Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Input Produksi Terhadap Sektor Pertanian Provinsi di Indonesia Tahun 2014-2020 Wardhana, Adhitya; Kharisma, Bayu
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 12, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/je.v12i1.13704

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis indikator-indikator pertanian yang mempengaruhi output sektor pertanian. Penelitian dimanfaatkan untuk dijadikan acuan kebijakan pemerintah pasca Covid-19 dalam membenahi sektor pertanian. Alih fungsi lahan menjadi salah satu permasalahan terhadap sektor pertanian yang akan dikaji dalam penelitian ini. Model penelitian yang digunakan yaitu Cross Tabulation dan Generalized Least Square (GLS). Ruang lingkup penelitian meliputi seluruh provinsi di Indonesia dengan periode tahun 2014 – 2020. Data bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI. Variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: PDRB sektor pertanian sebagai Variabel terikat. Sedangkan tenaga kerja sektor pertanian, lahan pertanian, lahan sawah irigasi, tingkat kemiskinan, belanja pemerintah fungsi pertanian sebagai Variabel tidak terikat dalam penelitian ini. Kesimpulan berdasarkan hasil Cross Tabulation, indikator anggaran pemerintah sektor pertanian, tenaga kerja sektor pertanian, luas lahan pertanian dan luas lahan sawah irigasi belum optimal meningkatkan output pertanian. Kesimpulan berdasarkan hasil regresi GLS yaitu variabel tingkat kemiskinan, lahan pertanian (lag 1), lahan sawah irigasi, belanja pemerintah fungsi pertanian mempengaruhi signifikan terhadap output pertanian, sedangkan tenaga kerja sektor pertanian tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap output sektor pertanian.
Early Marriage and Human Development Index in Indonesia Bayu Kharisma; Adhitya Wardhana; Mohammad Zidan Fauzy
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan Vol. 17 No. 2 (2024): Vol. 17, No. 2, Agustus 2024 (pp.155-369)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2024.v17.i02.p03

Abstract

Early marriage is a violation of children's rights and can have significant negative impacts. Some of thenegative impacts of early marriage include physical and mental health risks, barriers to achieving goodhuman resources, and increased risk of maternal and child mortality. This study aims to analyze thedeterminants of early marriage on the Human Development Index (HDI) using the GeographicallyWeighted Regression (GWR) method. The estimation results show a significant negative relationshipbetween early marriage and the Human Development Index (HDI), as well as a significant relationshipbetween almost all factors affecting early marriage and HDI, except GRDP per capita, contraceptive use,housing ownership, and child abuse cases. In order to improve human resources and community welfare,the main focus needs to be improving access to education, protecting children's rights, reproductivehealth, and poverty reduction. Preventing early marriage is key to providing optimal opportunities forchildren to grow and develop and promoting higher human development.
KEMISKINAN DAN PREVALENSI STUNTING DI KABUPATEN GARUT Bayu Kharisma; Langgeng Bangkit Utomo; Fitria Amiria Zahra; Damar Vergiyantoro; Ckris Monika Selina; Sivananda Prichantiyo; Bima Adellano; Anita; Adhitya Wardhana; Nensi Khairunnisa10
Media Ekonomi Vol. 33 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/k84z7313

Abstract

To analyze the effect of poverty on the prevalence of stunting in various regions in Garut Regency, and to evaluate the effectiveness of economic empowerment programs in reducing stunting rates. This research employs a quantitative approach, specifically Logical Framework Analysis (LFA), Panel Data Analysis, Problem Tree Analysis, SWOT Analysis, and Litmus Test. The results show a positive relationship between poverty level and stunting prevalence. In addition, economic factors that contribute to reducing stunting include increased family income, improved access to health services, and supplementary feeding programs. Economic empowerment programs are effective in reducing stunting by increasing families' ability to meet children's nutritional needs. 
KEY FACTORS DRIVING INDONESIA’S DIGITAL ECONOMY Kharisma, Bayu; Rina Indiastuti; Mohamad Fahmi; Raden Muhammad Purnagunawan; Riki Relaksana; Muhammad Reyhan Akbar; Rafa Fayza Afrizal
Media Ekonomi Vol. 34 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/v34i1.25735

