Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGERINGAN BUSA TERHADAP AMPAS SEDUHAN TEH MENURUT MODEL KINETIKA LEWIS, PAGE DAN HENDERSON-PABIS Indah Hartati; Maharani Kusumaningrum; Laeli Kurniasari
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v3i1.2127

Abstract

Ampas seduhan teh dinyatakan memiliki kandungan serat kasar, selulosa, lignin dan berbagai macam mineral seperti tembaga, magnesium dan kalsium. Proses pengeringan serbuk ampas seduhan teh dapat mendorong pemanfaatan dan penggunaan lebih lanjut terhadap ampas teh. Dalam penelitian ini, pengeringan ampas seduhan teh dilakukan menggunakan metode pengeringan busa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinetika pengeringan busa terhadap ampas seduhan teh menggunakan model kinetika Lewis, Page dan Henderson-Pabis. Proses pengeringan busa terhadap ampas seduhan teh dilakukan dengan memvariasi konsentrasi agen pembusa (maltodekstrin) 10%-20% serta dengan menambahkan putih telur sebesar 15% dan aliran udara panas bersuhu 800C. Hasil penelitian menunjukkan bila dibandingkan dengan model kinetika Lewis maupun Henderson-Pabis, maka model Page memiliki kesesuaian yang lebih tinggi terhadap data eksperimen proses pengeringan busa terhadap ampas teh. Nilai kontanta kecepatan pengeringan (k) semakin meningkat seiring dengan peningkatan kadar maltodekstrin yang ditambahkan. Nilai konstanta kecepatan pengeringan yang terbesar pada model Page yakni sebesar 0,0593/menit diperoleh pada proses pengeringan busa terhadap ampas teh yang dilakukan dengan menambahkan putih telur sebesar 15%, aliran udara panas bersuhu 800C dan penambahan maltodekstrin sebesar 20%. Kata Kunci: ampas teh,  henderson-pabi , lewis, page,  pengeringan busa
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PEMBUATAN NATA DE COCO Harianingsih Harianingsih; Suwardiyono Suwardiyono; Maharani Kusumaningrum
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v2i2.1942

Abstract

Pengangguran dari tahun ke tahun marak menjadi masalah yang masih perlu penyelesaian. Rendahnya serapan lapangan pekerjaan bagi lulusan perguruan tinggiyang rendah, sementara lulusan perguruan tinggi sangat banyak. Persaingan yang semakin ketat ini menyebabkan lulusan susah memperoleh pekerjaan. Kondisi inilah yang menyebabkan para lulusan perguruan tinggi untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Pembelajaran yang diberikan pada perguruan tinggi diharapkan mendorong mahasiswa untuk mempunyai kemampuan berwirausaha. Untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada mahasiswa maka dilakukanlah pelatihan kewirausahaan pembuatan nata de coco. Nata de coco merupakan penerapan ilmu bioproses yang mereka dapatkan di perguruan tinggi khususnya jurusan Teknik Kimia Universitas Wahid Hasyim Semarang. Pada pelatihan nata de coco ini diikuti oleh tujuh orang mahasiswa yang mewakili angkatan masing-masing. Harapannya agar mereka dapat mentransfer ilmu dan keterampilan membuat nata de coco kepada orang lain dan masyarakat di sekitarnya. Kata kunci: coco, nata, wirausaha
Pelatihan Pemanfaatan Ekstrak dari Limbah Eceng Gondok pada Pembuatan Hand Sanitizer sebagai Antiseptik Alami Haniif Prasetiawan; Bayu Triwibowo; Maharani Kusumaningrum; Zuhriyan Ash Siddieqy Bahlawa; Dewi Selvia Fardhyanti; Dewi Artanti Putri
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2022): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v5i3.1289

