Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Prognostik pada Efusi Pleura Ganas Berdasarkan Skor LENT di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Enika Tilaar; Adrian Tangkilisan; Christha Tamburian; Grace Korompis
Medical Scope Journal Vol. 5 No. 2 (2023): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v5i2.46618

Abstract

Abstract: As a complication of cancer, malignant pleural effusion (MPE) is related to varied life expectancy. LENT score is the first validated score in malignant pleural effusion. This study aimed to obtain factors affecting the MPE based on LENT score at Prof. Dr. R. D. Kandou Hospiptal, Manado. This was a prospective study with a cross sectional design Subjects were patients with MPE admitted to Prof Dr. R. D. Kandou from January to November 2022. The results obtained 30 MPE patients consisting of 50% males and 50% females with a mean age of 52 years. There were 22 patients with LDH level <1,500 IU/L dan eight patients with LDH level >1,500 IU/L. Based on ECOG score, there were three patients with score 1, seven patients with score 2, and 20 patients with score 3-4. There were 13 patients with NLR <9 and 17 patients with NLR >9. Lung cancer was the most common cancer causing MPE, followed by gynaecological cancer and breast cancer. Based on LENT score, there were 20 patients with high risk, 10 patients with moderate risk; no patients with low risk. In conclusion, LENT score can be used as prognostic score in patients with malignant pleural effusion. Keywords: malignant pleural effusion; LENT score; complication of cancer   Abstrak: Efusi pleura ganas (EPG) merupakan komplikasi dari kanker dan dihubungkan dengan dengan angka harapan hidup yang bervariasi. Skor LENT merupakan skor tervalidasi pertama yang digunakan pada efusi pleura ganas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor-faktor yang berperan pada EPG berdasarkan skor LENT di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian prospektif cross sectional dari pasien dengan EPG di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado (Januari hingga November 2022). Pada penelitian ini didapatkan 30 pasien EPG (50% laki-laki; 50% perempuan) dengan rerata usia 52 tahun. Terdapat 22 pasien dengan kadar LDH di bawah 1.500 IU/L dan delapan pasien dengan kadar LDH di atas 1.500 IU/L. Berdasarkan skor ECOG, terdapat 3 pasien dengan skor 1, 7 pasien dengan skor 2, dan 20 pasien dengan skor 3-4. Terdapat 13 pasien dengan nilai NLR di bawah 9 dan 17 pasien dengan nilai NLR di atas 9. Kanker paru merupakan tipe tumor paling sering menyebabkan efusi pleura ganas, diikuti kanker ginekologi dan kanker payudara. Berdasarkan skor LENT terdapat 20 pasien dengan resiko tinggi, 10 pasien dengan resiko sedang, dan tidak ada pasien dengan resiko rendah. Skor LENT berperan sebagai skor prognostik pada pasien dengan EPG. Kata kunci: efusi pleura ganas; skor LENT; komplikasi kanker
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Misah, Jesicca Cestly Herity; Kolibu, Febi K.; Korompis, Grace E. C.
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i2.11926

Abstract

Kualitas pelayanan administrasi merupakan salah satu kriteria yang membuat pasien ingin kembali pada institusi yang menyediakan pelayanan kesehatan. Tingkat kepuasan pasien dapat didefinisikan sebagai selisih antara harapan dengan kenyataan yang diterima saat mendapatkan pelayanan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan administrasi dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Bahu Kota Manado. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei analitik dan menggunakan pendekatan studi potong lintang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2025 yang bertempat di Puskesmas Bahu Kota Manado. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari sejumlah pasien instalasi rawat jalan yang tidak diketahu jumlahnya dan yang telah memperoleh layanan administrasi. Sampel penelitian sebanyak 100 responden dengan metode pegambilan sampel secara tidak disengaja. Analisis data secara bivariat dengan menggunakan uji statistik Exact Fisher Test pada tingkat kemaknaan 95% (a=0,05). Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0.001 (p value<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini terdapat hubungan antara kualitas pelayanan administrasi dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Bahu Kota Manado.
PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 MAESAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Mandagi, Jordan Efraim; Rahman, Asep; Korompis, Grace E. C.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43796

Abstract

Kesehatan reproduksi merujuk pada keadaan sehat secara keseluruhan yang melibatkan aspek fisik, mental, dan sosial, serta berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang semakin baik dapat membuat seseorang memiliki perilaku yang sehat. Kurangnya pemahaman yang utuh tidak hanya mendorong remaja untuk bereksperimen, tetapi juga dapat menyebabkan kesalahpahaman. Karena itu, peran aktif dari berbagai pihak yang berkompeten sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk memahami perilaku siswa dalam kaitannya dengan kesehatan reproduksi. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Maesaan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan. Menurut hasil penelitian, mayoritas peserta didik memiliki pemahaman yang cukup baik tentang perilaku kesehatan reproduksi, sikap peserta didik mayoritas bersikap positif dan tindakan peserta didik sudah ada pada kategori baik.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PESERTA JKN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN PUSKESMAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SARIO KOTA MANADO Purnama Sari, Ni kadek; Rumayar, Adisti A.; Korompis, Grace E. C.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44537

