Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Muatan IPS Menggunakan Model Games Risma Widia Safitri; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i1.17254

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, mendeskripsikan aktivitas siswa, dan menganalisis keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa menggunakan model games. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan dengan jumlah siswa 29 orang. Jenis data penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis. Data kuantitatif hasil belajar diperoleh melalui tes tertulis secara individu dan kelompok. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru dipertemuan empat memperoleh skor 40 kriteria “Sangat Baik”, aktivitas siswa mencapai persentase 100% dipertemuan empat, keterampilan berpikir kritis dipertemuan empat mencapai 93%, dan hasil belajar siswa mampu meraih nilai ? 70 dengan mencapai persentase klasikal 100% dipertemuan empat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pada pembelajaran IPS menggunakan model GAMES dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa kelas VB SDN Manarap Lama 1.
Model Pembelajaran Protection Landing Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SD Muatan IPA Nadya Febrina; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i1.17255

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar dan keterampilan berpikir kreatif siswa yang berdampak terhadap rendahnya hasil belajar pada pembelajaran IPA. Upaya untuk mengatasi masalah ialah menerapkan model pembelajaran Protection Landing melalui Penelitian Tindakan Kelas sebanyak 4 kali pertemuan di kelas VA SDN 1 Sungai Ulin Banjarbaru dengan objek penelitian sebanyak 25 siswa serta bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan menganalisis keterampilan berpikir kreatif serta hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik observasi, dokumentasi dan tes evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa guru terus meningkat di setiap pertemuan yang diikuti oleh aktivitas siswa terus meningkat pula di setiap pertemuan. Selain itu, keterampilan berpikir kreatif siswa dan hasil belajar siswa di semua aspek terus meningkat di setiap pertemuan. Sehubungan dengan hasil dari penelitian dapat di simpulkan bahwa kegiatan pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran Protection Landing mampu meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MUATAN IPS MENGGUNAKAN MODEL MERDEKA DI SEKOLAH DASAR MUHAMMAD DONI; RATNA PURWANTI
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v4i2.1343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbaikan kualitas pembelajaran melalui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan menganalisis peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan kombinasi model pembelajaran MERDEKA. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian dilaksanakan di kelas V SDN Pangeran 1 Banjarmasin dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang pada tahun ajaran 2022/2023. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran MERDEKA (Problem Based Learning, Numbered Head Together, dan Make A Match) dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran mencapai 92% siswa yang berkategori aktif dan sangat aktif dan hasil belajar siswa pada aspek kognitif mencapai 84%, aspek afektif mencapai 88%, dan aspek psikomotorik mencapai 84% siswa berada pada kriteria tuntas.
BIMBINGAN TEKNIS PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS LAHAN BASAH Sakerani Sakerani; Herti Prastitasari; Ratna Purwanti; Husnul Khatimah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19402

Abstract

Kemampuan merancang bahan ajar sangat penting untuk meningkatkan ketertarikan anak dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kepala Sekolah dalam merancang bahan ajar. Metode kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan praktik langsung merancang bahan ajar berbasias lahan basah menggunakan aplikasi Canva dengan rincian kegiatan (1) pemberian konsep pengetahuan tentang perancangan bahan ajar berbasis lahan basah (2) mampu merancang Bahan ajar berbasis lahan basah menggunakan aplikasi canva. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berdasarkan pada angket yang dibagikan kepada peserta yaitu (1) memahami materi konsep bahan ajar berbasis lahan basah sebanyak 95% dengan kategori sangat puas, (2) merancang bahan ajar berbasis lahan basah menggunakan aplikasi canva 90% dengan kategori sangat puas. Dengan demikian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan manfaat yang menyeluruh bagi kepala sekolah IGTKI kecamatan Sungai tabuk dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan merancang bahan ajar berbasis lahan basah.
Upaya Peningkatan Aktivitas Belajar Dan Keterampilan Memecahkan Masalah Menggunakan Model LEARN GREAT Pada Muatan IPA Qurota Ayun; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v2i4.1536

Abstract

The new era 5.0 causes challenges covering various aspects and fields, one of which is education. Therefore, it is necessary to have human resources who have high-level thinking skills (HOTS), where one of the supports is science subjects. However, in science learning in elementary schools, it is still found that student activity in learning and problem-solving skills and learning outcomes tend to be low. For this reason, this study aims to improve the activities of teachers, students, problem-solving skills and learning outcomes. This research uses Classroom Action Research Techniques (PTK) which was carried out in 3 meetings in class V of SDN Terantang 1 Barito Kuala Regency with a total of 10 students. Researchers use the LEARN GREAT LEARNing model, and collect data quantitatively and qualitatively, and analyze it in the form of tables and graphs. The results showed that student activity increased from a classical percentage score of 30% at meeting 1 to 100% at meeting 3, as well as problem-solving skills from a classical percentage score of 50% at meeting 1 to 100% at meeting 3. While cognitive learning outcomes increased from 70% to 90%. Based on the results of this study, it can be concluded that the use of the LEARN GREAT model can improve teacher activity, student activity, problem-solving skills and student learning outcomes.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PRIMER DAN MEDIA KARBO DI SEKOLAH DASAR: Penelitian Tindakan Kelas Sri Indah Utary; Ratna Purwanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3495

