Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Workshop Klinik Penulisan Jurnal Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sebagai Upaya Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Pengajar Koentjoro, Maharani Pertiwi; Yoga Dwi Jatmiko; Bunga Hidayati; Bambang Semedi; Yusuf Efendi; Ahmad Nuril Fuad Al Fatih; Isdiantoni; Ida Ekawati; Endry Nugroho Prasetyo
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2023.003.03.09

Abstract

Currently, many teaching resources have not fully understood how to write and submit to a journal. This can be attributed to various factors, such as a lack of training or experience in journal writing, a greater focus on teaching or research activities, or limited opportunities to engage in journal writing communities. Therefore, this workshop aims to enhance the capacity of teaching resources in writing and publishing research and community service in national journals. The implementation method consists of preparation, activity execution, mentoring, and evaluation stages. The results of the activity evaluation show that 80% of participants have improved their abilities to comprehend the structure of scientific journals, writing ethics, effective writing techniques, and 100% of participants are capable of drafting journals according to environmental style guidelines. Measured capacity development of teaching resources enables them to write journals in accordance with the guidelines of each publisher, avoiding rejection. Furthermore, the ability to understand the Open Journal System (OJS) application during submission is essential for teaching resources to publish in nationally accredited journals.
Diseminasi Teknologi Produksi Mini Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Dengan Model Biofilter Sebagai Upaya Pengembangan Produk Unggulan Batik Berbasis Ramah Lingkungan Nurlelih, Euis Elih; Mustaniroh, Siti Asmaul; Yulianingsih, Rini; Mufidah, Elya; Koentjoro, Maharani Pertiwi
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i1.6605

Abstract

Limbah cair dari Industri batik dengan kandungan berbagai zat kimia, seperti pewarna dan bahan pencuci dapat mencemari lingkungan jika tidak diolah dengan baik. Oleh karena itu, sistem pengolahan air limbah yang efektif, ramah lingkungan, dan sesuai dengan kebutuhan usaha kecil menengah (UKM) diperlukan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan menguji keefektifan Mini Instalasi Pengolahan Air Limbah (Mini IPAL) dengan model biofilter berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) dalam mengolah limbah cair dari proses pembuatan batik agar dapat digunakan kembali atau dibuang tanpa membahayakan lingkungan. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan berupa Mini IPAL dengan sistem biofilter yang terdiri dari beberapa komponen, seperti bak pencucian, tangki pengendapan, tangki penyaringan yang terdiri dari beberapa lapisan filter (batu besar, pasir gombong kasar, arang, pasir halus, ijuk, dan batu seloidin), serta instalasi perpipaan untuk aliran air limbah. Hasil uji coba menunjukkan bahwa Mini IPAL model biofilter mampu mengurangi kadar polutan secara signifikan, termasuk zat warna dan partikel tersuspensi, dengan efisiensi yang tinggi. Sistem ini juga terbukti ekonomis, mudah dalam perawatan, dan hemat ruang, menjadikannya cocok untuk diterapkan pada UKM di daerah dengan keterbatasan lahan dan sumber daya.
Penggunaan Probiotik Alami Berbahan Rempah pada Tambak Tradisional Blandongan, Kota Pasuruan Kartikaningsih, Hartati; Koentjoro, Maharani Pertiwi; Sudaryanti, Sri; Anggraeni, Ike Listya; Gunawan, Fahdynia Karnira; Ashari, Fadhil Muhamad
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.02.11

