Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE (IUD) PADA WANITA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI DESA LAMCEU KUTA BARO ACEH BESAR TAHUN 2020 ZA, Raudhatun Nuzul; Rahmayani, Rahmayani; Yulidar, Yulidar; Ainsyah, Ainsyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1834

Abstract

Latar Belakang Masalah: Keluarga berencana merupakan upaya untuk meningkatkan keluarga kecil Bahagia dan sejahtera. Tujuan utama adalah mengatur kelahiran, menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian balita Keuntungan penggunaan IUD adalah tidak memerlukan kontrol yang berulang, tidak membuat kenaikan berat badan dan resiko hamil lebih kecil. Tujuan penelitian: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi Intra uterine Device (IUD) pada wanita pasangan usia subur (PUS) Di Desa Lamceu Kuta Baro Aceh Besar Tahun 2020. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 165 orang dan sampel berjumlah 63 orang. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2020. Data diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian: ada hubungan pengetahun (P value = 0,003), sikap (P value = 0,000) dan dukungan suami (P value = 0,000) dengan pemilihan metode kontrasepsi Intra uterine Device (IUD) pada wanita pasangan usia subur (PUS) Di Desa Lamceu Kuta Baro Aceh Besar Tahun 2020. Saran: Diharapkan bagi petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang program KB guna meningkatkan pengetahuan terhadap pasangan suami istri yang ingin ber-KB. Pemberian paket edukasi tentang KB terutama IUD serta memberikan informasi melalui leaflet, brosur agar PUS tidak hanya sekedar menggunakan alat kontrasepsi saja tetapi dapat mengetahui pentingnya program KB dan mereka juga dapat mengetahui alat kontrasepsi yang baik, aman dan nyaman digunakan.Kata Kunci : Kontrasepsi IUD, Sikap, Pengetahuan, Dukungan Suami
Pengaruh Pengetahuan Ibu dan Dukungan Suami dengan Efek Samping Pemakaian Kontrasepsi Suntik Diwilayah Kerja Puskesmas Lamno Kabupaten Aceh Jaya Rosita, Sri; ZA, Raudhatun Nuzul; Nurlaini, Nurlaini
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1967