Abstract

This research aims to describe the activity of teacher and students, while also examining enhancements improvements in problem-solving skills and student learning outcomes using a PRIMER learning models and KARBO media. This research used Classroom Action Research (CAR) and uses qualitative and quantitative methods. The participants in the research were carried out in 5th grade of SDN Belitung Utara 1 with an overall 27 students in the 2023/2024 school year. Data analysis in this research employed qualitative descriptive analysis techniques and cross tabulation, explained with tables, pictures and interpretation with percentages. The outcomes of this research show that the teacher’s activity was rated as 36 based on the criteria “Very Good”, classical student activity reached 93% with the criteria “Very Active”, classical problem-solving skills reached 96% with “Very Skilled” criteria, and student learning outcomes in the cognitive domain clasically reached 96%, clasically the affective domain reached 100%, and clasically the psychomotor domain reached 100%. Based on the findings, it can be inferred that the PRIMER learning model and KARBO media can enhance student activity, problem-solving skills, and student learning achievement.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN KERJA SAMA SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL), VISUAL AUDITORY KINESTETIK (VAK), DAN TALKING STICK PADA MUATAN IPAS SEKOLAH DASAR: Penelitian Tindakan Kelas Daniela Irena Rumintang Simangunsong; Ratna Purwanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.3496

Abstract

The problems in the research focus on low student understanding, limited learning experience, lack of student cooperation, and lack of interest in learning science content in class IV SDN Belitung Utara 1. These problems are caused by a one-way learning approach, lack of use of models. learning that encourages the development of students' collaboration skills, as well as a lack of variety in the presentation of material which results in less interesting and enjoyable learning. Efforts to solve this problem are conducted utilize Problem Based Learning (PBL), Visual Auditory Kinesthetic (VAK), then Talking Stick models. The aim of this look for is to upgrade student activity, collaboration skills, and their learning outcomes. This research used the Classroom Action Research (PTK) method which was carried out in four meetings. Data was collected through observing activities by teachers and students and student collaboration skills, which were then analyzed using descriptive analysis and cross tabulation techniques to produce tables, figures and interpretations based on percentages.According to the research findings, instructor activity increased from a score of 25 at the first meeting to a score of 35 at the fourth. Student activity also increased significantly from 17% at the initial meeting to 94%, with the criteria being very active. Students' collaboration skills increased from 28% to 100% over four meetings, with very skilled criteria. The criteria for achieving student learning objectives also increased from 22% to 94%. It is possible to draw the conclusion that the application of the model Problem Based Learning (PBL), Visual Auditory Kinesthetic (VAK), then Talking Stick effective in increasing student activity, collaboration skills, and their learning outcomes in science learning in class IV at SDN Belitung Utara 1.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI MENGGUNAKAN MODEL PANDIR Muhamad Hasby Munawar; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3561

Abstract

The main problem discussed in this study is the lack of learning activities and communication skills for class V children at SDN Alalak Selatan 2. This research aims to describe the increase in teacher activity, learning activities and student communication skills. This is because learning tends to be one-way, Indonesian language learning emphasizes grammar, and learning does not use a variety of models. The method used in this research was Classroom Action Research which was carried out in 4 meetings. The data used is qualitative data obtained by observing teacher activities, student learning activities, and student communication skills. The results obtained were that teacher activity from meetings 1 to 4 increased from 83% to 98%. Student learning activity at the same meeting increased from 41% to 91%, while student communication skills increased from 41% to 86%. Completeness of student learning outcomes also increased from 41% to 100%. Based on these results, conclusions can be drawn that show the PANDIR model is effective in increasing teacher activity, learning activities, communication skills, and student learning outcomes.
Increase Activity, Critical Thinking Skills and Student Collaboration Using the PERMATA Model and Wordwall Media in Elementary Schools Noppy Ridhani; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Indonesian Journal of Primary Education Vol 8, No 1 (2024): Indonesian Journal of Primary Education : June 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v8i1.73240

