Anita Dyah Listyarini
Unknown Affiliation

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Sosialisasi dan Pencegahan Bullying di Posyandu Remaja Desa Tumpang Krasak Arsy, Gardha Rias; Listyarini, Anita Dyah; Mubaroq, Muhammad Husni; Budi, Ilham Setyo; Fitrianingsih, Sri; Wijaya, Hasty Martha; Setyoningsih, Heni; Khayati, Yulia Nur; Widyastuti, Erna
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i2.432

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses pemaknaan bullying pada remaja penindas (the bully). Subjek dalam penelitian ini yaitu dua remaja berusia 16-18 tahun yang pernah melakukan perilaku bullying pada teman sebaya atau teman satu sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam. Analisis dilakukan dengan metode analisis tematik theory driven. Dari kesimpulan diperoleh hasil bahwa perilaku bullying seperti memukul dan mengganggu korban bullying pada makna tingkat rendah dimaknai remaja penindas (the bully) sebagai kepuasan diri dan kesenangan diri yang didapatkan dari salah satu sumber pemaknaan yaitu hubungan personal. Perilaku bullying seperti memukul dan memperolok atau mengejek korban bullying pada makna tingkat tinggi dimaknai remaja penindas (the bully) sebagai langkah untuk menjadi “penguasa” dan sebagai proses pencarian jati diri yang didapatkan dari menggabungkan dan mengintegrasikan sumber-sumber pemaknaan seperti memenuhi kebutuhan dasar, hubungan personal, dan aktivitas bersenang-senang.
Pencegahan dan Penanganan Kejang Demam pada Balita di Desa Tumpangkrasak Kecamatan Jati Kabupaten Kudus Anita Dyah Listyarini; Esa Putri; Indah Triana; Hanifa Amalia; Sania Septarani; Agape Juan Prisma
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Febrile seizures are a common neurological condition in children aged 6 months to 5 years, caused by the body's response to fever due to infection. This study explored the prevalence of febrile seizures, their types, and their impact on child health, including possible complications such as epilepsy and mental disorders. It also identified challenges in managing febrile seizures in the community, particularly in Tumpangkrasak Village, where there is a lack of knowledge among parents and health cadres on how to manage this condition. Health counseling activities were conducted to improve parents' understanding of the prevention and management of febrile seizures. The method used in this counseling was lecture and question and answer, attended by 15 participants. The results showed an increase in participants' knowledge and understanding of febrile seizures. Hopefully, the results of this counseling can increase parents' awareness and ability to manage febrile seizures in their children, and encourage more effective preventive measures.   Abstrak Kejang demam merupakan kondisi neurologis yang umum terjadi pada anak-anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun, yang disebabkan oleh respons tubuh terhadap demam akibat infeksi. Penelitian ini mengeksplorasi prevalensi kejang demam, jenis-jenisnya, serta dampaknya terhadap kesehatan anak, termasuk komplikasi yang mungkin timbul seperti epilepsi dan gangguan mental. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam penanganan kejang demam di masyarakat, khususnya di Desa Tumpangkrasak, di mana terdapat kekurangan pengetahuan di kalangan orang tua dan kader kesehatan mengenai cara menangani kondisi ini. Kegiatan penyuluhan kesehatan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pencegahan dan penanganan kejang demam. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah dan tanya jawab diikuti oleh 15 peserta. Hasil Kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang kejang deman. Diharapkan hasil dari penyuluhan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan orang tua dalam menangani kejang deman pada anak serta mendorong tindakan pencegahan yang lebih efektif.
