.000,00. Atribut yang paling dipertimbangkan dalam mengonsumsi daging sapi adalah harga. Untuk mengakomodasi variasi preferensi konsumen, produsen perlu menawarkan varian produk daging sapi yang berbeda dengan harga yang berbeda. Sebagai regulator, pemerintah perlu menjaga stabilitas harga daging sapi di pasar untuk mengendalikan inflasi.              The demand for livestock products, especially beef in Jember Regency has continued to increase in recent periods. In deciding to buy beef, consumers consider several attributes that are an expression of consumer preferences. Based on this, research on consumer preferences for beef in Jember Regency is important to conduct. This study was conducted in traditional and modern markets in Jember Regency. Samples were taken incidentally by selecting 120 beef consumer respondents who shopped at traditional markets and supermarkets. Beef consumer preferences were analyzed using conjoint analysis. The results showed that beef consumers in Jember Regency preferred beef attributes that were tender in texture, bright red in color, with no fat, large beef cut size, fresh aroma, purchase size of 1-2 kg, and relatively cheap beef prices ranging from Rp100,000,00 - Rp120,000,00. The most considered attribute in consuming beef was price. To accommodate variations in consumer preferences, producers need to offer different variants of beef products at different prices. As a regulator, the government needs to maintain the stability of beef prices in the market to control inflation.
Assessing the Influence of Household Food Security Components on the Severity of Nutritional Status among Stunted Children in Jember Regency Rindiani, Rindiani; Tejasari, Tejasari; Witono, Yuli; Suciati, Luh Putu
Indonesian Food Science and Technology Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8. Number 2, July 2025 |IFSTJ|
Publisher : Department of Technology of Agricultural product (THP) Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ifstj.v8i2.41859

Abstract

Abstract— Stunting remains a persistent public health challenge in agrarian regions, despite their high food production potential. This study examines the influence of household food security dimensions—availability, access, and utilization—on the severity of stunting among children under five in Jember Regency, Indonesia. Using a cross-sectional explanatory design, data were collected from 120 households with stunted children and analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that food access (β = –0.314, p < 0.01) and food utilization (β = –0.278, p < 0.05) have significant negative effects on stunting severity, whereas food availability does not exhibit a direct significant relationship (β = –0.128, p > 0.05). Moreover, food access mediates the effects of both availability and utilization on stunting severity, underscoring its critical role as an intermediary factor. The model accounts for 28.7% of the variance in stunting severity, affirming the multidimensional nature of food security in determining nutritional outcomes. These findings highlight the need for integrated interventions that go beyond food supply to address economic access and household nutritional practices. The study contributes to theoretical discourse by moving from a binary to a severity-based conceptualization of stunting and offers practical implications for targeted, evidence-informed nutrition policies in agrarian settings.
Branding Kopi Single Origin Kayumas: Upaya Petani Kopi Memasarkan Produk Kopi Arabika Desa Kayumas Situbondo Sampurna, Insan Cita; Suciati, Luh Putu; Subekti, Sri
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.13512

Abstract

The research on the branding of Kayumas single origin coffee as an effort by coffee farmers in Kayumas Village to market Arabica coffee products is intriguing to explore. Despite having the "Java Ijen Raung" single origin certificate, it appears that the brand cannot guarantee the market demand for Arabica coffee from Kayumas Village. This study employs SWOT analysis and QSPM to identify internal and external factors influencing the marketing of Kayumas Arabica Coffee, as well as marketing strategies that should be adopted by Arabica coffee farmers in Kayumas Village. The research results illustrate that Kayumas Arabica Coffee has significant potential for export, but the biggest threat is the lack of support from the local government. Farmers' challenges in marketing their coffee products can be addressed by maximizing opportunities through maintaining product quality and competitive pricing. Promotional efforts can be carried out through both online and offline channels. Online promotion for Kayumas Arabica coffee farmers can be done through platforms like Facebook and Instagram, as well as engaging in sales through e-commerce platforms such as Shopee and Tokopedia. Another solution is to collaborate with relevant institutions to promote the sales of Arabica Coffee.
Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi di Desa Piasa Wetan Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara Melalui Pengembangan Padi Organik Antosianin Tinggi: Efforts to Increase Economic Value in Piasa Wetan Village, Susukan District, Banjarnegara Regency through the Development of High Anthocyanin Organic Rice Sholikhah, Ummi; Rahayu, Puji; Fanata, Wahyu Indra Duwi; Handoyo, Tri; Magfiroh, Illia Seldon; Suciati, Luh Putu; Widodo, Nur; Setyawati, Intan Kartika; Ratnasari, Tri; Tanzil, Ahmad Ilham
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9002

Abstract

Abstract: Piasa Wetan Village, located in Susukan District, Banjarnegara Regency, Central Java, has great potential for cultivating high-anthocyanin rice, supported by a favorable environment. However, limited knowledge and skills among farmers in organic farming practices and the certification process remain challenges. This community service initiative aims to enhance farmers' skills through comprehensive training that includes organic methods, harvest management, and the importance of certification. The training results showed a significant increase in knowledge, from 7% to 100% after the program's completion. More effective cultivation practices are now being implemented, including the selection of high-quality seeds, optimal land preparation, and more efficient harvest and marketing strategies. Certification is expected to help increase market prices, expand access, and ensure sustainability by enforcing strict organic farming standards. With continued education and improved agricultural techniques, Piasa Wetan Village has the potential to become a leading producer of high-anthocyanin rice in Banjarnegara, ultimately increasing farmers' incomes, supporting food security, and providing health benefits to consumers.
TINGKAT PENERAPAN DAN PARTISIPASI PETANI PADA SEKOLAH LAPANG CLIMATE SMART AGRICULTURE DI KABUPATEN JEMBER Irvandika, Fachriza; Suciati, Luh Putu
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.2.231-245

