Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Model PELITA dan Media Educaplay dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar Latifatunnisa; Ratna Purwanti
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.800

Abstract

Aktivitas dalam proses pembelajaran harusnya dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa khususnya dalam mata pelajaran matematika, namun hal ini tidak sesuai dengan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran yang dilakukan kurang melibatkan partisipasi aktif siswa. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dan subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model PELITA dan media Educaplay berhasil meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas guru telah mencapai kriteria “sangat baik”, aktivitas siswa telah mencapai kriteria “hampir seluruh siswa sangat aktif”, keterampilan berpikir kritis telah mencapai kriteria “hampir seluruh siswa sangat terampil”, kemampuan pemecahan masalah telah mencapai kriteria “hampir seluruh siswa sangat mampu”, dan hasil belajar siswa telah mencapai kriteria “tuntas”. Disarankan bagi guru sekolah dasar untuk mengadopsi model pembelajaran yang menciptakan proses pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.
Penggunaan Model PROSES dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Syifa Layli Zubaidah; Ratna Purwanti
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.801

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Mawar 7 Banjarmasin terlihat dari masih rendahnya kemampuan siswa dalam memahami permasalahan, memberikan jawaban secara mandiri, menarik kesimpulan, serta merancang strategi untuk menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar melalui penerapan model PROSES yang mengintegrasikan Problem Based Learning (PBL), Discovery Learning (DL), dan Talking Stick (TS); Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama empat pertemuan pada siswa kelas V B SDN Mawar 7 Tahun Pelajaran 2025/2026. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa. Data kualitatif diperoleh melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui tes hasil belajar; Aktivitas guru mencapai kategori sangat baik, aktivitas siswa mencapai kategori hampir seluruh siswa sangat aktif, keterampilan berpikir kritis mencapai kategori sangat terampil, dan ketuntasan klasikal hasil belajar berhasil mencapai target ketuntasan; Penerapan model PROSES terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar matematika siswa sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar.
Penggunaan Model PANDAI dalam Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Sekolah Dasar Rahma Tia Nirhahim; Ratna Purwanti
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.802

Abstract

Rendahnya keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian karena siswa masih mengalami kesulitan dalam bekerja sama, berkomunikasi, dan bertanggung jawab dalam kelompok sehingga berdampak pada pencapaian hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Mawar 7 Banjarmasin melalui penerapan model PANDAI yang merupakan kombinasi Project Based Learning (PjBL), Discovery Learning, dan Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini menggunakan pendekatakn kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek penelitian sebanyak 21 siswa kelas IV. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan kolaborasi, serta tes hasil belajar yang dianalisis menggunakan teknik analisis data dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru terlaksana dengan kriteria sangat baik dan mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Aktivitas siswa terlaksana dengan kriteria sangat aktif dan mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Keterampilan kolaborasi siswa terlaksana dengan kriteria sangat terampil dan mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Hasil belajar siswa terlaksana dengan kriteria tuntas dan mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model PANDAI efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa.
Penggunaan Model Pembelajaran PERKASA dalam Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah, Kerjasama Pendidikan Pancasila Siswa SD Rakhmat Afriza; Ratna Purwanti
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.803