Distribusi Prevalensi Kejadian Stunting pada Balita dengan Penyakit Penyerta di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungrejo Kabupaten Kudus Dilla Ameliasari; Anita Dyah Listyarini; Eny Pujiati; Nila Putri Purwandari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nutrition problems in toddlers that are quite large in Indonesia are stunting. Stunting is a state of malnutrition characterized by a height Z-score of less than -2 SD. Based on the Kudus Regency Health Office data report in December 2023, the Tanjungrejo Health Center work area is the highest contributor to stunting with a prevalence of 8.2%. Children who are malnourished have a low resistance to disease, making them susceptible to infectious diseases. Vice versa, children affected by infectious diseases can easily experience malnutrition, so stunted toddlers often have comorbidities. Comorbidities are conditions where a person has other diseases experienced apart from the main disease at the same time. The impact if no screening is done on stunted toddlers who have comorbidities, it will worsen both prognoses. The method used in this study is a descriptive cross-sectional method. The highest frequency of stunting toddlers based on age / month is 24 - 36 months, as many as 45 toddlers (29.6%). The highest frequency of stunting toddlers based on gender is female gender as many as 79 toddlers (52%). The frequency of stunting with the severely stunted category was 26 toddlers, while with the short category (stunted) was 126 toddlers (82.9%). Stunted toddlers with diarrhea comorbidities were 29 toddlers (19.1%), with TB disease as many as 4 toddlers (2.6%), with pneumonia 0 toddlers (0%), with ARI disease 2 toddlers (1.3%), no comorbidities 117 (77%). The most stunted toddlers with comorbidities were stunted with diarrhea as many as 29 toddlers (19.1%).   Abstrak Permasalahan gizi pada balita yang cukup besar terjadi di Indonesia adalah stunting. Stunting merupakan keadaan gizi buruk yang ditandai dengan Z-score tinggi badan kurang dari -2 SD. Berdasarkan dari laporan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus pada Desember tahun 2023, wilayah kerja Puskesmas Tanjungrejo merupakan penyumbang tertinggi stunting dengan prevalensi sebesar 8,2%. Anak  yang  mengalami  gizi  kurang  maka daya tahan tubuh terhadap penyakitnya menjadi rendah sehingga mudah terserang penyakit  infeksi.  Demikian  pula  sebaliknya,  anak  yang  terkena  penyakit  infeksi dapat dengan mudah mengalami gizi kurang, sehingga balita stunting sering memiliki penyakit penyerta. Penyakit penyerta atau dikenal dengan penyakit komorbid merupakan kondisi dimana seseorang mempunyai penyakit lain yang dialami selain dari penyakit utamanya dalam waktu bersamaan. Dampak jika tidak dilakukan skrining pada balita stunting yang memiliki penyakit penyerta, maka akan memperburuk kedua prognosisnya. Metode yang digunakan dalam peelitian ini yaitu metode descriptive cross-sectional. Frekuensi tertinggi balita stunting berdasarkan umur/bulan yaitu 24 – 36 bulan yaitu sebanyak 45 balita (29,6%). Frekuensi tertinggi balita stunting berdasarkan jenis kelamin yaitu jenis kelamin perempuan sebanyak 79 balita (52%). Frekuensi kejadian stunting dengan kategori sangat pendek (severly Stunted) sebanyak 26 balita, sedangkan dengan kategori pendek (stunted) sebanyak 126 balita (82,9%). Balita stunting dengan penyakit penyerta diare sebanyak 29 balita (19,1%), dengan penyakit TB sebanyak 4 balita (2,6%), dengan penyakit Pneumonia 0 balita (0%), dengan penyakit ISPA 2 balita (1,3%), tidak ada penyakit penyerta 117 (77%). Balita stunting dengan penyakit penyerta terbanyak yaitu stunting dengan penyakit penyerta diare sebanyak 29 balita (19.1%).
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUNJUNGAN LANSIA DI POSBINDU LANSIA DI DESA PANJUNAN KABUPATEN PATI Jamaludin, Jamaludin; Listyarini, Anita Dyah; Febriawati, Bellinda Verena
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v12i1.217

