Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peranangan Pusat Seni Tari di Gorontalo dengan Pendekatan Arsitektur Ekspresi Ramlah Fitria Kahar; Abdi Gunawan Djafar; Muh. Rizal Mahanggi
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Agustus 2025 - Januari 2026)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v4i2.243

Abstract

Dance arts in Gorontalo have evolved through the efforts of local arts communities and dance studios such as Pajongge Dancer, Sanggar Makuta, Otanaha Dancer, and many other art groups. However, these traditional dance forms face significant challenges, including a lack of dancer regeneration and inadequare facilities to support talent development and art presevarvation. These challenges highlight the urgent need to establish a Dance Arts Center Gorontalo, design as a space for training, performances, and preservation traditional dance. The primary goal of this development is to preserve local cultural heritage. Thr Dance Arts Center is evisuined to architectural elements that embody Gorontalo’s movement and cultural values, making it physical facility and a means of strengthing the region cultural identity and serving as a symbol of local pride. Data was collected through interviews with dance studio owners, field surbeys, and references from journals, articles, and bookks to enhance the design process. With architectural expression appoarrch, the building is design to express symbolic and emotional meanings alinged with the fungtion of the Dance Arts Center, blending dance movements with local cultural values. Through harmonious and meaningful design, the building will communicate cultural messages to the public. With adequate facilities, the Dance Arts Center will play a key role in raising public awareness about the importance of cultural heritage while supporting the preveration and development of the arts, particulary Gorontalo;s traditional dance.
Peranangan Pusat Kreativitas Anak dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku di Kota Gorontalo Isrami Putri; Lydia Surijani Tatura; Abdi Gunawan Djafar
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Agustus 2025 - Januari 2026)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v4i2.264

Abstract

Creativity is an essential ability for generating new ideas and solving problems, particularly for children aged 4-12 who are in a period of rapid development. In Gorontalo City, many children in this age range face psychological barriers such as a lack of self-confidence and initiative, compounded by limited parental attention to developing their interests and talents. Consequently, their creative potential is often stunted. This research aims to design a children's creativity center to provide a supportive and imagination-stimulating environment. This facility will offer various media for expression, including art, music, and interactive games, to encourage children to explore their potential actively. The design methodology involves site analysis to establish effective zoning and applies the concept of Behavioral Architecture. This approach ensures that each space is tailored to the behavioral patterns and psychological needs of children, optimizing their interaction with the environment. The final output is a functional design for a creativity center, intended to help children develop their potential and grow into more self-confident individuals.
PENATAAN KAWASAN WISATA DANAU MO’OAT DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGI Meryana Apriliani; Zuhriati A. Djailani; Abdi Gunawan Djafar
Journal Of Building Architecture Vol. 3 No. 2 (2025): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v3i2.58

Abstract

Pariwisata berperan penting dalam perkembangan Indonesia, terdapat berbagai jenis pariwisata di Indonesia yang banyak diminati wisatawan lokal maupun mancanegara, salah satunya seperti wisata danau. Provinsi Sulawesi Utara lebih tepatnya di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Kecamatan Mo’oat daerah dengan dataran tinggi 1100 mdpl memiliki danau dengan hawa yang sejuk dan termasuk dalam salah satu kawasan strategis sebagai kawasan wisata. Wisata danau mo’oat berkembang sejak tahun 2017, pengembangannya yang tidak tertata sehingga mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung, fasilitas wisata yang kurang memadai membuat daya tarik wisatawan jadi berkurang. Dalam mendesain kawasan wisata danau mo’oat menerapkan tema arsitektur ekologi dalam perancangan ini bertujuan untuk merancang sebuah bangunan atau lingkungan objek wisata dengan memanfaatkan air, energi dan sumber daya lain, serta mewujudkan perancangan objek yang memperhatikan lingkungan. Metode yang digunakan berupa metode kualitatif dan kuantitatif yaitu mengumpulkan data baik dari perpustakaan, studi dokumen maupun observasi lapangan. Hasil dari rancangan berupa analisis tapak, program ruang, total konsep rancangan dan pra-rancangan dengan tema arsitektur ekologi. Wisata atau pusat rekreasi mewadahi aktivitas wisatawan yang berkunjung sesuai dengan sarana yang dibutuhkan, penempatan ruang disesuaikan dengan zona masing-masing sehingga sirkulasi dan zona ruang teratur.
PERANCANGAN PUSAT PENDIDIKAN LATIHAN OLAHRAGA PELAJAR DAERAH DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS Aswandi Dotulung; Nurnaningsih Nico Abdul; Abdi Gunawan Djafar
Journal Of Building Architecture Vol. 3 No. 2 (2025): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v3i2.64