Abstract

Latar Belakang Masalah: Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS)  di wilayah kerja puskesmas Lamno pada tahun 2019 sebanyak 502 orang, yang menggunakan KB suntik sebanyak 368 orang. Berdasarkan survei awal, efek samping yang dirasakan antara lain yaitu adanya gangguan pola haid seperti pendarahan bercak, perubahan berat badan,sakit kepala dan lainnya. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh pengetahuan ibu, dukungan suami dengan efek samping pemakaian kontrasepsi suntik di wilayah kerja puskesmas lamno. Metode Penelitian: deskriptif analitik dengan desain cross sectional studi. Sampel penelitian 79 responden PUS dengan teknik purposive sampling. Analisa data univariat dan bivariat. Hasil Penelitian: Ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan P. Value sebesar 0,035 < dari nilai α = 0,05 dan dukungan suami P. Value sebesar 0,041 < dari nilai α = 0,05  dengan efek samping pemakaian konrasepsi suntik sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, yang berarti ada pengaruh yang sangat signifikan pengetahuan ibu, dukungan suami dengan efek samping pemakaian kontrasepsi suntik di wilayah kerja puskesmas lamno. Saran: Diharapkan petugas Puskesmas Lamno meningkatkan pemberian konseling, promosi kesehatan PUS tentang efek samping pemakaian kontrasepsi suntik dan melibatkan suami akseptor KB.Kata kunci : Efek Samping, KB Suntik, Pengetahuan, Dukungan SuamiBackground of the Problem: The number of couples of childbearing age (PUS) in the working area of the Lamno Health Center in 2019 was 502 people, who used injectable family planning as many as 368 people. Based on the initial survey, the perceived side effects include menstrual pattern disturbances such as spotting bleeding, weight changes, headaches and others. The purpose of the study: to determine the effect of mother's knowledge, husband's support with side effects of injecting contraceptive use in the working area of Lamno Public Health Center. Research Method: analytic descriptive with cross sectional study design. The research sample was 79 EFA respondents with purposive sampling technique. Univariate and bivariate data analysis. Research Results: There is a significant effect between knowledge P. Value of 0.035 < from the value of = 0.05 and husband's support P. Value of 0.041 < from the value of = 0.05 with side effects of using injection contraceptives so it can be concluded that Ha is accepted and H0 is rejected, which means that there is a very significant effect of mother's knowledge, husband's support with side effects of using injectable contraceptives in the working area of Lamno Public Health Center. Suggestion: It is hoped that Lamno Public Health Center officers will improve the provision of counseling, promotion of EFA health about the side effects of using injectable contraceptives and involve the husbands of family planning acceptors.  Keywords: Side Effects, Injectable Family Planning, Knowledge, Husband's Support 
AKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA SALEP EKSTRAK BIJI KETUMBAR (CORIANDRUM SATIVUM L.) PADA MENCIT (MUS MUSCULUS L.) YANG TERINFEKSI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Nadya, Nadya; Meilina, Rulia; Keusumawati, Keusumawati; Nuzul ZA, Raudhatun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penyembuhan luka dari salep ekstrak biji ketumbar pada mencit yang terinfeksi bakteri Staphyloccus aureus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental. Salep ekstrak biji ketumbar dibuat dalam 3 formulasi yaitu F1 (formulasi salep mengandung sebanyak 4 gram ekstrak etanol ketumbar), F2 (formulasi salep mengandung sebanyak 6 gram ekstrak etanol ketumbar), F3 (formulasi salep mengandung sebanyak 8 gram ekstrak etanol ketumbar). Sebagai kontrol negatif adalah dasar salep tanpa kandungan ekstrak biji ketumbat dan sebagai control positif ada lah salep hidrokartison. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyembuhan luka sayat pada mencit menggunakan salep dengan formulasi sebanyak 8 gram ekstrak etanol ketumbar memberikan hasil yang efektif terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit dibandingkan dengan salep dengan formulasi FI dan FII. Kesimpulan penelitian ini bahwa sediaan salep ekstrak biji ketumbar memiliki aktivitas yang baik terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit yang terinfeksi bakteri Staphlococcus aureus. Kata kunci: biji ketumbar, sediaan salep, luka sayat, mencitThis study aims to determine the wound healing activity of coriander seed extract ointment in mice infected with Staphyloccus aureus bacteria. The method used in this study is experimental. Coriandrum sativum seed extract ointment is made in 3 formulations. F1 (ointment formulation contains as much as 4 grams of coriandrum sativum ethanol extract), F2 (ointment formulation contains as much as 6 grams of coriandrum sativum ethanol extract), F3 (ointment formulation contains as much as 8 grams of coriandrum sativum ethanol extract). As a negative control is the basis of ointment without the content of coriandrum sativum seed extract and as a positive control there is hydroartison ointment. The results showed that the healing of my sores on mice using ointments with formulations of as much as 8 grams of coriandrum sativum ethanol extract provided effective results against the healing of my sores on mice compared to ointments with FI and FII formulations. The conclusion of this study is that the preparation of coriandrum sativum seed extract ointment has good activity against the healing of sores in mice infected with staphlococcus aureus bacteria.Keywords: Coriandrum sativum, Staphylococcus aureus, ointment
Determinan Pelayanan Manajemen Terpadu Balita Sakit (Mtbs) Di Puskesmas Jaboi Kota Sabang Rosita, Sri; Rahmayani, Rahmayani; ZA, Raudhatun Nuzul; Hamzah, Diza Fathamira
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3407

