Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Kualitas Hidup Jemaah Haji Lanjut Usia Kloter X Tahun 2023/1444 H Slyviani, Rikeu; Astari, Dewanti Widya; Lestari, Ade
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2352

Abstract

Salah satu rukun dalam agama Islam adalah ibadah haji. Di Indonesia, sebesar 80 % persen jamaah haji berada dalam kategori lanjut usia (lansia). Lansia adalah kelompok yang rawan terhadap penurunan kualitas hidup. Seiring bertambahnya usia, terjadi banyak perubahan seperti proses penuaan, penurunan fungsi biologis, psikologis dan sosial. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui kualitas hidup jemaah haji lanjut usia Kloter X tahun 2023/ 1444 H. Jumlah peserta yang terlibat sebanyak 66 orang jemaah haji lansia dari Kloter X tahun 2023/ 1444 H. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF yang berisikan 4 (empat) domain yaitu kesehatan fisik, kesehatan psikologi, hubungan sosial, serta hubungan dengan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan sebanyak 83% responden ( n = 55 ) memiliki tingkat kualitas hidup yang rendah. Dimensi kesehatan fisik dan mental menjadi faktor penentu kualitas hidup jamaah haji lansia. Berhaji merupakan suatu pencapaian hidup. Perawat tenaga kesehatan haji Indonesia harus berperan sebagai support system terbaik dalam pelaksanaan ibadah haji.
PENCEGAHAN PRESSURE ULCER DENGAN MASSAGE EFFLEURAGE DAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO): STUDI KASUS Purnawaty, Marina; Astari, Dewanti Widya; Lestari, Ade
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v9i3.624

Abstract

Pasien dalam kondisi sakit kritis sering kali mengalami risiko luka tekan akibat imobilisasi yang berkepanjangan. Luka tekan disebabkan oleh tekanan, gesekan, kelembapan, serta kondisi internal seperti malnutrisi dan anemia. Masalah ini memerlukan intervensi yang efektif untuk pencegahan. Tujuan: Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pijat effleurage menggunakan virgin coconut oil (VCO) sebagai bagian dari perawatan keperawatan dalam mencegah luka tekan pada pasien ICU. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus yang berfokus pada Ny. N, seorang pasien ICU dengan risiko tinggi luka tekan (skor Braden 9). Intervensi berupa pijat effleurage menggunakan VCO dilakukan dua kali sehari selama empat hari. Tindakan ini disertai dengan asuhan keperawatan lainnya seperti pengelolaan ventilasi mekanis dan perawatan kulit. Hasil: Setelah empat hari perawatan, Ny. N tidak menunjukkan tanda-tanda luka tekan meskipun memiliki risiko tinggi. VCO terbukti membantu melembapkan kulit, mencegah iritasi, dan mengurangi risiko tekanan dari imobilisasi. Kesimpulan: Pijat effleuragedengan VCO merupakan intervensi keperawatan yang efektif, mudah dilakukan, dan dapat diandalkan dalam mencegah luka tekan pada pasien dengan imobilisasi berkepanjangan. Perawat memiliki peran strategis dalam penerapan metode ini untuk meningkatkan kualitas perawatan. Kata Kunci: dekubitus, massage effleurage, tirah baring Prevention of Pressure Ulcers Using Effleurage Massage and Virgin Coconut Oil (VCO): A Case Study ABSTRACT  Patients in critical illness often face a high risk of developing pressure ulcers due to prolonged immobilization. Pressure ulcers are caused by pressure, friction, moisture, and internal conditions such as malnutrition and anemia. This issue requires effective intervention for prevention. Objective: This study aims to evaluate the effectiveness of effleurage massage using Virgin Coconut Oil (VCO) as part of nursing care to prevent pressure ulcers in ICU patients. Methods: The study employed a case study approach focusing on Mrs. N, an ICU patient at high risk for pressure ulcers (Braden score of 9). The intervention involved effleurage massage using VCO, performed twice daily for four days. This intervention was accompanied by other nursing care measures, including mechanical ventilation management and skin care. Results: After four days of care, Mrs. N exhibited no signs of pressure ulcers despite her high-risk status. VCO was found to effectively moisturize the skin, prevent irritation, and reduce the risk of pressure-related damage from immobilization. Conclusion: Effleurage massage with VCO is an effective, simple, and reliable nursing intervention for preventing pressure ulcers in patients with prolonged immobilization. Nurses play a strategic role in implementing this method to enhance the quality of care.   Keywords: Pressure Ulcer, Effleurage Massage, Prolonged Bed Rest
STRATEGI PIMPINAN DALAM MENGELOLA FINANSIAL PENDIDIKAN DI SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM TANJUNG BALAI SUMATERA UTARA Umar, Asril; Lubis , Sopian; Hasnah Anas, Maulidah; Azwar , Boyke; Lestari, Ade; Mesiono, Mesiono
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v4i2.101