Abstract

Climate Smart Agriculture merupakan tindakan Pemerintah Indonesia dalam pencegahan dampak negatif perubahan iklim pada sektor pertanian khususnya terkait ketahanan pangan melalui Sekolah Lapang. Program ini bertujuan untuk mengedukasi petani dalam mencegah dampak negatif perubahan iklim dengan tiga aspek utama yaitu Produktivitas, Adaptasi dan Mitigasi melalui Sekolah Lapang Climate Smart Agriculture (SL-CSA). Keberhasilan Climate Smart Agriculture memerlukan tingkat penerapan materi dan partisipasi petani. Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat penerapan dan partisipasi petani pada Sekolah Lapang Climate Smart Agriculture di Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Penelitian dilakukan di Kecamatan Ambulu karena merupakan daerah yang ditunjuk sebagai daerah pelaksanaan SL-CSA di Kabupaten Jember. Daerah pelaksanaan SL-CSA adalah daerah yang terdapat Daerah Irgasi dan Kecamatan Ambulu memiliki Daerah Irigasi Talang dan Pondok Waluh. Metode pengumpulan data dengan observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Responden penelitian merupakan 35 petani peserta SL-CSA Kecamatan Ambulu yang tersebar di Desa Andongsari, Pontang, Ambulu dan Karanganyar. Data dianalisis dengan analisis Skoring dan Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan materi oleh petani SL-CSA di Kecamatan Ambulu dikategorikan tinggi dengan skor 14,1. Tingkat partisipasi petani mengikuti SL-CSA di Kecamatan Ambulu dikategorikan tinggi dengan skor 33,6. Frekuensi kehadiran dan Keaktifan Petani berkorelasi signifikan dan memiliki arah positif dengan tingkat penerapan materi oleh petani. Karakteristik internal (usia dan tingkat pendidikan) dan karakteristik eksternal (luas lahan, status pekerjaan, kepemilikan lahan dan tingkat produktivitas) tidak berkorelasi signifikan dan memiliki arah negatif
Karakteristik Sistem Pertanian Kopi Rakyat Berbasis Csa (Climate Smart Agriculture) Dan Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Di Kabupaten Jember Ramadhani, Moch Wahyu; Suciati, Luh Putu
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.03.24

Abstract

Perubahan iklim menjadi tantangan global yang tak terelakkan, terutama terkait fluktuasi suhu di seluruh dunia. Analisis historis menunjukkan peningkatan suhu rata-rata dunia sebesar 1°C setiap tahun sejak tahun 1850, fenomena yang turut dirasakan di Indonesia dengan kenaikan suhu sebesar 0,05°C pada tahun 2023. Dampak perubahan suhu terhadap produktivitas kopi, sebagaimana diindikasikan oleh penelitian sebelumnya, mencakup gugur bunga dan buah muda kopi, menyebabkan hasil panen yang rendah. Kabupaten Jember, sebagai salah satu produsen kopi utama di Provinsi Jawa Timur, menghadapi stagnasi produksi kopi dalam tiga tahun terakhir. Kondisi ini memerlukan perhatian serius, mengingat kopi merupakan komoditas unggulan di wilayah tersebut. Dalam menghadapi tantangan ini, konsep Pertanian Cerdas Berwawasan Iklim (Climate Smart Agriculture/CSA) muncul sebagai pendekatan inovatif. CSA, dengan mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau serta sosial budaya, bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan dan mendukung pelestarian alam.Penelitian ini bermaksud (1) menganalisis karakteristik sistem pertanian kopi rakyat berbasis CSA di Kabupaten Jember dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan sistem ini. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas petani menerapkan CSA dengan tingkat penerapan sedang hingga tinggi, menandakan adopsi yang baik di wilayah ini. Faktor-faktor kunci yang memengaruhi keberlanjutan, seperti jarak lahan, harga kopi gelondong, dan ketinggian lahan..
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT PATRANG MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI HOAX BUSTER TOOLS Langit, Ramadhani Annisa Sekar; Supriono, Agus; Hasanah, Julita; Faidah, Ainun; Suciati, Luh Putu; Kusmiati, Ati; Agustina, Titin
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i2.1507

Abstract

Perkembangan teknologi digital memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi, namun juga meningkatkan risiko penyebaran hoax yang sulit dibedakan dari fakta. Kondisi ini menimbulkan disinformasi dan misinformasi yang berdampak negatif pada kehidupan sosial dan kesehatan. Untuk mengatasi hal tersebut, dilaksanakan program pengabdian di RW 18 Desa Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember melalui pemanfaatan aplikasi hoax Buster Tools (HBT). Kegiatan berlangsung empat minggu meliputi pemaparan materi tentang bahaya hoax, pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan pemanfaatan fitur, serta monitoring dan evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat dalam mengenali hoax, terutama di media sosial WhatsApp. Masyarakat mampu mengoperasikan fitur utama HBT, seperti Anti hoax Search Engine, Check Foto, Cek Video, dan Lapor hoax. Dampaknya terlihat dari meningkatnya kesadaran memvalidasi informasi, berkurangnya hoax di grup WhatsApp, serta tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan. Program ini membuktikan bahwa literasi digital berbasis aplikasi efektif untuk mencegah penyebaran hoax di tingkat lokal.