Abstract

This article aims to describe the use of water hyacinth leaves as an ingredient for making hand sanitizers or natural antiseptic gels. Water hyacinth leaves will not cause microbial resistance due to the complexity of water hyacinth leaves containing flavonoids (luteolin, apigenin, tricin, chrysoeriol, kaempferol, azaeleatin, gossypetin, and orientin) and tannins contained in water hyacinth leaves are proven to be effective as antibacterial and antimicrobial agents. Based on this potential, water hyacinth leaves are very likely to be used as a natural antiseptic. The hand sanitizer produced in this activity has gone through a preference test on the community by looking at the preferences for color, thickness, moist impression, aroma (fragrance), and packaging. The teenager community in the RW 027, Batursari, Mranggen District, Demak Regency. With this activity, the teenager community can gain knowledge about the use of water hyacinth leaf extract as a natural hand sanitizer that is environmentally friendly and can make hand sanitizer products independently. Thus, the application of making water hyacinth leaf extract hand sanitizer can be applied in the area.
Pelatihan Pembuatan Minyak Aromaterapi “Blissie” dari Kulit Jeruk pada Dasawisma Matahari Harianingsih Harianingsih; Maharani Kusumaningrum; Tobias Samuel Salim; Dian Istiwa Putri; Hannah Arya Sriwijaya
Dedikasi:Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/dedikasi.v3i1.216

Abstract

Pikiran yang relaks, ceria dan gembira akan berdampak pada kesegaran fisik. Saat ini aromaterapi menjadi solusi terapi untuk menyenangkan pikiran dan menyegarkan tubuh. Aromaterapi dapat berasal dari tumbuh-tumbuhan dan pada pengabdian ini dilakukan pelatihan pembuatan aromaterapi dari kulit jeruk. Kulit jeruk itu sendiri menghasilkan minyak atsiri yang proses pengambilan ekstraknya dapat dilakukan di rumah tangga. Peserta pengabdian pelatihan pembuatan aromaterapi dengan nama “Blissie” sebanyak 20 anggota PKK dasawisma Matahari Patemon Gunungati Semarang. Metode ceramah berupa penjelasan tentang manfaat kulit jeruk dan proses pembuatan minyak aromaterapi secara sederhana didukung oleh uji organoleptis meliputi uji visual warna, bau untuk kesegaran fisik dan ketenangan pikiran sehingga untuk mewujudkan kader PKK yang produktif. 
Pemanfaatan Limbah Minyak Menjadi Lilin Aromaterapi Layak Jual dengan Teknologi Pemasaran Website E-Commerce dan Google Ads Vera Noviana Sulistyawan; Faizal Ghozali Abas; Wenny Adridtna Kencana Weda; Very Mareta Rahmawati Sulistyawan; Nur Azis Salim; Maharani Kusumaningrum; Hendra Dewinta Setiyani; Budiyono Budiyono
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 2 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i2.11975

Abstract

Pandemi, disrupsi, dan inflasi menjadi tantangan besar dalam sektor ekonomi di Indonesia saat ini. Disrupsi teknologi digital merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan untuk pemulihan ekonomi. Sasaran dalam pengabdian ini adalah Desa Pucangan yang terletak di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Desa Pucangan memiliki beberapa penjual UMKM dimana desa tersebut menghasilkan limbah minyak jelantah yang cukup banyak. Jika limbah tersebut tidak diolah dengan benar maka akan mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan. Di desa tersebut belum ada pengolahan limbah minyak. Disisi lain, banyak masyarakat yang terdampak Covid 19 di desa tersebut sehingga kehilangan pekerjaan yang menjadi sumber penghasilan. Dalam pengabdian ini, diusulkan sosialisasi dan pelatihan mengolah limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang layak untuk dijual. Selain itu, masyarakat dilatih menggunakan teknologi website e-commerce untuk pemasaran yang diharapkan dapat memperluas area penjualan lilin tersebut. Dalam proses penjualan mengaplikasikan periklanan menggunakan Google Ads yang terintegrasi dengan website e-commerce yang dibuat. Tujuan dari pengabdian ini adalah membentuk/memberdayakan kelompok masyarakat di Desa Pucangan agar dapat mandiri secara ekonomi.
Effectiveness of Internship Program Results in Students During Pandemic Delta Apriyani; Henry Ananta; Maharani Kusumaningrum; Sofia Daniati; Sinta Sulis Setyani; Estu Tri Yulia; Ayu Berlyana Sucipto; Marcellina Pangestuti
International Journal of Active Learning Vol 8, No 2 (2023): October 2023
Publisher : International Journal of Active Learning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internship is a program that must be implemented for students in university to develop the skills of students and adjust the needed skills in the Business World and the Industrial World in general. In the current pandemic situation there are many obstacles faced by students to implement industry internship activities, one of which is looking for internship places that still give opportunities for students to carry through internships. This pandemic condition also requires students to learn from home both practical learning and theory, so that the possibility for students to experience deficiencies in the abilities or skills used as provisions for internships is still minimal, so it requires the students activity to keep using internship activities as advice to gain knowledge in order to get the maximum learning experience. Through research conducted that with the current pandemic conditions, which require learning to be done online, does not rule out the possibility when internships in students continue to run effectively and provide valuable experiences and help the learning process for students. The assessment conducted by students states that internship activities carried out with the provision of online learning do not reduce the level of effectiveness and spirit for students as evidenced by obtaining an average assessment of the effectiveness of internships which is 4.50 in scale 5 which can be said that online learning does not reduce the level of effectiveness for students in conducting industry internships, In fact, students make the industry internship program as an opportunity to seek as much experience as possible to pursue the shortcomings obtained in the learning process in the classroom.
EDUKASI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: PENGENALAN PENGOLAHAN LIMBAH KULIT DURIAN MENJADI SABUN PADAT Nadya Alfa Cahaya Imani; Maharani Kusumaningrum; Sarwi Asri; Hanif Ardhiansyah; Bagus Yuliono; Meidwiarta Cahya Pribadi; Athiya Rihadatul; Aisy Qothrun Nada; Muhamad Zakky Irsyada
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.19358

