Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pola Persebaran Spasial Potensi Wisata dan UMKM di Desa Wisata Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul Zona Adhitya Wahyu Pratama; Wahyu Widiyatmoko; Yunus Aris Wibowo; Siti Azizah Susilawati
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i1.4082

Abstract

Potensi wisata Desa Umbulrejo yang beragam belum memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat akibat pengelolaan dan pemanfaatan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran spasial potensi wisata dan UMKM di Desa Wisata Umbulrejo menggunakan pendekatan spasial berbasis Nearest Neighbor Analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh jenis potensi wisata dan UMKM memiliki pola persebaran menyebar (dispersed) dengan nilai z-score > 1,96, dengan Dusun Blimbing sebagai wilayah yang paling mendominasi jumlah objek wisata. Pola persebaran tersebut dipengaruhi oleh kondisi sumber daya alam, sosial ekonomi, kualitas sumber daya manusia, dan dukungan kelembagaan lokal. Berdasarkan hasil analisis, direkomendasikan strategi pengembangan desa wisata melalui peningkatan konektivitas antarobjek wisata, perbaikan infrastruktur, penyediaan transportasi lokal, serta penguatan promosi digital. Pemetaan ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pengembangan Desa Wisata Umbulrejo secara berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Implementasi game edukasi ZYLAND berbasis computational thinking untuk meningkatkan literasi numerasi siswa slow learner Arvendha, Vio; Ilyas, Rahadatul Aisy Tsamarah; Elmaghfiroh, Suryani; Nuraini, Ryani Dewi; Putra, Dhandy Hananthiyo Ardhy; Susilawati, Siti Azizah
Penamas: Journal of Community Service Vol. 6 No. 1 (2026): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v6i1.2824

Abstract

The objective of this community service project is to implement joyful learning through the ZYLAND educational game. This computational thinking-based tool is designed to enhance the literacy, numeracy, and concentration of 29 slow learner students at SD Negeri Wiropaten through digital educational games and Augmented Reality (AR) technology. The methods employed include empowerment, training, and technical assistance for the partners. The results indicate that ZYLAND had a positive impact, improving students' abilities in number recognition, simple addition, pattern comprehension, and logical decision making, accompanied by active participation, enthusiasm, and increased self-confidence among the slow learners. In terms of literacy and numeracy, letter and number recognition improved significantly from 40% to 75%, while proficiency in basic arithmetic and problem solving rose from 42% to 78%. Furthermore, students’ reading skills and comprehension improved, increasing from 38% to 73% following the program. Beyond academic aspects, this joyful learning medium also increased student concentration levels from 45% to 68% and strengthened their collaborative skills from 65% to 80%.
Analysis of Urban Form Dynamics in The Suburbs of Surakarta City 2013-2023 Marfu'ah, Istiyanti Nur; Novani, Rita; Wijayanti, Pipit; Susilawati, Siti Azizah
Geosfera Indonesia Vol. 9 No. 2 (2024): GEOSFERA INDONESIA
Publisher : Department of Geography Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/geosi.v9i2.44499

Abstract

Urban Form has become necessary for city planning management to see the sustainability of a city. A better understanding of different urban forms is imperative to facilitate the evolution of cities towards a more sustainable urban development trajectory in the future. The study aims to analyze the dynamics of urban form and the changes in land cover within the peri-urban area of Surakarta City, which is directly influenced by the development of Surakarta City. The analysis was conducted from a landscape ecology perspective, employing a spatial metrics approach at the landscape level to assess the dynamics of urban form using quantitative descriptive, including a spatial approach. A similar approach was adopted at the class level in order to examine the dynamics of land cover changes. The results of the image analysis were validated using the Kappa index, yielding an image accuracy level of 0.86 (86%). The results of this study show that the urban form in the peri-urban area of Surakarta City tends to move towards a compact urban form. Meanwhile, each land cover, vegetation, and water body become increasingly fragmented, with areas becoming narrower as time passes. Built-up and agricultural land are becoming more compact and concentrated along with development. In conclusion, the dynamics of urban form in the peri-urban area of Surakarta City tends to lead to compact urban form.
Analisis Geospasial Kebakaran Lahan Menggunakan Differenced Normalized Burn Ratio Dari Sentinel-2a Di Kabupaten Klaten Agus Hermansyah; Siti Azizah Susilawati; Wahyu Widiyatmoko
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 11 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v11i1.13085