Abstract

Traditional farmers in Pasuruan City face challenges in increasing pond productivity due to declining land quality and reliance on natural feed. Milkfish growth is often hampered by lack of feed and increased disease due to environmental changes. Although manufactured feed and probiotics are available, they are too expensive for traditional farmers. Pasuruan City has great potential for the development of milkfish farming, and the Banyu Urip Fish Farmers Group (POKDAKAN) is an experienced community in this field. The use of probiotics made from spices, such as ginger, turmeric, and curcuma, is proposed as an eco-friendly and economical solution as these ingredients are abundant and effective in improving pond water quality and fish disease resistance. The results of probiotic application showed significant improvement, with 85% of farmers reporting up to 30% increase in production, and 90% recording a decrease in fish disease cases. Pond water quality also improved, particularly in ammonia and dissolved oxygen levels. The use of this natural probiotic not only positively impacts the pond environment, but also supports the sustainability of milkfish farming productivity in Pasuruan City.
Pengembangan Protokol Deteksi Staphylococcus aureus Berbasis Molekuler Koentjoro, Maharani Pertiwi; Alviani, Melinda Nuril; Jatmiko, Yoga Dwi; Habibah, Laila Nur; Al Fatih, Ahmad Nuril Fuad; Kartikaningsih, Hartati
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.9494

Abstract

Staphylococcus aureus becomes a normal flora in humans, especially on the skin and in the nose. However, if it becomes excessive or if there are pathogenic variants, it can cause various health problems. The purpose of the study is to develop a molecular-based detection method for Staphylococcus aureus using the norA primer gene. The norA gene in Staphylococcus aureus is known to play a role in pathogenesis with its antibiotic resistance ability. This type of research is analytical observational with a cross-sectional method. The methods in the study include the isolation and identification of Staphylococcus aureus from healthcare facility equipment. Isolation and identification include bacterial isolation using Blood Agar Plate (BAP) media; isolate purification, Gram staining; biochemical tests using Mannitol Salt Agar (MSA) media, glucose tests, Voges Proskauer (VP) tests, catalase tests, and coagulase tests. Furthermore, S. aureus isolates were tested using a molecular-based method, namely Polymerase Chain Reaction (PCR). This method includes DNA isolation stages, qualitative testing with agarose gel electrophoresis, semi-quantitative testing with image J software, amplification with Real-Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) using norA gene primers. The Mann-Whitney test results gave a value of p = 0.334 (p> 0.05) indicating the suitability between the culture method and the PCR method with the developed protocol in detecting Staphylococcus aureus. The developed method includes the use of base sequences in the norA gene primer, optimization of annealing and extension temperatures, and the concentration of DNA templates used.
ANTIMICROBIAL ACTIVITY TEST OF MEDICINAL PLANT EXTRACT USING ANTIMICROBIAL DISC AND FILTER PAPER AGAINST Staphylococcus aureus : CLEAR ZONE RESULTS COMPARISON Hidayat, Muhammad Taufiq; Koentjoro, Maharani Pertiwi; Prasetyo, Endry Nugroho
JURNAL BIOSAINS Vol. 10 No. 2 (2024): JBIO : JURNAL BIOSAINS (THE JOURNAL OF BIOSCIENCES)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v10i2.43276

Abstract

Ekstrak tumbuhan mengandung metabolit sekunder berupa flavonoid dan senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antibiotik. Uji aktivitas antibiotik dapat dilakukan dengan metode cakram Kirby-Bauer yang aktivitas antibiotiknya ditunjukkan dengan terbentuknya zona bening. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan ekstrak  daun Moringa oleifera  dan  kladode Opuntia cochenillifera  yang diekstrak menggunakan etil asetat sebagai pelarut. Uji aktivitas antibiotik terhadap  bakteri Staphylococcus aureus  dilakukan pada media Mannitol Salt Agar dan Luria Bertani Agar. Cakram Kirby-Bauer yang digunakan adalah Antimicrobial Disc Oxoid® dan Filter Paper. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Antimicrobial disc Oxoid® dan Filter Paper tidak menunjukkan perbedaan secara statistik pada hasil zona bening (t-value = 0,45; p-value = 0,655; dengan α = 95%). Sementara itu, hasil Clear Zone pada Mannitol Salt Agar memberikan hasil yang lebih baik daripada Luria Bertani Agar dan signifikan secara statistik (nilai-t = 2,46; nilai-p = 0,02; dengan α = 95%). Temuan ini menunjukkan bahwa kertas saring dapat menjadi alternatif yang murah untuk uji antibiotik dengan hasil yang tidak berbeda secara signifikan dibandingkan dengan cakram antibiotik komersial. Namun, uji antibiotik terhadap Staphylococcus aureus lebih baik dilakukan pada Mannitol Salt Agar dibandingkan dengan Luria Bertani Agar.
SOSIALISASI PEMBUATAN PROBIOTIK ALAMI BERBAHAN REMPAH UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TAMBAK BANDENG TRADISIONAL Kartikaningsih, Hartati; Sudaryanti, Sri; Koentjoro, Maharani Pertiwi; Hasan, Muhammad Fathur Rouf; Anggraeni, Ike Listya; Ashari, Fadhil Muhamad; Gunawan, Fahdynia Karnira
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32260

