Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Amino acid profiles and growth performance of spiny lobster Panulirus ornatus fed on combination of three mollusk meals Kurnia, Agus; Muskita, Wellem Henrik; Hamzah, Muhaimin; Abidin, Laode Baytul; Ruslaini, Ruslaini; Suaida, Suaida; Amanda, Rahel
Aceh Journal of Animal Science Vol 9, No 1 (2024): February 2024
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/ajas.9.1.35793

Abstract

Spiny lobster is an economically important marine fish commodity that has a high price and one of the important protein source for people worldwide. The quality of the protein is strongly depending on the amino acid compositions and concentrations. This study aimed to determine of amino acid profiles and growth of spiny lobster (Panulirus ornatus) fed with the diet contained combination of three mollusk meal. Four experimental diets were prepared to contain of 40% fish meal,FM (Diet A), 15% telescopium meal, + 15% gold snail meal + 10% scallops meal (Diet B), 15% telescopium meal + 10% gold snail meal + 15% scallops meal (Diet C), 10% telescopium meal + 15% gold snail meal + 15% scallops meal (Diet D) in the test diet. A total of 36 spiny lobster juvenile (initial weight : 120 15,38 g) were distributed into twelve plastic tanks (three lobster/ tank ) with sized of 605050 cm. Feeding the lobster two times a day (08.00 a.m and 05.00 p.m) in dosage of 8% total biomass weight for 60 days of rearing period. The experiment was designed by using completely randomized design with four treatments and three replications. Collecting data included of weight gain, survival rate, and amino acid content in the fish body. The results showed that feeding the lobster with different feed test was significantly different in weight gain of spiny lobster. The weight gain of spiny lobster fed with combination of mollusk meal had higher than the feed contain fish meal. The highest amount level of amino acid in the lobster body was leucine , while the lowest one was tryptophan. The types and total number of some amino acid profiles in the fish body was similarly with amino acid profile in the diets which contained mollusk meal. This study concluded that the amino acid profiles in the diet contained mollusk meal were suitable for requirement to improve the growth of spiny lobster.
Peningkatan Kesehatan Mental Pelajar Melalui Sosialisasi Kesehatan Mental Berbasis Islam Kurnia, Agus; Eka Apriani Lestari; Fadhlina Shahira; Resti Julia Agustiandini; Winda Miranti; Zerlinda Ariesta Pratiwi
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Januari- Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v4i1.7622

Abstract

Angka kejadian bunuh diri dan melukai diri (self harm) sendiri di kalangan pelajar di berbagai daerah di Indonesia merupakan permasalahan yang sangat serius yang perlu diatasi. Dalam hal ini, komunitas pelajar menjadi sasaran utama, karena banyak faktor dan penyebab yang mendorong terjadinya bunuh diri dan melukai diri sendiri (self harm) di kalangan pelajar. Pengabdian mahasiswa baru prodi ilmu komunikasi dalam mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) melakukan project “Islam dan SDGs” di SMP Negeri 15 Mataram, yang bertujuan memberikan pemahaman mengenai Islam dan Pengembangan Kesehatan Mental di Kalangan Pelajar. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi kesehatan mental yang diintegrasikan dengan pendekatan Islami kepada siswa-siswi di kelas 7. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan pemahaman dan tingginya antusias para siswa dalam kegiatan ini. Hal ini terlihat dari peningkatan hasil pemahaman siswa yang diukur melalui kegiatan pre-test dan post-test siswa serta observasi yang dilakukan. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis project ini sangat membantu untuk meningkatkan kesehatan mental siswa sehingga mereka siap menghadapi tantangan psikis yang muncul di masa yang akan datang
STUDI EFISIENSI ASIMILASI DAN KECERNAAN LIMBAH ORGANIK PADAT TAMBAK UDANG SEBAGAI PAKAN TERIPANG PASIR Sabilu, Kadir; Kurnia, Agus; Yusnaini, Yusnaini; Patadjai, Rahmad Sofyan; Idris, Muhammad; Balubi, Abdul Muis
Jurnal Riset Akuakultur Vol 18, No 1 (2023): (Maret 2023)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.18.1.2023.15-26

