Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

INOVASI PENGGUNAAN MINYAK JELANTAH UNTUK PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI RAMAH LINGKUNGAN DENGAN MINYAK ESENSIAL DAUN JERUK PURUT Maharani Kusumaningrum; Nadya Alfa Cahaya Imani; Hanif Ardiansyah; Rizki Ria Ramadhani; Fatima Amalia Putri; Fennyta Maulidiyah Salsabillah; M. Ihsanuddin; Dinda Adelia Fauzi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.32102

Abstract

Minyak jelantah seringkali menjadi limbah rumah tangga yang diabaikan. Selain berdampak negatif bagi kesehatan, minyak ini juga berbahaya bagi lingkungan karena tidak bisa bercampur dengan air dan dapat menutupi permukaan air. Solusi yang diusulkan adalah membuat lilin aromaterapi dari minyak jelantah dan essential oil daun jeruk purut, yang berpotensi menjadi produk usaha bagi masyarakat. Kegiatan ini dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama melibatkan pembuatan lilin, mulai dari menyiapkan alat dan bahan, mengolah daun jeruk purut menjadi serbuk, merendam serbuk dalam etanol, menyaring minyak jelantah, mencampurnya dengan stearin acid dan pewarna, kemudian menuangkan adonan ke cetakan lilin dan membiarkannya mengeras. Sesi kedua terdiri dari sesi tanya jawab untuk mengukur minat peserta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung pada 2 Juni 2024 dengan tema “Pemanfaatan Minyak Ekstrak Daun Jeruk Purut Menjadi Produk Lilin Aromaterapi” yang bertujuan untuk mendorong masyarakat mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai jual serta memberikan keterampilan, terutama kepada ibu-ibu PKK di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Diharapkan lilin aromaterapi ini dapat meningkatkan kreativitas dan menjadi ide bisnis dengan menggunakan bahan yang sederhana dan terjangkau. Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta menumbuhkan ekonomi kreatif melalui penggunaan bahan alami lokal dan menciptakan solusi ramah lingkungan yang bernilai ekonomis.
NUGGET BERGIZI BERBASIS LIMBAH PADAT TAHU DAN DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN UMKM Ria Wulansarie; Widi Astuti; Maharani Kusumaningrum; Masni Maksiola; Eka Diyanti; Kurnia Ayu Sawiji; Deva Aurelya Pramitha; Putri Maharani Adinda Fandika; Mutiara Sandina Astri; Dira Fitria Dewi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.32605

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan di UMKM Tahu Siip Pariyem Desa Sumurrejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah. Proses produksi tahu menghasilkan limbah cair dan limbah padat yang dapat mencemari lingkungan serta dapat menimbulkan bau tidak sedap jika tidak segera diolah atau dibuang dengan benar. Masyarakat Desa Sumurrejo biasanya memanfaatkan ampas tahu hanya sebagai pakan ternak. Walaupun sudah menjadi sisa produksi tahu, ampas tahu masih memiliki kandungan protein, karbohidrat, dan serat yang cukup tinggi. Pengabdian ini bertujuan untuk mengolah limbah padat tahu menjadi nugget bergizi dengan penambahan ekstrak daun kelor. Daun kelor kaya akan protein, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan. Melalui pelatihan dan pendampingan, mitra UMKM diberi edukasi tentang pengolahan limbah tahu menjadi nugget bergizi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan mitra dalam mengolah limbah padat tahu, serta peningkatan nilai gizi nugget yang dihasilkan. Uji organoleptik menunjukkan penerimaan yang baik dari masyarakat terhadap nugget berbasis limbah tahu dengan tambahan ekstrak daun kelor. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi atas masalah limbah industri tahu dan meningkatkan perekonomian UMKM Tahu Siip Pariyem.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Limbah Cair Kolam Lele dan Cangkang Udang sebagai Pupuk Organik Cair Bernilai Ekonomi di Kelurahan Pakintelan Maharani Kusumaningrum; Widi Astuti; Radenrara Dewi Artanti Putri; Retno Mayasari; Alfita Ilfiyaningrum; Artanti Estiningtyas; Berliana Putri Rahmalia; Elvina Belva Fithriyah; Anin Bimarhamah; Hidayatul Munadhiroh
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): September: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkm.v5i3.678

