Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Edutary

PENERAPAN METODE THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS Citra Dwi Asih; Widia Nur Jannah
EDUTARY (Education of Elementary School) Vol. 1 No. 2 (2021): July-Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/edutary.v1i2.2757

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang terdapat dalam setiap jenjang pendidikan. Matematika dianggap penting karena sering digunakan dalam segala aspek kehidupan dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis dan ketelitian, matematika juga dapat memberikan kepuasan terhadap usaha dalam menyelesaikan masalah. Kemampuan komunikasi matematis merupakan kemampuan yang sangat penting untuk dikembangkan pada sekolah dasar. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa adalah dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat. Alternatif metode yang dapat digunakan guru untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa adalah dengan metode Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS). Metode penelitian yang dilakukan adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Subjek penelitian ini adalah 39 peserta didik kelas V-A SD Negeri Rinjani tahun pelajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan menerapkan metode TAPPS dapat meningkatkan efektifitas kegiatan pembelajaran di kelas. Respon siswa terhadap penerapan metode TAPPS berada pada kategori cukup tinggi, siswa merespon dengan baik terhadap penerapan metode TAPPS. Hasil belajar siswa berdasarkan indikator komunikasi matematis dengan menerapkan metode TAPPS termasuk dalam kategori baik dengan lebih dari 80% peserta didik telah memperoleh nilai di atas KKM yang ditetapkan yaitu 75.
POLA ASUH ORANG TUA SINGLE PARENT DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS ANAK DI SDN 1 PEJAMBON Aldi Fadhila; Widia Nur Jannah; Fanny Septiany Rahayu
EDUTARY (Education of Elementary School) Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/edutary.v4i1.6173

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini : (1) mengetahui pola asuh orang tua tunggal dalam membentuk karakter religius anak (2) mengetahui bentuk karakter religius anak melalui pola asuh yang diterap oleh orang tua tunggal. peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif studi kasus, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observai, wawancara, dan dokumentasi. Data analisis dengan cara memaparkan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian : (1) Pola asuh yang digunakan adalah pertama, pola asuh demokratis. Kedua, pola asuh permisif. Ketiga, pola asuh otoriter (2) Bentuk karakter religius anak melalui pola asuh yang diterapkan oleh orang tua tunggal pada siswa SDN 1 Pejambon yaitu tampak bahwa: Pertama, karakter dari 2 anak yang diasuh oleh orang tua tunggal dengan menggunakan pola asuh demokratis, karakter religius sudah terbentuk. Karakter yang terbentuk yaitu taat kepada Allah, tekun, tanggungjawab, mandiri, ramah dan suka berbagi. Kedua, karakter dari 1 anak yang di asuh oleh orang tua tunggal dengan menerapkan pola asuh permitif, karakter religius sudah terbentuk. Karakter yang terbentuk yaitu taat kepada Allah, mandiri dan jujur. Ketiga, karakter dari 1 anak yang di asuh oleh orang tua tunggal dengan menerapkan pola asuh otoriter, karakter religius anak sudah terbentuk. Karakter yang terbentuk yaitu taat kepada Allah, tekun, qanaah, sopan dan ramah.