Abstract

Laju pertumbuhan teripang pasir yang relatif lambat dan kurangnya informasi mengenai pakan yang baik menyebabkan intensifikasi budidaya teripang pasir (Holothuria scabra) kurang berkembang. Berkaitan dengan pemanfaatan limbah organik padat tambak udang sebagai pakan teripang pasir, uji efisiensi asimilasi dan kecernaan penting dilakukan untuk memastikan kemanfaatan riil material organik tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi asimilasi dan kecernaan limbah sedimen tambak udang sebagai sumber nutrisi teripang pasir. Pemanfaatan limbah organik padat tambak udang sebagai pakan teripang pasir dilakukan dengan cara dicampurkan ke dalam pasir dengan komposisi 40% dari total substrat. Penelitian menggunakan delapan unit akuarium berukuran 40 x 30 x 40 cm3, yaitu empat unit untuk uji efisiensi asimilasi dan empat unit lainnya digunakan untuk uji kecernaan. Hasil penelitian ini menunjukkan teripang pasir dapat memperoleh nutrisi dan energi dari sedimen tambak udang, dimana kemampuan tersebut ditunjukkan dengan nilai efisiensi asimilasi (AE) bahan organik sebesar 53,20 ± 13,23%, efisiensi asimilasi bakteri total sebesar 41,76 ± 1,69%, kecernaan total sebesar 46,63 ± 17,57%, kecernaan protein sebesar 71,52 ± 17,11%, dan kecernaan fosfor 73,32 ± 13,83%. Kemampuan tersebut mengofirmasi teripang pasir sebagai salah satu spesies ekstraktif yang dapat mengonsumsi limbah organik padat tambak udang. Teripang pasir berpotensi besar untuk dapat dimanfaatkan sebagai spesies Budidaya Multi-Tropik Terpadu, khususnya dalam pemanfaatan nutrisi limbah organik padat tambak udang.The relatively slow growth rate of sea cucumber (Holothuria scabra) and limited numbers of alternative feed have prevented the development and intensification of sea cucumber aquaculture. Anecdotal evidences suggested that solid organic waste from shrimp ponds could be used as feed for sea cucumbers. However, the efficiency of assimilation and digestibility of the waste have to be tested scientifically to ensure its real potential and benefits to farmed sea cucumber. This study aimed to determine the efficiency of assimilation and digestibility of solid organic waste sourced from shrimp ponds to be used as a feed for sea cucumber. The solid organic waste was treated by mixing it with a sand substrate at 40% of the total substrate. This study used eight aquarium units measuring 40 x 30 x 40 cm3, from which, four units for assimilation efficiency tests, and the remaining four for digestibility tests. The results of this study indicate that sea cucumbers were able to make use of nutrients and energy from the shrimp solid waste-based feed, where this ability was indicated by the assimilation efficiency (AE) of organic matter of 53.20 ± 13.23%, the assimilation efficiency of total bacteria of 41.76 ± 1.69 %, total digestibility of 46.63 ± 17.57%, protein digestibility of 71.52 ± 17.11%, and phosphorus digestibility of 73.32 ± 13.83%. The findings from this research confirms that sea cucumber can use the solid organic waste nutrients from shrimp ponds as feed and has a great potential as Integrated Multi-Trophic Aquaculture species to utilize solid organic waste nutrients from shrimp ponds.
Sosialisasi Pembuatan Pakan Ikan Putih (Caranx sp) Pada Masyarakat Nelayan Di Desa Tapulaga Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Selatan Muskita, Wellem H.; Kurnia, Agus; Ruslaini; Hamzah, Muhaimin; Aslin, La Ode; Jali, Wa; Piliana, Wa Ode
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6251