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun keatas. Lansia merupakan kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. Kelompok yang dikategorikan lansia ini akan terjadi suatu proses yang disebut Aging Process atau proses penuaan. Usia lanjut sebagai tahap akhir siklus kehidupan merupakan tahap perkembangan normal yang akan dialami oleh setiap individu yang mencapai usia lanjut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga dalam pemanfaatan posbindu lansia di desa panjunan kecamatan pati kabupaten pati. Metode Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh lansia yang mengikuti posbindu ada 33 lansia. Metode teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Total Sampling. Hasil penelitian ini bahwa 21 responden  yang aktif (63,7%) yang mendapat dukungan  keluarga baik serta aktif mengikuti program posyandu lansia sebanyak 19 orang (57,6%), dan tidak mendapat dukungan keluarga tetapi aktif mengikuti program posyandu lansia sebanyak 2 orang (6,1%),  p-value  0,000, (? = 0,05) yang artinya H1 diterima yang berarti ada hubungan yang kuat antara dukungan keluarga dengan keaktifan lansia mengikuti pelayanan Posbindu Lansia di desa Panjuan, kec.Pati, Kabupaten Pati. Dukungan keluarga memiliki peran penting terhadap lansia dalam pemanfaatan posbindu oleh lansiaKata Kunci : Lansia, Posbindu Lansia, Dukungan Keluarga
Edukasi Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil di Desa Terban Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus Anita Dyah Listyarini; Nadya Arum Kusuma; Nia Noor Permata Sari; Deana Sal’zhya Tiarani Putri; Ahindanur El Habibah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a country that has three nutritional problems (triple burden), namely malnutrition (stunting and wasting), excess nutrition (overweight and obesity) and micronutrient deficiencies such as anemia. The prevalence of anemia in pregnant women and adolescent girls in Indonesia is still high and is a public health problem. The prevalence of anemia is 38% in pregnant women and out of 32 million pregnant women worldwide. After being given health education for  30 minute, it is hoped that counseling participants can understand anemia and how to prevent it. Lecture, discussion, Q&A on preventing anemia in pregnant women. Health education by conducting counseling is the right intervention for pregnant women because it will provide a good mindset that will have an impact on every decision making. The audience who attended this counseling event were 13 pregnant women, the audience seemed responsive and active in discussing during the counseling. Conclusion: There are differences in the results of the pre-test and post-test answers to participants' questions regarding the definition of anemia, symptoms, impacts, and how to prevent it.   Abstrak Indonesia merupakan negara yang mempunyai tiga masalah gizi ( triple burden) yaitu kekurangan gizi (stunting dan wasting), kelebihan gizi ( overweight dan obesitas) dan kekurangan zat gizi mikro seperti anemia. Prevalensi anemia pada ibu hamil dan remaja putri di Indonesia masih tinggi dan menjadi masalah kesehatan masyarakat. Prevalensi kejadian anemia sebanyak 38% terjadi pada ibu hamil dan dari 32 juta wanita hamil diseluruh dunia.  Setelah diberikan Pendidikan kesehatan, diharapkan peserta penyuluhan dapat memahami tentang anemia dan cara pencegahannya. Ceramah, diskusi, tanya jawab mengenai pencegahan anemia pada ibu hamil. Pendidikan kesehatan dengan melakukan penyuluhan merupakan intervensi yang tepat dilakukan kepada ibu hamil karena akan memberikan pola pikir yang baik yang akan berdampak pada setiap pengambilan keputusan. Pembahasan : Audien yang hadir dalam acara penyuluhan ini ada 13 ibu hamil,audien tampak responsive dan aktif dalam berdiskusi saat penyuluhan berlangsung. Ada perbedaan hasi pre test dan post test jawaban pertanyaan peserta mengenai pengertian anemia, gejala, dampak, dan cara pencegahannya.
Pengaruh Balance Exercise Terhadap Keseimbangan Tubuh Lansia di Desa Singocandi Kabupaten Kudus Anita Dyah Listyarini; Galia Wardha Alvita
JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) Vol. 2 No. 1 (2018): JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Fatmawati Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46749/fg5f8755

