Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Revitalisasi Pasar terhadap Pendapatan Pedagang Desa Batu-Batu Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng Muh Syahrul; Bakhtiar Bakhtiar; Jamaluddin Jamaluddin
xxxx-xxxx
Publisher : JADBISFISH: Jurnal Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jab.v2i3.51487

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh revitalisasi pasar terhadap pendapatan pedagang di Desa Batu-Batu Kecamatan Marioriawa  Kabupaten Soppeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran revitalisasi pasar di desa Batu-Batu Kecamatan Marioriawa  Kabupaten Soppeng, untuk mengetahui gambaran pendapatan pedagang di desa Batu-Batu Kecamatan Marioriawa  Kabupaten Soppeng, dan untuk mengetahui pengaruh revitalisasi pasar  terhadap pendapatan pedagang di desa Batu-Batu Kecamatan Marioriawa  Kabupaten Soppeng. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di pasar sentral desa Batu-Batu Kecamatan Marioriawa  Kabupaten Soppeng. Sumber data dalam penelitian adalah pedagang pada desa Batu-Batu Kecamatan Marioriawa  Kabupaten Soppeng pada bulan juni sampai juli 2022. Teknik pengumpulan data berupa observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa uji statistik, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis deskriptif, analisis regresi linier sederhana, analisis koefisien korelasi, dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator yang digunakan pada setiap variabel tersebut menunjukkan dimana revitalisasi pasar berada pada kategori sangat efektif. Indikator pada variabel pendapatan pedagang berada pada kategori sangat efektif. Berdasarkan uji korelasi terjadi hubungan yang sangat kuat diantara kedua variabel tersebut. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh revitalisasi pasar terhadap pendapatan pedagang di desa Batu-Batu Kecamatan Marioriawa  Kabupaten Soppeng.
Hubungan Pembelajaran HOTS (High Order Thinking Skill) Dengan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PPKn di SMAN 1 SOPPENG Bakhtiar Bakhtiar; Mustari Mustari; Chuznul Mar'yah Baharsyah
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor3 (September 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstarct: This study aims to determine (1) the application of High Order Thinking Skill learning in PPKn Subjects at SMAN 1 Soppeng (2) students' critical thinking ability in PPKn Subjects at SMAN 1 Soppeng (3) The Relationship between High Order Thinking Skills (HOTS) and Students' Critical Thinking Ability in PPKn Subjects at SMAN 1 Soppeng. This research is a Quantitative study. The type of research used in this study is correlational research. Data collection techniques through questionnaire techniques (questionnaires) and documentation.The results showed that (1) the implementation of HOTS learning in PPKn subjects at SMAN 1 Soppeng, namely the average score of HOTS (High Order Thinking Skill) learning application was 54.18%. is in the pretty good category. (2) the critical thinking ability of students in PPKn subjects at SMAN 1 Soppeng obtained an average score of 58.56% in the sufficient category (3) the relationship between HOTS (High Order Thinking Skill) learning and students' critical thinking ability in PPKn subjects at SMAN 1 Soppeng has a very strong relationship between High Order Thinking Skill with the ability to think critically of students where the form of the relationship is positive.Keywords: High Order Thinking Skill ̧ Critical ThinkingAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan pembelajaran High Order Thinking Skill pada Mata Pelajaran PPKn di SMAN 1 Soppeng (2) kemampuan berpikir kritis peserta didik pada Mata Pelajaran PPKn di SMAN 1 Soppeng (3) Hubungan High Order Thinking Skill (HOTS) dengan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Mata Pelajaran PPKn di SMAN 1 Soppeng. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini penelitian korelasional. Teknik pengumpulan data melalui teknik kuesioner (angket) dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerpan pembelajaran HOTS pada mata pelajaran PPKn di SMAN 1 Soppeng yakni perolehan rata-rata skor penerapan pembelajaran HOTS (High Order Thinking Skill) sebesar 54,18%. berada pada kategori cukup baik. (2) kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran PPKn di SMAN 1 Soppeng memperoleh rata-rata skor sebesar 58,56% berada pada kategori cukup (3) hubungan pembelajaran HOTS (High Order Thinking Skill) dengan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran PPKn di SMAN 1 Soppeng memiliki derajat hubungan yaitu korelasi sangat kuat dimana pada variabel High Order Thinking Skill nilai interval 0,86% sedangkan pada variabel kemampuan berpikir kritis peserta didik nilai interval 0,86% dan bentuk hubungannya ialah positif.Kata Kunci: High Order Thinking Skill, Berpikir Kritis
PROSESI RITUAL DIPARRAUKAN (KETERLANJURAN) DALAM PENYELESAIAN KASUS PERSETUBUHAN ANAK KANDUNG DI KECAMATAN TAWALIAN KABUPATEN MAMASA Bakhtiar Bakhtiar; Muh. Sudirman; Fajar Nirmalasari