Abstract

Community service is a program designed to enhance community knowledge and skills in processing catfish aquaculture wastewater into liquid organic fertilizer (LOF) by utilizing pond wastewater and shrimp shell soaking water. This program includes field observation, socialization, demonstrations of liquid organic fertilizer production, and community assistance during the fermentation process, as well as the environmentally friendly utilization of organic waste. The program is intended to increase public awareness that catfish farming wastewater and shrimp shell waste have the potential to be utilized as raw materials for liquid organic fertilizer, thereby supporting the implementation of a circular economy within the community. The objective of this community service activity is to improve community knowledge, skills, and awareness in managing organic waste into value-added products while reducing environmental pollution. The method employed is technology transfer using a participatory approach, consisting of observation, socialization, demonstration, and evaluation stages. The results showed that participants gained a better understanding of the liquid organic fertilizer production process, acquired practical skills in converting aquaculture waste into alternative fertilizer, and developed greater awareness of the importance of sustainable waste management. This community service program is expected to promote community self-reliance in utilizing organic waste, increase its economic value, and support environmental sustainability.
Co-Authors A Abdullah Agusthio, Laode Hamdi Aisy Qothrun Nada Akbar, Faizal Reza Amirruddin Alfita Ilfiyaningrum Anin Bimarhamah Ardhiansyah, Hanif Arlinto Artanti Estiningtyas Asri, Sarwi Athiya Rihadatul Audyaz-Zahra, Chealsy Zafarina Ayu Berlyana Sucipto Bagus Yuliono Bahlawan, Zuhriyan Ash Shiddieqy Bayu Triwibowo Bayu Wiratama, Bayu Berliana Putri Rahmalia Budiyono Budiyono Bunyamin Bunyamin Delta Apriyani Deva Aurelya Pramitha Dewanti, Astiara Anis Dewi Artanti Putri Dewi Selvia Fardhyanti Dian Arofisma Dian Istiwa Putri Diana, Savira Rahma Dinda Adelia Fauzi Dira Fitria Dewi Dwi Handayani Dyah Nabila Yulianto Eka Diyanti Elvina Belva Fithriyah Erliana, Savira Rinda Estu Tri Yulia Faizal Ghozali Abas Fandika, Putri Maharani Adinda Farikha Maharani Fashiha Hastawan, Ahmad Fatima Amalia Putri Fauzan Amrulloh Fennyta Maulidiyah Salsabillah Fidiano, Daffa Bimo Handayani, Sri Hanif Ardhiansyah Hanif Ardiansyah Haniif Prasetiawan Hannah Arya Sriwijaya Harianingsih, Harianingsih Harianingsih, Harianingsih Hendra Dewinta Setiyani Henry Ananta Hibatullah, Ridwan Dani Hidayatul Munadhiroh Ichwan, Rizky Imani, Nadya Alfa Cahaya Imanullah, Kautsar Taqi Indah Hartati Indra Sakti Pangestu Indriawati, Aisya Eka Irene Nindita Pradnya Irsyada, Muhamad Zakky Isna Pratiwi Isnina Noor Ubay Khasbullah, Rizal Anas Kurnia Ayu Sawiji Laeli Kurniasari M. Ihsanuddin Maksiola, Masni Marcellina Pangestuti Masni Maksiola Maulida Zakia Mayasari, Retno Meidwiarta Cahya Pribadi Muhamad Zakky Irsyada Mutiara Sandina Astri Nada, Athiya Rihadatul ‘Aisy Qothrun Nadya Alfa Cahaya Imani Nanggala, Pragusti Lintang Adhi Nelson Saksono Nur Azis Salim Pangestu, Indra Sakti Permanadewi, Indrasukma Pradnya, Irene Nindita Pramitha, Deva Aurelya Pratama, Muhammad Herdi Pribadi, Meidwiarta Cahya Prima Astuti Handayani Putri Maharani Adinda Fandika Radenrara Dewi Artanti Putri Radenrara Dewi Artanti Putri, Radenrara Dewi Artanti Ria Wulansarie Ria Wulansarie, Ria Rizki Ria Ramadhani Rizkiyana, Luthfi Sadan, Serlia Fitri Salsabila, Luvena Sarwi Asri Sembiring, Rinawati Setiyorini, Nurul Shidqi, Ashar Sinta Sulis Setyani Situmorang, Monatalia Lamtama Sofia Daniati Sri Handayani Sulistyawan, Vera Noviana Suwandi, Luluk Arvi Cahyaning Suwardiyono Suwardiyono Syahputra, Adhika Bintang Tobias Samuel Salim Ubay, Isnina Noor Vera Noviana Sulistyawan Vera Noviana Sulistyawan Very Mareta Rahmawati Sulistyawan Wara Dyah Pita Rengga Wati, Afifah Sagita Fitria Wenny Adridtna Kencana Weda Widi Astuti Yarman, Indah Novi Yoga Agung Prabowo Zakaria, Zainal Zuhriyan Ash Siddieqy Bahlawa