Abstract

Limbah kulit durian yang masih mengandung berbagai vitamin, flavonoid, saponin, selulosa, lignin, pati, dan kandungan lain sangat berpotensi untuk di olah menjadi berbagai produk diversifikasi. Kulit durian diketahui mengandung selulosa yang tinggi (50-60%) dan lignin (5%) serta pati (5%). Bagian dengan porsi 60-75% dari keseluruhan buah ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal dan hanya dibiarkan menjadi limbah atau dibakar begitu saja. Salah satu produk olahan yang dapat bermanfaat untuk digunakan sehari-hari ataupun menjadi produk yang dapat dijual adalah sabun. Kandungan flavonoid dan saponin yang dimiliki kulit durian merupakan bahan yang biasanya dibutuhkan dalam pembuatan sabun sebagai bahan anti bakteri dan aditif pembuat busa sabun. Dengan adanya vitamin dan bahan organik lain yang terkandung, sabun hasil olahan juga berguna untuk memberikan nutrisi pada kulit. Metode yang digunakan pada produksi sabun adalah metode cold process dimana metode ini memiliki kelebihan, yaitu mudah untuk dilakukan dan dapat membuat sabun dengan ketahanan lama. Berkaitan dengan permasalahan tersebut maka dilakukanlah upaya inovasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang yang merupakan salah satu sentra produsen durian di Semarang. Upaya inovasi tersebut diprioritaskan pada: pemberian edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah yang baik dan potensi dari limbah kulit durian, pelatihan keterampilan pada masyarakat mengenai teknologi pembuatan produk sabun berbahan dasar limbah kulit durian menggunakan metode cold process, pembekalan wawasan kewirausahaan terkait produk sabun.
Review of Bio-Plastic Products Based on Fruit and Vegetable Waste Hanif Ardhiansyah; Maharani Kusumaningrum; Ria Wulansarie; Nadya Alfa Cahaya Imani
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v9i2.10365

Abstract

In the realm of sustainable materials, bio-plastics derived from fruit and vegetable waste have emerged as eco-friendly alternatives to traditional plastics. This mini review explores the promising landscape of bio-plastic products originating from agricultural by-products. Fruit and vegetable waste, abundant in nature, is being ingeniously repurposed to create biodegradable and compostable plastics, addressing the environmental concerns associated with conventional plastics. Researchers and innovators have harnessed the inherent properties of organic waste, utilizing its fibrous and polymeric components to develop bio-based polymers. These bio-plastics showcase commendable mechanical and thermal properties, making them viable contenders for various applications. From packaging materials to disposable cutlery, the versatility of fruit and vegetable waste-based bio-plastics is expanding. The review delves into the manufacturing processes, emphasizing the importance of sustainable practices in the production of these materials. Additionally, it sheds light on the environmental impact, decomposition rates, and potential challenges associated with the adoption of bio-plastic products. As the world seeks greener alternatives, the utilization of fruit and vegetable waste in bio-plastic production not only mitigates pollution but also promotes a circular economy by repurposing agricultural leftovers. This exploration underscores the transformative potential of harnessing nature's surplus for a more sustainable and responsible future.
Comparison of Ultrasonic Wave Pretreatment and Microwave-KOH Combination Pretreatment in Producing Bioethanol Using Rice Husk Waste Ardhiansyah, Hanif; Putri, Radenrara Dewi Artanti; Kusumaningrum, Maharani; Akbar, Faizal Reza Amirruddin; Fidiano, Daffa Bimo
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 21, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v21i2.50272