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan menjadi salah satu hal yang penting. Peserta JKN di fasilitas layanan kesehatan yang telah ditanggung oleh BPJS kesehatan dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan mudah.. Puskesmas harus menyediakan layanan sesuai standar mutu dan jenis pelayanan untuk mendukung keberlanjutan program JKN. Menurut teori Lawrence Green dan Andersen, factor predisposisi seperti usia, jenis kelamin, Pendidikan dan pekerjaan mempunyai keterkaitan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik peserta JKN dan pemanfaatan layanan puskesmas di Puskesmas Sario Kota Manado. Dengan metode penelitian kuantitatif observasional analitik dan desain studi potong lintang, yang dilaksanakan dari Mei hingga Juni 2024, melibatkan 100 responden pasien rawat jalan peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Sario Kota Manado. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan metode accidental sampling dengan kriteria responden yang telah ditentukan oleh peneliti. Berdasarkan hasil uji chi-square diketahui bahwa usia (p=0,233), jenis kelamin (p=0,927), pendidikan (p=0,419), dan pekerjaan (p=0,967) yang semuanya memiliki nilai p value > ɑ (0,05) sehingga tidak terdapat berhubungan dengan pemanfaatan layanan puskesmas. Kesimpulannya, karakteristik peserta JKN yang terdiri dari usia, jenis kelamin, Pendidikan dan pekerjaan tidak berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan puskesmas di wilayah kerja Puskesmas Sario Kota Manado
Efektivitas Media Edukasi Video dan Leaflet dalam Peningkatan Pengetahuan tentang Manfaat Daun Kelor pada Pasien Dislipidemia: Studi di Puskesmas Kakaskasen Tomohon Tampi, Meiny Ledya; Kepel, Billy J.; Rombot, Dina V.; Kapantow, Nova H.; Korompis, Grace E. C.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.2131

Abstract

Promosi kesehatan yang efektif membutuhkan pendekatan edukatif berbasis media yang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media edukasi berupa video dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan mengenai manfaat daun kelor pada pasien dislipidemia. Studi ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan non-equivalent control group design yang dilaksanakan pada Februari–Mei 2025 di Puskesmas Kakaskasen, Tomohon. Sebanyak 90 responden prolanis berusia >50 tahun dengan kadar kolesterol >200 mg/dL dibagi ke dalam tiga kelompok: video edukatif, leaflet, dan kontrol (masing-masing 30 orang). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan pada kelompok video (pretest: 35,87; posttest: 38,30; p<0,001) dan kelompok leaflet (pretest: 37,40; posttest: 42,73; p<0,001), dibandingkan dengan kelompok kontrol (pretest: 35,53; posttest: 36,47; p=0,019). Leaflet terbukti lebih efektif dibandingkan video, khususnya pada kelompok lansia. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi penggunaan media edukatif dalam strategi promosi kesehatan, khususnya dalam penyuluhan tentang pengelolaan kolesterol dan pemanfaatan tanaman lokal seperti daun kelor.
HUBUNGAN ANTARA STATUS KEPESERTAAN BPJS DENGAN PERSEPSI MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MANADO Lamongi, Dhea Pricilya; Korompis, Grace E.C.; Mandagi , Chreisye K. F.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48638

