Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG GIZI PADA IBU HAMIL DENGAN KEHAMILAN BERISIKO TINGGI DI UPTD PUSKESMAS DURIAN KAWAN KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2020 Raudhatun Nuzul ZA; Rahmayani .; Raisah .
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1171

Abstract

Latar Belakang Masalah: World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa 15-20% ibu hamil baik di negara maju maupun berkembang akan mengalami resiko tinggi (resti) dan/atau komplikasi kehamilan. Dari hasil wawancara pada 5 orang ibu hamil mengatakan bahwa kurangnya pengetahuan tentang gizi saat hamil dan hamil diatas usia 35 tahun yang mengakibatkan terjadinya resiko tinggi saat kehamilan karena inilah penyebab peningkatan kasus resiko tinggi pada ibu hamil tiga tahun terakhir di wilayah kecamatan puskesmas Durian Kawan Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh Penyuluhan Kesehatan tentang Gizi Pada Ibu Hamil dengan Kehamilan Berisiko Tinggi di UPTD Puskesmas Durian Kawan Kabupaten Aceh Selatan tahun 2020. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini bersifat Quasi Experimental dengan desain one Group pretest-postest. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil dengan hamil Trimester III yaitu 56 orang yang dating berkunjung dari periode juli sampai agustus 2020 dengan pengambilan sampel total sampling.  Hasil Penelitian: Ada pengaruh yang signifikan penyuluhan kesehatan tentang gizi terhadap kehamilan beresiko tinggi dengan hasil analisa pada Sig. (2-tailed) diperoleh 0.000 yang bermakna lebih kecil dari α = 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, yang berarti ada pengaruh yang sangat signifikan dalam pemberian penyuluhan kesehatan tentang Gizi terhadap kehamilan beresiko tinggi pada responden di UPTD Puskesmas Durian Kawan Kabupaten Aceh Selatan. Saran: Diharapakan kepada seluruh masyarakat khususnya kepada ibu hamil dan calon ibu hamil agar dapat mempersiapkan sebaik mungkin pengetahuan dan informasi seputar kehamilan sehat dan dapat mengkonsumsimakanan bergizi selama hamil agar dapat mengurangi dan menghindari terjadinya komplikasi saat kehamilan.Kata kunci : Kehamilan Beresiko Tinggi, Penyuluhan Kesehatan tentang Gizi
PERBANDINGAN PEMBERIAN SOYA SEDIAAN DAN SOYA LOKAL TERHADAP KADAR HDL-C dan LDL-C PADA WANITA MENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR Putri Santy; Raudhatun Nuzul ZA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1860

Abstract

Masalah alamiah yang terjadi pada masa menopause sebagai akibat defisiensi hormon estrogen yang memiliki peranan dalam regulasi reproduksi, modulasi kepadatan tulang, transport kolesterol serta stimulasi proliferasi sel epitel kelenjar payudara. Kekurangan hormon estrogen menimbulkan berbagai gangguan fungsi fisiologis seperti osteoporosis dan penyakit kardiovaskular seperti hiperkolesterolemia. Pemberian estrogen dari luar tubuh dengan HRT (Hormon Replacement Therapy) memiliki efek samping, sehingga diperlukan pengobatan alternativ yang umumya berasal dari tumbuh-tumbuhan (alamiah) yang kaya akan fitoestrogen. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian soya sediaan dan soya lokal terhadap kadar HDL-C dan LDL-C pada wanita usia menopause. Jenis penelitian ini adalah comparative design, dengan rancangan nonrandomized pretest-postest. Populasi adalah wanita menopause usia 45-55 tahun yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Pengambilan sampel secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan oleh peneliti. Jumlah sampel minimal pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 30 orang wanita menopause. Hasil Penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan kadar HDL-C sebelum dan sesudah diberikan soya lokal (ρ=0,20). Terdapat perbedaan yang signifikan untuk kadar LDL-C pada kelompok soya lokal sebelum dan sesudah diberikan intervensi selama satu bulan (ρ=0,00). Terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan soya sediaan terhadap kadar HDL-C dan LDL-C (ρ=0,00). Kesimpulan diperoleh bahwa pemberian soya sediaan meningkatkan kadar HDL-C dan menurunkan kadar LDL-C. Sedangkan pemberian soya lokal terbukti tidak mempengaruhi kadar HDL-C dan berpengaruh meningkatkan kadar LDL-C.Kata Kunci: susu kedelai, menopause, kadar high density lipoprotein (HDL), kadar low-density lipoprotein (LDL)
Persepsi Positif Meningkatkan Minat PUS Menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Putri Santy; Raudhatun Nuzul ZA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1385