Abstract

Abstrak: Salah satu penyebab menurunnya produktivitas tambak di Kelurahan Blandongan Kota Pasuruan yaitu penurunan kualitas lingkungan tambak karena tingginya ketergantungan terhadap pakan dan probiotik pabrikan yang mahal serta kurangnya inovasi budidaya ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petambak tentang penggunaan probiotik alami berbahan rempah sebagai alternatif yang lebih murah dan ramah lingkungan. Kegiatan disampaikan dengan metode dialog interaktif dan praktik, diikuti oleh 3 dosen dan 3 mahasiswa Universitas Brawijaya. Sebagai mitra yaitu Kelompok Pembudidaya Ikan Banyu Urip sebanyak 27 peserta dan Dinas Perikanan Kota Pasuruan sebanyak 10 peserta. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner dengan 6 pertanyaan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 80% peserta belum mengetahui kandungan dan proses pembuatan probiotik alami. Setelah sosialisasi, sebanyak 95% responden menyatakan telah memahami fungsi probiotik, kandungan bahan aktif, serta tahapan pembuatannya. Dengan pendekatan edukatif berbasis dialog interaktif dapat meningkatkan kapasitas petambak dalam mengadopsi teknologi tepat guna dan berkontribusi pada keberlanjutan produktivitas tambak tradisional.Abstract: One of the causes of declining pond productivity in Blandongan Village, Pasuruan City is the decline in the quality of the pond environment due to the high dependence on expensive feed and probiotics and the lack of environmentally friendly cultivation innovations. This activity aims to increase farmers' knowledge about the use of natural probiotics made from spices as a cheaper and environmentally friendly alternative. The activity was delivered using interactive dialog and practical methods, attended by 3 lecturers and 3 students of Universitas Brawijaya. The partners were the Banyu Urip Fish Farmer Group with 27 participants and the Pasuruan City Fisheries Service with 10 participants. The evaluation of the activity used a questionnaire with 6 questions to measure the level of understanding of the participants before and after the activity. The evaluation results showed that more than 80% of the participants did not know the content and process of making natural probiotics. After the socialization, 95% of respondents stated that they understood the function of probiotics, the content of active ingredients, and the stages of making them. This proves that an educative approach based on interactive dialog can increase the capacity of farmers to adopt green technology and contribute to the sustainability of traditional pond ecosystems.
Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Cellular Automata-Artificial Neural Network (CA-ANN) Hidayat, Imam; Efani, Anthon; Koentjoro, Maharani Pertiwi
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 22, No 1 (2026): JPWK Volume 22 No. 1 March 2026
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v22i1.78097

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan permukiman di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan ancaman serius terhadap ketahanan pangan daerah. Sebagai upaya pengendalian alih fungsi lahan, Pemerintah Provinsi NTB telah menetapkan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) seluas 282.067 hektar. Namun demikian, perubahan tutupan lahan menunjukkan peningkatan signifikan kawasan permukiman dari 27.877 hektar pada tahun 2015 menjadi 63.739 hektar pada tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kawasan yang rentan terhadap alih fungsi lahan pada KP2B melalui pemodelan prediksi pengembangan kawasan permukiman berdasarkan tren pengembangan historis hingga tahun 2040. Metode yang digunakan adalah Cellular Automata–Artificial Neural Network (CA–ANN) dengan memanfaatkan plugin MOLUSCE pada QGIS, yang selanjutnya dianalisis menggunakan teknik overlay spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan permukiman diproyeksikan meningkat menjadi 111.848 hektar pada tahun 2040 atau bertambah sekitar 47.109 hektar. Hasil overlay mengindikasikan potensi alih fungsi lahan pertanian pada KP2B seluas 2.539 hektar, dengan tingkat akurasi model sebesar 0,67 berdasarkan koefisien Kappa. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kebijakan perlindungan lahan pertanian dan penegakan tata ruang guna menjaga keberlanjutan ketahanan pangan di NTB.
Effectiveness and Spatial Distribution of Wastewater Land Application Technical Approval in East Java Hakasmanti, Erika; Semedi, Bambang; Hardjoko, Arief Tri; Koentjoro, Maharani Pertiwi; Supriyadi, Supriyadi
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 23, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v23i1.158-174

