Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Digital Marketing Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Produk Iphone di Sidoarjo Hidayat, Jorgi Adam; Kusmayati, Nindya Kartika; Kurniawati, Yuli; Kurniawan, Taufik; Hidajat, Koerniawan
PRoMEDIA Vol 11, No 2 (2025): JURNAL PUBLIC RELATION DAN MEDIA KOMUNIKASI
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v11i2.8880

Abstract

Perkembangan internet yang pesat mendorong kemajuan sektor telekomunikasi di Sidoarjo, termasuk meningkatnya penjualan produk iPhone yang banyak dipasarkan melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh digital marketing terhadap minat beli konsumen pada produk iPhone di Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif, yang digunakan untuk menguji hubungan antara dua variabel, yaitu digital marketing (X) dan minat beli konsumen (Y). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 45 responden pengguna iPhone di wilayah Sidoarjo dengan menggunakan teknik purposive dan incidental sampling. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala Likert 1–5. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS 4 untuk menguji validitas, reliabilitas, dan pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen pada produk iPhone di Sidoarjo dengan nilai T hitung > 1,96 dan P value < 0,005. Hal ini membuktikan bahwa strategi pemasaran digital melalui media sosial, promosi online, website analitik, dan e-mail marketing mampu meningkatkan ketertarikan, kesadaran, serta keinginan konsumen untuk membeli produk Secara implikatif, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaku usaha smartphone perlu memperkuat strategi digital marketing untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan minat beli konsumen, khususnya melalui optimalisasi konten media sosial dan promosi interaktif. Penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi akademisi dan peneliti selanjutnya untuk mengembangkan studi serupa dengan menambahkan variabel lain seperti brand image atau kepercayaan konsumen. Kata Kunci: Digital Marketing, Minat Beli, iPhone, Media Sosial, Pemasaran Online 
Analisa Biblikal: Makanan Persembahan (Xiang Peng) Bolehkan Diberikan kepada Orang lain daripada Dibuang? Kurniawan, Taufik
GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies Vol. 5 No. 2 (2026): GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies - Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the Chinese Confucian tradition, there is a ritual of praying and offering food to the gods and deceased ancestors. After all the rituals, the food offerings are then eaten with family, this is what is called Xiang Peng. This tradition has given rise to debate, both among Christians whose families still adhere to Confucianism, and among Christians who receive the food offerings. Many studies have discussed whether believers are permitted to eat food offerings or not, but this study will discuss a different issue, namely if believers are not permitted to eat offerings, then should the food be thrown away or can be given to others in need. This study uses an inductive qualitative method through literature review plus interviews with competent sources who understand the essence of the Xiang Peng ritual. It is hoped that through this research, believers will no longer experience dilemmas in handling food offerings. Abstrak Dalam tradisi masyarakat Tionghoa berkepercayaan Konghucu, ada ritual sembahyang dan mempersembahkan makanan yang ditujukan pada dewa dan leluhur yang sudah meninggal. Setelah semua ritual, makanan persembahan yang disajikan itu kemudian dimakan bersama keluarga dan teman, inilah yang disebut Xiang Peng. Tradisi ini  memunculkan perdebatan, di pihak orang Kristen yang keluarganya masih menganut Konghucu, maupun orang Kristen yang diberi makanan persembahan tersebut. Banyak penelitian yang membahas apakah orang percaya diperkenankan memakan makanan persembahan atau tidak, namun penelitian ini akan membahas hal yang berbeda, yang berkaitan dengan etika biblika, yaitu jika memang orang percaya tidak diperbolehkan untuk memakan makanan persembahan, maka haruskah makanan tersebut dibuang atau boleh diberikan kepada orang lain yang membutuhkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif induktif melalui studi pustaka ditambah wawancara dengan narasumber yang kompeten dan mengerti esensi dan makna ritual Xiang Peng ini. Diharapkan melalui penelitian ini, orang percaya tidak lagi mengalami dilema dalam memperlakukan makanan persembahan.
Branding Lokal Berbasis Kearifan Budaya Membangun Resonansi Merek dan Dampaknya terhadap Daya Saing Ekonomi Regional di Jawa Timur sutarmin sutarmin; wiwik budiarti; sugiyanto sugiyanto; Taufik Kurniawan
Develop Vol 10 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/dev.v10i1.11619

