Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model PembelajaranInkuiriTerhadapKeterampilan Proses SainsSiswa pada MateriGetaran dan Gelombang VIII MTs Negeri Siantan Tessa Helendriani; Dwi Fajar Saputri
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v1i1.917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan proses sains siswa setelah diterapkan model pembelajaran konvensional dan inkuiri pada materi getaran dan gelombang siswa kelas VIII MTs Negeri Siantan, perbedaan keterampilan proses sains siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran inkuiri dan konvensional  pada materi getaran dan gelombang siswa kelas VIII MTs Negeri Siantan, besarnya pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi getaran dan gelombang siswa kelas VIII MTs Negeri Siantan. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan non equivalent groups posttest-only. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik pengukuran dengan alat pengumpul data  esessai untuk mengukur keterampilan proses sains. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa MTs Negeri Siantan kelas VIII A dan kelas VIII D semester genap tahun ajaran 2016/2017 yang diambil secara cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa setelah diterapkan model pembelajaran konvensional tergolong kurang baik yaitu sebesar 60,56; keterampilan proses sains siswa setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri tergolong baik yaitu sebesar 79,56; hasil uji U Mann Whitney diperoleh besar pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses sains siswa yaitu  = 2,54 tergolong tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi getaran dan gelombang siswa kelas VIII MTs Negeri Siantan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI KALOR DAN PERUBAHANNYA DI KELAS VII SMP NEGERI 12 PONTIANAK Linda Oktavia; Dwi Fajar Saputri; Ira Nofita Sari
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v2i1.1205

Abstract

Tujuan dari penelitian ini secara umum adalah untuk mendapatkan informasi secara objektif mengenai pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis inkuri terbimbing pada materi kalor dan perubahannya di Kelas VII SMP Negeri 12 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan Research and Development (RD). Subjek penelitian dalam penelitian pengembangan pada umumnya terdiri dari subjek pengembangan (tim ahli atau validator) dari subjek uji coba produk (siswa). Namun, dalam penelitian ini peneliti hanya menggunakan subjek pengembangan (tim ahli atau validator) terdiri dari empat orang dosen fisika IKIP-PGRI Pontianak dan satu orang guru IPA yang mengajar di SMP Negeri 12 Pontianak. Teknik pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi tidak langsung. Adapun alat pengumpul data pada penelitian ini adalah lembar Validasi Ahli. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan statistik deskriptif. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis inkuri terbimbing pada materi kalor dan perubahannya menghasilkan desain produk yang telah direvisi; (2) Kelayakan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis inkuri terbimbing pada materi kalor dan perubahannya sebagai media pembelajaran dapat dilihat dari hasil penilaian ahli materi mendapatkan rata-rata skor 86,40% dengan kriteria sangat layak, sedangkan untuk hasil penilaian ahli media mendapatkan skor rata-rata 74,99% dengan kriteria layak.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DILENGKAPI ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA MATERI KARAKTERISTIK ZAT DI SMP NEGERI 4 MEMPAWAH HILIR Galuh Damar Ratri; Dwi Fajar Saputri; Eka Trisisnawati; Hifni Hifni
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v2i2.1203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis Contextual Teaching Learning (CTL) dilengkapi analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi karakteristik zat untuk mengurangi kesalahan siswa dalam penyelesaian soal pada materi karakteristik zat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan rancangan penelitian Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi enam tahapan penelitian yaitu: 1) Potensi dan masalah, 2) Pengumpulan data dan informasi, 3) Desain Produk, 4) Validasi Desain, 5) Revisi Desain, 6) Uji Coba Produk. Dengan subjek penelitian berjumlah 26 siswa dari kelas VII SMP Negeri 4 Mempawah Hilir yang ditentukan dengan menggunakan teknik sampling yaitu sampling jenuh dikarenakan disekolah tersebut hanya memiliki satu kelas VII yang kemudian seluruh populasi kelas VII dijadikan subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran berupa pretest dan posttest, teknik komunikasi tidak langsung berupa angket validasi ahli materi dan media dan teknik dokumentasi berupa foto-foto penelitian. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa persentase siswa melakukan kesalahan per indikator soal mengalami penurunan. Pada indikator pertama, yaitu mengidentifikasi sifat zat padat, zat cair dan zat gas. Sebelum diterapkan LKS siswa melakukan kesalahan konsep. Setelah diterapkan LKS yang dikembangkan, kesalahan konsep menurun dari 35% menjadi 4%. Pada indikator kedua, yaitu menyebutkan sifat-sifat zat padat, zat cair dan zat gas. Sebelum diterapkan LKS yang dikembangkan, siswa melakukan kesalahan terjemahan. Setelah diterapkan LKS, kesalahan terjemahan yang terjadi menurun dari 92% menjadi 73%. Pada indikator ketiga, yaitu menyelidii perubahan wujud zat. Sebelum diterapkan LKS yang dikembangkan, siswa melakukan kesalahan terjemahan. Setelah diterapkan LKS, kesalahan terjemahan yang dilakukan siswa menurun dari 100% menjadi 73%. Pada indikator keempat, yaitu mengklasifikasikan perubahan fisika dan kimia dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum diterapkan LKS yang dikembangkan, siswa melakukan kesalahan konsep. Setelah diterapkan LKS, kesalahan konsep yang terjadi pada siswa menurun dari 77% menjadi 69%.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MEREMEDIASI HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATERI MOMENTUM nopi intarti; Dwi Fajar Saputri; Eka Trisianawati
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1581