Abstract

Ikan putih (Caranx sp.) merupakan salah satu jenis ikan karang yang sangat potensial untuk dikembangkan karena mempunyai beberapa keunggulan komparatif antara lain mampu hidup dalam kondisi kepadatan yang tinggi (150 ekor/m3), mempunyai laju pertumbuhan tinggi, sangat tanggap terhadap penambahan pakan dari ikan rucah, konversi pakan cukup efisien dan digemari konsumen. Pakan ikan yang berkualitas memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas budidaya ikan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan teknik pembuatan pakan ikan putih (Caranx sp.) dan meningkatkan keterampilan masyarakat nelayan terkait pembuatan pakan yang sesuai di Desa Tapulaga Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Metode sosialisasi meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan langsung dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan nelayan terkait pembuatan pakan yang sesuai. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan penerapan teknik pembuatan pakan ikan putih. Diharapkan bahwa sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi pada peningkatan produksi perikanan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat nelayan di Desa Tapulaga serta menjadi model untuk pengembangan budidaya ikan di wilayah sekitarnya.
Pembelajaran Berbasis Project dengan Integrasi Pendidikan Agama Islam dan Pentingnya Belajar Sepanjang Hayat di Sekolah Batujai: Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Kurnia, Agus; Husna, Hanipatul; Zurah, Syauqi; Aqila, Baiq Zahra Rija; Ummi, Nazila Rialul; Octora, Baiq Malika Berliana
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i3.4175

Abstract

Kualitas pendidikan yang rendah, tingginya angka pernikahan dini, dan lama sekolah yang pendek di Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan permasalahan yang saling berkaitan. Pernikahan dini sering menyebabkan putus sekolah, sehingga lama sekolah menjadi pendek. Rendahnya kualitas pendidikan juga menjadi salah satu faktor yang mendorong terjadinya pernikahan dini. Pengabdian mahasiswa baru arsitektur dalam mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) melakukan project “Islam dan SDGs) di SDN 3 Batujai, Lombok Tengah, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan pendidikan agama Islam dan pentingnya belajar sepanjang hayat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pembelajaran berbasis project dengan melibatkan siswa-siswi kelas tiga. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis project dengan mengintegrasikan pendidikan agama Islam dan pentingnya belajar sepanjang hayat dapat meningkatkan kualitas pendidikan siswa-siswi SDN 3 Batujai. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai pre-test dan post-test siswa-siswi terkait dengan pemahaman agama dan cita-cita mereka. Selain itu, pembelajaran ini juga dapat meningkatkan motivasi siswa-siswi untuk belajar dan mengembangkan diri. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis project dengan mengintegrasikan pendidikan agama Islam dan pentingnya belajar sepanjang hayat merupakan salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah-daerah yang memiliki kualitas pendidikan rendah.
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUDIDAYA PEMULA RUMPUT LAUT Gracilaria verrucosa BERKELANJUTAN DI DESA MANURUNG KECAMATAN MALILI KABUPATEN LUWU TIMUR Ruslaini, Ruslaini; Kamri, Syamsul; Kurnia, Agus; Balubi, Abdul Muis; Sabilu, Kadir
Bina Bahari Vol 4, No 3 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v4i3.116