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menggalakkan MKJP lebih dari 10 tahun yang lalu namun hingga saat ini MKJP masih belum menjadi pilihan mayoritas pasangan usia subur di Indonesia. Rendahnya pemakaian kontrasepsi IUD disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu pengalaman, rasa takut penggunaan IUD terhadap efek sampingnya, biaya mahal, prosedur yang rumit, pengaruh dan pengalaman akseptor lain, sosial ekonomi, serta persepsi yang salah tentang IUD. Banyak mitos yang dipercayai oleh masyarakat antara lain kontrasepsi IUD dapat berpindah-pindah tempat sendiri, IUD dapat menyebabkan tumor pada rahim, IUD dapat menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi, dan IUD dapat menyebabkan hubungan seksual tidak nyaman. Keikutsertaan PUS di Puskesmas Darul Imarah untuk menggunakan MKJP masih sangat rendah. Penggunaan IUD 0,5% dari keseluruhan pengguna KB. Alasan tidak menggunakan IUD karena takut efek samping IUD dan tidak mendapatkan izin suami. Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya hubungan persepsi individu dengan minat PUS dalam pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah PUS pengguna kontrasepsi sederhana, pil dan suntikan berjumlah 79 orang. Pengambilan sampel secara Accidental Sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 1-30 Juni 2020. Analisa data dengan menggunakan  uji chi square diperoleh hasil terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi dengan minat PUS menggunakan MKJP di Puskesmas Darul Imarah. (ρ=0,001 CI 1,8-13,0). Kesimpulan diperoleh bahwa persepsi yang positif tentang MKJP mempengaruhi minat PUS untuk menggunakan MKJP. Disarankan kepada Bidan untuk meemberikan informasi yang jelas dan lengkap tentang MKJP, serta memberi dukungan kepada ibu untuk menggunakan MKJP. Kata Kunci                 : AKDR, persepsi, minat 
Analisis Faktor Kejadian Carpal Tunnel Syndrome Pada Masa Kehamilan di Rumah Sehat Ine Praktik Bidan Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah ZA, Raudhatun Nuzul; Rahmayani, Rahmayani; Wilis, Ratna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3335