Abstract

The management of industrial wastewater presents a considerable challenge to governments globally, mainly because of the difficulties faced in ensuring that regulatory frameworks are properly instituted. This study evaluated the success of the technical approval for using wastewater" regulatory framework and its geographic spread across East Java. This was evaluated using data from 35 business participants from 16 different districts/cities via a combination of quantitative (survey) and qualitative (spatial analysis) methods. The overall effectiveness of the regulatory framework was rated high (84.69%), with the dimension "Regulatory Appropriateness" rated the highest (85.57%), while the dimension "Environmental Appropriateness" ranked the lowest (84.14%). From the geographic analysis, it was evident that cities and industrial centers dominated the level of support, with many non-industrial areas displaying very little engagement. Collectively, these results demonstrate the need for policies to be designed with a geographic perspective and for sufficient institutional support to be targeted towards non-urban areas. This will allow stakeholders to provide the required technical support, increase the utilization of technology to enhance service delivery, and engage the local workforce to the greatest degree possible to enable sustainable and equitable environmental governance.
A Comparative AHP Framework for Enhancing Urban Carbon Reduction Strategies in the Residential and Waste Management Sectors Hidayat, Taufiq; Santoso, Imam; Koentjoro, Maharani Pertiwi
HABITAT Vol. 37 No. 1 (2026): April
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.habitat.2026.037.1.3

Abstract

Purpose: Although residential and waste sector greenhouse gases from urban areas pose urgent challenges for medium-sized cities in developing countries, the latest mitigation studies tend to concentrate on metropolitan areas and sectors. Design/Methodology/Approach: This paper presents a new comparative Analytic Hierarchy Process (AHP) framework in which cross-sectoral residential and waste strategies come together on the basis of a multistakeholder decision-making model for medium-sized cities in developing countries. Utilizing Mojokerto City, Indonesia as a case study, five criteria emission reduction effectiveness, implementation cost, ease of implementation, public acceptance, and policy support were evaluated for seven mitigation options. We chose 10 purposively selected experts from academics, practitioners, policymakers, non-governmental organizations, and community groups to provide sources of data. Findings: The results show the separation of organic and inorganic waste, as well as processing organic waste, are the most important strategies due to their prominent mitigation effect, behavioral feasibility, and social acceptability. Technological-based and compliance-oriented initiatives ranked among the moderate to lower-ranking measures, as institutional and practical constraints dictate. Originality/Value/Novelty: This study is novel in its interdependency on comparative weighting among multistakeholder analyses which identifies trade-offs, preference divergences, and consensus patterns between actor groups, contributing to an adaptive and replicable priority-setting model for medium-sized cities aiming for inclusive, context-sensitive low-carbon transitions.
Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Sabun Ramah Lingkungan: Pemberdayaan Perempuan Dan Nilai Ekonomi Koentjoro, Maharani Pertiwi; Riniwati, Harsuko; Wike, Wike; Setiawati, Eti; Wahyuni, Lilik; Ningtyas, Anyndia Putri Dwi Candra; Liana, Afifah; Ashari, Fadhil Muhamad; Lestari, Alfi Muflikhah; Hidayat, Taufiq; Beatriex, Cendy Kartika
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i1.7778