Abstract

This study aims to identify the key factors driving Indonesia’s digital economy. The research employs the Analytic Hierarchy Process (AHP) method, incorporating expert judgments from scholars and practitioners with in-depth knowledge of Indonesia’s digital economy. The research employs the Analytic Hierarchy Process (AHP) method, incorporating expert judgments from scholars and practitioners with in-depth knowledge of Indonesia’s digital economy. The findings indicate that digital governance and digital society are crucial factors to be prioritized for fostering regional digital economic growth. Furthermore, at the dimensional and indicator levels, human resources and digital skills are critical aspects that warrant greater emphasis to advance Indonesia’s digital economy. These findings underscore the importance of strengthening regulatory frameworks to support digital economic development, as well as enhancing efforts to build society’s skills and competencies to facilitate digital adoption.
Pengaruh Kemiskinan Terhadap Prevalensi Stunting di Kota Cirebon Bayu Kharisma; Arfian Anwar; Arinda Wahyu Puspitarini; Fira Amalia; Jumsaddin Jumsaddin; Michel Kezia Yosephine; Sarah Tresia Hendriani; Silvitia Nindia Nurvia
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya korelasi kemiskinan dalam prevalensi penurunan stunting dan mengetahui pengaruh kemiskinan terhadap penurunan prevalensi stunting di Kota Cirebon. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder tahunan dengan periode waktu 2013 hingga 2023 yang bersumber dari Data Pengukuran Rutin Elektronik pencatatan dan pelaporan gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) Kota Cirebon dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik studi literatur. Penelitian ini menggunakan mixed method yaitu analisis regresi, Analisis SWOT dan Problem Tree Analysis. Bhasil temuan menunjukkan adanya hubungan positif antara tingkat kemiskinan dengan prevalensi stunting. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa dalam menghadapi permasalahan masalah stunting di Kota Cirebon ada beberapa strategi yang harus ditemukan dan dilaksanakan dalam mengatasi di Kota Cirebon yaitu kebijakan dan program perbaikan kesehatan dan penurunan stunting serta program-program bantuan sosial, melakukan penyuluhan dan edukasi melalui perkumpulan masyarakat, menambah jumlah fasiltas kesehatan serta sdm kesehatan, dengan adanya kerja sama pemerintah, LSM dan kelompok masyarakat yang dapat dikembangkan, pembentukan tim percepatan penurunan stunting serta mengedukasi masyarakat tentang bahaya dan cara penanganan stunting dan cara penanganan dan menambah pengetahuan informasi kesehatan melalui penggunaan teknologi informasi yang popular dilingkungan masyarakat
Strategi Penurunan Stunting Terhadap Balita di Kabupaten Garut: Pendekatan Gap Analysis, SWOT dan Litmus Test Bayu Kharisma; Adhitya Wardhana; Patrisia Batti; A. Muhammad Arya Yudistira; Rizka Rachmawati; Asrul Sugih Ramdhani; Qisthio Wibiseno; Fitri Dwi Ulandari
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.969

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola pemberian makan tinggi protein hewani terhadap balita dalam penurunan stunting, mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam penurunan stunting dan menyusun strategi perbaikan pola pemberian makanan tinggi protein hewani balita dalam penurunan stunting di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah gap analysis, analisis SWOT, dan tes Litmus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Garut pada tahun 2023 menjadi salah satu Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dengan tingkat prevalensi stunting cukup tinggi dan berada di atas tingkat prevalensi stunting Provinsi Jawa Barat dan Nasional. Kabupaten Garut memiliki banyak peluang yang dapat dimanfaatkan dalam pencegahan stunting, adanya alokasi anggaran untuk program kelas Ibu balita, dan potensi pengembangan peternakan sehubungan dengan kepemilikan lahan yang luas dan beraneka ragam tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Meskipun demikian, Kabupaten Garut masih memiliki kelemahan, seperti belum maksimalnya pengolahan makanan protein hewani untuk balita, balita cenderung memiliki pola makan yang tidak bervariasi, dan skor PPH konsumsi pangan hewani belum memenuhi skor ideal. Beberapa strategi yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut. Pertama, meningkatkan keterampilan ibu dalam mengolah makanan protein hewani dengan membuat kelas memasak bersama petugas puskesmas dan kader posyandu. Kedua, pelaksanaan sharing session dalam meningkatkan nafsu makan balita dengan memanfaatkan program kelas ibu balita. Terakhir, pengembangan peternak lokal dalam rangka meningkatkan jumlah produksi daging ternak untuk menambah supply protein hewani
The Impact of Microcredit on Child Education and Child Labor in Indonesian Microenterprise Households Bayu Kharisma; Alfiah Hasanah; Siti Hudaepah
JEJAK Vol. 18 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jejak.v18i2.3852