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya pemula dalam mengembangkan budidaya rumput laut Gracilaria verrucosa secara berkelanjutan di Desa Manurung, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat antara lain keterbatasan pengetahuan teknis budidaya, manajemen kualitas air, serta pemahaman tentang praktik budidaya ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi bimbingan teknis (bimtek) berupa penyuluhan, demonstrasi lapangan, dan pendampingan intensif, yang difokuskan pada teknik penanaman, pemeliharaan, pengendalian hama dan penyakit, serta panen dan pasca panen yang sesuai standar. Kegiatan ini juga menekankan prinsip keberlanjutan melalui pengelolaan ekosistem perairan dan penerapan teknologi sederhana yang dapat diadopsi oleh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar ±80% berdasarkan pre-test dan post-test, serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan usaha budidaya rumput laut sebagai sumber pendapatan alternatif. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kapasitas pembudidaya pemula yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya
TINGKAT KECERNAAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) YANG DIBERI PAKAN DENGAN KOMBINASI TEPUNG KEDELAI (Glycine max) DAN TEPUNG ANGGUR LAUT (Caulerpa sp.) Muskita, Wellem H.; Sarna, Sarna; Rizky, Rizky; Thoyba, H.; Hamsah, Hamsah; Kurnia, Agus
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 01 (2026): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v14i01.8672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecernaan ikan bandeng (Chanos chanos) yang diberi pakan dengan kombinasi tepung kedelai (Glycine max) dan tepung rumput laut (Caulerpa sp.). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diterapkan dengan substitusi tepung kedelai dan tepung Caulerpa, yaitu: A (100% TK: 0% TC), B (75% TK: 25% TC), C (50% TK: 50% TC), dan D (25% TK: 75% TC). Parameter yang diukur mencakup tingkat kecernaan protein, kecernaan total, pertumbuhan mutlak, dan laju pertumbuhan harian. Pengumpulan feses dilakukan dengan metode penyiponan, kemudian kadar protein dan Cr₂O₃ dianalisis menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi tepung Caulerpa dalam pakan berdampak pada penurunan kecernaan protein, namun meningkatkan kecernaan total. Perlakuan B (75% tepung kedelai: 25% tepung Caulerpa) menunjukkan tingkat kecernaan protein tertinggi sebesar 69,56 ± 2,74%, sedangkan perlakuan A (100% tepung kedelai) memiliki kecernaan total tertinggi sebesar 28,19 ± 1,08%. Pertumbuhan mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan C (0,23 g), begitu pula laju pertumbuhan harian sebesar 0,83 ± 0,21%. Namun, analisis statistik menunjukkan bahwa perbedaan perlakuan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ikan bandeng (P > 0,05). Kata kunci: Kecernaan, ikan bandeng, tepung kedelai, tepung anggur laut, Caulerpa sp
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI CIVIC ENTREPRENEURSHIP PADA UMKM CEU NENAH Kurnia, Agus; Andrian; Kusyadi, Yudi
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 1 (2026): Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v8i1.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan civic entrepreneurship melalui UMKM Ceu Nenah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di Kampung Pasirjati, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat. Civic entrepreneurship dipahami sebagai kewirausahaan yang mengutamakan solusi sosial, kolaborasi komunitas, dan pemberdayaan berbasis nilai gotong royong. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa civic entrepreneurship di UMKM Ceu Nenah berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi warga melalui keterlibatan dalam produksi, promosi, dan kegiatan sosial. Faktor keberhasilan meliputi komitmen pelaku usaha, dukungan sosial, inovasi, dan penggunaan media digital. Adapun tantangan seperti keterbatasan bahan baku dan akses pasar diatasi melalui jejaring sosial, partisipasi masyarakat, serta dukungan pemerintah desa. UMKM Ceu Nenah menjadi representasi praktik civic entrepreneurship dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Religious-digital tensions among Muslim Gen Z tourists: Phenomenology of NTB halal tourism Kurnia, Agus; Sugiyanto, Catur; Purnomo, Boyke Rudy; Kusworo, Hendrie Adji
Asian Journal of Islamic Management (AJIM) VOLUME 8 ISSUE 1, 2026
Publisher : Faculty of Business & Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/AJIM.vol8.iss1.art1