Abstract

Latar Belakang Masalah: Insidensi CTS 2-3 kali lebih tinggi pada wanita hamil dari pada yang tidak hamil. Pada suatu penelitian dilaporkan bahwa di Inggris tahun 2002, rata-rata insiden kejadian CTS adalah 329 kasus per 100.000 orang pertahun. Data dari Rumah Sehat Ine Praktik Bidan Hulyani Fitri didapatkan jumlah ibu hamil periode September 2020 sampai dengan April 2021 diperoleh 51 orang dari hasil wawancara penulis lakukan pada ibu hamil bahwa ada 15 orang ibu hamil yang mengalami nyeri tangan pada yang pernah mengalami gejala seperti nyeri pada pergelangan, kesemutan, rasa panas, dan tangan terasa lemas. Tujuan Penelitian: Untuk Menganalisis Faktor Kejadian Carpal Tunnel Syndrome pada Masa Kehamilan di Rumah Sehat Ine Praktik Bidan Hulyani Fitri kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah. Untuk mengetahui pengaruh faktor pekerjaan, factor berat badan, faktor umur dan faktor diabetes mellitus terhadap kejadian Carpal Tunnel Syndrome pada kehamilan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Analitik Observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke Rumah Sehat Ine Praktik Bidan Hulyani Fitri yang berjumlah sampel sebanyak 53 responden. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan analisa chi square. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh faktor pekerjaaan terhadap CTS (p=0,235). Tidak ada pengaruh faktor berat badan terhadap (p=0,030), tidak ada pengaruh yang signifikan antara factor usia terhadap CTS (p=1,000), ada pengaruh faktor diabetes mellitus terhadap (p=0,009) pada ibu hamil di Rumah Sehat Ine Praktik Bidan Hulyani Fitri Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah. Kesimpulan dan Saran: Sebaiknya responden dapat bekerjasama dan mau mengikuti anjuran yang diberikan, karena sangat bermanfaat bagi kesehatan ibu dan janin, serta mau melakukan pemeriksaan lebih lanjutan apabila terdapat keluhan dan gejala yang tidak biasa.Kata Kunci: Carpal Tunnel Syndrome, KehamilanBackground: The incidence of CTS is 2-3 times higher in pregnant women than non-pregnant ones. In a study reported that in the UK in 2002, the average incidence of CTS was 329 cases per 100,000 people per year. Data from Rumah Sehat Ine Praktik Bidan Hulyani Fitri obtained the number of pregnant women from September 2020 to April 2021 obtained 51 people from the results of interviews the author conducted with pregnant women that there were 15 pregnant women who experienced hand pain in those who had experienced symptoms such as pain in the wrist, tingling, burning, and weakness in the hands. Research Objective: To Analyze the Factors of Carpal Tunnel Syndrome Incidence during Pregnancy at Rumah Sehat Ine Midwife Practice Hulyani Fitri, Lut Tawar District, Central Aceh Regency. To determine the effect of work factors, weight factors, age factors and diabetes mellitus factors on the incidence of Carpal Tunnel Syndrome in pregnancy. Research Methods: This study used an Observational Analytic research design with a cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women who visited Rumah Sehat Ine Praktik Midwife which amounted to a sample of 53 respondents. Data processing in this study used chi square analysis. Research Results: Shows that there is no influence of work factors on CTS (p=0.235). There is no influence of body weight factors on CTS (p=0.030), there is no influence of body weight factors on CTS (p=0.235).Keywords: Carpal Tunnel Syndrome, Pregnancy
Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Cut Nyak Dhien Aceh Barat ZA, Raudhatun Nuzul; Krismontazza, Saddaq; Meilina, Rulia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1968

Abstract

Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien dalam melakukan pelayanan kefarmasian rumah sakit harus menjaga kualitas pelayanan yang diberikan karena hal tersebut sangat berpengaruh pada kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis kepuasan pasien terhadap pelayanan farmasi di instalasi farmasi rawat jalan RSUD Cut Nyak Dhien Aceh Barat. Metode penelitian dilakukan secara survei analitik, dengan pendekatan cross sectional mengunakan instrumen penelitian yaitu kuesioner yang diberikan pada pasien rawat jalan RSUD Cut Nyak Dhien Aceh Barat Hasil penelitian menunjukkan pada variabel kehandalan didapatkan tingkat katagori puas 78,7% dan kurang puas 21,3%, variabel ketanggapan persentase tingkat katagori puas 72,0% dan katagori kurang puas 28,05%,variabel keyakinan didapatkan tingkat katagori puas 97,3% dan katagori kurang puas 2,7%, variabel empati dapat dilihat tingkat persentase katagori puas 82,7% dan kurang puas 17,3%, dan variabel fasilitas didapatkan persentase katagori puas 68,05% dan katagori kurang puas 32,0%.Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan Kefarmasian, Rumah Sakit, Instalasi Farmasi.Pharmaceutical service is a direct and responsible service to patients related to pharmaceutical preparations with the aim of achieving definite results to improve the quality of life of patients in carrying out pharmaceutical services. Hospitals must maintain the quality of services provided because it greatly affects patient satisfaction. Objective to analyze patient satisfaction with pharmaceutical services at the outpatient pharmacy installation at Cut Nyak Dhien Hospital, Aceh Barat. Methods this research was conducted by analytic survey, with a cross sectional approach using the research instrument, namely a questionnaire given to outpatients at the Cut Nyak Dhien Hospital, Aceh Barat. Results on the reliability variable, the level of the satisfied category is 78.7% and 21.3% less satisfied, the responsiveness variable is the percentage level of the satisfied category is 72.0% and the dissatisfied category is 28.05%, the confidence variable is 97.3% satisfied. and 2.7% less satisfied category, empathy variable can be seen the percentage level of satisfied category 82.7% and less satisfied 17.3%, and facility variable obtained percentage of satisfied category 68.05% and dissatisfied category 32.0%.Keywords: Patient Satisfaction, Pharmaceutical Services, Hospital, Pharmacy Installation.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Siswa dengan Tindakan Pencegahan Penyalahgunaan Napza di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri II Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan ZA, Raudhatun Nuzul; Meilina, Rulia; Willis, Ratna; Anggraini, Sasmita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3790