Abstract

Pimpinan sekolah tinggi merupakan pemegang mandate pengendalian perguruan tinggi yang ditetapkan oleh penyelenggara pendidikan. Pada perguruan tinggi negeri ditunjuk oleh pemerintah, sementara perguruan tinggi swasta di amanahkan oleh yayasan penyelenggara. Pimpinan dalam hal ini bertugas memberdayakan serta mengendalikan seluruh civitas akademik yang ada dilingkungan satuan kerjanya. Masalah finansial/ keuangan sebagai amunisi pergerakan semua unsur akademik yang ada di perguruan tinggi sering mengalami pasang surut, sehingga membutuhkan perhatian lebih oleh pimpinan. Artikel ini mengungkap informasi strategi pimpinan dalam mengelola finansial pendidikan di STAI Al Hikmah Tanjungbalai dalam bentuk penelitian sederhana (mini riset). Data yang dibutuhkan diperoleh dengan melakukan observasi terhadap strategi yang dibuat oleh pimpinan, wawancara mendalam, serta meninjau dokumen keuangan. Selanjutnya data yang diperoleh, diolah dengan menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) untuk mengambil suatu kesimpulan. Adapun hasil mini riset ini adalah semua kegiatan yang berkaitan dengan finansial dijalankan oleh ketua sebagai pimpinan tertinggi. Melalui penelitian ditemukan bahwa ketua melakukan musyawarah dengan semua unsur pimpinan dalam menetapkan besaran biaya perkuliahan sebagai sumber pembiayaan utama. Sedang keunikan yang dapat terlihat dari penelitian ini adalah pimpinan menjadi single fighter dalam memenuhi semua kebutuhan akademik mulai dari pembiayaan yang berkaitan dengan gaji pendidik dan tendik sampai pada pengadaan sarpras. Hal ini menunjukkan sehat tidaknya sistem finansial di perguruan tinggi tersebut tergantung pada pimpinan seratus persen.
Asuhan Keperawatan Myiasis Orbital pada Pasien dengan Karsinoma Sel Squamous Astari, Dewanti Widya; Lestari, Ade; Febrian, Ilham Rohmat; Putri, Kreati Hanna
Jurnal Gawat Darurat Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Gawat Darurat: Desember 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Myiasis adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh larva lalat dari ordo Diptera yang menginfeksi manusia dan vertebrata lainnya. Myiasis orbital adalah infeksi yang berpotensi merusak jaringan orbital. Kami menyajikan kasus myiasis orbital pada seorang wanita berusia 56 tahun dengan riwayat sensasi benda asing, nyeri, dan keluarnya darah dari mata kanannya selama satu minggu. Pada pemeriksaan, terdapat luka nekrotik yang menganga dengan ukuran sekitar 12x3x5 cm di bawah mata kanan. Luka tersebut terinfeksi larva dan terdapat nanah. Sebuah kombinasi antibiotik sistemik dan antibiotik-steroid topikal diberikan. Penatalaksanaan definitif untuk myiasis orbital adalah dengan membuang larva dari permukaan mata. Karsinoma sel skuamosa telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan patologi anatomi dan pasien dilakukan operasi eksenterasi. Asuhan keperawatan berfokus pada manajemen nyeri, pencegahan infeksi, dan risiko perdarahan, serta edukasi tentang pentingnya kebersihan luka. Kasus ini menyoroti pentingnya deteksi dini dan perawatan yang tepat pada SCC kelopak mata untuk mencegah komplikasi berat seperti myiasis orbital.
METODE POSITION, INSTRUCTION, PUZZLE (PIP) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PASIEN STROKE Pratiwi, Putri Indah; Malfasari, Eka; Nurfitriani, Nurfitriani; Lestari, Ade; Febryanti, Annisa; Yunita, Ananda Evi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.7433