Abstract

Minyak jelantah menjadi masalah lingkungan dan kesehatan yang serius di kalangan rumah tangga Indonesia, dimana hanya 30% yang didaur ulang secara tepat. Perempuan sebagai pengelola domestik paling rentan terhadap dampak kesehatan dari penggunaan minyak berulang, sementara potensi ekonomi dari limbah ini belum termanfaatkan secara optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui pelatihan daur ulang minyak jelantah menjadi sabun bernilai ekonomi, sekaligus meningkatkan kesadaran gender tentang peran perempuan dalam ekonomi berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan praktik langsung, serta post-test untuk evaluasi pemahaman peserta. Kegiatan dilaksanakan pada 29 September 2025 dengan partisipasi 14 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 23,7% pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran ekologis peserta. Pemahaman terhadap bahaya minyak jelantah meningkat dari rata-rata 2,10 menjadi 4,00, sedangkan keterampilan teknis pembuatan sabun meningkat dari 3,10 menjadi 3,64. Pasca pelatihan, 50% peserta memanfaatkan keterampilan untuk kebutuhan rumah tangga, 35,7% berencana memproduksi untuk dijual, dan 14,3% akan mengajarkan kepada orang lain. Program ini berhasil mencapai target 100% dan selaras dengan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 5 (Kesetaraan Gender), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab). Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan limbah rumah tangga dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan.
Co-Authors Adyan Donastin Afifah, Kufah Nur Ahmad Nuril Fuad Al Fatih Al Fatih, Ahmad Nuril Fuad Al zamzami, Ilham Misbakudin Alfi Muflikhah Lestari Ali Mustafa Sidauruk Alviani, Melinda Nuril Amin, Abd Aziz Andi Kurniawan Anggayasti, Wresti L. Anggraeni, Ike Listya Anthon Efani Arifin, Nur Hikmah Ashari, Fadhil Muhamad Ayuningtyas Megawati Bambang Semedi Bambang Semedi Beatriex, Cendy Kartika Buana Susilo Bunga Hidayati Dalimartha, Lengga Nurullah Devi Farah Azizah Dwi Susanti, Yogita Ayu Efani, Anton Eko Chandra Wiguna Endry Nugroho Prasetiyo Endry Nugroho Prasetyo Eti Setiawati, Eti Fitria Dina Riana Fitriyah, Ikhrotul Galisong, Ridwan Danuarta Gunawan, Fahdynia Karnira Habibah, Laila Nur Hakasmanti, Erika Hardjoko, Arief Tri Harsuko Riniwati Hashim, Jamal Hisham Herni Sudarwati Hidayat, Muhammad Taufiq Ida Ekawati Imam Santoso Ina Irawati, Ina Isdianto Isdianto Isdiantoni Isdiantoni Isdiantoni Ismail, Nik Nasri Nik Kartikaningsih, Hartati Katon Sasongko Damarmoyo Katon, Damarmoyo Sasongko Kurniawan, Muhammad Alivio Devananda Adinegara Lengga Nurullah Dalimartha Liana, Afifah Lilik Wahyuni Lisa Aulia, Lisa Masruroh, Inayatul Moch. Sahri Moehammad, Khibar Syiar Mufidah, Elya Muhammad Fathur Rouf Hasan Muhammad Taufiq Hidayat Ningtyas, Anyndia Putri Dwi Candra Nurlelih, Euis Elih Pahlevi, Reza Widhi Pramudia, Zulkisam Prasetiyo, Endry Nugroho Rico Hutama Sulistiyo Rini Yulianingsih Salamah, Lutfi Ni’matus Setyo Nugroho Shamsudin, Shamsul Bahari Sinurat, Moses Siti Asmaul Mustaniroh Siti Mariyah Ulfa Sri Sudaryanti, Sri Supriyadi Supriyadi SURYADI, DEDE Susilo, Buana Taufiq Hidayat Tri Wahyu Hidayat Wati, Henny Diana Wiguna, Eko Chandra Wike, Wike Yanuar, Adi Tiya YOGA DWI JATMIKO Yusuf Efendi