Abstract

Penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) pada usia remaja dapat mengakibatkan terganggunya fungsi otak dan perkembangan moral pemakainya, intoksitasi (keracunan), overdosis (OD) yang dapat menyebabkan kematian karena terhentinya pernapasan dan perkembangan otak, gangguan prilaku (mental sosial), gangguan kesehatan, menurunnya nilai-nilai, serta masalah ekonomi dan hukum. NAPZA akan merusak disiplin dan motivasi yang sangat tinggi untuk proses belajar siswa. penyalahgunaan NAPZA akan beresiko besar terjadinya tindak kejahatan dan perilaku asosial pada siswa yang akan menganggu ketertiban dan keamanan dalam proses belajar, merusak barang-barang sekolah hingga meningkatnya perkelahian antar siswa. Badan Narkotika Nasional Kabupaten Aceh Selatan dengan wilayah kerja Barat Selatan melaksanakan upaya-upaya Pencegahan, Pemberdayaan, Rehabilitasi serta Pemberantasan baik di lingkungan masyarakat, keluarga, instansi pemerintah, instansi swasta maupun instansi pendidikan . Untuk kasus-kasus yang terjadi di usia remaja dengan katagori umur 12 tahun - 20 tahun (Remaja ) banyak terjadi beberapa hal di lapangan. Adapun kasus yang diamati maupun yang terlaporkan oleh masyarakat, keluarga dan pihak berwenang banyaknya usia remaja yang sudah mengenal narkoba dan dalam tahap pakai coba-coba dimulai dari rokok diusia tingkat SLTP/ SLTA dan di tambah dengan kasus laporan menghisap lem cap kambing hal ini sangat meresahkan masyarakat maupun pihak keluarga dan dunia Pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap siswa dengan tindakan pencegahan NAPZA di SMA Negeri II Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunaka desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah siswa SMA Negeri 2 Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan yang berjumlah 38 siswa. Analisis data dilakukuan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan siswa tentang pencegahan penyalahgunaan NAPZA baik (92,1%). Sikap siswa tentang pencegahan Penyalahgunaan NAPZA negatif (86,8%). Tindakan pencegahan penyalahgunaan NAPZA pada siswa negatif  (89,5%). Hasil penelitian ini didapat bahwa tidak ada hubungan sikap siswa dengan  tindakan pencegahan penyalahgunaan NAPZA di SMA Negeri 2  Tapaktuan  Kabupaten Aceh selatan (p value = 0,53) dan tidak terdapat hubungan pengetahuan siswa  dengan  tindakan pencegahan penyalahgunaan NAPZA di SMA Negeri 2 Tapaktuan Kabupaten Aceh selatan (p=0,41). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap siswa dengan Tindakan pencegahan penyalahgunaan NAPZA. Namun demikian disarankan kepada Pihak Sekolah agar memperhatikan upaya sarana atau prasarana untuk memberantas NAPZA.Kata Kunci: NAPZA, Remaja, Sikap, PengetahuanAbuse of narcotics, alcohol, psychotropic substances and other addictive substances (NAPZA) in adolescence can result in disruption of brain function and moral development of the user, intoxication (poisoning), overdose (OD) which can cause death due to cessation of breathing and brain development, behavioral disorders ( social mental health), health problems, declining values, as well as economic and legal problems. Drugs will damage discipline and very high motivation for the student learning process. Drug abuse will pose a big risk of crime and asocial behavior among students which will disrupt order and security in the learning process, damage school property and increase fights between students. The South Aceh Regency National Narcotics Agency with its South West working area carries out Prevention, Empowerment, Rehabilitation and Eradication efforts both in the community, family, government agencies, private agencies and educational institutions. For cases that occur in adolescents in the age category 12 years - 20 years (Adolescents), several things happen in the field. As for the cases observed and reported by the community, families and the authorities, many teenagers are already familiar with drugs and are in the stage of trial and error, starting with cigarettes at middle school/high school level and added to the case of reports of smoking goat stamp glue, this is very disturbing. society and the family and the world of education. The aim of this research is to determine the relationship between students' knowledge and attitudes and drug prevention measures at SMA Negeri II Tapaktuan, South Aceh Regency. This research method is analytical research using a cross sectional research design. The population in the study were 38 students of SMA Negeri 2 Tapaktuan, South Aceh Regency. Data analysis carried out included univariate analysis and bivariate analysis using the Chi-Square Test. The research results showed that students' knowledge about preventing drug abuse was good (92.1%). Students' attitudes about preventing drug abuse are negative (86.8%). Actions to prevent drug abuse among students are negative (89.5%). The results of this research showed that there was no relationship between student attitudes and measures to prevent drug abuse at SMA Negeri 2 Tapaktuan, South Aceh Regency (p value = 0.53) and there was no relationship between student knowledge and measures to prevent drug abuse at SMA Negeri 2 Tapaktuan, South Aceh Regency. (p=0.41). Based on the research results, it is known that there is no significant relationship between students' knowledge and attitudes and drug abuse prevention measures. However, it is recommended that schools pay attention to facilities or infrastructure efforts to eradicate drugs. Keywords: NAPZA, Attitudes, Knowledge
Studi Kasus Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Lampisang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Rahmayani, Rahmayani; Nuzul ZA, Raudhatun; Santy, Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.2014