Abstract

Rice husk is a type of lignocellulosic biomass that can be chosen as a raw material for bioethanol production because it is abundant, cheap, and renewable. However, when it comes to lignocellulosic biomass, the main obstacle in using rice husks is the pretreatment process to remove the lignin content and prepare the lignocellulose so that it can be easily hydrolyzed. In this study, two combinations of pretreatment were used, namely microwave pretreatment and ultrasonic pretreatment, which used several variables. Microwave pretreatment uses variable time (2.5 minutes, 5 minutes, and 7.5 minutes) and power (100, 180 and 300 watts) as well as ultrasonic pretreatment uses variable time (20 minutes, 25 minutes, and 30 minutes) and power (70, 80 and 90 watts). The pretreatment results were hydrolyzed with sulfuric acid and fermented using saccharomyces cerevisiae yeast at varying times (3, 6, 9, 12, and 15 days). This research shows that microwave pretreatment is the most effective in reducing lignin. The lowest lignin content was 10.58% after 5 minutes and 180 watts of power. Bioethanol levels increased until the 15th day of fermentation, with the highest yield of 16%.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN DESAIN DAN SISTEM PEMASARAN PRODUK BERBASIS INTERNET SERTA UJI LABORATORIUM MINYAK SERAI WANGI KELOMPOK TANI SUMBER MAKMUR SEJAHTERA (SMS) DESA KEBUMEN KABUPATEN SEMARANG Fashiha Hastawan, Ahmad; Yarman, Indah Novi; Khasanah, Uswatun; Arlinto; Agusthio, Laode Hamdi; Khasbullah, Rizal Anas; Kusumaningrum, Maharani; Wiratama, Bayu
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The Sumber Makmur Sejahtera (SMS) farmer group has an innovation in processing citronella plants into citronella oil by partnering with local residents which can be sold commercially. The innovation that was carried out was to process citronella plants into citronella oil. In the development of innovations that are carried out there are various problems that occur in the field. The first problem encountered was to overcome complaints regarding the iron content in the results of the previous distillation, citronella oil produced using the latest reconstruction results must have laboratory test analysis. The second problem is the problem of packaging oil produced which is still simple. So far, citronella oil products are sold in two types, namely raw products which are sold per liter in jerry cans and ready-to-use products which are sold in small packages in the form of roll ons. The packaging design expected by the market is to provide a more exclusive packaging design. The third problem that was found from the results of discussions with the management of the Sumber Makmur Sejahtera (SMS) farmer group is regarding the distribution and marketing methods of products that are still conventional using the consignment method or other conventional methods, namely word of mouth. Marketing methods must be developed by utilizing internet-based information technology such as using existing E-Commerce services. As a solution to these three problems, the Team from Universitas Negeri Semarang provided assistance in the form of laboratory tests for citronella oil products, assistance in making packaging designs and also website designs. Abstrak Kelompok tani Sumber Makmur Sejahtera (SMS) memiliki inovasi dalam mengolah tanaman serai wangi menjadi minyak serai wangi dengan bermitra bersama warga sekitar yang dapat dijual secara komersil. Inovasi yang dilakukan adalah mengolah tanaman serai wangi menjadi minyak serai wangi. Dalam pengembangan inovasi yang dilakukan terdapat berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan. Permasalahan