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor 2 (Juli 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Ritual Processiions Are Performed in Settlement of Cases of Obscene Childhood in Tawalian District, Mamasa Regency. Thesis For Pancasila and Citizenship Education Study Program, Faculty of Social Sciences and Law, State University of Makassar, Supervised by Bakhtiar as supervisor one and Muhammad Sudirman as supervisor two.This study aims to determine the ritual procession performed in solving cases of sexual abuse of biological children in Tawalian District, Mamasa Regency. To achieve these goals, the researchers used data colletion techniques through observation, interviews, and documentation. The data obtained from the results of the research were processed using a qualitative approach and a type of case study research. The source of the author’s informants is the Tawalian Government, Tawalian traditional institutions and the Tawalian community to find out abaut the ritual procession performed in the settlement of cases of sexual abuse of biological children in Tawalian sub-district, Mamasa district.The results showed that: (1) The stages of thee Diparraukan ritual started from the knowledge of the pregnant child by the biological father, continued to the stage where the problem was taken over by the customary institution, which in the customary institution there were also stages, starting from gathering for deliberations to along the ritual date, and proceed to the ritual procession stage where in the ritual procession there are several processed or stages as well, namely pre-ritual, ritual, and after the ritual. (2) the attitudes or views of the Mamasa people, the Tawalian people in particular strongly agree, support, and respond if customary customs or laws continue to be specifically enforced on the Diparraukan ritual.Keywords: Settlement of Biological Child Abuse Cases Through Diparraukan RitualsAbstrak : Prosesi Ritual Diparraukan (Keterlanjuran) Dalam Penyelesaian Kasus Persetubuhan Anak Kandung di Kecamatan Tawalian Kabupaten Mamasa. Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar, Dibimbing oleh Bakhtiar selaku pembimbing 1 dan Muhammad Sudirman selaku pembimbing 2.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosesi ritual diparraukan (keterlanjuran) dalam penyelesaian kasus persetubuhan anak kandung di kecamatan Tawalian kabupaten Mamasa dan mengetahui bagaimana sikap/pandangan dari masyarakat tentang ritual diparraukan (keterlanjuran) yang dilakukan dalam proses penyelesaian kasus persetubuhan anak kandung. Untuk mencapai tujuan tersebut maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Sumber informan penulis yaitu pemerintah Tawalian, tokoh adat Tawalian dan masyarakat Tawalian untuk mengetahui bagaimana prosesi ritual diparraukan dalam penyelesaian kasus persetubuhan anak kandung di kecamatan Tawalian kabupaten Mamasa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Tahap-tahap Ritual Diparraukan dimulai dari tahap 1 (satu) diketahuinya anak hamil oleh ayah kandung, tahap 2 (dua) permasalahan diambil alih oleh lembaga adat, yang mana pada lembaga adat ada pula langkah-langkah yang ditempuh yaitu mulai dari lembaga adat berkumpul untuk bermusyawarah sampai kepada penentuan tanggal ritual, dan tahap 3 (tiga) prosesi ritual yang mana pada prosesi ritual ada beberapa langkah yang ditempuh yaitu pra ritual, berlangsungnya ritual, dan setelah ritual. (2)sikap atau pandangan masyarakat Tawalian. Masyarakat Tawalian secara khusus sangat setuju, mendukung, dan merespon positif apabila kebiasaan atau hukum adat terus diberlakukan secara khusus ritual diparraukan. Kata Kunci: Penyelesaian Kasus Persetubuhan Anak Kandung Melalui Ritual Diparraukan (keterlanjuran)
STRATEGI PEMBERIAN PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS DI SMP NEGERI 26 MAKASSAR Imam Suyitno; Bakhtiar Bakhtiar; Fifi Kurniati
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor3 (September 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims: 1) To determine the strategy of providing strengthening religious character education by teachers at SMP Negeri 26 Makassar. 2) To find out the factors that inhibit and support the provision of strengthening the religious character of students at SMP Negeri 26Makassar. 3) To find out the efforts taken by the teacher in overcoming the inhibiting factors. This type of research is a qualitative research using a descriptive approach. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The data obtained from the research results were processed using descriptive qualitative data analysi.               The results of the study showed that (1) the strategy for strengthening religious character was carried out by teachers at SMP Negeri 26 Makassar, namely implementing strategies in the form of example, habituation, discussion stories using learning media. Using strategies in the form of rewards and punishments, and cooperation between teachers and parents or guardians of students. (2) factors that become inhibitors and supporters in the strategy of providing strengthening of religious character education at SMP Negeri 26 Makassar, namely the inhibiting factors are influenced by the environment, cellphone peers, self-awareness of the students themselves and the lack of teacher supervisors. While the supporting factors are the desire of students for supporting religious activities and adequate facilities and infrastructure. 