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan bertujuan memberikan jaminan kesehatan menyeluruh bagi seluruh masyarakat Indonesia. Peserta JKN terdiri dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Non-PBI. Meskipun kepesertaan meningkat, kepuasan atas mutu pelayanan kesehatan masih menjadi isu, khususnya pada kelompok peserta JKN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status kepesertaan BPJS (PBI dan Non-PBI) dengan persepsi mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien BPJS (PBI dan Non-PBI) yang berkunjung ke RSUD Kota Manado dengan total populasi 4.509 pasien. Sampel berjumlah 100 responden yang diambil menggunakan teknik quota sampling, masing-masing 50 dari kelompok PBI dan 50 dari kelompok Non-PBI. Variabel independen adalah status kepesertaan BPJS dan variabel dependen adalah persepsi mutu pelayanan kesehatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (87%) memiliki persepsi pelayanan yang sangat baik. Namun, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status kepesertaan BPJS dengan persepsi mutu pelayanan kesehatan (p = 0,058). meskipun persepsi mutu pelayanan dinilai sangat baik oleh mayoritas pasien, status kepesertaan BPJS tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap persepsi tersebut.
PERSEPSI MUTU LAYANAN KESEHATAN PENGGUNA APLIKASI TELEMEDICINE PADA MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Tikupasang, Caltha Samanlangi; Tucunan, Ardiansa A.T.; Korompis, Grace E. C.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi persepsi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi terhadap mutu layanan aplikasi telemedicine. Telemedicine, yang didefinisikan sebagai pelayanan kesehatan jarak jauh menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, mengalami peningkatan penggunaan yang pesat, terutama sejak pandemi COVID-19. Tren ini juga terlihat di kalangan mahasiswa yang cenderung melek teknologi. Oleh karena itu, evaluasi mutu layanan telemedicine di kalangan mahasiswa sangat penting, mengingat telemedicine merupakan solusi kesehatan yang semakin digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 1.137 mahasiswa. Sampel berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan Google Form dan dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase. Penilaian dilakukan berdasarkan empat dimensi mutu layanan, yaitu efisiensi, pemenuhan, ketersediaan sistem, dan privasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian 'baik' pada dimensi efisiensi (59%), dan 'cukup' pada dimensi pemenuhan (67%), ketersediaan sistem (56%), serta privasi (58%). Secara keseluruhan, persepsi mahasiswa terhadap layanan telemedicine cenderung positif, namun terdapat beberapa area yang memerlukan perbaikan, terutama dalam hal privasi dan aspek teknis, agar layanan telemedicine lebih optimal dan memenuhi harapan pengguna di masa mendatang.
Gambaran Persepsi Masyarakat Tentang Pencegahan COVID-19 di Desa Mala Kecamtan Tabukan Utara Kabupaten Kepualauan Sangihe Solihin, Janny Septian; Kolibu, Febi K.; Korompis, Grace E. C.
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/c29jxg13

Abstract

Corona virus merupakan penyakit infeksi yang bermula dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok pada akhir Desember 2019 yang penyebarannya melalui transmisi udara atau yang dikenal dengan airborne disease dan penyakit ini menyerang dibagian saluran pernafasan yang pada umumnya kelihatan seperti influenza biasa tetapi penyakit ini berbeda dari yang biasanya karena penyakit tersebut memiliki gejala – gejala yang belum pernah di dapat sebelunya dan penyakit ini sudah menyebar keseluruh dunia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui deskripsi perilaku pencegahan Covid-19 di Kelurahan Pandu Kecamatan Bunaken Kota Manado. Penelitian ini di desain sebagai studi potong lintang dengan jumlah responden yang memenuhi kriteria 100 responden. Instrument penelitian ini menggunakan metode wawancara langsung melalui pengisian kuesioner. Hasil yang didapat dari pengetahuan berada pada kategori baik tentang pencegahan Covid-19 dari 87 responden (87,0%), sikap berada pada kategori baik 87 responden (87,0%), dan tindakan memiliki kategori baik dari 43 responden (43,0%) diantaranya memiliki tindakan yang cukup baik tentang pecegahan Covid-19, 57 responden (57,0%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa masyarakat Kelurahan Pandu sudah memahami perilaku pencegahan Covid-19.
Hubungan antara Faktor Organisasi dan Tenaga Kesehatan dengan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Paniki Bawah Selama Masa Pandemi Covid-19 Kota Manado Nelwan, Melisa M.; Korompis, Grace E.C; Mandagi, Chreisye K.F
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/42p8vt24

Abstract

yanan kesehatan di Puskesmas ialah suatu sistem yang efektif dalam mencapai tujuan pada bentuk struktur organisasi puskesmas maupun mekanisme yang berperan dalam kelancaraan pelayanan, selama masa pandemi covid-19 organisasi dipuskesmas diarahkan untuk mengubah alur pelayanan, jam operational puskesmas, penggunaan masker secara benar, prosedur pencegahan yang lebih ketat dan juga pada batasan pada jumlah pasien atau pendamping pasien pada saat melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan. Penelitian memiliki tujuan untuk melihat dan mengetahui korelasi antara faktor organisasi dan tenaga kesehatan dengan pelayanan kesehatan di Puskesmas Paniki Bawah selama masa pandemi covid-19 di Kota Manado. Metode dalam penelitian adalah desain penlitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study dilaksanakan di Puskesmas Paniki Bawah pada bulan Mei 2022. Teknik pengambilan sampel yang dipergunakan ialah purposive sampling dengan jumlah sampel sebesar 200 orang. Pengolahan data memakai uji chi-square. Hasilnya diperoleh adanya kaitan antara faktor organisasi dengan pelayanan kesehatan selama masa pandemi covid-19 dengan P value 0,002 sehingga nilai p < 0,05 dan ada hubungan antara tenaga kesehatan dengan pelayanan kesehatan selama masa pandemi covid-19 dengan P value 0,000 sehingga nilai p < 0,05. Kesimpulan terdapat hubungan antara faktor organisasi dengan pelayanan kesehatan pada masa pandemi covid-19 dan terdapat hubungan antara tenaga kesehatan dengan pelayanan kesehatan pada masa pandemi covid-19.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer, Kota Manado, Indonesia Mala, Hartika Angreine; Kapantow, Nova Hellen; Kaunang, Erling David; Korompis, Grace E. C.; Tahulending, Jane M. F.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i5.2357

