Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Ransum dengan Cemaran Insektisida Organfosfat terhadap Aktivitas Enzim Kholin Esterase dan Prestasi Itik Lies Mira Yusiati
Buletin Peternakan Vol 23, No 3 (1999): Buletin Peternakan Vol. 23 (3) Agustus 1999
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v23i3.1643

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Pengaruh Imbangan Pati-Lemak, Kalsium-Fosfor dan Aras Protein Ransum terhadap Performan dan Status Mineral Ayam Broiler yang Dipelihara pada Kandang Litter dan Baterai Lies Mira Yusiati; Tri Yuwanta
Buletin Peternakan Vol 23, No 1 (1999): Buletin Peternakan Vol. 23 (1) Februari 1999
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v23i1.1655

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Produksi Azola dan Pemanfaatannya sebagai Sumber Protein Ransum Unggas serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Telur Soemitro Padmowijoto; Lies Mira Yusiati
Buletin Peternakan Vol 19, No 2 (1995): Buletin Peternakan Vol. 19 (2) Desember 1995
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v19i2.1699

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Penggunaan Enzim Protease Non Kolagen dari Pankreas, Pepaya, Nenas, Oropon dan Mikroba untuk bating Agent pada Proses Teknologi Pengohan Kulit Setiyono (Setiyono); Sujadi (Sujadi); Lies Mira Yusiati; Jamhari (Jamhari)
Buletin Peternakan Vol 18, No 4 (1994): Buletin Peternakan Vol. 18 (4) Desember 1994
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v18i4.1724

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Intensitas Warna Kuning Telur dan Status Thiamin Ayam Petelur yang Mendapat Ransum Karak (Nasi Sisa) Lies Mira Yusiati
Buletin Peternakan Vol 14, No 1 (1990): Buletin Peternakan Vol. 14 (1) Juni 1990
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v14i1.1777