Abstract

Globalisasi memicu paradoks pasar di mana konsumen kini lebih mencari identitas autentik berbasis lokalitas. Namun, kekayaan budaya Jawa Timur sering kali hanya menjadi artefak historis daripada aset strategis branding. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi mekanisme transformasi kearifan budaya menjadi resonansi merek dan dampaknya terhadap daya saing ekonomi regional di Jawa Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif-interpretif dengan logika induktif, penelitian ini menerapkan strategi studi kasus jamak pada Batik Aroma Teraphy (Madura), Batik Bambu Mujur (Lumajang), dan Gerabah Dinoyo (Malang). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik merek, pakar, serta konsumen. Analisis dilakukan menggunakan model analisis tematik Braun & Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi kearifan lokal membangun resonansi merek melalui tiga mekanisme: (1) Inovasi Budaya, yakni dekonstruksi tradisi menjadi solusi fungsional-sensorik seperti batik aromaterapi dan estetika minimalis; (2) Konstruksi Identitas, melalui "Self-Identity Congruity" yang menciptakan cultural capital dan loyalitas premium di mata konsumen ; serta (3) Koneksi Geografis, menggunakan filosofi lokal (misal: Pring Sedapur) yang selaras dengan nilai keberlanjutan global. Dampak ekonomi regional termanifestasi dalam efek multiplier berupa revitalisasi rantai pasok lokal, spesialisasi tenaga kerja, dan penguatan place branding. Penelitian menyimpulkan bahwa daya saing regional Jawa Timur bertumpu pada keseimbangan antara integritas warisan budaya dan inovasi pasar. Model ini memvalidasi Resource-Based View (RBV) di mana keunikan budaya yang bersifat path-dependent menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang resilien.
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR TOWER TELEKOMUNIKASI TERHADAP RENCANA PENAMBAHAN KETINGGIAN Anton Arianto; Subekti, Purwo; Bambang Edison; Taufik Kurniawan; Tengku Muhammad Ary
Jurnal Teknik Gradien Vol 18 No 01 (2026): JURNAL TEKNIK GRADIEN (On progress)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v18i01.1705

Abstract

Peningkatan kebutuhan layanan telekomunikasi yang terus berkembang mendorong optimalisasi infrastruktur jaringan, salah satunya melalui penambahan ketinggian tower telekomunikasi eksisting untuk memperluas jangkauan sinyal dan meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan dan kinerja struktur tower telekomunikasi dalam rangka persiapan penambahan ketinggian berdasarkan standar perencanaan yang berlaku. Objek penelitian adalah self supporting tower (SST) dengan tinggi awal 42 m yang direncanakan diperpanjang menjadi 52 m. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pemodelan dan analisis struktur menggunakan perangkat lunak analisis tower, dengan mempertimbangkan kombinasi beban mati, beban peralatan (antenna dan perangkat pendukung), serta beban angin sesuai standar ANSI/TIA-222-G (2009), Permen Kominfo No. 02 Tahun 2008, dan Permen Perhubungan No. 90 Tahun 2018. Parameter yang dianalisis meliputi rasio tegangan elemen struktur (member stress ratio), simpangan puncak (top displacement), rotasi puntir (twist), simpangan lateral (sway), serta kapasitas angkur dan base plate terhadap gaya tarik dan geser. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan ketinggian tower secara signifikan meningkatkan respons struktur, terutama pada gaya aksial tekan/tarik, momen lentur akibat beban angin, serta simpangan lateral di bagian puncak tower. Pada kondisi struktur extended tanpa perkuatan, beberapa parameter kinerja melampaui batas izin yang ditetapkan standar, khususnya pada elemen kaki bagian bawah dan sistem bracing kritis. Setelah dilakukan perkuatan struktural pada elemen-elemen tersebut, seluruh parameter utama kembali berada dalam batas aman sesuai ketentuan standar, sehingga rencana penambahan ketinggian dinyatakan layak secara teknis dan struktural.
Peluang dan Tantangan Dalam Mempersiapkan Desa Wisata Rintisan Menuju Pariwisata Berkelanjutan Yuviani Kusumawardhani; Taufik Kurniawan; Dina Hariani
Bogor Hospitality Journal Vol 9 No 1 (2025): Bogor Hospitality Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55882/bhj.v9i1.139