Abstract

Stunting dapat meningkatkan risiko kematian pada anak, serta mempengaruhi fisik dan fungsional dari tubuh anak. Stunting dapat mengakibatkan anak tidak mampu mencapai potensi genetik, mengindikasikan kejadian jangka panjang dan dampak kumulatif dari ketidakcukupan konsumsi zat gizi, kondisi kesehatan dan pengasuhan yang tidak memadai. Data yang diperoleh dari Puskesmas Lampisang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar, didapatkan jumlah balita usia 2-5 tahun periode Januari-Agustus 2020 sebanyak 137 balita, yang mengalami stunting sebanyak 30 balita. Penelitian ini bertujuan untuk faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Lampisang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020. Metode penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah balita usia 2-5 tahun sebanyak 137 balita. Tehnik pengambilan sampel dilakukan secara Total Populasi dengan jumlah sampel yaitu 30 balita yang mengalami stunting dan 30 balita normal. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 30 September sampai 8 Oktober 2020. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square dengan batas kemaknaan 95% (P≤ 0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan penyakit infeksi (P-value= 0,039 dan OR = 3,455), pendapatan (P-value=0,044 dan OR = 3,143), asupan makanan (P-value= 0,004 dan OR = 5,000), dan ASI Eksklusif (P-value= 0,018 dan OR = 4,297) dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun. Kesimpulan didapatkan ada hubungan penyakit infeksi, pendapatan, asupan makanan, dan ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun. Diharapkan tenaga kesehatan untuk dapat menyelenggarakan kegiatan penyuluhan tentang stunting dan dampak dari kejadian stunting pada balita sehingga ibu balita dapat melakukan tindakan untuk mencegah terjadinya stunting.Kata Kunci: Stunting, Balita.Stunting can increase the risk of death in children, as well as affect the physical and functional bodies of children. Stunting can result in children being unable to reach their genetic potential, indicating long-term events and the cumulative impact of insufficient nutrient consumption, inadequate health and care conditions. Data obtained from Puskesmas Lampisang, Peukan Bada Subdistrict, Aceh Besar District, showed that there were 137 toddlers aged 2-5 years from January to August 2020, 30 of whom were stunted. Esearch objective is for risk factors for the incidence of stunting in children aged 2-5 years in the Work Area of the Lampisang Health Center, Peukan Bada District, Aceh Besar District, 2020. This study is an analytic study with a case control approach. The population in this study were 137 toddlers aged 2-5 years. The sampling technique was carried out by total population with a sample size of 30 toddlers who were stunted and 30 normal children. Data collection was carried out from September 30 to October 8 2020. Data analysis was performed using the chi-square test with a significance limit of 95% (P≤ 0.05). The results showed a relationship between infectious diseases (P-value = 0.039 and OR = 3. 455), income (P-value = 0.044 and OR = 3,143), food suply(P-value = 0.004 and OR = 5,000), and breast milk Exclusive (P-value = 0.018 and OR = 4.297) with the incidence of stunting in children aged 2-5 years. There is a relationship between infectious diseases, income, food suply, and exclusive breastfeeding with the incidence of stunting in children aged 2-5 years. It is hoped that health workers will be able to hold outreach activities about stunting and the impact of stunting on toddlers so that mothers under five can take action to prevent stunting.Keywords: Stunting, Toddler
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Keluarga tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Penerapan PHBS pada Tatanan Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur Rahmayani, Rahmayani; Rosita, Sri; ZA, Raudhatun Nuzul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2822