Abstract

Abstrak: Penurunan Kualitas hidup pasien stroke selama menjalani perawatan dirumah menunjukkan rendahnya kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan stroke kurangnya kebutuhan informasi serta pengalaman menjadi penyebab keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan stroke. Metode PIP (Position, Instruction, Puzzle) merupakan salah satu metode yang dapat digunakan anggota keluarga dalam merawat pasien stroke, tujuan dilakukannya kegiatan ini untuk melatih para caregiver dalam merawat anggota keluarga dengan stroke di rumah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan terpimpin selama 3 minggu dengan melibatkan mitra komunitas bebas stroke yang berada pada wilayah kerja kelurahan Umbansari. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini, peserta mampu memahami dan melakukan latihan perawatan stroke menggunakan metode PIP dalam perawatan pasien stroke. Abstract:  The decline in the quality of life of stroke patients during treatment at home shows the low ability of families to care for family members with stroke, lack of information needs and experience is the cause of families in caring for family members with stroke. The PIP (Position, Instruction, Puzzle) method is one method that family members can use in caring for stroke patients, the purpose of this activity is to train caregivers in caring for family members with stroke at home. The method used in this activity is guided training for 3 weeks involving stroke-free community partners in the working area of Umbansari sub-district. The results obtained in this activity, participants are able to understand and perform stroke care exercises using the PIP method in the care of stroke patients. 
Formulation of Nanoemulsion Based Sungkai Leaves Extract (Peronema canescens Jack) and Cinnamon Oil (Cinnamomum Burmannii (Nees & Th Nees) Blume) as an Antioxidant and Skin Protection Factors (SPF) Agent Agustin, Putri; Ihsan, Mahya; Lestari, Ade; Tarigan, Indra Lasmana
Chimica et Natura Acta Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v13.n1.55234

Abstract

Sungkai (Peronema canescens Jack) and Cinnamon (Cinnamomum burmannii) are herbal plants which are known to have a high content of secondary metabolite compounds as a source of natural antioxidants which are able to inhibit free radical compounds in the body and convert these free radical compounds into non-radical compounds. The greater the free radical scavenger activity in the product, the better the SPF value will be. However, the use of the extract as an active substance in cosmetic dosage forms has a low pharmaceutical elegance, so the extract is formulated using the SNEDDS (Self Nano-Emulsifying Drug Delivery System) technique. Nanoemulsion able to increase the solubility of natural ingredients by eliminating variability in absorption, permeability, and the bioavailability of drugs or bioactive compounds from natural ingredient extracts by maximizing drug penetration into the body and minimizing side effects. The aim of this research is to characterize a nanoemulsion preparation from a combination of sungkai leaves extract and cinnamon in order to obtain the optimal formula for a nanoemulsion preparation as an antioxidant product and skin protection factor agent. This research began with making extracts using the maceration method using 96% ethanol solvent, followed by making nanoemulsions using the spontaneous method. The extract concentration used was 200 mg. Observation of physical properties includes centrifugation test, organoleptic test, percent transmittance, solubility, pH, emulsion type, particle size, polydispersity index, antioxidant activity, SPF value of nanoemulsion preparation and irritation test. Analysis was carried out based on descriptive test parameters. Based on the research results, nanoemulsion preparations were made with Tween 80 surfactant, PEG 400 cosurfactant, VCO oil phase, and aqua deion water phase. So that the optimum formula nanoemulsion preparation (F1) was obtained with an active substance concentration of 100 mg sungkai extract and 100 mg cinnamon extract that met the requirements as a transparent, stable, visual nanoemulsion preparation product, with a transmittance value of 98%, a skin pH range of 6.14, having emulsion type (o/w) with a nanoemulsion particle size of 35.0 nm, PI of 0.479 and has a very strong IC50 antioxidant activity of 20.29 ppm with an SPF value of 7.4 in extra protection.
Aktivitas Sinergetik Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack.) dan Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmanii (Nees & T.Nees) Blume) pada Mencit Terinduksi Aloksan: Synergetic Antidiabetic Activity of Combination of Sungkai Leaves Extract (Peronema canescens Jack.) and Cinnamon Extract (Cinnamomum burmanii (Nees & T.Nees) Blume) in Alloxan-Induced Mice Lestari, Ade; Ihsan, Mahya; Agustin, Putri; Tarigan, Indra Lasmana
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2025): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v7i3.2435