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi isu penting di Indonesia, termasuk di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang mencatat 214 kasus kebakaran pada tahun 2023. Dampaknya meliputi kerusakan vegetasi, degradasi lahan, emisi karbon, dan gangguan kesehatan akibat polusi udara. Oleh karena itu, pemetaan tingkat keparahan Karhutla penting untuk upaya mitigasi. Penelitian ini menganalisis tingkat keparahan Karhutla di Kabupaten Klaten menggunakan algoritma Differenced Normalized Burn Ratio (dNBR) berbasis citra Sentinel-2A. Analisis dilakukan dengan membandingkan nilai Normalized Burn Ratio (NBR) sebelum dan sesudah kebakaran. Nilai rata-rata PreNBR (0,0972) lebih tinggi dari PostNBR (0,0501), menunjukkan penurunan kondisi vegetasi. Nilai dNBR berkisar antara -0,416 hingga 0,591 dengan rata-rata 4,710, dan diklasifikasikan dalam empat kategori: Enhanced Regrowth, tidak terbakar, tingkat keparahan rendah, dan tingkat keparahan sedang. Kategori Enhanced Regrowth mencakup 130,1 Ha, didominasi oleh Kecamatan Kemalang (118,41 Ha). Keparahan rendah meliputi 5.561,26 Ha, terbesar di Kecamatan Cawas (1.945,82 Ha), sedangkan tingkat keparahannya meliputi 187,28 Ha, juga didominasi oleh Cawas (29,03 Ha). Cawas memiliki persentase area terbakar tertinggi (54,92%), menunjukkan tingkat keparahan tertinggi. Secara umum, tingkat keparahan kebakaran di Klaten tergolong sedang, dengan ekosistem yang masih memiliki potensi regenerasi. Penelitian ini merekomendasikan prioritas mitigasi di wilayah terdampak, restorasi deteksi dini, dan integrasi SIG dalam kebijakan penataan ruang yang adaptif.
Analisis Geospasial Kebakaran Lahan Menggunakan Differenced Normalized Burn Ratio Dari Sentinel-2a Di Kabupaten Klaten Agus Hermansyah; Siti Azizah Susilawati; Wahyu Widiyatmoko
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 11 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v11i1.13085