Abstract

SDGs as a global agenda in development in various sectors is still a difficult phenomenon to do, especially in developing countries. Indonesia as a developing country is still experiencing obstacles, especially in the tourism sector. The Indonesian government continues to strive to develop sustainable tourism, one of which is through sustainable certification of tourist villages in Indonesia. Bogor Regency, in West Java Province, is one of the certified tourist villages. However, among other provinces, West Java province only has one certified tourist village located in Bogor District. Other provinces have at least two certified tourist villages.The slow development of tourism villages in Bogor Regency is partly due to the lack of support from stakeholders. Based on this, this study aims to examine more deeply the challenges and opportunities in shaping sustainable tourism villages in Bogor District. This research is exploratory in nature, and the researcher used a qualitative approach based on phenomenology to explore in-depth information related to challenges and opportunities from 11 resource persons who are stakeholders of tourist villages in Bogor Regency. Finally, this research provides an overview of the challenges and opportunities in developing tourism villages in Bogor Regency, so that it will be easier to take preventive action to develop tourism villages towards the principle of sustainability.
Co-Authors , Dhiyan Septa Wihara Abdul Hamid Achmad Nuruddin Safriandono Adelia Pratiwi, Anggun Adrian Fahreza Sanjaya Ali Farhan ALMUBAROK, HUSNI DWI DHUHAWAN Amin Sadiqin Amrina Yulfajar Angelina, Michelle Anton Arianto Anton Ariyanto Aulia, Lucky Rinandar Dwi Ayu Puspita Putri Wicaksono Bambang Edison Bayu Permadi Diah Pratiwi Dina Hariani Eka Fitasari Eny Nur Aisyah Fadillah Fadillah Faridah, Abdatul Fariz Khadiqi, M. Feri Tiona Pasaribu Firdausi Amaliyah Gembul, Delsiana Ghoi, Maria Vianey Hardika Hardika, Hardika Hariani, Dina Herman Supriadi Hidajat, Koerniawan Hidayah, Sofiana Hidayat, Jorgi Adam Irwan Rahadi Jeki Haryanto Jumariah, Erma Kartika Kusmayati, Nindya Khusmasari, Jihan Kurniawan, Yuli kusmayati, Nindya Kusmayati, Nindya Kartika Kusuma Adi Rahardjo Laily Hermawanti Lulu, Magdalena Rika Masrun masrun Mochammad Mamduch Barsa Mohammad Faiz Karimy, Mohammad Faiz Muh Hilmi Pauzi Muslikhun Mutia, Rada Irma Nengseh, Sri Wahyuni Nindya Kartika Kusmayati Nugroho, Bagaskara Widi Purwo Subekti Purwoko, Andik Putri R, Diah Suci Rahmawati, Eka Septia Ramli Hidir Ria Kamilah Agustina Rinanti, Rosyida Fajri Santoso, Yudivan Ilham Setiyawan, Ahmad Iskandar sugiyanto sugiyanto Sutarmin Sutarmin, Sutarmin suwangsi, iwang Suwangsih, Iwang Taruna, Taruna Tengku Muhammad Ary Tria Gustiningsi Widiyanti, Opi Trimarita Wilenthino, M. Farel wiwik budiarti Wulandari, Lusi Wahyu Wulandari, Novianti Wulansari, Dhyah Yogi Setiawan Yuli Kurniawati Yuli Kurniawati, Yuli Yuviani Kusumawardhani Yuviani Kusumawardhani, Yuviani