Abstract

Sungkai (Peronema canescens Jack) is known to contain flavonoid compounds with antioxidant properties that may contribute to blood glucose reduction. Cinnamon (Cinnamomum burmanii (Nees & T. Nees) Blume) also contains key antidiabetic compounds, including methylhydroxy chalcone, cinnamaldehyde, and proanthocyanidins. The combination of multiple medicinal plants is believed to produce a synergistic effect, potentially enhancing antidiabetic activity. This study aimed to evaluate the effects of a combination of sungkai and cinnamon leaf extracts on body weight and blood glucose levels in alloxan-induced mice (Mus musculus). The extracts were obtained through maceration and subjected to phytochemical screening. The antidiabetic test was conducted using seven treatment groups, with observations recorded on days 3, 5, and 7 following extract administration. Phytochemical analysis revealed that the combined extract contained alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, steroids, and triterpenoids. The treatment groups (C+, P1–P5) showed a lower percentage of body weight loss compared to the negative control group; however, no statistically significant differences were observed. In contrast, the P5 group (250 mg sungkai extract + 100 mg cinnamon extract) demonstrated the highest percentage reduction in blood glucose levels, reaching 43.97% on day 5, significantly outperforming other treatment groups. These findings suggest that the combination of sungkai and cinnamon leaf extracts has promising potential as an effective antidiabetic agent. Keywords:          Diabetes, Sungkai, Cinnamon   Abstrak Sungkai (Peronema canescens Jack) diketahui mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi menurunkan kadar glukosa darah melalui aktivitas antioksidannya. Kayu manis (Cinnamomum burmanii (Nees & T. Nees) Blume) juga mengandung senyawa aktif seperti metilhidroksi chalcone, sinamaldehid, dan proantosianidin yang berperan dalam mekanisme antidiabetes. Kombinasi beberapa tanaman obat diyakini dapat memberikan efek sinergis yang lebih kuat dalam menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek kombinasi ekstrak daun sungkai dan kayu manis terhadap berat badan dan kadar glukosa darah pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi aloksan. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dan diuji kandungan fitokimianya. Uji antidiabetes dilakukan pada tujuh kelompok perlakuan yang diamati pada hari ke-3, ke-5, dan ke-7 setelah pemberian perlakuan. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun sungkai dan kayu manis mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan triterpenoid. Kombinasi ekstrak menunjukkan penurunan berat badan yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol negatif, namun perbedaannya belum signifikan secara statistik. Sebaliknya, perlakuan P5 (kombinasi 250 mg ekstrak daun sungkai dan 100 mg ekstrak kayu manis) menunjukkan penurunan kadar glukosa darah paling signifikan, dengan persentase sebesar 43,97% pada hari ke-5. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun sungkai dan kayu manis memiliki potensi sebagai agen antidiabetes yang efektif. Kata Kunci:         Antidiabetes, Kayu Manis, Sungkai
The Roots of Reform: Islamic Education and the Early Modernization Process in 18th Century Egypt Asril Umar; Boyke Azwar; Ade Lestari
Bulletin of Indonesian Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2025): Bulletin of Indonesian Islamic Studies
Publisher : KURAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/biis.v4i1.1527