3) The teacher's efforts in overcoming the inhibiting factors are holding cooperation with parents of students, giving advice and motivation to students in choosing friends to hang out with, limiting students from using mobile phones in class and raising students awareness and maximizing teacher supervision of students.  Keywords: Strategy, Strengthening Religious Character    Abstrak: Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui strategi pemberian penguatan pendidikan karakter religius yang dilakukan guru di SMP Negeri 26 Makassar 2). Untuk mengetahui faktor yang menjadi penghambat dan pendukung dalam pemberian penguatan karakter religius peserta didik di SMP Negeri 26 Makassar. 3). Untuk mengetahui upaya yang ditempuh guru dalam mengatasi faktor penghambat. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi : observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis data secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Strategi pemberian penguatan  karakter religius yang dilakukan guru di SMP Negeri 26 Makassar yaitu menerapkan strategi berupa ketauladanan, pembiasaan, cerita, diskusi, penggunaan media pembelajaran, menggunakan strategi berupa hadiah dan hukuman (reward and punishment), dan kerjasama antara guru dengan orang tua atau wali peserta didik. (2) faktor yang menjadi penghambat dan pendukung dalam strategi pemberian penguatan pendidikan karakter religius di SMPN  26 Makassar yaitu faktor penghambat di pengaruhi oleh ling kungan, teman sebaya, handphone, kesadaran diri peserta didik itu sendiri dan kurangnya pengawasan guru. Sedangkan faktor pendukungnya yaitu adanya keinginan peserta didik, kegiatan keagamaan yang mendukung dan sarana dan prasarana yang memadai. 3). Upaya guru dalam mengatasi faktor penghambat yaitu mengadakan kerja sama dengan orang tua murid, Memberikan wejangan dan motivasi kepada peserta didik dalam memilih teman bergaul, Membatasi peserta didik menggunakan handphone dikelas dan menumbuhkan kesadaran peserta didik serta memaksimalkan pengawasan guru terhadap peserta didik. Kata Kunci : Strategi, Penguatan Karakter Religius
PERAN SEKOLAH PENGGERAK DALAM MENINGKATKANKOMPETENSI PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 7 MAKASSAR Bakhtiar Bakhtiar; Muh Sudirman; Juniawaty Norma Saputri
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor3 (September 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to determine (1) The implementation of driving school activities at SMP Negeri 7 Makassar (2) The impact of driving school activities at SMP Negeri 7 Makassar (3) What factors influence the implementation of the driving school program at SMP Negeri 7 Makassar. This research method uses a descriptive qualitative research type with a qualitative approach. The data sources used consist of primary data and secondary data with data collection techniques and procedures, namely observation, interviews and documentation. The data analysis used is a. Data reduction; b. Presentation of data ordisplay;c. Drawing data conclusions and verifying is the final activity of qualitative research.The results of this research conclude that (1) Implementation of driving school activities at SMP Negeri 7 Makassar includes: (a) Human resource development through PMO, IHT, Workshops, Independent Training, and Utilization of PMM. (b) Implementing a learning process with a new paradigm through implementing teaching modules, teachers acting as facilitators, and integrating technology. (c) Optimizing school digitalization through the procurement of computers, smart TVs and developing school websites. (2) The impact of driving school activities at SMP Negeri 7 Makassar provides an increase in students in cognitive and affective terms. Then, the impact on teachers provides freedom to innovate in designing learning plans. And the impact on schools is optimizing facilities, infrastructure and systems based on digital management. (3) Factors that influence the implementation of the driving school program through (a) adequate facilities and infrastructure, (b) optimal teacher competency. (c) Funding for activities provided by the central and regional governments.Keywords: Driving School, Competence, and Students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pelaksanaan kegiatan sekolah penggerak di SMP Negeri 7 Makassar (2) Dampak kegiatan sekolah penggerakdi SMP Negeri 7 Makassar (3) Faktor-faktor apa yang memengaruhi pelaksanaan program sekolah penggerak di SMP Negeri 7Makassar. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder dengan teknik dan prosedur pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu a. Reduksi data; b. Penyajian data atau display;c. Penarikan kesimpulan data dan verifikasi artinya kegiatan akhir penelitian kualitatif.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Pelaksanaan kegiatan sekolah penggerak di SMP Negeri 7 Makassar meliputi: (a) Pengembangan sumber daya manusia melalui PMO, IHT, Workshop, Pelatihan Mandiri, dan Pemanfaatan PMM. (b) penerapan proses pembelajaran dengan paradigma baru melalui pengimplementasian modul ajar, guru berperan sebagai fasilitator, dan pengintegrasian teknologi. (c) pengoptimalan digitalisasi sekolah melalui pengadaan komputer, smart tv dan pengembangan website sekolah. (2) Dampak kegiatan sekolah penggerakdi SMP Negeri 7 Makassar memberikan peningkatan terhadap peserta didik dalam hal kognitif dan afektifnya. Kemudian, dampak kepada guru memberikan kebebasan berinovasi dalam merancang perencanaan pembelajaran. Dan dampak kepada sekolah yaitu pengoptimalan sarana, prasarana dan sistem berbasis manajemen digital. (3) Faktor-faktoryang memengaruhi pelaksanaan program sekolah penggerak melalui (a) Sarana dan pra-sarana yang memadai, (b) kompetensi guru yang optimal. (c) pendanaan kegiatan yang diberikan oleh pemerintah pusat maupun daerah.Kata Kunci: Sekolah Penggerak, Kompetensi, dan Peserta didik 
PERAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MAHASISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF PRODI PPKN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Irsyad Dahri; Bakhtiar Bakhtiar; Fidya Septiani Mansyur
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor3 (September 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This study aims to determine, (1) Campus teaching helps students develop the ability to develop innovative plans (2) The contribution of campus teaching programs in developing students' abilities to develop innovative learning plans. To achieve these objectives, this research uses data collection techniques through interviews and documentation. Together with alumni of the Teaching Campus Program. 1 batch 2 alumni, 6 batch 3 alumni, 3 batch 4 alumni. The data obtained from the research results were collected and processed by qualitative analysis.Keywords : Teaching Campus Programs, Students, Innovative Learning Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) Kampus mengajar dapat membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan menggunakan model pembelajaran inovatif (2) Model Pembelajaran inovatif yang diterapkan mahasiswa saat pembelajaran. Untuk mencapai tujuan tersebut maka penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Bersama Mahasiswa alumni Program Kampus Mengajar. 1 orang alumni angkatan 2, 6 orang alumni angkatan 3, 3 orang alumni angkatan 4. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian dikumpulkan dan diolah dengan analisis secara kualitatif.Kata Kunci : Kampus Mengajar, Mahasiswa, Model Pembelajaran Inovatif
Analisis Strategi Inovasi Produk Di Cafe Kopiology Kota Makassar Muh Faisal, Bakhtiar, Andi Muhammad Rivai, Risma Nismawaty dan Sulmiah Muh Faizal; Bakhtiar Bakhtiar; Andi Muhammad Rivai; Risma Niswaty; Sulmiah Sulmiah
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jab.v3i3.65755

Abstract

Analisis Strategi Inovasi Produk di Cafe Kopiology Kota Makassar. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Bakhtiar dan Andi Muhammad Rivai. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui dan menganalisis strategi inovasi produk di Cafe Kopiology Kota Makassar. Untuk mengetahui strategi inovasi produk pada Cafe Kopiology Kota Makassar. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, penelitian ini mengambil 5 (lima) orang responden, yang terdiri dari 1 pemilik usaha dan 4 orang karyawan. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik wawancara dilakukan secara terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Cafe Kopiology Kota Makassar telah melaksanakan proses tahapan inovasi produk dengan baik dan sistematis sesuai dengan teori Philip Kotler. Dalam melaksanakan proses tahapan inovasi produk Cafe Kopiology melakukan pengajuan ide, penyaringan ide, pengujian konsep, pengembangan strategi pemasaran, dan analisis bisnis, Cafe Kopiology sangat berhati-hati dalam pengambilan keputusan untuk menciptakan sebuah inovasi produk. Namun Cafe Kopiology masih harus lebih detail dalam penciptaan produk baru itu. Kata kunci: Inovasi, Produk, Cafe
URGENSI DAN DAMPAK WACANA AMANDEMEN KELIMA UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945 Mohamad Ramsliyanto Pobela; Andi Tenri Pada Agustang; Bakhtiar Bakhtiar
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v18i2.65044

Abstract

Dalam perkembangannya, tidak dapat dipungkiri wacana terkait amandemen kelima UUD NRI Tahun 1945 ini kembali mencuat serta menjadi perbincangan hangat baik dikalangan elit politik maupun masyarakat. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui: (1) Urgensi amandemen kelima UUD NRI Tahun 1945, (2) dampaknya terhadap stabilitas politik. Metode pengumpulan data menggunan studi pustaka atau telaah literatur berupa buku, artikel ilmiah, dan berita-berita dari sumber bacaan media elektronik yang terpercaya.  Hasil analisis menunjukkan: (1) Amandemen kelima UUD NRI Tahun 1945 belum urgen dilakukan. Pertama, Dinamika politik mengingat kita baru saja menyelenggarakan pemilihan umum, apabila amandemen dilakukan berpotensi terjadi konflik kepentingan para elit politik yang berdampak pada stabilitas politik. Kedua, mengingat kondisi perekenomian masyarakat yang saat ini melemah, pemerintah perlu fokus pada kesejahteraan rakyat. Ketiga, persoalan hukum yang tak kunjung usai, misalnya kasus korupsi, judi online, dan narkoba. (2) Dampak yang ditimbulkan jika amandemen kelima ini tetap dilakukan yaitu terjadinya instabilitas politik, upaya memajukan kesejahteraan rakyat dapat terhambat, dan pembangunan fisik yang sudah berjalan dapat tersendat.