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
KONTRIBUSI EKSKRESI BASAL PURIN TERHADAP TOTAL EKSKRESI DERIVAT PURIN DALAM URIN KAMBING BLIGON DAN KEJOBONG Catur Suci Purwati; Lies Mira Yusiati; Subur Priyono Sasmito Budhi
Buletin Peternakan Vol 37, No 1 (2013): Buletin Peternakan Vol. 37 (1) Februari 2013
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v37i1.1953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kontribusi ekskresi basal terhadap total ekskresi derivat purin dalam urin kambing Kejobong dan Bligon. Percobaan ini didesain menggunakan Independent Student t-test untuk membandingkan ekskresi derivat purin keturunan kambing yang berbeda. Pakan yang diberikan adalah jerami kacang tanah (rendeng). Kambing jantan Bligon dan Kejobong masing-masing 6 ekor digunakan dalam penelitian ini. Percobaan ini dibagi menjadi 3 periode yaitu periode adaptasi selama 14 hari, periode koleksi pada saat ternak diberi pakan ad libitum selama 7 hari, dan periode koleksi pada saat ternak dipuasakan. Penentuan kandungan bahan kering (BK), bahan organik (BO), protein kasar (PK), serat kasar (SK), dan ekstrak eter (EE) dilakukan dengan metode analisis proksimat untuk pakan, sisa pakan, dan feses. Pada sampel urin yang diambil saat ternak diberi pakan ad libitum dan dipuasakan dilakukan pengukuran derivat purin yaitu alantoin, asam urat, xantin, dan hipoxantin. Hasil penelitian memperlihatkan konsumsi BK, BO, PK, SK, dan EE menunjukkan perbedaan yang tidak nyata. Nutrien tercerna BK, BO, PK, SK, dan EE juga menunjukkan perbedaan yang tidak nyata. Volume urin kambing Kejobong dan Bligon pada pemberian pakan secara ad libitum menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05), dengan rerata kambing Kejobong 953,84 dan Bligon sebesar 762,69 ml/hari. Total ekskresi alantoin dan asam urat kambing Kejobong cenderung lebih tinggi daripada Bligon, sedangkan untuk total ekskresi xantin dan hipoxantin menunjukkan hasil yang berbeda tidak nyata. Total ekskresi derivat purin pada saat pakan ad libitum menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05), rerata kambing Kejobong 117,96±16,43 μmol/W0,75/hari dan Bligon 72,40±4,53 μmol/W0,75/hari. Volume urin pada saat dipuasakan menunjukkan perbedaan yang tidak nyata. Rerata volume urin kambing Kejobong 233,04 dan Bligon 201,75 ml/hari. Total ekskresi alantoin kambing Kejobong pada saat dipuasakan cenderung lebih rendah dibanding Bligon, namun untuk total ekskresi asam urat cenderung lebih tinggi kambing Kejobong dibanding Bligon. Total ekskresi xantin dan hipoxantin menunjukkan perbedaan yang tidak nyata. Total ekskresi derivat purin kambing Bligon pada saat dipuasakan lebih tinggi dari kambing Kejobong, dengan rerata kambing Kejobong 18,85±4,45 μmol/W0,75/hari, dan Bligon sebesar 19,33±2,28 μmol/W0,75/hari. Derivat purin endogen kambing Kejobong 0,018 μmol/W0,75 sedangkan Bligon 0,019 μmol/W0,75. Efisiensi sintesis protein mikrobia kambing Kejobong adalah 0,07 g N mikrobia/hari, sedangkan Bligon 0,04 g N mikrobia/hari dengan BK nutrien tercerna hampir sama. Kontribusi ekskresi basal derivat purin terhadap total ekskresi derivat purin kambing Kejobong 15,98%, sedangkan Bligon 26,70%. (Kata kunci: Ekskresi, Derivat purin, Kambing Bligon, Kejobong)
PENGARUH SUPLEMENTASI VITAMIN E DALAM RANSUM YANG MENGANDUNG CAPSULATED CRUDE PALM OIL TERHADAP KANDUNGAN POLYUNSATURATED FATTY ACID DAGING DAN PERFORMAN KAMBING BLIGON Firman Nasiu; Lies Mira Yusiati; Supadmo (Supadmo)
Buletin Peternakan Vol 37, No 3 (2013): BULETIN PETERNAKAN VOL. 37 (3) OKTOBER 2013
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v37i3.3090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi vitamin E dalam ransum yang mengandung minyak sawit mentah terkapsulasi (Capsulated Crude Palm Oil-CCPO) terhadap performan ternak dan kandungan polyunsaturated fatty acid (PUFA) daging kambing Bligon. Rumput raja sebanyak 65%, bekatul 20%, dan bungkil kacang kedelai 15% dengan penambahan 3% capsulated crude palm oil (CCPO) digunakan sebagai ransum kontrol. Ternak yang digunakan adalah kambing Bligon jantan sebanyak 9 ekor yang dibagi dalam 3 kelompok perlakuan yang terdiri atas kelompok pertama hanya mendapat ransum kontrol tanpa suplementasi vitamin E, kelompok kedua mendapat ransum kontrol dengan suplementasi vitamin E 200 mg per kg bahan kering pakan, kelompok ketiga mendapat ransum kontrol dengan suplementasi vitamin E 400 mg per kg bahan kering pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin E sampai level 400 mg/kg bahan kering tidak berpengaruh terhadap performan ternak, kandungan PUFA, dan komposisi kimia, namun cenderung menurunkan kadar malondialdehyde (MDA) daging (P<0,06) sebesar 67,52%, meningkatkan kandungan vitamin E sebesar 74,80% namun diikuti oleh peningkatan kandungan kolesterol daging.(Kata kunci: Vitamin E, Performan ternak, PUFA daging)
Pengaruh Kayu Manis (Cinnamomum burmanni Ness ex BI.) Sebagai Sumber Sinamaldehid Terhadap Parameter Fermentasi dan Aktivitas Mikrobia Rumen Secara In Vitro Harwanto (Harwanto); Lies Mira Yusiati; Ristanto Utomo
Buletin Peternakan Vol 38, No 2 (2014): BULETIN PETERNAKAN VOL. 38 (2) JUNI 2014
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v38i2.5008