Abstract

Latar Belakang Masalah: Cakupan pelayanan Manajemen terpadu balita sakit di Puskesmas Jaboi masih sangat rendah yaitu sebesar 40,5% dari jumlah kunjungan balita sakit. Cakupan tersebut belum mencapai indikator yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (minimal 60% dari jumlah kunjungan balita sakit). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pelayanan MTBS pada ibu balita di puskesmas Jaboi Kota Sabang . Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional studi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 205 orang ibu balita dengan sampel sebanyak 67 orang, yang diambil dengan metode accidental sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square dengan interval kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p value = 0,047)) dan konseling (p value = 0,021) dengan pelayanan MTBS. Kesimpulan bahwa pengetahuan, dan konseling mempunyai hubungan dengan pelayanan MTBS. Disarankan kepada Puskesmas Jaboi untuk meningkatkan penyuluhan tentang manfaat pelayanan MTBS kepada ibu balita secara berkala, meningkatkan peran petugas melalui pendekatan konseling kepada ibu balita.Kata kunci : Pengetahuan, Konseling, MTBSBackground of the Problem: Service coverage for integrated management of sick toddlers at the Jaboi Community Health Center is still very low, namely 40.5% of the number of visits for sick toddlers. This coverage has not yet reached the indicators set by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia (minimum 60% of the number of visits by sick toddlers). This study aims to determine factors related to IMCI services for mothers of toddlers at the Jaboi Community Health Center, Sabang City. This research is descriptive analytic with a cross sectional study design. The population in this study was 205 mothers of toddlers with a sample of 67 people, taken using the accidental sampling method. Data analysis was carried out univariately and bivariately using the chi-square statistical test with a 95% confidence interval. The research results show that there is a significant relationship between knowledge (p value = 0.047) and counseling (p value = 0.021) with IMCI services. The conclusion is that knowledge, the role of officers and counseling have a relationship with IMCI services. It is recommended that the Jaboi Community Health Center regularly increase outreach about the benefits of MTBS services to mothers of toddlers, increase the role of officers through a counseling approach to mothers of toddlers.Keywords: Knowledge Counseling, MTBS
Lliteratur Review: Pemberian Agar-Agar Lidah Buaya (Aloe Vera L) dan Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica Granatum L) Dapat Mengatasi Keputihan Pada Wanita Usia Subur Aulia, Rajul; Santy, Putri; Fitri, Yulia; Nuzul ZA, Raudhatun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1606

Abstract

Lebih dari 75% wanita Indonesia pernah mengalami keputihan paling tidak satu kali dalam hidupnya. Tujuh puluh persen keputihan yang terjadi disebabkan oleh jamur dan parasite seperti cacing kremi atau protozoa. Dan sekitar 90% wanita Indonesia berpotensi mengalami keputihan negara dengan iklim tropis. Penanganan yang sering dilakukan wanita untuk mengatasi keputihan adalah dengan menggunakan lidah buaya dan ekstrak kulit buah delima. Kulut buah delima mengandung alkaloid dan flavonoid yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan jamur candida albicans dan lidah buaya juga mempunyai sifat antiseptic dan merangsang jaringan sel baru dari kulit. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan review pada beberapa jurnal tentangefektivitas pemberian agar-agar lidah buaya dan ekstrak kulit buah delima terhadap kejadian keputihan pada wanita usia subur.Penelitian ini menggunakan metode literature reviewdenganmenggunakan artikel pencarian dari google scholar dan PubMed. Kata kunci yang digunakanyaitu lidah buaya, buah delima dan keputihan.HasilLiteratur review menunjukkan bahwa pemberian agar-agar lidah buaya dan ekstrak kulit buah delima berpengaruh untukmenghambat pertumbuhan koloni candida albicans. Kesimpulan diperoleh bahwa lidah buaya dan ekstraks kulit buah delima efektif mengatasi gangguan keputihan pada wanita usia subur.Bagi petugas kesehatan disarankan untuk menerapkan therapi komplementer berupa pemberian lidah buaya dan kulit buah delima untuk menangani keputihan secara non farmakologi. Kata Kunci: Lidah buaya, kulit buah delima dan keputihan 
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Demam Tifoid di Wilayah Kerja Puskesmas Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues Rahmayani, Rahmayani; Rosita, Sri; ZA, Raudhatun Nuzul; Salamah, Umi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3471