Abstract

Tujuan dari penelitian ini secara umum adalah untuk mendapatkan informasi secara objektif mengenai pengaruh setelah diterapkan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Bentuk yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk Pre-experimental Design dan rancangan yang digunakan dalam peenelitian ini adalah One group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 1. Teknik pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran. Adapun alat pengumpul data pada penelitian ini adalah tes. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan uji t. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Rata-rata hasil belajar siswa sebelum diterapkan metode eksperimen pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah 55,62 berdasarkan kriteria nilai yang telah ditentukan tergolong kurang; (2) Rata-rata hasil belajar siswa setelah diterapkan metode eksperimen pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah 70,62 berdasarkan kriteria nilai yang telah ditentukan tergolong baik; (3) Terdapat pengaruh penerapan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur; (4) Besar pengaruh penerapan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah sebesar 0,756 dengan kriteria tinggi.
Pelatihan Pembuatan Lesson Plan dan Media Pembelajaran bagi Guru di Sekolah Dasar Negeri 34 Pontianak Kota Dwi Fajar Saputri; Syarifah Fadillah; Nurhayati Nurhayati; Nurussaniah Nurussaniah
Abdihaz: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat Vol 1 No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/abdihaz.v1i1.747

Abstract

Workshop on Creating Lesson Plans and Making Learning Media for Teachers at 34 Elementary Schools in Pontianak City Teachers still have difficulty in making learning tools with the conditions of students in the class, and teachers have limitations in making learning media. The purpose of this program was to increase teacher knowledge about creating lesson plans and learning media. The method was training and mentoring held for two months from planning to evaluation. Fourteen elementary school teachers attended the training as participants. Pre-test and post-test were done to evaluate teacher knowledge about lesson plans. This community service was useful, and it can be concluded that this activity increased teacher knowledge about making learning tools. The teacher's knowledge score during the pre-test, ie, before training, was 57,87 points. The score at the post-test increased to 73,61. The teacher was skilled at making learning media materials so that they were available to students at affordable prices and attractive designs.
PENYEBAB MISKONSEPSI PADA OPTIKA GEOMETRIS Dwi Fajar Saputri; Nurussaniah Nurussaniah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.035 KB)

Abstract

Misconception students on geometric optic concept are still found. The aim of this study to find out the cause of misconception students in understanding the concept of geometric optic in the Physics Education Program IKIP PGRI Pontianak. This study used an experimental method with descriptive analysis. The whole second semester 2014/2015 years students are population in this study. The research sample is determined using purposive sampling. Data obtained using doagnostic test with Certainty of Response Index (CRI) which is to determine the misconceptions profile. Furthermore, depth interview is used to determine the factors that cause misconceptions. The results showed that the cause of misconception students on geometric optic concept is preconception, intuition, associative thinking and humanistic, incomplete reasoning and the abilty of the student. Keywords: the cause of misconception students, geometric optic.
ANALISIS INSTRUMEN PEMBELAJARAN FISIKA MATEMATIKA BERBASIS PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK Wahyudi Wahyudi; Syarifah Fadillah; Dwi Fajar Saputri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.521 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis instrumen pembelajaran berbasis pendekatan inkuiri untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik (KPMM) mahasiswa pada materi fisika matematik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif untuk mengetahui kualitas instrumen pembelajaran yang dikembangkan. Instrumen pembelajaran yang dikembangkan meliputi Rencana Kegiatan Pembelajaran Semester (RKPS), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), angket kemandirian belajar dan soal tes KPMM berbentuk essay. Instrumen pembelajaran berupa RKPS dan RPP dianalisis secara kualitatif oleh tim pakar untuk mengetahui kualitas instrumen. Sedangkan instrumen berupa angket kemandirian belajar dan soal tes KPMM selain dianalisis secara kuantitatif melalui uji coba kepada 39 mahasiswa untuk menentukan kualitas soal. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen berupa RKPS dan RPP telah dirancang dengan kategori yang baik. Hasil uji coba angket kemandirian belajar dan soal tes KPMM menunjukkan bahwa soal memiliki kategori yang valid dengan indek reliabilitas yang tinggi. Secara keseluruhan instrumen pembelajaran berbasis pendekatan inkuiri yang dikembangkan layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik dalam membelajarkan materi fisika matematika. Keyword: analisis, instrumen pembelajaran, kemampuan pemecahan masalah matematik, pendekatan inkuiri, fisika matematika.
Pendampingan Pembuatan Artikel Ilmiah bagi Guru SMA Negeri 1 Selakau Ira Nofita Sari; Matsun Matsun; Adi Pramuda; Anita Anita; Eti Sukadi; Boisandi Boisandi; Nurussaniah Nurussaniah; Soka Hadiati; Lia Angraeni; Dwi Fajar Saputri; Syarif Lukman Hakim Assegaf
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.2168

