Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Bayi (Usia 0-12 Bulan) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Marga I Kabupaten Tabanan Dewi, I Dewa Ayu Sri Warma; Nyandra, Made; Astuti, Ni Putu Widya
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3571

Abstract

Di Indonesia, ISPA bertanggung jawab atas kematian 4/15 juta anak di bawah usia lima tahun. Terdapat korelasi antara prevalensi ISPA pada bayi dengan variabel biologis dan lingkungan. Angka ISPA pada bayi paling tinggi terjadi di UPTD Puskesmas Marga 1. Pada bulan Oktober 2022, angka ISPA pada bayi mencapai 45%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bayi berumur tidak lebih dari satu tahun yang terdeteksi mengalami infeksi dibagian pernapasan yang mengalami secara akut di Puskesmas Marga I. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross-sectional, melibatkan 108 bayi baru lahir, dan dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Untuk tujuan ini, kami memilih untuk menggunakan uji chi-kuadrat untuk signifikansi statistik. UPTD Puskesmas Marga I menemukan bahwa bayi (0-12 bulan) di komunitas mereka menderita ISPA karena alasan di luar berat badan lahir rendah. Status gizi, imunisasi, durasi pemberian ASI eksklusif, dan paparan asap rokok merupakan variabel-variabel yang diteliti.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Rendahnya Cakupan Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Metode Iva Test pada Wanita Usia Subur (WUS) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kediri I Kabupaten Tabanan Sudani, Ni Wayan; Suarjana, Nyoman; Nyandra, Made
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3575

Abstract

Kanker serviks menjadi salah satu penyakit dengan mobiditas tinggi yang disebabkan oleh terinfeksi Human Papiloma Virus (HPV) menyerang wanita di Indonesia. Prevalensi kanker serviks terus mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan deteksi dini kanker serviks dengan menggunakan metode IVA tes pada wanita usia subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kediri I Kabupaten Tabanan. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan menggunakan metode kuantitatif. Penentuan sampel pada penelitian berikut memakai probability sampling melalui penggunaan teknik cluster random sampling. Analisi hasil penelitian menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan dengan p value <0,001, tingkat pendidikan dengan p value <0,001, sikap dengan p value <0,001, jarak fasilitas kesehatan dengan p value <0,001, dukungan anggota keluarga dengan p value <0,001, dan peran kader kesehatan dengan p value <0,001. Faktor yang paling berhubungan terhadap pemeriksaan IVA adalah jarak fasilitas kesehatan (PR=44,3 dengan nilai CI 95% (12,5 - 156)). Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan, tingkat pendidikan, sikap, jarak fasilitas kesehatan, dukungan anggota keluarga, dan peran kader kesehatan terhadap cakupan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA test pada Wanita Usia Subur (WUS) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kediri I Kabupaten Tabanan.
PkM Pelatihan Manajemen Diri Pasien Hipertensi dalam Upaya Pencegahan Komplikasi dengan Pendekatan Usadha Bali di Kota Denpasar Purnawan, I Nyoman; Nyandra, Made; Kurniati, Made; Yudha, Ari Natalia; Hardy, Dedy Kastama; Martini, Ketut; Sugianto, Made Agus; Putri, Fina Aryani; Astuti, Putu Widya; Sumadewi, Utari; Suarjana , Nyoman
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.18022

Abstract

Pendahuluan: Di Kota Denpasar, prevalensi hipertensi dan komplikasinya mengalami peningkatan dari tahun 2022 – 2023 sebanyak 2,14%. Terjadinya komplikasi pada pasien hipertensi dikarenakan rendahnya manajemen diri. Tujuan PKM untuk meningkatkan manajemen diri pasien hipertensi dengan pendekatan usadha bali. Metode: Kegiatan PKM dilaksanakan di Puskesmas I Denpasar Barat pada bulan November 2024. Metode kegiatan berupa penyuluhan kesehatan dan pelatihan yoga asana. Evaluasi kegiatan berupa pengukuran perubahan pengetahuan dan perilaku yoga serta pengukuran perubahan tekanan darah. Analisis statistik menggunakan one sample t test. Hasil: Dari 25 pasien hipertensi yang hadir, nilai rata-rata pretest pengetahuan sebesar 7,20 dan posttest sebesar 9,56 sehingga terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 2,36. Nilai rata-rata pretest perilaku yoga sebesar 5,30 dan posttest sebesar 9,00 sehingga terdapat peningkatan rata-rata perilaku yoga sebesar 3,70. Nilai rata-rata pretest tekanan darah sebesar 151/95 mmHg dan posttest sebesar 138/87 mmHg sehingga terdapat penurunan rata-rata tekanan darah sebesar 13/8 mmHg. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dan perilaku yoga serta terjadi penurunan rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Diharapkan peningkatan manajemen diri dengan pendekatan usadha bali pada pasien hipertensi dilakukan lebih luas di Puskesmas se-Kota Denpasar.
Edukasi Kesehatan Mental dan Latihan Relaksasi Kepada Peserta Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas 1 Denpasar Utara Yudha, Ni Luh Gde Ari Natalia; Nyandra, Made; Kurniati, Ni Made; Hardy, I Putu Dedy Kastama; Martini, Ni Ketut; Sugianto, Made Agus; Putri, Kadek Fina Aryani; Purnawan, I Nyoman; Astuti, Ni Putu Widya; Sumadewi, Ni Luh Utari; Suarjana, Nyoman
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v9i2.3951