Abstract

Microcredit is a financial instrument designed to improve well-being and reduced poverty rate. It also provides non-economic opportunities particularly in child education. This research aims to analyze the impact of microcredit participation from both formal and informal source on education and child labor in Indonesian Micro-Enterprise Households. This study utilizes data from the Indonesia Family Life Survey 5th wave in 2014/2015 and employs Propensity Score Matching model. The result shows that formal microcredit significantly raises school participation while reducing school gap. However informal microcredit does not show similar benefits on child education. The effect of child labor both from formal and informal microcredit remain inconclusive, highlight the need for further research that account for potential confounding factors. This finding suggests policymakers to prioritize access to formal microcredit especially for micro-enterprise households.
KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEBIJAKAN HIV/AIDS MELALUI PENDEKATAN PENTAHELIX DI KOTA CIREBON Bayu Kharisma; Chita Ristiza; Meita Ilyan; Muhammad Jahyul Usrah; Muhammad Ridho Firdaus; Nisa Rahmah Fauziah; Rizka Amalia Solecha
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i1.190

Abstract

This study aims to determine the involvement of various sectors in handling HIV/AIDS in Cirebon City, identify factors that hinder and encourage the implementation of HIV/AIDS handling in Cirebon City and compile recommendations for strategies that can be implemented in the context of handling HIV/AIDS in Cirebon City. The types of data used in this study are: (1) primary data obtained from the results of interviews with the Mayor represented by the Head of the Cirebon City Health Office through an online seminar on August 1, 2024, and with the Cirebon City KPA via Zoom Meeting. Second, secondary data in this study are from the Cirebon City Health Office in 2024, literature studies by studying various writings through books, journals, theses, and the internet related to the research. The analysis methods used in this study are gap analysis, SWOT analysis and Litmus tests. The results of the analysis show that many factors influence the high prevalence of HIV cases, such as individual behaviour and environmental influences (both social and cultural). The role of WPA is still less than optimal, and the difficulty of reaching and increasing access to services for key population groups and Cirebon City as a transit city are factors that can affect the handling of HIV/AIDS in Cirebon City at this time. However, the Cirebon City government also has things that support the achievement of Three Zeros, including collaboration between the Health Office and KPA, coordination of local governments with NGOs, the availability of HIV/AIDS referral health facilities, the availability of trained human resources, support from national and international programs, and the availability of policies that support handling of HIV/AIDS cases. The Cirebon City Government can utilize community involvement and the use of technology to prevent the spread of HIV/AIDS cases through the following strategies: (1) collaboration of HIV control programs with national and international organizations related to improving HIV services, case finding, ARV treatment, care for PLHIV, and increasing the capacity of officers in the field; (2) developing HIV/AIDS prevention education methods through Inclusive Campaigns and Education utilizing digital