Abstract

Purpose – This study investigates the religious–digital tensions experienced by Muslim Gen Z tourists in West Nusa Tenggara (NTB), Indonesia, arising from the gap between their expectations of an integrated digital–halal ecosystem and the realities of infrastructure and destination governance. It conceptualizes these tensions as a systemic phenomenon with implications for the Islamic management of halal tourism.Methodology – A qualitative phenomenological approach was employed using interpretative phenomenological analysis (IPA), combining in-depth interviews with seven participants and a focus group discussion (FGD) with four, totalling eleven Muslim Gen Z tourists selected purposively. Data were analyzed inductively and deductively, supported by member checking, back-translation, and source triangulation. Findings – The analysis reveals six interrelated tension clusters: (1) universal connectivity versus discriminatory signals, (2) cashless ecosystem versus partial payment infrastructure, (3) digital halal certification versus informal trust, (4) comfortable halal accommodation versus rigid formalization, (5) accessible Islamic finance versus limited outreach, and (6) responsive versus fragmented governance. These tensions form a layered compound system across infrastructural, informational, and conceptual–regulatory levels.Implications – The findings offer strategic recommendations for destination managers, Islamic financial institutions, and halal certification bodies to close the implementation gap in NTB's halal tourism, transferable within specified scope conditions to comparable subnational halal-branded destinations worldwide.Originality – This study is among the first to conceptualize halal tourism tensions as a layered compound system through IPA of Muslim Gen Z tourists in a Muslim-majority subnational destination in India. It formally defines digitally compounded halal risk as an extension of Perceived Halal Risk.
Co-Authors . Yusnaini, . A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hamid Abdul Khalik Abdul Majid Abdul Rahman Amanda, Rahel Andrian Anshar, Anshar Anwar Anwar Anwar, Asni Aqila, Baiq Zahra Rija Asban, Asban Aslin, La Ode Asnani, , Asni Asni Baalu, Nurfati Baalu, Nurfati Balubi, Abdul M. Balubi, Abdul M. Balubi, Abdul Muis Catur Sugiyanto Cilia, . Cilia, . Dahlan, Jon Daniel Happy Putra Deslianti, Beybi Deslianti, Beybi Didyawati, Putri edi edi Effendy, Irwan J. Effendy, Irwan J. Eka Apriani Lestari Fachry Abda El Rahman Fadhlina Shahira Fatmawati, Famawati Febrianti, Erica G. Gunawan Hak, Ainul Hak, Ainul Hamsah, Hamsah Harahap, Wulandari Haya, Yasir Hendrie Adjie Kusworo Husna, Hanipatul Iba, Wa Iba, Wa Ijal, Kasrun Ilyas, Sulastri Irwan Junaidi Effendy Jali, Wa Julizar, Syukur Jumarlin, Jumarlin Kalidupa, Nursina Kalidupa, Nursina Kamri, Syamsul Kasim, Ma'ruf Khairunnisa Khairunnisa Kusyadi, Yudi La Ode Baytul Abidin La Ode Muhamad Munadi La Usaha, La Usaha Lawao, Anci Meda, Rabi S. Meda, Rabi S. Muhaimin Hamzah Muhammad Arif Muhammad Haikal Muhammad Idris Muhammad Idris Muis Muis, Muis Muliati, Muliati Mulki, Rasak Muskita, Wellem Muskita, Wellem H Muskita, Wellem H. Muskita, Wellem Henrik Ningsi, Sri W. Ningsi, Sri W. Nur Asia, Nur Nur, Indriyani Nur, Indriyani Nuridah, Nuridah Nurmaladewi, Nurmaladewi Nurul Qamariah, Nurul Oce Astuti Octora, Baiq Malika Berliana Pariakan, Arman Patadjai, Rahmad Sofyan Patadjai, Rahmat S. Patadjai, Rahmat S. Piliana, Wa Ode Purbaningsih, Yuli Purnomo, Boyke Rudy Razak, La Ode Abdul Resti Julia Agustiandini Rezal, Farit Rizky Rizky, Rizky Rukmana, Sitti Rukmana, Sitti Ruslaini, Ruslaini Saban, Andi N. Saban, Andi N. Sabarno, Arif Sabarno, Arif Sabilu, Kadir Saltin, Ahmad Sarna, Sarna Sarniati, . Sarniati, . Siswahyudianto Suaida, Suaida Sukriawan, Sukriawan Suriadi Suriadi, La Syam, Ratna Nur Syamsiar, Syamsiar Thoyba, H. Ummi, Nazila Rialul Wa Ode Salma Wellem H. Muskita Winda Miranti Yusnaini ., Yusnaini Yusnaini Yusnaini Yusniarti, . Yuukanna, Azuka B. Zerlinda Ariesta Pratiwi Zurah, Syauqi