Abstract

This research raises the problem of low critical thinking skills and student cooperation in science and science lessons in elementary schools due to learning that is not focused on students and the use of learning models is still lacking. This problem can be overcome by implementing a combination of learning models, namely the PERMATA model (Problem BasEd LeaRning, SAVI (SoMatic, Auditory, VisuAlization, dan Intellectually), dan Two Stay Two StrAy) and Wordwall Media. The aim of this research is to describe the improvements that have occurred in activities, critical thinking and collaboration skills, as well as the learning outcomes obtained by students. This research applies PTK research or classroom action research with fourth grade students at SDN Terantang 2 who act as research subjects. The method used is a qualitative and quantitative approach. The results of the research concluded that during the 4 meetings there was an increase in teacher activity with very good criteria, student learning activity increased from less active to very active, students' critical thinking and collaboration skills increased from less skilled to very skilled, and student learning outcomes increased. Based on the findings, it can be concluded that the use of the PERMATA model and Wordwall media is effective in increasing activity, critical thinking and collaboration skills, as well as student learning outcomes. The results of this research are recommended as reference material for similar research in efforts to improve the quality of learning in elementary schools.
Meningkatkan Mutu Lulusan SMK Melalui Sinergi Kurikulum, Kemitraan Industri, Profesionalisme Guru, dan Pendanaan Dwi Septian; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.7084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana sinergi antara kurikulum, kemitraan industri, profesionalisme guru, dan pendanaan dapat meningkatkan mutu lulusan di SMKN 1 Buntok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru produktif, siswa kelas XII, alumni, dan mitra industri yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan metode analisis tematik dengan tahapan reduksi, kategorisasi, hingga penarikan tema utama, serta diterapkan triangulasi untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis industri melalui teaching factory telah diterapkan dengan melibatkan lima mitra aktif, kemitraan kerja berjalan aktif untuk praktik kerja lapangan dan penyerapan lulusan, serta pelatihan guru dilakukan secara bertahap dalam bidang digitalisasi dan teaching factory. Namun, tantangan masih ada pada aspek pemerataan pelatihan guru dan keterbatasan alat praktik industri terkini. Pendanaan melalui BOS belum mencukupi kebutuhan pengembangan teknologi pembelajaran, sehingga diperlukan diversifikasi sumber pendanaan dari sektor swasta melalui program CSR. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya perencanaan kolaboratif dan berkelanjutan antara sekolah, industri, dan pemerintah agar strategi peningkatan mutu lulusan dapat terwujud secara optimal dan adaptif terhadap dinamika dunia kerja.
Co-Authors Ahmad Alim Bachri Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Aldi Aliza Rifka Zuhairiah Anugrah Mitria Sari Arisandi Tiya Rini Aslamiah Aslamiah Asmi Rusmanayanti Aulia Rahmah Celia Cinantya Chresty Anggreani Daniela Irena Rumintang Simangunsong Desyandri Desyandri Dwi Septian Erma Marhamah Erma Marhamah Ervina Yuwinda Fitriyadi Ramadhan Hadani Hadani Hafidzatun Nisa Herti Prastitasari Herti Prastitasari Husnul Khotimah Indah Puspita Sari Irma Irma Irma Irma Ismi Khairun Nisa Jumadi Jumadi Jumadi Khairati Olfah Khairunnisa Khairunnisa Kristesia Elda Laila Mubarakah Latifatunnisa M. Irham Mahmudah . Maimunah Maimunah maisyati mukaramah Miftha Huljannah Muhamad Hasby Munawar MUHAMMAD DONI Muhammad Fitriadi Muhammad Hafiz Anshari Muhammad Rijali Hadi Muhammad Rindi Nabila Rahimah Nadya Febrina Noorhapizah Noppy Ridhani Nor Anisa Nora Vitriati norazmi sari Nova Khoirunnisa Witanti Novitawati Novitawati Nur Anisa Khadijah Nurdohiyah Nurdohiyah Nurhalisa Khatami Nurul Mulpiani Puji Nurwidayati Widayati Qurota Ayun Rabi’ah Rabi’ah Rahma Tia Nirhahim Rahmad Khairinor Rahmaniah Rahmaniah Rahmat Alfian Madani Raihanah Sari Raihanah Sari Rakhmat Afriza Ria Aprianti Rika Yuliani Risma Widia Safitri Sakerani Sakerani Shafa' Muthi'ah Siti Zubaidah Sri Indah Utary Suhaimi Suhaimi Sulaiman Sulaiman Syifa Layli Zubaidah Tanti Apriani Tasya Amelia Ramadhani Tri Muthoharoh Trisna Ulfia Nurul Annisa Wafa Nur Azizah Wanda Azizah Wiwik Handayani Wiwik Indrasari Yuliansyah Yusi Mardatila Zulfa Fardhinah