Abstract

Latar Belakang Masalah: Demam tifoid adalah infeksi yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Biasanya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Kasus yang parah dapat menyebabkan komplikasi serius atau bahkan kematian. Berdasarkan data yang diperoleh dari Profil Kesehatan Provinsi Aceh di tahun 2019 hingga 2020 kasus demam tifoid terjadi peningkatan 60 % dengan jumlah 3.254 kasus. Berdasarkan rekapitulasi laporan demam tifoid sekabupaten Gayo Lues pada tahun 2018 hingga 2020 kasus demam tifoid masih tinggi yaitu 483 kasus. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sarana air bersih, penggunaan jamban, dan personal hygiene dengan kejadian demam tifoid di wilayah Kerja Puskesmas Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Metode Penelitian: Penelitian berbentuk survey analitik dengan teknik case control dan gabungan metode probability sampling. Penelitian dilaksanakan pada 19 Januari s.d 08 Februari 2022. Data dianalisis dengan menggunakan statistik chi-squre. Hasil analisa bivariat dari 104 responden, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 51 kasus dan 51 kontrol. Hasil penelitian: Diperoleh bahwa ada hubungan antara sarana air bersih (P. 0,002), penggunaan jamban (P. 0,001), dan personal hygiene (P. 0,002) dengan kejadian demam tifoid.. Saran: Diharapkan kepada setiap ibu untuk menjaga kebersihan diri, keluarga, dan lingkungan dalam mencegah penyakit demam tifoid dan kepada instansi terkait supaya melaksanakan sosialisasi secara maksimal.Kata Kunci : Demam tifoid, sumber air bersih, penggunaan jamban dan personal hygieneProblem Background: Typhoid fever is a life-threatening infection caused by Salmonella Typhi bacteria. It usually spreads through contaminated food or water. Severe cases can cause serious complications or even death. Based on data obtained from the Aceh Province Health Profile in 2019 to 2020, typhoid fever cases increased by 60% with a total of 3,254 cases. Based on the recapitulation of typhoid fever reports in Gayo Lues Regency from 2018 to 2020, typhoid fever cases were still high, namely 483 cases. Research objectives: This study aims to determine the relationship between clean water facilities, latrine use and personal hygiene with the incidence of typhoid fever in the Rikit Gaib Community Health Center work area, Gayo Lues Regency. Research Method: Research takes the form of an analytical survey with case control techniques and a combination of probability sampling methods. The research was carried out from January 19 to February 8 2022. Data was analyzed using chi-square statistics. Bivariate analysis results from 104 respondents, with the number of samples in this study being 51 cases and 51 controls. Research results: It was found that there was a relationship between clean water facilities (P. 0.002), use of toilets (P. 0.001), and personal hygiene (P. 0.002) with the incidence of typhoid fever. Suggestion: Every mother is expected to maintain personal hygiene, families, and the environment in preventing typhoid fever and to related agencies to carry out maximum outreach.Keywords : Typhoid fever, clean water sources, use of latrines and personal hygiene 
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Hygiene Sanitasi dengan Konsumsi Jajan Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya Rosita, Sri; Rahmayani, Rahmayani; ZA, Raudhatun Nuzul; Munandar, Aris
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2828