Abstract

This research explores the transformation of Islamic education in 18th-century Egypt, focusing on reform strategies, modernization aspects, key figures, and their impacts. Using a qualitative approach through documentation studies and in-depth interviews, data were collected from written sources, biographies, and intellectual works. Thematic analysis was applied to identify central ideas and their influence on educational development. Interviews with Islamic history experts, academics, or researchers who are competent in this field can provide further insights into the interpretation and a deeper understanding of the contributions of these figures to education. The findings reveal that Islamic education in Egypt experienced major reforms, especially through the integration of modern and secular sciences alongside traditional religious studies. Pioneering figures such as Muhammad Ali Pasha, Rifa’a al-Tahtawi, and Muhammad Abduh were instrumental in reshaping educational institutions, curricula, and teaching methods. These reforms laid the foundation for modern education in Egypt and influenced broader Islamic educational practices. The study recommends the continued integration of religious and secular knowledge to build a holistic and contextually relevant education system.
Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Melalui Inovasi Pendidikan Lestari, Ade; Frinaldi, Aldri; Wahyuni, Yulia Septi
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i1.5267

Abstract

Artikel ini mengkaji strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi pendidikan sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. Pendidikan diidentifikasi sebagai kunci utama dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan memacu perkembangan ekonomi daerah. Penulis mengulas peran sentral pendidikan dalam membentuk SDM yang unggul, terampil, dan siap bersaing di pasar kerja. Strategi inovatif dalam pendidikan menjadi fokus utama artikel ini. Pemanfaatan teknologi, kemitraan industri-pendidikan, dan pengembangan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan pasar kerja lokal dijelaskan sebagai langkah-langkah kunci untuk memperbaiki kualitas pendidikan. Artikel ini juga menyoroti peran pemberdayaan komunitas melalui pendidikan, dengan pendekatan yang menekankan pada keusahawanan dan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan pendidikan. Dalam upaya untuk diversifikasi sumber pendapatan daerah, artikel ini mengusulkan strategi seperti memanfaatkan potensi pendapatan dari alumni, melibatkan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler berbasis bisnis, dan menggandeng sektor swasta dalam mendukung program-program pendidikan inovatif. Pembahasan juga mencakup pengukuran kinerja dan evaluasi untuk menilai dampak sebenarnya dari inovasi pendidikan terhadap PAD. Sementara itu, artikel mencermati hambatan-hambatan yang mungkin dihadapi, termasuk keterbatasan anggaran dan tantangan implementasi. Artikel ini berusaha memberikan wawasan yang mendalam mengenai bagaimana penerapan strategi pendidikan yang inovatif dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kata Kunci: Optimalisasi, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Inovasi Pendidikan
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Supervisi Di Madrasah Ibtidaiyah Neliwati; Maulidah Hasnah Anas; Ade Lestari
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6388

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peran kepala madrasah di MIS Ainnurrahman dalam meningkatkan kinerja guru melalui pengambilan keputusan, komunikasi interpersonal, dan supervisi. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah bagaimana kepala sekolah mengambil keputusan, membangun komunikasi yang efektif, dan melakukan supervisi yang memadai. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dan kebijakan pengambilan keputusan yang tepat berdampak positif pada peningkatan kinerja guru di MIS Ainnurrahman. Komunikasi yang baik antara kepala sekolah dan guru terbukti sebagai strategi penting dalam mencapai tujuan pendidikan dan meningkatkan kinerja guru. Selain itu, supervisi yang dilakukan secara rutin menjadi sarana untuk mendiskusikan masalah-masalah pembelajaran yang terkait dengan peningkatan kinerja guru, sehingga tujuan pendidikan dapat dicapai secara optimal dan menjadi tanggung jawab bersama. Kata Kunci: kepemimpinan, kepala madrasah, kinerja guru