Abstract

Olahraga memiliki peran penting dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia serta peningkatan prestasi daerah dan nasional. Kabupaten Bolaang Mongondow Utara memiliki potensi atlet pelajar yang cukup besar dan didukung oleh berbagai program pembinaan pemerintah daerah. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan sarana dan prasarana olahraga yang memadai, sehingga kegiatan latihan dan pertandingan masih dilakukan pada fasilitas yang tidak sesuai standar. Penelitian ini bertujuan merancang fasilitas Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dengan pendekatan arsitektur tropis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif melalui pengumpulan data primer dan sekunder, meliputi survei lapangan, studi preseden, wawancara, studi literatur, serta analisis deskriptif rasionalistik. Hasil penelitian berupa konsep dan rancangan PPLPD yang adaptif terhadap iklim tropis, memenuhi standar fungsi dan kenyamanan ruang, serta mampu mendukung pembinaan dan pengembangan prestasi atlet pelajar secara berkelanjutan.
MENARA HULONTALANGI SEBAGAI LANDMARK KOTA GORONTALO Sucipto Hulalata; Moh. Faisal Dunggio; Abdi Gunawan Djafar
Journal Of Building Architecture Vol. 4 No. 1 (2026): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (APRIL)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v4i1.70

Abstract

Untuk mewujudkan citra kota yang lebih baik maka perlu adanya pendekatan melalui landmark. Suatu objek fisik dapat mudah dikenali sebagai landmark jika memenuhi nilai tinggi pada ketiga aspek yaitu kepentingan fungsi, kepentingan sudut pandang, dan kepentingan bentuk. Tahapan pembentukan citra dan identitas kota diawali dari perkembangan kota tersebut. Meninjau perkembangan ekonomi menurut Bappeda Kota Gorontalo, pada tahun 2019 struktur perekonomian Kota Gorontalo didominasi oleh tersier dan sektor sekunder yakni perdagangan dan konstruksi. Peranan yang besar dari kedua sektor tersebut sejalan dengan kedudukan Kota Gorontalo sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan di wilayah Provinsi Gorontalo dan sekitarnya, dimana dapat dilihat bahwa sedang terjadi pembangunan pusat – pusat perdagangan baru dan infrastruktur yang terus dibenahi. Tantangan selanjutnya bagaimana memenuhi kriteria yang telah disebutkan sebelumnya dengan merespon masalah dalam perencanaan yakni kemampuan lahan yang kurang sehingga bisa memaksimalkan kepentingan fungsi bangunan pada sektor perdagangan dan jasa. Sekaligus menjadikan kawasan tersebut sebagai identitas kota yang memiliki keistimewaan fisik dan harapannya bisa menjadi landmark. Tujuan yang ingin dicapai pada perencanaan ini adalah menghasilkan rancangan bangunan shopping mall serta apartemen sebagai objek menara yang merupakan point of interest pada kawasan tersebut yang dijadikan pengamat sebagai acuan (landmark) hal ini menjadikannya obyek yang mudah diingat yang mencirikan kawasannya. Metode yang digunakan dalam pembahasan ini adalah mencari data-data yang terkait dengan objek rancangan melalui buku-buku, majalah, internet dan media lainnya kemudian mentranformasikan kedalam rancangan sendiri.
Penerapan Arsitektur Tropis pada Dionumo Cottage Berni Hantu; Heryati Heryati; Abdi Gunawan Djafar
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 10 No. 1 (2026): Oktober (INPRESS)
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jaur.v10i1.16383

Abstract

Tourism is a potential sector in supporting regional development, with adequate facilities and infrastructure as essential factors to ensure visitor comfort. Dionumo Island in Gorontalo possesses attractive natural resources; however, its tourism facilities, particularly accommodations, remain limited. This study aims to design Dionumo Cottage as a tourist accommodation facility using a tropical architecture approach, emphasizing climate adaptation, harmony with nature, and the use of appropriate forms, functions, and materials. The research employs a qualitative method through observation, interviews, and literature studies from various sources. The collected data were analyzed to identify tourist needs, site conditions, and applicable principles of tropical architecture. The design results indicate that applying tropical architecture to Dionumo Cottage can provide environmentally integrated accommodation facilities, enhance tourist comfort, and contribute to sustainable tourism development in Gorontalo.