Abstract

Latar Belakang Masalah: Banyak hal yang dapat menyebabkan suatu makanan menjadi tidak aman, salah satu di antaranya dikarenakan terkontaminasi. Pengetahuan tentang makanan dan kesehatan adalah faktor internal yang mempengaruhi konsumsi makanan jajanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Prilaku Hygiene Sanitasi Dengan Konsumsi Jajan Siswa Pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Teunom dengan menggunakan jernis penelitian deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD di Kecamatan Teunom. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik proporsional sampling dengan jumlah sampel sebanyak 72 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada responden di 6 SD Kecamatan teunom. Analisa data menggunakan uji chi quare. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan konsumsi jajan siswa SD di Kecamatan Teunom (p=0,02) dan ada hubungan perilaku hygiene dengan konsumsi jajan siswa SD di Kecamatan Teunom (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan yang rendah dan perilaku hygiene yang kurang dapat mempengaruhi konsumsi jajan tidak sehat Pada Siswa Sekolah DasarKecamatan teunom. Diharapkan kepada sekolah agar dapat memberikan bekal informasi kepada siswa dan orang tua siswa untuk menyiapkan bekal makan sehat setiap anak berangkat sekolah.  Kata kunci : Pengetahuan, Perilaku Hygiene, Konsumsi JajanBackground of the Problem: There are so many things that can cause a food to be unsafe, one of which is due to contamination. Knowledge about food and health are internal factors that influence consumption of street food. This study aims to determine the relationship between knowledge and behavior of hygiene sanitation and snack consumption of students in school children in Teunom District in 2021, using descriptive analytic types of research. The population in this study were all elementary school students in Teunom District. The sampling technique in this study used a proportional sampling technique with a total sample of 72 people. The data was collected by distributing questionnaires to respondents in 6 SD Teunom sub-districts from 10 to 17 February 2021. Data analysis used the chi quare test. The results showed that there was no relationship between knowledge and snack consumption of elementary school students in Teunom District (p = 0.274) and there was a relationship between hygiene behavior and snack consumption of elementary school students in Teunom District  (p = 0.000). The conclusion of this study is that low knowledge and poor hygiene behavior can affect the consumption of unhealthy snacks in school students in Teunom District. It is hoped that schools can provide information to students and parents of students to prepare healthy food supplies for every child going to school.Keywords: Knowledge, Hygiene Behavior, Snack Consumption
Hubungan Karakteristik Individu dan Perilaku Dengan Kejadian Asma Pada Pasien Di Poly Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Simeulue Rahmayani, Rahmayani; Rosita, Sri; ZA, Raudhatun Nuzul; Rafiansyah, Rafiansyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3771

Abstract

ABSTRACTLatar Belakang : Menurut Data Puskesmas Simeulue Timur (2014) penderita asma di wilayah kerja Puskesmas Simeulue Timur sebanyak 32 orang. Dan yang menderita penyakit asma di wilayah Puskesmas ini adalah bervariasi antara anak-anak, remaja dan orang dewasa. Dari studi pendahuluan yang penulis lakukan dilapangan dengan wawancara kepada 5 orang masyarakat, diketahui bahwa pengetahuan masyarakat masih kurang tentang penyakit asma, mereka hanya tahu bahwa asma timbul karena factor keturunan, bukan akibat makanan dan yang lainnya. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan karakteristik individu dan perilaku dengan kejadian asma pada masyarakat di Puskesmas Simeulue Timur Kabupaten Simeulue. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berkunjung ke poly penyakit dalam RSUD Simeulue yang berjumlah 157 pasien dari bulan Januari-Mei 2016. Dan yang menjadi sampel penelitian sebanyak 61 pasien. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11-15 Juli 2016. Analisa data menggunakan analisis Chi-Square. Hasil Penelitian : dari hasil penelitian diketahui ada hubungan antara pekerjaan dengan kejadian Asma di Poly Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Simeulue dengan p value 0,001. ada hubungan antara perilaku dengan kejadian Asma di Poly Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Simeulue dengan p value 0,001. Kesimpulan: ada hubungan pekerjaan dan perilaku dengan kejadian Asma di Poly Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Simeulue. Dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyakit asma dan cara pencegahannya serta pengobatan yang baik untuk penderita penyakit asma.Kata Kunci: Pekerjaan, Perilaku, Kejadian AsmaBackground: According to East Simeulue Health Center data (2014), there are 32 people suffering from asthma in the East Simeulue Health Center work area. And those who suffer from asthma in this Puskesmas area vary between children, teenagers and adults. From a preliminary study that the author conducted in the field by interviewing 5 people in the community, it is known that the public's knowledge is still lacking about asthma, they only know that asthma arises due to hereditary factors, not due to food and other things. Research Objective: To determine the relationship between individual characteristics and behavior and the incidence of asthma in the community at the East Simeulue Community Health Center, Simeulue Regency. Research Method: This research is a quantitative study using analytics with a cross sectional design. The population of this study were outpatients who visited the internal medicine polyclinic at Simeulue District Hospital, totaling 157 patients from January-May 2016. And the research sample was 61 patients. This research was conducted on 11-15 July 2016. Data analysis used Chi-Square analysis. Research Results: From the research results it is known that there is a relationship between work and the incidence of Asthma in the Internal Medicine Clinic of Simeulue District Hospital with a p value of 0.001. There is a relationship between behavior and the incidence of asthma in the Internal Medicine Clinic of Simeulue District Hospital with a p value of 0.001. Conclusion: there is a relationship between work and behavior with the incidence of Asthma in the Internal Medicine Clinic of Simeulue District Hospital. Can provide education to the public about asthma and how to prevent it as well as good treatment for asthma sufferers.Keywords: Occupation, Behavior, Asthma Incidence
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Tentang Polycystic Ovary Sindrome (PCOS) Terhadap Pengetahuan Remaja Putri di SMA Negeri 4 Kota Banda Aceh ZA, Raudhatun Nuzul; Rahmayani, Rahmayani; Meilina, Rulia; Jannah, Miftahul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2840