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang paling umum dan faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular, ginjal, dan serebrovaskular. Kepatuhan pengobatan memainkan peran penting dalam mencapai hasil terapi yang optimal, namun tingkat kepatuhan masih suboptimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kepatuhan pengobatan antihipertensi di antara pasien yang mengunjungi Pusat Kesehatan Masyarakat Bahu di Manado, Indonesia. Desain cross-sectional diterapkan dengan melibatkan 86 responden yang dipilih secara purposif. Variabel independen meliputi durasi hipertensi, tingkat pengetahuan, aksesibilitas ke layanan kesehatan, dukungan keluarga, dan tingkat pendidikan. Kepatuhan pengobatan diukur menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik. Analisis bivariat mengungkapkan hubungan yang signifikan antara kepatuhan dan durasi pengobatan (p=0,009), pengetahuan (p=0,004), akses ke layanan kesehatan (p=0,004), dukungan keluarga (p=0,032), dan tingkat pendidikan (p=0,002). Regresi logistik mengidentifikasi tingkat pendidikan (p=0,002; OR=5,809) sebagai faktor yang paling berpengaruh, diikuti oleh pengetahuan (p=0,008; OR=5,416). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan yang lebih tinggi dan pengetahuan yang lebih baik secara signifikan meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi. Penguatan edukasi pasien dan keterlibatan keluarga direkomendasikan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan.
Co-Authors Adisti A. Rumayar, Adisti A. Adrian Tangkilisan Adrian Umboh Ardiansa A.T Tucunan Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Bawental, Novryani Rani Berhenti, Novrian V. D. Billy J. Kepel Budi T. Ratag Cambu, Dominikus Chreisye K.F Mandagi Chreisye K.F Mandagi, Chreisye K.F Christha Tamburian Dewi Indra Purwanti Dina Rombot Doda, Diana V.D. Enika Tilaar Entjaurau, Reviyanti Erling David Kaunang Franckie R. R. Maramis Gloria Shania Tampi Hutauruk, Minar Idris Sudin Imbar, Asri G. Joy A. M. Rattu, Joy A. M. Juliastika Juliastika Junita Maja Pertiwi Kapantow, Nova Hellen Kawatu, Paul A.T Kawengian, Sendy Kohar, Marisco Kolibu, Febi K. Kountul, Yoga P. D. Lamongi, Dhea Pricilya Lebe, Klerin A. Lomboan, Megalia M. Mala, Hartika Angreine Maleke, Alfa Stevano Mandagi , Chreisye K. F. Mandagi, Chreisye K. F. Mandagi, Chreisye K.F. Mandagi, Jordan Efraim Maramis, Franckie R. R Maramis, Franckie R.R. Maramis, Frankie R.R Mardjun, Zulfikar Meisy Jilbry Kunu Melisa M. Nelwan Misah, Jesicca Cestly Herity Mokobimbing, Vaykel Marshel Mokolomban, Citra Mongilala, Wulan Fayren Nelwan, Melisa M. Niha, Munawir Rizal Nova Hellen Kapantow Nusa, Marselina Oksfriani Jufri Sumampouw Pangandaheng, Maya Sari Stasia Pangoempia, Stefanny J. Pasang, Melini T. I. Pasumah, Ayudita Blenda Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Purnama Sari, Ni kadek Rana, Stephany Rumayar, Adisty A. Rumpa, Finy J. A. Runtuwene, Debora Refinal Sajow, Sasmita V. Sefti Rompas Sjawie, Widad Abdullah Solihin, Janny Septian Sondakh, Inricka Cristy Sumampow, Chindy Sumigar, Jesica T. Tahulending, Jane M. F. Tambuwun, Prisilia Zefanya Tampi, Meiny Ledya Tawalujan, Tenisia Windah Ticoalu, Eliza R. Tikupasang, Caltha Samanlangi Tolongan, Cindritsya Tucunan, Adriansa A.T Tucunan, Adriansa A.T. Vennetia R Danes Wariki, Windy M. V. Wowor, Ribka E. Wulan Pingkan Julia Kaunang Yewen, Maria Rosita Yoan Yeni Manoppo