Abstract

Prolanis merupakan upaya pengelolaan penyakit kronis yang diselenggarakan di fasilitas kesehatan primer. Penanganan masalah kesehatan mental belum diselenggarakan dalam kegiatan Prolanis karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki serta belum ada bentuk kegiatan yang bisa diadopsi untuk penanganan kesehatan mental. Tujuan kegiatan ini yakni memberikan pelatihan tentang kesehatan mental dan relaksasi kepada peserta Prolanis. Manfaat kegiatan ini yakni meningkatkan kesehatan peserta Prolanis baik fisik maupun mental. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Puskesmas I Denpasar Utara pada bulan Oktober 2023. Materi dan pelatihan diberikan oleh tim dosen program studi yang diselenggarakan di Puskesmas 1 Denpasar Utara. Sebanyak 26 orang peserta Prolanis diberikan edukasi kesehatan mental dan pelatihan relaksasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengukur tingkat pengetahuan, tekanan darah dan gerakan relaksasi yang telah diajarkan. Hasil pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan sebesar 2,321 sedangkan status kesehatan peserta yang diukur dari tekanan darah menunjukkan 73% peserta memiliki tekanan darahnya tidak normal namun peserta mampu menghafalkan gerakan relaksasi sebesar 85%. Berdasarkan hasil tersebut yang dapat disarankan yakni perlunya peserta melakukan pengelolaan penyakit sesuai panduan pengelolaan penyakit dan pengelolaan kesehatan mental dengan melakukan gerakan relaksasi secara rutin. Kata kunci: Edukasi Kesehatan Jiwa, Pelatihan Relaksasi
PENGGUNAAN MASKER N95 MENURUNKAN SATURASI OKSIGEN PADA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS MENGWI II DI MASA PANDEMI COVID-19 Sanah, Isnaini Nur Ulfa; Nyandra, Made; Suarjana, Nyoman
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2478

Abstract

Di masa pandemi covid-19 World Health Organization telah merekomendasikan masker N95 untuk digunakan pada tenaga kesehatan. Kesulitan bernapas merupakan masalah yang terjadi saat menggunakan N95 berujung pada penurunan saturasi oksigen. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan masker N95 terhadap penurunan saturasi oksigen pada tenaga kesehatan di Puskesmas Mengwi II selama pandemi covid-19. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 47 orang. Desain penelitian ini menggunakan pre-experimental dengan rancangan one-group pre-post-test design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi dan pulse oxymetri untuk mengukur saturasi oksigen. Pada hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh penggunaan masker N95 terhadap penurunan saturasi oksigen, dengan hasil p value 0,000. Rata-rata hasil penelitian ini didapatkan mean saturasi sebelum menggunakan N95 FFR 99,17% dan sesudah menggunakan 98,32%.
Analisis Faktor Penyebab Peningkatan Kunjungan Pasien Poliklinik Rawat Jalan VCT di Rumah Sakit Daerah Mangusada Kabupaten Badung Pambayun, Mahogany Adjeng; Nyandra, Made; Kurniati, Ni Made
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2489

Abstract

Rumah Sakit Daerah Mangusada Kabupaten Badung merupakan salah satu rumah sakit di Provinsi Bali yang mengalami dampak besar dari Covid-19. Dampak yang paling terlihat adalah menurunnya Kunjungan Pasien. Namun Poliklinik VCT mengalami peningkatan kunjungan pasien selama pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab peningkatan kunjungan pasien di poliklik VCT RSD Mangusada Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 informan yang terdiri dari 1 orang pemegang program, 1 orang perawat dan 3 orang pasien. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini adalah kunjungan pasien poliklinik VCT dipengaruhi oleh faktor internal meliputi perubahan sikap atau sifat pasien pada saat pandemi covid-19 dan faktor eksternal meliputi faktor dukungan, faktor pelayanan faktor ketersediaan obat dan faktor stigma masyarakat pada masa pandemi covid-19.
Analisis Kelengkapan Informed Consent pada Kasus Bedah Orthopaedi Rawat Inap di RSUD Sanjiwani Gianyar Paramarta, Nyoman Bayu; Nyandra, Made; Nurata, I Wayan
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2698