Abstract

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) yang menyerang wanita usia subur pada usia remaja dapat menyebabkan gangguan menstruasi, kelebihan berat badan, Terdapat jerawat, Hirsutism, kerontokan rambut dan Penggelapan kulit di area leher. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dengan menggunakan one group pretest posttest design, penelitian dilaksanakan pada tanggal 31 Mei s/d 10 Juni 2022, populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri yang bersekolah di SMA Negeri 4 Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik menggunakan proportional random sampling yaitu 76 orang. Data diolah dan dianalisa menggunakan uji T-dependent sampel paired. Sebelum dilakukan intervensi penyuluhan kesehatan tentang Polycystic Ovary Sindrome (PCOS) di dapatkan bahwa sebagian besar pengetahuan responden berada pada kategori kurang sebanyak 37 responden (48,7%), sesudah dilakukan intervensi penyuluhan kesehatan tentang Polycystic Ovary Sindrome (PCOS), sebagian besar pengetahuan responden berada pada kategori kurang sebanyak 32 responden (42,1%) dan pada kategori baik sebanyak 26 responden (34,2%), Terdapat efektivitas penyuluhan kesehatan tentang Polycystic Ovary Sindrome (PCOS) terhadap pengetahuan remaja putri dengan nilai p-value=0,000. Terdapat efektivitas penyuluhan kesehatan tentang Polycystic Ovary Sindrome (PCOS) terhadap pengetahuan remaja putri Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi bagi guru dan petugas UKS dalam melakukan sosialisasi bagi siswa/remaja tentang dampak negatif yang ditimbulkan karena Polycystic Ovary Sindrome (PCOS) di lingkungan sekolah.Kata kunci: PCOS, Remaja Putri, Penyuluhan KesehatanPolycystic Ovary Syndrome (PCOS) which affects women of childbearing age in their teens can cause menstrual disorders, overweight, acne, hirsutism, hair loss and darkening of the skin in the neck area. This research is a quasi-experimental study, using a one group pretest posttest design, the research was conducted from May 31 to June 10, 2022, the population in this study were female teenagers who attended Senior High School 4 city of Banda Aceh. The sampling technique used a technique using proportional random sampling, namely 76 people. Data were processed and analyzed using a paired sample T-dependent test. Before carrying out the health counseling intervention about Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) it was found that most of the respondents' knowledge was in the less category as many as 37 respondents (48.7%), after carrying out health education interventions about Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), most of the respondents' knowledge 32 respondents (42.1%) were in the poor category and 26 respondents (34.2%) were in the good category. There was the effectiveness of health counseling about Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) on the knowledge of young women with a p-value = 0.000. There is the effectiveness of health counseling about Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) on the knowledge of young women. It is hoped that this research can provide information for teachers and UKS officers in conducting outreach to students/adolescents about the negative impacts caused by Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) in the school environment.Keywords : PCOS, Tenageer, Health Counseling
PKM Providing Complementary Foods For Breast Milk (CFB) Based on Local Wisdom In The Community Of Lamjamee Village, Jayabaru District, Banda Aceh City: PKM Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Berbasis Kearifan Lokal Pada Masyarakat Desa Lamjamee Kecamatan Jayabaru Kota Banda Aceh Rosdiana, Eva; Nuzul ZA, Raudhatun; Apriani Hasanah Hrp, Laila; Lestari, Soraya
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v5i2.1914