pertama yang ditemui adalah untuk mengatasi keluhan terkait kandungan zat besi pada hasil penyulingan sebelumnya maka minyak serai wangi hasil produksi dengan alat hasil rekonstruksi terbaru harus memiliki analisis uji laboratorium. Permasalahan kedua merupakan masalah packaging minyak hasil produksi yang masih sederhana. Produk minyak serai wangi selama ini dijual dalam dua macam pilihan yaitu produk mentah yang dijual per liter dengan wadah jerigen dan produk siap pakai yang dijual dalam bentuk kemasan kecil berupa roll on. Desain kemasan yang diharapkan pasar adalah dengan memberikan desain kemasan yang lebih eksklusif. Permasalahan ketiga yang ditemukan dari hasil diskusi dengan para pengurus kelompok tani Sumber Makmur Sejahtera (SMS) adalah perihal distribusi dan metode pemasaran produk yang masih konvensional dengan menggunakan metode titip jual (konsinyasi) atau metode konvensional lainnya yaitu dari mulut ke mulut. Metode pemasaran harus dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi informasi berbasis internet seperti menggunakan layanan ECommerce yang sudah ada. Sebagai solusi dari ketiga permasalahan tersebut Tim Pengabdi dari Universitas Negeri Semarang memberikan pendampingan dalam bentuk uji laboratorium produk minyak serai wangi, pendampingan pembuatan desain kemasan dan juga desain website.
Co-Authors A Abdullah Agusthio, Laode Hamdi Aisy Qothrun Nada Akbar, Faizal Reza Amirruddin Ardhiansyah, Hanif Arlinto Asri, Sarwi Astri, Mutiara Sandina Athiya Rihadatul Audyaz-Zahra, Chealsy Zafarina Ayu Berlyana Sucipto Bagus Yuliono Bahlawan, Zuhriyan Ash Shiddieqy Bayu Triwibowo Bayu Wiratama, Bayu Budiyono Budiyono Bunyamin Bunyamin Delta Apriyani Dewanti, Astiara Anis Dewi Artanti Putri Dewi Selvia Fardhyanti Dewi, Dira Fitria Dian Arofisma Dian Istiwa Putri Diana, Savira Rahma Dinda Adelia Fauzi Diyanti, Eka Dwi Handayani Dyah Nabila Yulianto Erliana, Savira Rinda Estu Tri Yulia Faizal Ghozali Abas Fandika, Putri Maharani Adinda Farikha Maharani Fashiha Hastawan, Ahmad Fatima Amalia Putri Fauzan Amrulloh Fennyta Maulidiyah Salsabillah Fidiano, Daffa Bimo Handayani, Sri Hanif Ardhiansyah Hanif Ardiansyah Haniif Prasetiawan Hannah Arya Sriwijaya Harianingsih, Harianingsih Harianingsih, Harianingsih Hendra Dewinta Setiyani Henry Ananta Hibatullah, Ridwan Dani Ichwan, Rizky Imani, Nadya Alfa Cahaya Imanullah, Kautsar Taqi Indah Hartati Indra Sakti Pangestu Indriawati, Aisya Eka Irene Nindita Pradnya Irsyada, Muhamad Zakky Isna Pratiwi Isnina Noor Ubay Khasbullah, Rizal Anas Laeli Kurniasari M. Ihsanuddin Maksiola, Masni Marcellina Pangestuti Maulida Zakia Meidwiarta Cahya Pribadi Muhamad Zakky Irsyada Nada, Athiya Rihadatul ‘Aisy Qothrun Nadya Alfa Cahaya Imani Nadya Alfa Cahaya Imani Nanggala, Pragusti Lintang Adhi Nelson Saksono Nur Azis Salim Pangestu, Indra Sakti Permanadewi, Indrasukma Pradnya, Irene Nindita Pramitha, Deva Aurelya Pratama, Muhammad Herdi Pribadi, Meidwiarta Cahya Prima Astuti Handayani Radenrara Dewi Artanti Putri, Radenrara Dewi Artanti Ria Wulansarie Ria Wulansarie, Ria Rizki Ria Ramadhani Rizkiyana, Luthfi Sadan, Serlia Fitri Salsabila, Luvena Sarwi Asri Sawiji, Kurnia Ayu Sembiring, Rinawati Setiyorini, Nurul Shidqi, Ashar Sinta Sulis Setyani Situmorang, Monatalia Lamtama Sofia Daniati Sri Handayani Sulistyawan, Vera Noviana Suwandi, Luluk Arvi Cahyaning Suwardiyono Suwardiyono Syahputra, Adhika Bintang Tobias Samuel Salim Ubay, Isnina Noor Vera Noviana Sulistyawan Vera Noviana Sulistyawan Very Mareta Rahmawati Sulistyawan Wara Dyah Pita Rengga Wati, Afifah Sagita Fitria Wenny Adridtna Kencana Weda Widi Astuti Yarman, Indah Novi Yoga Agung Prabowo Zakaria, Zainal Zuhriyan Ash Siddieqy Bahlawa