Abstract

Tulisan ilmiah yang berisi tentang hasil penelitian dan karya guru lainnya sangat potensial untuk dijadikan sebagai karya tulis ilmiah. Secara garis besar masalah yang dihadapi mitra adalah kurangnya pemahaman guru-guru mengenai cara membuat karya tulis ilmiah dan minimnya pengalaman guru-guru dalam menulis karya ilmiah dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui pemaparan materi terkait cara membuat karya tulis ilmiah dan memberikan pendampingan penulisan karya tulis ilmiah. Indikator ketercapaian program yang dilakukan yaitu guru-guru dapat memahami cara-cara membuat karya tulis ilmiah dan guru-guru dapat menulis karya tulis ilmiah hasil penelian yang telah dilakukan. Kegiatan ini dapat mempermudah guru dalam menulis karya ilmiah hasil penelitian yang selanjutnya dapat digunakan untuk pengembangan pembelajaran di kelas sekaligus untuk pengajuan kenaikan pangkat. Pendampingan akan dilakukan dalam dua tahap yaitu pembekalan dan pelatihan. Metode yang dilakukan yaitu tutorial dan pendekatan kegiatan dilakukan secara kolaboratif -partisipatif. Pada tahap pertama, guru akan diberikan materi mengenai cara menulis artikel ilmiah dari hasil hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Pada tahap kedua guru akan dilatih untuk menulis arikel hasil penelitian sampai pada cek kemiripan. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian masyarakat yaitu guru-guru di SMA Negeri 1 Selakau. Beradasarkan hasil analisis data pretes dan postes yang diberikan, diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta. Berdasarkan angket respon kepuasan mitra, diketahui bahwa secara umum peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan yang telah dilakukan.
Optimalisasi Google Classroom untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Gerak Melingkar Beraturan Kelas X SMA Negeri 1 Salatiga Astuti Astuti; Dwi Fajar Saputri; Ira Nofita Sari
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 5, No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v5i1.3168

Abstract

Dilihat dari perkembangan zaman sekarang ini tidak lepas dari Teknologi Informasi (TI) yang juga semakin berkembang. Selain itu dengan adanya pandemi covid-19 yang sedang berlangsung. Guru juga dituntut utuk menguasai teknologi supaya proses pembelajaran daring masa pandemi Covid-19 berjalan sebagai mana mestinya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dan sesudah optimalisasi Google Classroom dan seberapa besar pengaruh optimalisasi Google Classroom. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang berbentuk pre expremental design. Rancangan penelitian ini adalah One Group Pretest Posttest Design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas X MIA dan sampel siswa kelas X MIA I. Teknik yang digunakan dalam menentukan sampel yaitu Random  sampling. Teknik dalam pengambilan data adalah teknik pengukuran dan alat yang digunakan adalah tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Gain, Uji Normalitas dan Uji T. Hasil dalam penelitian ini diperoleh nilai Prestest sebesar 51,30 dan Posstest sebesar 82,29 sedangkan bessar pengaruh yang diperoleh adalah 0,63. Kesimpulan hasil belajar siswa sebelum optimalisasi Google Classroom sebesar 51,30 dengan kategori “kurang” dan sesudah optimalisasi Google Classroom sebesar 83,29 dengan kategori ‘baik sekali’. Besar pengaruh optimalisasi Google Classroom terhadap hasil belajar siswa pada kelas X SMA Negeri 1 Salatiga Kabupaten Sambas adalah sebesar 0,63 dengan kategori “sedang”. 
Efektivitas Modul Optika Berbasis Problem Solving dalam Meningkatkan Higher Order Thinking Skills Calon Guru Fisika Wahyudi Wahyudi; Nurhayati Nurhayati; Dwi Fajar Saputri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 8 No. 4 (2022): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8i4.1860

Abstract

This study aimed to identify the effectiveness of using physics-based problem-solving modules in improving prospective physics teacher students' higher-order thinking skills (HOTS). The experimental method has been used in designing the one Group Pretest-Posttest Control Groups. The research sample was all students who took the optics course. HOTS data was measured using a two-tier multiple-choice test instrument, and problem-solving ability data was measured using a Likert scale questionnaire. Data analysis was performed using descriptive and inferential statistics, including the N-Gain test, effect size, and Kruskal Wallis. The results showed that (1) there was an increase in student HOTS after the problem-solving-based module was applied by 0.42 in the medium category, and an increase occurred in all aspects of HOTS, including analyzing, evaluating, and creating; (2) the effect of problem-solving ability on students' HOTS; and (3) the effectiveness of problem solving-based modules is 2.36 in the very effective category. The results of the study can be concluded that the problem-solving-based optical module that has been designed is very effective in increasing students' HOTS and problem-solving abilities to support student success in learning optics