Abstract

Proses menua merupakan proses alami yang dapat terjadi pada manusia. Penuaan dapat menyebabkan perubahan fisiologis sistem muskuloskeletal yang bervariasi. Salah satu diantaranya adalah perubahan struktur otot, yaitu penurunan jumlah dan ukuran serabut otot (atrofi otot). Dampak perubahan morfologis pada otot ini dapat menurunkan kekuatan otot sehingga dapat menganggu keseimbangan tubuh lansia. Gangguan keseimbangan tubuh lansia dapat dikurangi dan dicegah dengan melakukan latihan fisik. Balance exercise merupakan latihan fisik pada lansia yang dapat mengurangi dan mencegah gangguan keseimbangan tubuh lansia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh balance exercise terhadap keseimbangan tubuh lansia. Jenis penelitian ini adalah experiment research dengan rancangan One group Pretest-Postest With Control Design. Jumlah sampel 70 responden dengan 35 sampel kelompok intervensi dan 35 sampel kelompok control (non intervensi) pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis penelitian ini menggunakan UjiWilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh balance exercise terhadap keseimbangan tubuh lansia pada kelompok eksperimen dan tidak adanya pengaruh keseimbangan tubuh lansia pada kelompok non eksperimen karena pada kelompok non eksperimen ini tidak diberikan intervensi dengan p value kelompok eksperimen = 0,000 (P < 0.05) dan kelompok non eksperimen p-value 0.317 (p> 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh balance exercise pada kelompok eksperimen dan tidak ada pengaruh keseimbangan tubuh dengan balance exercise pada kelompok non eksperimen di Desa Singocandi Kudus.
PENGARUH AFIRMASI POSITIF TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RS MARDIRAHAYU KUDUS Putri, Devi Setya; Listyarini, Anita Dyah; Mulyani, Tri Dwi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i2.2348

Abstract

Patients with chronic kidney failure must undergo hemodialysis therapy to extend life expectancy. Kidney failure sufferers experience physical, psychological and social disorders. The physical problem that sufferers often experience as a result of the disease is decreased sleep quality. Poor sleep quality results in decreased quality of life, risk of accidents, malaise, fatigue, increased risk of falls and cognitive decline.  Actions to improve sleep quality by using positive affirmations. This study aims to determine the effect of positive affirmations on the sleep quality of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Mardi Rahayu Kudus Hospital. Quasy Experiment research type with One Group Pre test and post test design. Population of Chronic Kidney Failure sufferers undergoing hemodialysis. The sampling technique was purposive sampling so the sample size was 38 respondents. Data analysis using the Wilcoxon test. The result got of sleep quality before the procedure was all poor (100%) and after the procedure was 21.1% good and 78.9% poor. Wilcoxon analysis obtained a p value of 0.000. There is a significant effect of positive affirmations on the sleep quality of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Mardi Rahayu Kudus Hospital. It is recommended that nurses apply positive affirmative actions to improve the sleep quality of kidney failure patients undergoing hemodialysis. Keywords: Positive Affirmations, Sleep Quality, Hemodialysis.
STUDI DESKRIPTIF RESIKO CEDERA PADA PASIEN DENGAN PENURUNAN KESADARAN DI RUANG IRIN RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU KUDUS Nugraheni, Oktiyana Dwi; Alvita, Galia Wardha; Listyarini, Anita Dyah
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i1.171

Abstract

ABSTRAK Insiden keselamatan pasien pada pelayanan di rumah sakit paling sering terjadi pada pasien dengan perawatan intensif, seperti pasien dengan penurunan kesadaran. Perawat merupakan tenaga profesional yang berperan penting dalam fungsi rumah sakit. Peran perawat yang sangat luas memungkinkan untuk menemukan dan mengalami risiko kesalahan pelayanan kesehatan. Bentuk insiden di Rumah Sakit terdiri dari Kejadian Potensial Cedera (KPC), Kejadian Tidak Cidera (KTC), Kejadian Nyaris Cidera (KNC), Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), dan Kejadian Sentinel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiko cedara pada pasien dengan penurunan kesadaran di ruang Irin Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien yang mengalami penurunan kesadaran di ruang HND dan IRIN RS Mardi Rahayu Kudus. Teknik sampling dengan Aksidental sampling sehingga besar sampel sebanyak 26 responden. Pengumpulan data dengan kuesioner. Analisa data secara statistik secara diskriptif. Hasil penelitian mendapatkan resiko cedera paling banyak adalah KNC sebanyak 16 responden (61.5%) dan paling sedikit adalah KTC sebanyak 4 responden (15.4%). Resiko cedera pasien penurunan kesadaran di Rumah Sakit Mardi Rahayu paling tinggi adalah Kejadian Nyaris Cedera. Kata Kunci : Resiko Cedera, Penurunan Kesadaran.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA ZOOM TENTANG COVID-19 DENGAN PERILAKU MEMAKAI MASKER PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN TAMBAK AGUNG KECAMATAN KALIORI KABUPATEN REMBANG Songonulia, Nofie Yonat; Listyarini, Anita Dyah; Fahmi, Angga Arie
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i1.175