Abstract

Informed Consent adalah pemberian informasi pasien tentang sifat, alternatif, dan resiko dari prosedur medis yang akan dilakukan. Setelah menerima informasi, pasien dapat menyetujui atau menolak prosedur medis tersebut Tujuan yang akan dicapai penelitian ini adalah mendapatkan diskripsi secara kualitatif kelengkapan informed consent yang terdapat dalam dokumen rekam medis rawat inap pada kasus bedah orthopaedi di RSUD Sanjiwani Kabupaten Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi observasi terhadap berkas informed consent yang ada dalam instalasi rekam medis pasien rawat inap pada kasus bedah orthopaedi selama periode 3 bulan yaitu mulai 28 Oktober 2020 sampai dengan 30 Desember 2020, untuk kemudian dilakukan analisa terhadap kelengkapannya. Dari hasil penelitian terhadap 165 berkas informed consent yang merupakan bagian dari rekam medis yang dianalisa, didapatkan hasil dalam hal Autentifikasi pasien : Kelengkapan alamat pasien 59% dan Kelengkapan tanggal lahir 52,7%; Kelengkapan Autentifikasi pemberi layanan: Nama dokter bedah 52,7%, Nama dokter anesthesia 47,3%, Nama pemberi informasi 72,7%; Kelengkapan Jenis Informasi yang dijelaskan: Diagnosis kerja & Diagnosis banding 39,4%, Dasar diagnosis 30,3%, Tindakan kedokteran 60,6%, Indikasi tindakan 75,8%, Tata cara tindakan 33,3%, Tujuan tindakan medis 72,7%, Resiko dan Komplikasi 90,9%, Prognosis 30,3%, Alternatif dan Resiko 42,4%, Hal lain yang dilakukan 21,2%; Autentifikasi Pernyataan: Autentifikasi pernyataan telah memberi informasi 96,3% dan Autentifikasi pernyataan telah menerima informasi 92,1%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kelengkapan informed consent pada pasien rawat inap kasus bedah orthopaedi di RSUD Sanjiwani Gianyar adalah masih kurang.
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Patuh dan tidak Patuh terhadap Pengobatan pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kediri 1 Kabupaten Tabanan Agustin, Ni Putu Diah Putri; Nyandra, Made; Astuti, Ni Putu Widya
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2700

Abstract

Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah yang semakin meningkat jumlah penderitanya setiap tahun. Pada tahun 2025, diperkirakan 1,5 miliar orang akan mengidap hipertensi, dengan 9,4 juta kematian setiap tahun yang terkait dengan komplikasi hipertensi. Prevalensi penyakit ini juga terus meningkat, diperkirakan mencapai 29% pada orang dewasa di seluruh dunia pada tahun 2025. Wanita di atas usia 65 tahun lebih rentan terhadap hipertensi daripada pria, sementara pada usia paruh baya dan remaja, laki-laki lebih sering terkena hipertensi. Pada usia 55 hingga 64 tahun, sekitar 15-20% populasi dunia menderita hipertensi. Hipertensi terjadi ketika tekanan darah dalam arteri terus meningkat. Dalam keadaan istirahat, hipertensi didefinisikan sebagai tekanan sistolik di atas 140 mm Hg dan tekanan diastolik di atas 90 mm Hg dalam dua pembacaan yang terpisah lima menit. Faktor-faktor risiko meliputi usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, dan gaya hidup seperti merokok, konsumsi natrium berlebih, lemak jenuh, alkohol, obesitas, kurang olahraga, stres, dan estrogen. Di Indonesia, hipertensi adalah masalah serius dalam pelayanan kesehatan dasar. Prevalensi hipertensi di berbagai kelompok usia cukup tinggi, seperti pada usia 45 hingga di atas 75 tahun dengan estimasi prevalensi mencapai 69,5%. Penelitian di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta, menunjukkan tingginya angka penderita hipertensi, mencapai lebih dari 50%. Bahkan di Provinsi Bali, prevalensi hipertensi mengalami peningkatan signifikan hingga 30,97% dalam lima tahun terakhir. Kepatuhan terhadap pengobatan menjadi masalah penting, terutama karena hipertensi membutuhkan pengobatan jangka panjang dan dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Inovasi dalam meningkatkan pengetahuan, dukungan keluarga, dan akses pelayanan menjadi kunci meningkatkan kepatuhan pengobatan orang yang menderita hipertensi
Evaluasi Implementasi Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat Lestari, KM. Herliena; Nyandra, Made; Kurniati, Ni Made
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2942