Abstract

Permasalahan dilatarbelakangi rendahnya tingkat keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerja sama, serta hasil belajar siswa pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III SDN Melayu 7. Kondisi tersebut dipengaruhi proses pembelajaran yang didominasi oleh guru, sehingga keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar optimal, kemampuan bekerjasama antar siswa masih rendah, dan siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan permasalahan. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerjasama, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model PERKASA. Kajian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama empat pertemuan. Subjek yang terlibat dalam kajian berjumlah 15 siswa. Data penelitian diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan memadukan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru, yaitu dari kategori baik pada awal tindakan menjadi kategori sangat baik pada akhir tindakan. Aktivitas siswa meningkat dari 27% menjadi 87% dengan kategori sangat aktif. Keterampilan pemecahan masalah meningkat dari 27% menjadi 80% dengan kategori sangat terampil. Keterampilan kerja sama meningkat dari 33% menjadi 93% dengan kategori sangat terampil. Hasil belajar juga meningkat dari 33% menjadi 93% sehingga ketuntasan klasikal tercapai. Dengan demikian, penerapan model PERKASA yang mengintegrasikan PBL, Make a Match, dan CRH mampu memaksimalkan aktivitas pembelajaran, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerja sama, serta hasil belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Pancasila.
Penggunaan Model Pembelajaran PROSA dan Media Card Cons dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kerjasama Matematika Siswa Sekolah Dasar Muhammad Hafiz Anshari; Ratna Purwanti
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.805

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika menjadi permasalahan yang diatasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa menggunakan model PROSA berbantuan media Card Cons. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan empat pertemuan pada 20 siswa kelas III SDN Kelayan Timur 12 Tahun Ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 73% menjadi 100%, aktivitas siswa dari 25% menjadi 90%, keterampilan berpikir kritis dari 25% menjadi 90%, keterampilan kerja sama dari 25% menjadi 85%, dan hasil belajar dari 38% menjadi 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PROSA berbantuan media Card Cons efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar Matematika siswa sekolah dasar.
Communication Strategies in Stunting Management Towards Healthy, Intelligent, and Cheerful Children Husnul Khotimah; Nur Anisa Khadijah; Nova Khoirunnisa Witanti; Tasya Amelia Ramadhani; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v9i1.2746

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that has long-term impacts on growth and development as well as the quality of human resources. One of the efforts to address stunting is through the implementation of effective communication strategies and synergy between schools, teachers, and parents. This study aims to describe and analyze the communication strategies of school principals, teachers' parenting patterns, and parents' parenting patterns in handling stunting towards healthy, intelligent, and cheerful children at Noor Latifah Kindergarten in Gambut District. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study type. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observations, and documentation. Data analysis uses the Miles and Huberman 2014 model, which includes data collection, data presentation, data reduction, and drawing conclusions. The research results show that school principals implement interpersonal, vertical, and diagonal communication, as well as social mobilization through partnerships with parents and community health centers. Teachers apply a collaborative educational parenting approach through promoting healthy living habits and meaningful learning, in collaboration with parents. Parents practice a democratic parenting style by ensuring proper nutrition, caregiving, and fostering healthy habits in their children at home. Effective and collaborative communication strategies are proven to support a holistic and integrative approach to stunting management.
Implementation of SOAR analysis in school development at SDN Pelambuan 4 Banjarmasin Anugrah Mitria Sari; Wafa Nur Azizah; Muhammad Fitriadi; Irma Irma; Ria Aprianti; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v5i1.167