Abstract

ABSTRAK Kasus kematian anak karena Covid-19 di Indonesia merupakan yang tertinggi di ASEAN. Covid 2019 atau Covid-19 adalah jenis penyakit baru yang disebabkan oleh infeksi Virus Severe Acute Respiratory Syndrome Covid 19 virus 2 (SARSCOV-2). Penggunaan masker merupakan bagian dari rangkaian komprehensif langkah pencegahan Covid-19. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media zoom tentang Covid-19 dengan perilaku memakai masker pada anak usia sekolah Di SDN Tambak Agung Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang. Rancangan penelitian yang digunakan Quasy Experiment dengan One Group Pretest - Posttest Design. Populasi dipilih siswa kelas 4-6 yakni sebanyak 92 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Analisa bivariat diuji memakai uji Wilcoxon Signed Rank Test. Uji beda antar kelompok menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank didapatkan nilai Z hitung sebesar -8,199. Z tabel dengan uji dua pihak ?/2 = 0,05/2 = 0,025. Luas kurva F(z) = 0,5 – 0,025 = 0,4750. Dengan demikian Z tabelnya adalah -1,96. Jadi nilai Z hitung -8,199 lebih besar dari Z hitung -1,96. Nilai ? value sebesar 0,000 atau signifikasi dibawah 0,05. Ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media zoom tentang Covid-19 dengan perilaku memakai masker pada anak usia sekolah Di SDN Tambak Agung Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang. Diharapkan sekolah sebagai pemberi pembelajaran pertama melakukan edukasi secara terus menerus tentang penyakit Covid-19 sehingga anak didik mengetahui cara melakukan pencegahan Covid-19 salah satunya dengan perilaku memakai masker yang baik dan benar.Kata Kunci     : Pendidikan kesehatan, Zoom, Kepatuhan, Masker
FAMILY CAREGIVER OF PALLIATIVE CARE PATIENT: LITERATURE REVIEW Listyarini, Anita Dyah; Nawanda, Amelia Nita; Musthofiah, Aviv Musthofiah
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i2.211

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Perawatan paliatif merupakan bentuk pelayanan yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Family Caregiver memiliki peran penting dalam memanajemen pasien dengan penyakit paliatif untuk mencapai kesembuhan. Jenis-jenis penyakit yang termasuk ke dalam golongan terminal antara lain kanker, penyakit degeneratif, paru obstruktif kronis, cystic fibrosis, stroke, parkinson, gagal jantung, penyakit genetika, serta penyakit infeksi seperti HIV/AIDS. Tujuan : Mengetahui aspek keperawatan paliatif komunitas yang berhubungan dengan pemberian Caregiver pada pasien dengan perawatan paliatif. Metode: Menganalisis artikel dan dilakukan penelusuran melalui google scholar, ResearchGate, PubMed dengan menggunakan kata kunci "Caregiver of paliative care patient", "Paliative care", "Caregiver", "Family Caregiver". Hasil: Pada penelitian ke 20 artikel, 10 artikel nasional dan 10 artikel internasional di atas menunjukkan beberapa aspek yang berhubungan dengan Caregiver pada pasien paliative care. Kesimpulan: Terbukti bahwa sebagian besar penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi wawancara, dengan responden diberikan lembar kuesioner.  Kata Kunci: Care Giver, Palliative Care, Pasien