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas Simeulue Timur, keluarga yang telah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat tahun 2013 sebesar 57.35%. Dan dari wawancara kepada 10 Kepala Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur diketahui bahwa pengetahuan keluarga masih rendah tentang PHBS pada rumah tangga, dan masih bersikap kurang baik dalam berperilaku sehat dalam rumah tangga. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap keluarga tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Penerapan PHBS pada Tatanan Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Simeulue Timur yang berjumlah 1457 orang dan yang jadi besarnya sampel yang diambil adalah 94 orang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28-30 Juni 2016. Analisa data menggunakan analisis Chi-Square. Hasil Penelitian: dari hasil penelitian diketahui ada hubungan antara pengetahuan dengan Penerapan PHBS pada Tatanan Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur dengan p value 0,000. ada hubungan antara sikap dengan Penerapan PHBS pada Tatanan Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur dengan p value 0,049. Kesimpulan: ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan Penerapan PHBS pada Tatanan Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur. agar lebih mengenalkan perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat berupa penyuluhan baik individu maupun keluarga, terutama kepada ibu rumah tangga, agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, PHBSBackground: Based on data obtained from the East Simeulue Health Center, 57.35% of families who have implemented clean and healthy living behaviors in 2013. And from interviews with 10 heads of families in the Simeulue Timur Health Center Work Area it is known that the family's knowledge is still low about PHBS in the household, and they are still not good at behaving in a healthy manner in the household. Research Objectives: To determine the relationship between family knowledge and attitudes about Clean and Healthy Behavior (PHBS) and the Implementation of PHBS in Households in the Working Area of the East Simeulue Health Center. Research Method: This research is a quantitative research using analytic with cross sectional design. The population of this study was all the people in the working area of the Simeulue Timur Health Center, totaling 1457 people and so the size of the sample taken was 94 people. This research was conducted on 28-30 June 2016. Data analysis used Chi-Square analysis. Research results: from the research results it is known that there is a relationship between knowledge and the implementation of PHBS in household arrangements in the Simeulue Timur Health Center Work Area with a p value of 0.000. there is a relationship between attitudes and the implementation of PHBS in household arrangements in the Simeulue Timur Health Center Work Area with a p value of 0.049. Conclusion: there is a relationship between knowledge and attitudes with the Implementation of PHBS in Households in the Simeulue Timur Health Center Work Area. to better introduce clean and healthy living behaviors to the community in the form of counseling both individuals and families, especially to housewives, in order to increase public knowledge.Keywords : Knowledge, Attitude, PHBS
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN MEDIA INFORMASI DENGAN PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI IMPLAN PADA AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS INDRA JAYA Yunita, Yunita; Rosita, Sri; Rahmayani, Rahmayani; ZA, Raudhatun Nuzul; Hasymiah, Hasymiah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4284

