Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Classroom Reading Program Terhadap Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas IV SD Pertiwi Kota Makassar Nanang; Munirah; Andi Adam
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 1 No. 3 (2024): Compass: Journal of Education and Counselling, February 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v1i3.420

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest -posttest design. Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Pertiwi kota Makassar yang berjumlah 24 orang. Penelitian ini terdiri dari variabel terikat yaitu hasil belajar keterampilan menulis karangan narasi dan varabel bebas yaitu classroom reading program. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes essai pretest-posttest. Teknik analisis data menggunakan rumus uji-t. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa (1) Hasil analisis statistik deskriptif terhadap hasil belajar siswa dengan menerapkan classroom reading program menunjukkan hasil yang lebih baik dari pada sebelum menerapkan metode classroom reading program , (2) Hasil analisis statistik iferensial dengan menggunakan rumus uji-t, diketahui t hitung= 2,94 dengan Frekuensi df=24-1=23 pada taraf signifikan 0,05 diketahui t tabel= 1,71. Jadi, t hitung> t tabel atau 2,94> 1,71 sehingga H o ditolak dan H a diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan classroom reading program berpengaruh signifikan terhadap hasil keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas IV SD Pertiwi Kota Makassar.  
PENGEMBANGAN MATERI AJAR BAHASA INDONESIA KELAS X SMA BERBASIS FLIPBOOK MAKER Andi Adam; Abdul Karim Mahmut; Akram; Aziz Thaba
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/6tvcrx87

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk materi ajar yang layak, praktis, dan efektif bagi siswa SMAN 4 Luwu Utara kelas X dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah model Four-D (4-D) yang telah di modifikasi menjadi model Three-D (3-D) terdiri dari 3 tahap yang meliputi: Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan). Desain tindakan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan (R&d) ini adalah pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah validasi dan observasi. Hasil penelitian dan pengembangan (R&D) ini: (a) dihasilkan produk materi ajar Bahasa Indonesia kelas X SMAN 4 Luwu Utara berbasis media flipbook maker, (b) materi ajar Bahasa Indonesia kelas X berbasis media flipbook maker yang telah dinyatakan layak oleh ahli dan subjek uji coba, (c) materi ajar Bahasa Indonesia kelas X berbasis media flipbook maker yang telah dinyatakan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Hal ini ditunjukkan oleh tingkat ketuntasan tes kemampuan kelompok uji lapangan I dan II masing-masing sebesar 59% dan 77%. (d) materi ajar Bahasa Indonesia kelas X berbasis media flipbook maker yang telah dinyatakan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Hal ini ditunjukkan dengan hasil angket respon siswa dan guru. Rerata total respon guru terhadap materi ajar sebesar 3,8 atau dengan kategori baik. Rerata respon siswa uji coba lapangan I dan II masing-masing sebesar 4,1 dengan kategori praktis.
Sosialisasi Literasi Digital dalam Membangun Sikap Cerdas dan Bijak Bermedia pada Siswa Sekolah Dasar di SD Negeri Kakatua Makassar Fitri Ramadhani; Andi Adam; Syekh Adiwijaya Latief; Alif Kurnia Syam; Muh. Farhi; Nur Azizah
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i2.6133

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan terhadap kehidupan peserta didik sekolah dasar, baik dalam mendukung proses pembelajaran maupun menimbulkan berbagai tantangan, seperti kesulitan memilah informasi, rendahnya etika bermedia, serta kurangnya kesadaran akan keamanan dan privasi digital. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan literasi digital sejak dini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi digital siswa sekolah dasar dalam membangun sikap cerdas dan bijak bermedia. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi literasi digital kepada siswa kelas V SD Negeri Kakatua Kota Makassar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan, dengan bentuk kegiatan berupa penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta aktivitas interaktif yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik memiliki antusiasme yang tinggi dan mengalami peningkatan pemahaman mengenai literasi digital, etika bermedia, serta pemanfaatan teknologi secara positif dan aman. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali siswa sekolah dasar agar mampu menggunakan media digital secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab.
Strategi Tindak Tutur dan Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Digital: Analisis Pragmatik Pada Percakapan Media Sosial Siti Suwadah Rimang; Haslinda Haslinda; Maria Ulviani; Andi Adam
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 15, No 1 (2026): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v15i1.8595

Abstract

This study is motivated by the complexity of language use in digital interactions, particularly on social media, where variations of meaning, politeness strategies, and pragmatic failures frequently occur. The main problem addressed in this study concerns how speech act and politeness strategies are employed in social media conversations and how context influences meaning interpretation in digital interaction. This study aims to identify types of speech acts, describe politeness and impoliteness strategies, and explain the role of context in constructing meaning in social media discourse. This research employs a descriptive qualitative approach with a pragmatic perspective. The data consist of 120 utterances collected from Instagram and Twitter/X through documentation and non-participant observation techniques conducted from January to March 2025. Data analysis was carried out through speech act identification, politeness strategy analysis, contextual interpretation, and conclusion drawing. The findings reveal that directive speech acts are the most dominant with 46 data (38.3%), followed by expressive speech acts with 34 data (28.3%) and representative speech acts with 25 data (20.8%). The politeness strategies identified include both positive and negative politeness, as well as the use of multimodal elements such as emojis to reinforce pragmatic meaning and reduce threats to the interlocutor’s face. In addition, impoliteness strategies were also found to function as expressions of emotion, criticism, and group solidarity. The study further indicates that limited contextual cues and the absence of nonverbal signals in digital communication may lead to pragmatic failure, including both pragmalinguistic failure and sociopragmatic failure. Therefore, this study highlights the importance of pragmatic competence in achieving effective, polite, and contextual communication in the digital era. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas penggunaan bahasa dalam interaksi digital, khususnya pada media sosial yang memungkinkan terjadinya variasi makna, strategi kesantunan, dan kegagalan pragmatik. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi tindak tutur dan kesantunan digunakan dalam percakapan media sosial serta bagaimana konteks memengaruhi interpretasi makna dalam interaksi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tindak tutur, mendeskripsikan strategi kesantunan dan ketidaksantunan, serta menjelaskan peran konteks dalam membentuk makna ujaran di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif pragmatik. Data berupa 120 tuturan yang diperoleh dari Instagram dan Twitter/X melalui teknik dokumentasi dan observasi non-partisipatif selama Januari–Maret 2025. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi tindak tutur, analisis strategi kesantunan, interpretasi konteks, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur yang dominan adalah direktif sebanyak 46 data (38,3%), ekspresif sebanyak 34 data (28,3%), dan representatif sebanyak 25 data (20,8%). Strategi kesantunan yang ditemukan meliputi kesantunan positif dan negatif, serta penggunaan unsur multimodal seperti emoji untuk memperkuat makna pragmatik dan mengurangi ancaman terhadap face mitra tutur. Selain itu, ditemukan pula strategi ketidaksantunan (impoliteness) yang berfungsi sebagai ekspresi emosi, kritik, dan solidaritas kelompok. Penelitian ini juga menemukan bahwa keterbatasan konteks dan minimnya isyarat nonverbal dalam komunikasi digital dapat menyebabkan kegagalan pragmatik, baik dalam bentuk pragmalinguistic failure maupun sociopragmatic failure. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya kompetensi pragmatik dalam membangun komunikasi yang efektif, santun, dan kontekstual di era digital.