Abstract

PENGARUH PENAMBAHAN FORMALDEHID PADA PEMBUATAN UNDEGRADED PROTEIN DAN TINGKAT SUPLEMENTASINYA PADA PELET PAKAN LENGKAP TERHADAP AKTIVITAS MIKROBIA RUMEN SECARA IN VITRO Bambang Suhartanto; Ristanto Utomo; Kustantinah (Kustantinah); I Gede Suparta Budisatria; Lies Mira Yusiati; Budi Prasetyo Widyobroto
Buletin Peternakan Vol 38, No 3 (2014): BULETIN PETERNAKAN VOL. 38 (3) OKTOBER 2014
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v38i3.5249

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi formaldehid pada pembuatan undegraded protein (UDP) yang digunakan untuk mensuplementasi pelet pakan lengkap terhadap aktivitas mikrobia rumen secara in vitro. Hasil sisa tanaman pertanian dan hasil samping pengolahannya digunakan untuk menyusun pelet pakan lengkap yang mengandung 12% protein kasar (PK) dan 62% total digestible nutrients (TDN). Cairan rumen untuk percobaan in vitro kecernaan bahan kering (KcBK) dan kecernaan bahan organik (KcBO) dan in vitro produksi gas diambil dari 2 ekor sapi Peranakan Ongole betina umur 2–3 tahun yang difistula pada bagian rumennya. Konsentrasi formaldehid 0; 0,5; 1,0; 1,5; dan 2,0% (volume/berat) digunakan untuk memproteksi bungkil kedelai pada pembuatan UDP, masing-masing adalah K-0, K-0,5, K-1,0, K-1,5, dan K-2,0. Tingkat proteksi bungkil kedelai diuji pada sampel UDP terhadap degradasibahan kering dan organik secara in vitro. Selanjutnya UDP yang paling baik digunakan untuk mensuplementasi pelet pakan lengkap. Aktivitas mikrobia rumen dari berbagai tingkat suplementasi UDP 0; 2,5; 5,0; 7,5; dan 10% bahan kering (berat/berat) pada pelet pakan lengkap berturut-turut adalah S-0, S-2,5, S-5,0, S-7,5, dan S-10,0 diuji secara in vitro produksi gas meliputi: produksi gas, sintesis protein mikrobia, produksi dan proporsi asam lemak volatil. Data hasil penelitian dianalisis variansi menurut Rancangan Acak Lengkap pola searah. Beda antar rerata diuji dengan Duncan’s Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan KcBK (%) bungkil kedelai tidak diproteksi K-0 lebih tinggi (P<0,05) dibanding K-0,5, dan K-0,5 lebih tinggi (P<0,05) dibanding K-1,0, K-1,5 dan K-2,0. KcBO bungkil kedelai tidak diproteksi lebih tinggi (P<0,05) dibanding K-0,5, dan K-0,5 lebih tinggi (P<0,05) dibanding K-1,0, K-1,5, dan K-2,0. Perbedaan tingkat suplementasi tidak mempengaruhi produksi gas antar perlakuan pada S-0, S-2,5, S-5,0, S-7,5 danS-10. Sintesis protein mikrobia mg/ml cairan rumen tidak berbeda pada suplementasi UDP S-0, S-2,5, S-5,0, dan S-7,5, namun S-10 lebih rendah (P<0,05) 0,273 mg/ml. Tingkat suplementasi UDP tidak mempengaruhi konsentrasi asam lemak volatil total (mmol). Proporsi asam asetat S-0 lebih rendah (P<0,05) dibanding S-5,0 dan S-7,5, tetapi proporsi asam propionat S-0 lebih tinggi (P<0,05) dibanding S-5,0, S-7,5, dan S-10,0. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan formaldehid pada tingkat 1% lebih baik dalam pembuatan UDP. Tingkat suplementasi UDP pada pelet pakan lengkap sampai 7,5% tanpa mempengaruhi aktivitas mikrobia rumen.(Kata kunci: Pelet pakan lengkap, Konsentrasi formaldehid, Undegraded protein, Tingkat suplementasi, Aktivitasmikrobia rumen)
PENGARUH PROTEKSI CPO DENGAN FORMALDEHID TERHADAP KECERNAAN DAN PERFORMA DOMBA EKOR TIPIS Nafly Comilo Tiven; Lies Mira Yusiati; Rusman (Rusman); Umar Santoso
Buletin Peternakan Vol 39, No 2 (2015): BULETIN PETERNAKAN VOL. 39 (2) JUNI 2015
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v39i2.6711