Abstract

The implementation of strategic management in elementary schools is still dominated by problem-based approaches such as SWOT, while studies on the application of SOAR Analysis (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results) as an appreciative and strength-based approach remain limited. Furthermore, previous research has not extensively explained how the four dimensions of SOAR are systematically applied in school development. This study aims to analyze the implementation of SOAR Analysis in school development at SDN Pelambuan 4 Banjarmasin. The study employs a qualitative approach using a case study design. Data were collected through interviews, observations, and document analysis involving five informants: one school principal, two teachers, one school staff member, and one school committee chairperson. Data validity was ensured through triangulation of sources, methods, and time, as well as member checking. Data analysis utilized the Miles and Huberman interactive model, with findings grouped according to the four SOAR components. The research findings indicate that the strengths dimension is reflected in a collaborative culture, competent human resources, and adequate digital facilities. The opportunities  dimension stems from government policy support, the School Driver Program, and strategic partnerships with various stakeholders. The aspirations dimension is realized through the school’s “TERMUDA” vision (Berkarakter, Berilmu, Berbudaya) as the direction for school development. The results dimension is evident in improved teacher collaboration, learning quality, student achievement, stakeholder participation, and data-driven school management. Thus, the SOAR Analysis has proven to be an effective strategic framework for fostering appreciative, collaborative, and sustainable school development. Abstrak. Implementasi manajemen strategik di sekolah dasar masih didominasi oleh pendekatan berbasis masalah seperti SWOT, sedangkan kajian mengenai penerapan Analisis SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results) sebagai pendekatan apresiatif dan berbasis kekuatan masih terbatas. Selain itu, penelitian sebelumnya belum banyak menjelaskan bagaimana keempat dimensi SOAR diterapkan secara sistematis dalam pengembangan sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Analisis SOAR dalam pengembangan sekolah di SDN Pelambuan 4 Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap lima informan yang terdiri atas satu kepala sekolah, dua guru, satu tenaga kependidikan, dan satu ketua komite sekolah. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu serta member checking. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan pengelompokan temuan berdasarkan empat komponen SOAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi strengths tercermin pada budaya kolaboratif, sumber daya manusia yang kompeten, dan fasilitas digital yang memadai. Dimensi opportunities berasal dari dukungan kebijakan pemerintah, Program Sekolah Penggerak, serta kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Dimensi aspirations diwujudkan melalui visi sekolah “TERMUDA” (Berkarakter, Berilmu, Berbudaya) sebagai arah pengembangan sekolah. Dimensi results tampak pada peningkatan kolaborasi guru, kualitas pembelajaran, prestasi siswa, partisipasi pemangku kepentingan, serta pengelolaan sekolah berbasis data. Dengan demikian, Analisis SOAR terbukti menjadi kerangka strategis yang efektif dalam mendorong pengembangan sekolah yang apresiatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Meningkatkan Aktivitas, Motivasi Dan Keterampilan Menulis Simple Present Tense Menggunakan Model Lecture Pada Sekolah Dasar Wanda Azizah; Ratna Purwanti
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v1i3.298

Abstract

The problem in this study is the low activity, motivation and writing skills in English content Simple Present Tense. The purpose of this finding is to describe quality improvements through educator activities, analyzing student activities, learning motivation and students' writing skills. This study used Classroom Action Research (PTK) which was carried out in 3 meetings. The research subjects were the fifth grade students at SDN Sungai Miai 2 Banjarmasin totaling 25 students consisting of 11 male students and 14 female students. The data obtained is qualitative data through observing the activities of educators, students, learning motivation questionnaires and quantitative data so that students' writing skills are obtained through written tests individually and in groups. The benchmark for research success is that 80% of students obtain or exceed the specified KKM ≥75. Based on the data findings and results of this study, it can be concluded that learning using the LECTURE model (Problem Based Learning, Think Talk Write, and Picture and Picture) is able to provide an increase in students' activity, motivation and writing skills.
Meningkatkan Aktivitas, Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Piring Antik Pada Siswa Sekolah Dasar M. Irham; Ratna Purwanti
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v1i3.334

Abstract

This study aims to describe how teacher activities and student activities as well as analyze the increase in motivation and student learning outcomes in class V SDN Sidorejo 1 Barito Kuala Regency by using a model, namely PIRING ANTIK which is a combination of Problem Based Learning (PBL) models, Mathematics Learning Realistic (PMR) and Snowball Throwing. The type of research used was Classroom Action Research (CAR), which was carried out in three meetings. The research subjects were fifth grade students at SDN Sidorejo 1, totaling 20 students, consisting of 12 male students and 8 female students. The data in this study were obtained from observations and written tests. Then the conclusion from the final results of this study is that teacher activity in this study has increased by obtaining results on very good criteria. Student activity has increased with the final result obtaining very active criteria. Student motivation has increased with the final result obtaining very high criteria. And student learning outcomes individually obtain or exceed the KKM that has been set, namely ≥75 and classical learning outcomes, namely ≥80% of students in the class obtain a final score that meets the specified completeness criteria, namely ≥75.
Strategi Komunikasi di Organisasi dalam Meningkatkan Mutu Lembaga di UPTD SDN 2 Nusa Indah Tri Muthoharoh; Rika Yuliani; Hadani Hadani; Irma Irma; Muhammad Rindi; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1502

