Dalam rangka mewujudkan visi Bank Jatim untuk menjadi BPD nomor satu di Indonesia, manajemen Bank Jatim memandang perlu penguatan kompetensi karyawannya. Perlunya keterampilan dalam mentransfer pengetahuan secara efektif kepada semua lini menjadi salah satu hal yang dianggap penting untuk meningkatkan kinerja karyawan. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut Bank Jatim bekerjasama dengan PT GML Performance Consulting menyelenggarakan pelatihan metode mengajar (Training of Trainer) bagi karyawan Bank Jatim khususnya untuk level supervisor. Secara umum pelatihan yang diselenggaran selama tiga hari ini berjalan dengan baik. Dengan pendekatan pembelajaran yang berpusat kepada peserta, serta mengedepankan metode pembelajaran diskusi, bermain peran, tanya jawab, ceramah, serta menyelipkan berbagai gamification dalam pelatihan, semua peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius dan bersemangat. Pelatihan yang diikuti oleh sejumlah 30 supervisor dari berbagai cabang Bank Jatim ini diakhiri dengan simulasi mengajar, wawancara dan test tertulis (post test). Hal ini dilakukan dalam rangka mengukur penguasaan materi yang diberikan. Dari hasil demonstrasi, wawancara, dan test tertulis tersebut, semua target capaian kompetensi yang direncanakan dalam pelatihan ini dapat dikuasai oleh peserta dengan baik. In order to realize Bank Jatim's vision to become the number one BPD in Indonesia, Bank Jatim management considers it necessary to strengthen the competence of its employees. The need for skills in transferring knowledge effectively to all lines is one of the things that is considered important to improve employee performance. In order to achieve this goal, Bank Jatim collaborates with PT GML Performance Consulting to organize teaching methods training (Training of Trainer) for Bank Jatim employees, especially at supervisor level. In general, the training which was held for three days went well. With a participant-centered learning approach, and prioritizing learning methods of discussion, role playing, question and answer, lectures, as well as including various gamifications in the training, all participants can take part in this training seriously and enthusiastically. The training, which was attended by 30 supervisors from various Bank Jatim branches, ended with a teaching simulation, interview and written test (post test). This is done in order to measure mastery of the material provided. From the results of demonstrations, interviews and written tests, all competency achievement targets planned in this training can be mastered by participants well.