Abstract

Latar Belakang Masalah: Fenomena yang terjadi di Puskesmas Indra Jaya Kabupaten Aceh Jaya yaitu penggunaan KB implant atau jangka panjang sebagian besar masih menjadi hal yang tabu di mata masyarakat. Pemahaman masyarakat sangat rendah dibandingkan dengan informasi yang diperoleh masyarakat. Penyuluhan yang diberikan petugas kesehatan yang kurang sedangkan pengaruh orang lain yang lebih besar dibandingkan pengaruh dari anggota keluarga sendiri menunjukan adanya permasalahan dengan pendidikan, media informasi, dukungan keluarga dan pendapatan keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pendidikan dan media informasi dengan pemakaian alat kontrasepsi implant pada akseptor KB di Puskesmas Indra Jaya. Jenis penelitian desain chi square dengan teknik purposive sanpling.  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat hubungan pendidikan dengan pemakaian alat kontrasepsi implan pada akseptor KB di Puskesmas Indra Jaya dengan (P. Value 0.102). Terdapat hubungan media informasi dengan pemakaian alat kontrasepsi implan pada akseptor KB di Puskesmas Indra Jaya dengan nilai (P. Value 0.003). Saran, kepada keluarga akseptor KB untuk memberikan dukungan dan pandangan bagaimana kontrasepsi implan, jika digunakan oleh akseptor, apakah sesuai atau tidak dengan kebutuhan akseptor.Kata kunci : Pendidikan, Media Informasi, Pemakaian Alat Kontrasepsi ImplanBackground of the Problem: The phenomenon that occurs at the Indra Jaya Community Health Center, Aceh Jaya Regency, namely the use of implant or long-term birth control, is still largely taboo in the eyes of the community. Public understanding is very low compared to the information obtained by the public. The lack of counseling provided by health workers while the influence of other people is greater than the influence of family members themselves indicates that there are problems with education, information media, family support and family income. The aim of the research was to determine the relationship between education and information media and the use of contraceptive implants among family planning acceptors at the Indra Jaya Community Health Center. A specific type of retro design research. The research results show that there is a relationship between education and the use of implant contraceptives among family planning acceptors at the Indra Jaya Health Center with (P. Value 0.102). There is a relationship between information media and the use of implant contraceptives among family planning acceptors at the Indra Jaya Health Center with a value (P. Value 0.003). Suggestions, to families of family planning acceptors to provide support and views on how contraceptive implants, if used by acceptors, are appropriate or not to the acceptor's needs. Keywords: Education, Information Media, Use of Implantable Contraceptives
EVALUASI PROGRAM PENYULUHAN IMUNISASI DASAR PADA BALITA 0-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATOH BANDA ACEH Rahmayani, Rahmayani; Rosita, Sri; ZA, Raudhatun Nuzul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4304