Abstract

The experiment was conducted to determine the effect of CPO protected with formaldehyde on digestibility and performance of thin tail sheeps. Fifteen local male lambs aged 9-12 months, were divided into 3 groups of ration treatment. The first group received only the basal ration (R0), the second group received the basal ration and 3% CPO (R1), while the third group received the basal ration and 3% CPO protected with 2% formaldehyde (R2). The data were analyzed by Completely Randomized Design with oneway pattern. The different of treatments were tested by Duncan’s New Multiple Range Test. The results showed that addition CPO protected with formaldehid (R2) in the sheeps diet did not affect dry matter and organic matter intake, dry matter and organic matter digestibility, average daily gain (ADG), but significantly (P<0.01) increase feed conversion rate. It can be concluded that CPO protected with formaldehyde gives more advantage on feed conversion aspect.(Key words: Thin tail sheeps, Crude palm oil (CPO) protected with formaldehyde, Digestibility, Performance)
Co-Authors Abbas (Abbas) Achmad Dinoto Achmad Dinoto Adhe Humaera Adi Magna Patriadi Nuhriawangsa Agustinah Setyaningrum, Agustinah Ahmad Sofyan Ali Agus Ali Agus Ali Agus Ali Agus Ali Wibowo Ali Wibowo Ali Wibowo Ambar Pratiwiningrum Andriyani Astuti Asih Kurniawati Asih Kurniawati B. Suhartanto Bambang Suhartanto Budi Prasetyo Widyobroto Canadianti, Monica Catur Suci Purwati Chusnul Hanim Diah Tri Widayati Dianestu Putra Edi Suryanto Edi Suryanto Edi Suryanto Edy Suryanto Efka Aris Rimbawanto Ema Damayanti Ema Damayanti Endang Baliarti Erika Kusumawardani Fandi Widya Rachman Firman Nasiu Gardika Windar Prahara H. Hartadi Hari Hartadi Harwanto (Harwanto) I Gede Suparta Budisatria I Gede Suparta Budisatria Ika Sumantri Jamhari (Jamhari) Joko Riyanto Koestantinah Koestantinah, Koestantinah Kunty Novi Gamayanti Kustantinah Kustantinah Lilis Hartati Ludfia Widyasmara mudawaroh, roisu Mudawaroh, Roisu Eny Mugiono (Mugiono) Muhamad Nur Cahyanto Muhamad Nur Cahyanto, Muhamad Nur Muhammad Nur Cahyanto Muhsin Al Anas Nafiatul Umami Nafly C. Tiven Nafly C. Tiven Novita Kurniawati Puput Diah Sitoresmi Rahma Fitriastuti Ristanto Utomo Ristianto Utomo Ristianto Utomo Ristianto Utomo Roisu Eny Mudawaroch Roisu Eny Mudawaroch Roisu Eny Mudawaroch Roisu Eny Mudawaroch Rusman (Rusman) Rusman Rusman Rusman Rusman Sapta Chandra Marnadi Hidayat Setiyono (Setiyono) Setiyono Setiyono Setiyono Setiyono Setiyono Setiyono Setiyono Setiyono Setiyono, Etiyono Soemitro Padmowijoto Soeparno Soeparno Soeparno Soeparno Subur Priyono Sasmito Budhi Suharjono Triatmojo Sujadi (Sujadi) Sulvia Dwi Astuti Supadmo (Supadmo) Suryanto, Edi Syamsul Arifin Tety Hartatik Tri Yuwanta Umar Santoso Umar Santoso Umar Santoso Wahidin Teguh Sasongko Wayan Tunas Artama Wayan Tunas Artama Wibowo, Siti 'Athiya Widayati, Okti Widodo Widodo Widodo Widodo Yantyati Widyastuti Zaenal Bachruddin Zaenal Bachrudin