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi adaptif dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan, dengan fokus di UPTD SDN 2 Nusa Indah, di tengah tuntutan globalisasi dan revolusi industri 4.0. Mutu pendidikan tidak hanya diukur dari akademik, tetapi juga dari efektivitas proses, fasilitas, pelayanan, serta kepuasan pemangku kepentingan, menjadikan komunikasi yang efektif krusial dalam membangun iklim organisasi yang positif dan suportif. Adaptasi strategi komunikasi, didukung oleh transparansi, kolaborasi, dan pengelolaan perubahan, menjadi pilar utama untuk menjaga relevansi mutu, dengan pemanfaatan teknologi digital berperan esensial dalam meningkatkan efisiensi, jangkauan, dan interaktivitas komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana peneliti menjadi instrumen utama untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian adalah memahami fenomena strategi komunikasi adaptif secara mendalam, mengeksplorasi peran teknologi digital, serta menganalisis dampaknya terhadap iklim organisasi dan peningkatan mutu pendidikan. Temuan utama dari studi kasus di UPTD SDN 2 Nusa Indah mengindikasikan bahwa keberhasilan peningkatan mutu lembaga secara komprehensif berakar pada strategi komunikasi yang adaptif, tulus, dan kolaboratif. Strategi komunikasi ini memberikan dampak positif yang komprehensif, mencakup peningkatan sarana prasarana, partisipasi orang tua, pembentukan karakter positif siswa, dan respons positif masyarakat, yang secara holistik berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan dan pencapaian tujuan sekolah.
Co-Authors Ahmad Alim Bachri Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Aldi Aliza Rifka Zuhairiah Anugrah Mitria Sari Aslamiah Aslamiah Asmi Rusmanayanti Aulia Rahmah Celia Cinantya Chresty Anggreani Daniela Irena Rumintang Simangunsong Desyandri Desyandri Dwi Septian Erma Marhamah Erma Marhamah Ervina Yuwinda Hadani Hadani Hafidzatun Nisa Herti Prastitasari Herti Prastitasari Husnul Khotimah Indah Puspita Sari Irma Irma Irma Irma Ismi Khairun Nisa Jumadi Jumadi Jumadi Khairati Olfah Khairunnisa Khairunnisa Kristesia Elda Laila Mubarakah Latifatunnisa M. Irham Mahmudah . Maimunah Maimunah maisyati mukaramah Miftha Huljannah Muhamad Hasby Munawar MUHAMMAD DONI Muhammad Fitriadi Muhammad Hafiz Anshari Muhammad Rijali Hadi Muhammad Rindi Nabila Rahimah Nadya Febrina Noorhapizah Noppy Ridhani Nor Anisa Nora Vitriati norazmi sari Nova Khoirunnisa Witanti Novitawati Novitawati Nur Anisa Khadijah Nurdohiyah Nurdohiyah Nurhalisa Khatami Nurul Mulpiani Puji Nurwidayati Widayati Qurota Ayun Rabi’ah Rabi’ah Rahma Tia Nirhahim Rahmad Khairinor Rahmaniah Rahmaniah Rahmat Alfian Madani Raihanah Sari Raihanah Sari Rakhmat Afriza Ria Aprianti Rika Yuliani Risma Widia Safitri Sakerani Sakerani Shafa' Muthi'ah Sri Indah Utary Suhaimi Suhaimi Sulaiman Sulaiman Syifa Layli Zubaidah Tanti Apriani Tasya Amelia Ramadhani Tri Muthoharoh Ulfia Nurul Annisa Wafa Nur Azizah Wanda Azizah Wiwik Handayani Wiwik Indrasari Yusi Mardatila Zulfa Fardhinah