Abstract

Latar Belakang : Dari survei pendahuluan yang telah dilakukan diketahui bahwa Puskesmas Batoh sudah melaksanakan program penyuluhan imunisasi dasar lengkap pada ibu yang memiliki balita 0-5 tahun. Tetapi cakupan imunisasi dasar belum memenuhi target pencapaian. Hal ini terjadi karena masyarakat takut jika anaknya nanti akan diberikan vaksin yang tidak jelas kandungannya yang dapat berakibat buruk pada anaknya, selain itu pemahaman masyarakat akan vaksin dan imunisasi juga masih kurang. Hal-hal seperti ini yang membuat program imunisasi dasar lengkap kurang berjalan dengan baik. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Evaluasi Program Penyuluhan Imunisasi Dasar Pada Balita 0-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui secara jelas dan lebih mendalam tentang evaluasi pelaksanaan imunisasi dasar lengkap pada Balita 0-5 tahun di Puskesmas Batoh. Populasi penelitian ini adalah kepala Puskesmas Batoh (1 orang), koordinator imunisasi (1 orang), dan pelaksana imunisasi (1 orang), petugas promkes (1 orang) di Puskesmas Batoh dan ibu yang memiliki balita (3 orang). Metode analisis data kualitatif dilakukan dengan proses pengumpulan data, interpretasi data. Hasil Penelitian : dari hasil penelitian diketahui belum tercapainya cakupan imunisasi sesuai target disebabkan karena adanya isu-isu negatif tentang vaksin, pemahaman dan pola pikir masyarakat yang masih rendah tentang imunisasi. Ketersediaan sarana dan prasarana sudah mencukupi sesuai kebutuhan, tapi pada unit praktek swasta tidak tersedia peralatan cold chain sesuai standar. Dan ada masalah petugas dalam memberikan pelayanan yang berhubungan dengan sikap dan perilaku dalam komunikasi, serta kedisiplinan petugas dalam melaksanakan SOP. Kesimpulan : Diharapkan agar Puskesmas Batoh selalu memberikan penyuluhan tentang vaksin imunisasi dan manfaat imunisasi pada balita. Memberi pengetahuan kepada kader tentang imunisasi dasar lengkap, sehingga kader dapat menyampaikan informasi terkait imunisasi dasar lengkap pada masyarakat.Kata Kunci : Imunisasi Dasar, PenyuluhanBackground: From the preliminary survey that has been conducted, it is known that the Batoh Health Center has implemented a complete basic immunization counseling program for mothers with toddlers aged 0-5 years. However, the coverage of basic immunization has not met the target achievement. This happens because the community is afraid that their children will be given vaccines with unclear contents that can have bad effects on their children, in addition, the community's understanding of vaccines and immunization is still lacking. Things like this make the complete basic immunization program less than optimal. Research Objective: To determine the Evaluation of the Basic Immunization Counseling Program for Toddlers Aged 0-5 years in the Batoh Health Center Work Area. Research Method: This study uses a qualitative approach method that aims to clearly and more deeply determine the evaluation of the implementation of complete basic immunization for toddlers aged 0-5 years at the Batoh Health Center. The population of this study was the head of the Batoh Health Center (1 person), immunization coordinator (1 person), and immunization implementer (1 person), health promotion officer (1 person) at the Batoh Health Center and mothers with toddlers (3 people). Qualitative data analysis methods are carried out through the process of data collection, data interpretation. Research Results: from the results of the study it is known that the immunization coverage has not been achieved according to the target due to negative issues about vaccines, low understanding and mindset of the community about immunization. The availability of facilities and infrastructure is sufficient according to needs, but in private practice units there is no cold chain equipment according to standards. And there are problems with officers in providing services related to attitudes and behavior in communication, as well as officer discipline in implementing SOPs. Conclusion: It is hoped that the Batoh Health Center will always provide counseling about immunization vaccines and the benefits of immunization for toddlers. Provide knowledge to cadres about complete basic immunization, so that cadres can convey information related to complete basic immunization to the community.Keywords : Basic Immunization, Counseling