platforms; (3) developing data collection strategies and cooperation with transit locations to improve efforts to collect data and prevent HIV cases; (4) implementing direct HIV outreach policies to key population locations to expand access to health services; (5) strengthening monitoring and rapid response systems, especially to identify groups that may be infected from the discovery of new HIV cases. A pentahelix approach between local governments, academics, the business sector, the community, and the media is also an alternative strategy that can be used. Implementing PrEP can reduce the risk of contracting HIV through sexual intercourse and break the chain of HIV transmission.
Co-Authors A. Muhammad Arya Yudistira Abi Revyansah Perwira Adhitya Wardhana Adhitya Wardhana Adhitya Wardhana Adhitya Wardhana Adhitya Wardhana Adi Nugraha Aditya Lingga Adji Pratikto Agung, M. Nuh Ahmad Muhajirin Ainistikmalia, Nurin Al Fitra Ramadhan Aldo Febrari Hutabarat Alfiah Hasanah Alfian Massagony Andar Mochamad Zamzam Noor Andhika Dwi Saputra Anggana, Adrian Kevianta Anita Arfian Anwar Arfita, Aurelia Puteri Arinda Wahyu Puspitarini Arsani, Ade Marsinta Asep Muhammad Adam Asep Muhhamad Adam Asrul Sugih Ramdhani Basuki, Urip Bayu Rhamadani Wicaksono Bayu Rizky Pratama, Bayu Rizky Bima Adellano Budiono Budiono Bugi Ario Cecep Suhayli Chita Ristiza Citra Triaryanti Ckris Monika Selina Damar Vergiyantoro Desi Natalia Pardede, Desi Natalia Dita Selyna Sulandari Dwi Purnomo Dwikania, Keni Elan Satriawan Elim Yosi Lita Fathimah, Devi Irmayanti Fauzy, M. Zidan Fauzy, Muhammad Zidan Ferry Hadiyanto Finny Redjeki Fira Amalia Fitri Dwi Ulandari Fitria Amiria Zahra Gartika, Ria Yessi Ghefiran Abdurrahimdzan Gunadi, Tiara Pangestika Gusnanda, Harvi Hadian Nur, Yudha Hadian, Yudha Hani Hanifah Hanifah, Hani Harisaputra, Loveandre Dwi Hazita, Facia Puspa Hidayat, Muhammad Thariq Hotma, Priscillya Imaduddin, Fikrie Lazuardi Irene Olivia Salim Jumsaddin Jumsaddin Karina, Devi Rizka Kodrat Wibowo Langgeng Bangkit Utomo Lincolin Arsyad M Dzaki Fahd Haekal Mahra Arari Heryanto Meita Ilyan Michel Kezia Yosephine Mohamad Fahmi Mohammad Naufal Faisal Sofyan Mohammad Zidan Fauzy Mohammad Zidan Fauzy Muhammad Jahyul Usrah Muhammad Reyhan Akbar Muhammad Ridho Firdaus Muhammad Syaiful Muhhamad Dzaki Fahd Naimmatul Khairat Nensi Khairunnisa10 Nisa Rahmah Fauziah Nugraha, Dani Nur, Yudha Hadian Nurul S. J. Paruta, Garan Pasaribu, Haposan Indra Wesly Patrisia Batti Permana Rosiyan, Muhammad Bayu Prastiwi, Yunita Enggar Putri, Dini Ajani Qisthio Wibiseno Qori’ah, Ribut Raden Muhammad Purnagunawan Rafa Fayza Afrizal Rahmawatin Rahmawatin Ramdani, Sandi Asep Rezkia, Reni Ricky Abdillah Riki Relaksana Riki Relaksana Rina Indiastuti Rizka Amalia Solecha Rizka Rachmawati Roseline, Herlina Rubianti Samsubar Saleh Sapulette, Militcyano Samuel Saputra, Erwin Aditya Sarah Annisa Noven Sarah Tresia Hendriani Sewaminggi, Ayuka Pradina Ashara Primadipta Silvia Risti Silvia Risti Silvitia Nindia Nurvia Siti Hudaepah Sivananda Prichantiyo Sofyan, Mohammad Naufal Faisal Sutyastie S. Remi Sutyastie S. Remi Sutyastie S. Remi Sutyastie Soemitro Remi Sutyastie Soemitro Remi Sutyastie Soemitro Remi, Sutyastie Soemitro Syafira Nur Lathifah Syofia Sofatunisa Ramdayani Teguh - Santoso Teguh Santoso Teguh Santoso Teguh Santoso Teguh Santoso Tommy Perdana Tresna Lisdiyanti Vita Nuraeiny Wawan Hermawan Wulan Agustina Triwardani Wulandari, Royani Yayuf Faridah Ibrahim Yudha Hadian Nur Yudha Hadian Nur Yustisi, Mira Janu Zahra Ikhlasni Zakia, Shifa Zuldi, Muhamad Hafiz