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi isu penting di Indonesia, termasuk di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang mencatat 214 kasus kebakaran pada tahun 2023. Dampaknya meliputi kerusakan vegetasi, degradasi lahan, emisi karbon, dan gangguan kesehatan akibat polusi udara. Oleh karena itu, pemetaan tingkat keparahan Karhutla penting untuk upaya mitigasi. Penelitian ini menganalisis tingkat keparahan Karhutla di Kabupaten Klaten menggunakan algoritma Differenced Normalized Burn Ratio (dNBR) berbasis citra Sentinel-2A. Analisis dilakukan dengan membandingkan nilai Normalized Burn Ratio (NBR) sebelum dan sesudah kebakaran. Nilai rata-rata PreNBR (0,0972) lebih tinggi dari PostNBR (0,0501), menunjukkan penurunan kondisi vegetasi. Nilai dNBR berkisar antara -0,416 hingga 0,591 dengan rata-rata 4,710, dan diklasifikasikan dalam empat kategori: Enhanced Regrowth, tidak terbakar, tingkat keparahan rendah, dan tingkat keparahan sedang. Kategori Enhanced Regrowth mencakup 130,1 Ha, didominasi oleh Kecamatan Kemalang (118,41 Ha). Keparahan rendah meliputi 5.561,26 Ha, terbesar di Kecamatan Cawas (1.945,82 Ha), sedangkan tingkat keparahannya meliputi 187,28 Ha, juga didominasi oleh Cawas (29,03 Ha). Cawas memiliki persentase area terbakar tertinggi (54,92%), menunjukkan tingkat keparahan tertinggi. Secara umum, tingkat keparahan kebakaran di Klaten tergolong sedang, dengan ekosistem yang masih memiliki potensi regenerasi. Penelitian ini merekomendasikan prioritas mitigasi di wilayah terdampak, restorasi deteksi dini, dan integrasi SIG dalam kebijakan penataan ruang yang adaptif.
Co-Authors Adik Ismail Agnes Erni Johan Agus Herianto Agus Hermansyah Alleyda, Zahra Ananda, Anggi Regita Ari Widayanti Arief Rahman Husein Arina Mana Sikana Arvendha, Vio Aulia Qisthi Rosyada Bambang Tri Yanto Dendet Wahyu Pribadi Dias Aziz Pramudita Diaz Aziz Pramudita Elmaghfiroh, Suryani Elvina Dara Puspita Faizah Laila Oktaviana Fatta, Firda Nur Halimah, Siti Nur Hamisi, Salum Haji Hanifa, Muhammad Dzaki Hapsari, Muslihah Juwita Ibrahim, Mohd Hairy Ika Candra Sayekti Ilyas, Rahadatul Aisy Tsamarah Indrawati Indrawati Indrawati Indrawati Ismail, Adik Jessica Anisa Pratama Johan, Agnes Erni Khotimah, Nur Ahlul Khusniyati Masykuroh Kuswaji Dwi Priyono Lestari, Riska Yulia Ayu Lilis Karunia Atmaja Marfu'ah, Istiyanti Nur Mayra Amanda Putri Maysyaroh Nur Azizzah Prayitno Md Isa, Nor Md Isa Kalsum Binti Mohd Hairy Ibrahim Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Habil Azhar Hendawan Muhammad Musiyam, Muhammad Musyiam, Muhammad Nanda Khoirunisa Ningsih, Sepfiana Dari Noor Syahidah Mutiara Dzikra Nor Kalsum binti Mohd Isa Nor Kalsum binti Mohd Isa Norwaliza Abdul Wahab Novani, Rita Nuraini, Ryani Dewi Nurhalimah, Nafisa Nurhasan Nurhasan Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nurin Rochayati Pramudita, Dias Azis Pramudita, Diaz Aziz Putra, Dhandy Hananthiyo Ardhy Putramayoga, Afif Putri Wahyu Setyaningsih Putri, Ajeng Santika Rahmawati, Unsa Laini Ratih Puspita Dewi Ristiani, Trifia Safira Rita Noviani Rita Noviani, Rita Rosyada, Aulia Qisthi Sadam Ridho Aditya Pratama Salma Lutfiani Sochiba Sapuntala, Anggik Sekar Kinasih Ningrum Prambudi Sepfiana Dari Ningsih Siti Hadiyati Nur Hafida Sri Murdiyanti Suharjo Suharjo Sunarhadi, M. Amin Suparno, Rahmat Riandi Susi Wijayanti Syilvia Mildiana Ningrum Tama, Ifan Destya Adi Tata Aulia Wardani Wahyu Widiyatmoko Wahyu Widiyatmoko Wicaksono, Adityo Widya Nur Aisa Wijayanti, Pipit Yanto, Bambang Tri Yeniar Elka Pramesiana Yovi Annang Setiyawan Yuliana, Irma Yuliani, Ayu Dila Putri Yunus Aris Wibowo Zahrani, Anisa Tabriz Giza Zona Adhitya Wahyu Pratama