Abstract

Nutrition issues and substandard complementary feeding practices remain a challenge in Aceh Province, particularly in Lamjamee Village, Jayabaru District. Many mothers of toddlers are accustomed to providing instant foods and packaged snacks that lack nutrition. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of housewives and integrated health post (Posyandu) cadres in utilizing local food ingredients, namely peugaga leaves (Centella asiatica), as nutritious complementary feeding. Implementation methods included counseling, training, and participatory cooking demonstrations using PowerPoint presentations, educational videos, and pre- and post-test questionnaires for evaluation. The activity results showed a 100% increase in participants' knowledge and skills related to the processing and utilization of local food ingredients. Participants also began developing innovative complementary feeding recipes and micro-business opportunities based on peugaga leaves. This program has proven effective in increasing nutritional awareness and empowering communities through local wisdom. In conclusion, education and training on complementary feeding (MP-ASI) based on local ingredients can be a sustainable solution for improving child nutrition while supporting family food security in Lamjamee Village.
Co-Authors Ainsyah, Ainsyah Aldi Kurniawan Alfitri Wahyuni Alya Ramadhani Andika, Fauziah Anggraini, Sasmita Anis Hikma Mulia Annisa Qadrunnada Anwar, Chairanisa Apriani Hasanah Hrp, Laila Ariani, Pratiwi Eka Aris Munandar Asmaul Husna Asmaul Husna ASNIMAR ASNIMAR, ASNIMAR Aulia, Rajul Azkia, Naura Cut Mawar Juwita Darmawan, Heri Dewiyani, Evi Dhirah, Ulfa Husna Eva Rosdiana Eva Rosdiana Faradilla Safitri, Faradilla Fathia, Mona Fazhira Azhima Finaul Asyura Fitri, Dasti Wahyuni Fitriyanti Fitriyanti fitriyanti fitriyanti Fitriyanti Fitriyanti Hamzah, Diza Fathamira Hasymiah, Hasymiah Husna, Malaul Kesumawati Kesumawati Keusumawati, Keusumawati Krismontazza, Saddaq Lestari, Soraya Lisa Elvina Maisurah, Maisurah Marniati Marniati Meilina, Rulia Miftahul Jannah Muhammad Fahrial Rizki Nadya Nadya, Nadya Naura Azkia Noerma Ismayukha Nurhayati Nurhayati Nurlaini, Nurlaini Nurmala Dewi, Nurmala Nurna Fauziah Nurul Anjelini Nurul Azayti Nurul Hidayanti Nuzulul Rahmi, Nuzulul Periskila Dina Kali Kulla Priani, Pipit Putri Riskia Ramadhani Putri Santy Putri, Rizka Amalia Rafiansyah, Rafiansyah Rahmat Akbar Rahmayani . Rahmayani Rahmayani Rahmayani Rahmayani Rahmi, Cut Liza Raisah . Ratna Hardewi Ratna Wilis Renjani, Risky Swastika Riska Amalia Putri Rizki Swastika Renjani Rizky Swastika Renjani Rosdiana, Eva Rouzatun Nisa RR. Ella Evrita Hestiandari Sahbainur Rezeki Santy, Putri Siti Afsah Sri Rosita Sutisna, Ma'mun Syarifah Naja Syarifah Yanti Astrina Syarifah Yanti Astryna TB, Desita Ria Yusian Tika Swandarini Ulfa Farrah Lisa, Ulfa Farrah Ulhusna, Zikra Umi Salamah Wahyuni, Alfitri Willis, Ratna Yulia Fitri Yulidar Yulidar Yunita Yunita Yunita Yunita Zalfie Ardian Zulia Ananda