SMART CITY: MODELING IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KOTA TANPA KUMUH Andika Wahyudi Gani; Bakhtiar Bakhtiar; Muhammad Luthfi Siraj
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v19i1.63144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pengembangan sistem layanan di Kota Makassar berbasis smart city sebagai wujud pelayanan yang efektif dan adaptif. Metode penelitian yang digunakan ialah berjenis kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan policy. Penelitian ini diokasikan di Kota Makassar dengan menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Adapun teknik analisis data digunakan model interaktif kualitatif. Penelitian ini memiliki urgensi yang sangat penting bagi pemerintah Kota Makasar sebagai pengambil kebijakan terpusat untuk melakukan pengkajian analisis serta evaluasi dari berbagai model program yang telah diinovasikan untuk merekontrusialiasi pembangunan lingkungan bersih, pelayanan dan juga pereknomian masyarakat Makassar. Hasil penelitian model kebijakan Kota Tanpa Kumuh di Kota Makassar sebagai upaya dalam mewjudkan Kota Smart City dinilai terimplementasi kurang baik, hal ini ditandari Kondisi lingkungan kurang baik, hal tersebut dari segi fisik, adanya capaian dalam pengurangan kawasan kumuh diberbagai kelurahan seperti yang kawasan yang cukup kumuh yaitu daerah Pannampu. Faktor yang menjadi penghambat implementasi program kotaku kelurahan di Makassar yaitu adanya ego sektoral masyarakat yang ingin menjadikan daerahnya sebagai titik pelaksanaan kegiatan. Selain itu, ada masyarakat yang merasa dilibatkan atau tidak dilibatkan dalam pelaksanaan program kotaku. Hal ini dikarenakan, masyarakat yang merasa tidak dilibatkan tidak berusaha untuk mengikuti perkembangan program kotaku mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan program kotaku.
The Effect of Work Saturation (Burnout) on Employee Performance at PT. PLN (Persero) Makassar Transmission Implementation Unit Mawaddah Warahmah; Bakhtiar Bakhtiar; Muhammad Luthfi Siraj
Public Resource Innovation Management and Excellence November 2025, Volume 2 Number 3
Publisher : Public Resource Innovation Management and Excellence

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The impact of burnout on workers' performance in the Transmission Implementation Unit Makassar, PT. PLN (Persero). Conclusion. Study Program in Business Administration. Law and Social Science Faculty. University of Makassar. Under the direction of Muhammad Luthfi Siraj and Bakhtiar. This study sought to determine if staff performance at PT. PLN persereo) Transmission Implementation Unit Makassar was positively and significantly correlated with burnout. This study combines quantitative approaches with associative descriptive research, gathering data by observation, surveys, and recording. The sample for this study was derived from data processed using SPSS version 25, which included inferential analysis, descriptive and descriptive data analysis procedures, and validity and reliability tests. The study's findings show that there was no discernible relationship between staff performance and burnout at the PT. PLN (Persero) Transmission Implementation Unit Makassar. A validity test demonstrates that this is the case—it is higher than the table. Employee performance (Y) is 0.824% and rising burnout (X) is 0.951% according to the findings of a reliability test, indicating that each variable is to be dependent. The findings of a basic linear regression test show a correlation value of 0.045, indicating a very weak relationship between employee performance and burnout. The impact of burnout on employee performance at PT. PLN (Persero) Transmission Implementation Unit Makassar received a score of 1.1%, which is included in the very low category interval, according to the coefficient of determination of 0.011.