Abstract

Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) merupakan program baru BNN dalam upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam layanan rehabilitasi NAPZA. Diketahui bahwa terbentuknya program IBM dikarenakan masih tingginya kasus penyalahgunaan NAPZA dan rendahnya rehabilitasi sukarela. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program IBM di Desa Pemecutan Kelod berdasarkan aspek input, process, dan output. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak tiga informan, meliputi ketua IBM, pemegang program IBM, dan mantan klien IBM. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program IBM dalam aspek input telah memadai meski adanya keterbatasan anggaran. Dalam aspek processs implementasi program IBM telah berpedoman pada Panduan Teknis Pembinaan Unit IBM bagi BNNP dan BNNK oleh PLRKM Tahun 2022, meskipun kegiatan pemantauan tidak dapat dilakukan secara maksimal. Serta dalam aspek output, diketahui bahwa program IBM di Desa Pemecutan Kelod terbilang belum efektif dikarenakan terkendala dalam menjangkau penyalahguna NAPZA dan rendahnya rehabilitasi sukarela. Kesimpulan dari penelitian ini, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi, baik dari aspek input, process, dan output telah diupayakan secara maksimal dan dilakukan sesuai dengan pedoman yang berlaku. Upaya yang dapat dilakukan yaitu melakukan branding program IBM kepada masyarakat dan memaksimalkan koordinasi dengan jejaring desa.
Partisipasi Lansia Dalam Kegiatan Posyandu Di Banjar Padang Linjong Wilayah Kerja Puskesmas Kuta UtarA Rostriana, Angelina Adventa; Nyandra, Made; Kurniati, Ni Made
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3155

Abstract

Posyandu lansia adalah suatu wadah pelayanan kesehatan yang bersumber daya masyarakat. Terbentuknya posyandu lansia dikarenakan populasi lansia yang semakin meningkat agar dengan adanya posyandu lansia bisa menjaga kesehatan lansia agar selama mungkin bisa hidup produktif sesuai kemampuan sehingga dapat ikut serta dalam pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi lansia dalam pelaksanaan posyandu lansia di Banjar Padang Linjong Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Utara. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Responden pada Penelitian ini berjumlah 8 orang. Variabel pada penelitian ini adalah input, process, dan output dengan melakukan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan pendekatan tematik dan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian ini bahwa kegiatan posyandu lansia tidak rutin dilaksanakan setiap bulan serta kurangnya partisipasi dan minat masyarakat lansia terhadap kegiatan posyandu. Adapun saran untuk pihak puskesmas agar dapat terus melakukan sosialisasi dan kunjungan rumah masyarakat lansia.
Co-Authors Adnorita Fandah Oktariani Agus Donny Susanto Agus Dony Susanto Agustin, Ni Putu Diah Putri Alemita Asteti Pullu Amanda Tizza Ayunadha P Anak Agung Gde Agung Angga Atmaja Andrianto, Nurrahman ASTUTI, PUTU WIDYA Bagiada I N. A. Bambang Hadi Kartiko Cahayantari, Luh Diah Rosa Candra Puspitasari Dermawan Waruwu Dewa Ayu Eka Yuni Artini Dewa Ayu Puspa Dewi Dewi, I Dewa Ayu Sri Warma Franning Deisi Badu Hardy, Dedy Kastama Hildegardis Debby I Gede Widhiantara I Gusti Ngurah Manik Nugraha I Made Gde Sudyadnyana Sandhika I Made Wisnu Adhi Putra I Nyoman Purnawan I Nyoman Suarjana I Putu Dedy Kastama Hardy Ida Bagus Agung Yogeswara Karisma, Putu Agus Sukma Kurniati, Made Lestari, KM. Herliena Made Agus Sugianto Made Trisna Murthi Martini, Ketut Martini, Ni Ketut Maya Rizky Rahmayani Ni Ketut Martini Ni Luh Arik Setiawati Ni Luh Putu Seri Wardani Ni Luh Putu Yusi Haryathi Ni Made Diana Erfiani Ni Made Kurniati Ni Putu Diana Suartari Ni Putu Ulan Yunda Dewi Ni Putu Widya Astuti Ni Wayan Dewi Martini Nurain Labaco Nurata, I Wayan Nyoman Suarjana Nyoman Trisna Aryanata Pambayun, Mahogany Adjeng Pangkahila W Paramarta, Nyoman Bayu Putri, Fina Aryani Putri, Kadek Fina Aryani Putu Angga Wiradana Putu Chrisma Dewi Putu Eka Sudaryatma Putu Sri Armayani Raka-Sudewi A. A. Rinda Dian Pratiwi Rostriana, Angelina Adventa Sanah, Isnaini Nur Ulfa Seprianus Jowa Setyo Budi Kurniawan Suarjana , Nyoman Sudani, Ni Wayan Sumadewi, Ni Luh Utari Sumadewi, Utari Suryasa, Wayan Wayan Suryasa Yudha, Ari Natalia Yudha, Ni Luh Gde Ari Natalia Zul Adhayani Arda