Articles
SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW : ETHNOMATHEMATIC DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Erik Santoso;
Yeni Dwi Kurino
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/th.v6i1.3231
Budaya yang berkembang di dalam masyarakat dapat menjadi bahan di dalam pembelajaran matematika. Artikel ilmiah ini disusun dengan metode Systematic Literatur Review (SLR). SLR merupakan metode dalam rangka mengidentifikasi, mengkaji, serta menyimpulkan beberapa penelitian terkait dengan tema yang dibahas. Tema yang dibahas adalah mengenai Ethnomathematics di dalam pembelajaran matematika. Hasil review artikel bahwa etnomatematik menjadi kajian yang bisa diterapkan dalam pembelajaran matematika. Hal ini dari penelitian-penelitian bahwa etnomatematik dapat meningkatkan kemampuan siswa. Beberapa ragam budaya yang bisa ditampilkan dalam etnomatematika seperti permainan tradisional, bentuk bangunan sampai dengan aktivitas dari kampung adat.
Statistical Literacy of Pre-Service Islamic Religious Education Teachers
Dede Salim Nahdi;
Nurudin Araniri;
Mohamad Gilar Jatisunda;
Yeni Dwi Kurino;
Ujiati Cahyaningsih
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.494
Statistik dalam pendidikan berguna untuk memecahkan masalah yang dihadapi guru dalam kegiatan pembelajaran di kelas, seperti mengumpulkan data hasil tes, mengolahnya, dan menyajikannya dalam buku raport. Oleh karena itu, calon guru perlu memiliki keterampilan literasi statistik yang baik. Namun, banyak calon guru masih kesulitan memahaminya, terutama mereka yang tidak memiliki latar belakang keterampilan matematika yang baik. Kondisi ini terjadi pada calon guru di jurusan Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi statistika calon guru di Jurusan Pendidikan Agama Islam berdasarkan indikator literasi statistika. Penelitian ini diharapkan dapat mendeskripsikan keterampilan literasi statistika mahasiswa sehingga dapat digunakan sebagai bahan penelitian selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes literasi statistik. Hasil penelitian menunjukkan 81,25% siswa mampu memahami data statistik yang ditampilkan dalam bentuk diagram garis; 87,50% siswa dapat menyajikan data dalam diagram yang sesuai, dan hanya 37,50% siswa yang mampu menginterpretasikan data dari kasus yang diberikan.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA RUMAH ADAT PANJALIN PADA MATERI KONSEP DASAR GEOMETRI DI SEKOLAH DASAR
Yeni Dwi Kurino;
Rahman Rahman
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (297.857 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i1.1937
Budaya dan matematika sangat erat kaitannya salah satunya yaitu rumah adat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil eksplorasi rumah adat Panjalin di Kabupaten Majalengka pada materi geometri di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatf. Sumber data pada penelitian ini menggunakan data hasil wawancara, observasi, dokumentasi, dan kajian literatur. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan reduksi data, sajian data, verifikasi, dan penyimpulan. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa dalam arsitektur rumah adat panjalin mengandung konsep matematika (1) bentuk atap rumah berbentuk trapesium, penyangga pada rumah adat tersebut berbentuk balok, (2) bagian atas / langit-langit dalam rumah memiliki unsur persegi, (3) dinding rumah berbentuk persegi panjang, dan (4) bagian penyangga rumah adat panajalin berbentuk balok. Secara umum, konsep geometri yang terdapat dalam rumah adat panjalin dapat dijadikan sebagai alternative sumber belajar matematika khususnya materi geometri berbasis etnomatematika.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SIKLUS AIR KELAS V DI SEKOLAH DASAR
lusy oktaviani;
Yeni dwi kurino
Mirabilis : Journal of Biology Education Vol. 1 No. 2 (2022): Mirabilis : Journal of Biology Education
Publisher : Publisher by: Papanda Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (431.821 KB)
|
DOI: 10.56916/jm.v1i2.279
Rendahnya hasil belajar pada pembelajaran di Sekolah Dasar salah satunya disebabkan oleh kurangnya penerapan media pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya secara lisan. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa diperlukannya inovasi pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif melalui pengalaman belajar secara langsung. Salah satu alternative penyelesaian masalah ini adalah dengan menggunakan media pembelajaran puzzle dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh penggunaan media puzzle terhadap hasil belajar pada materi siklus air kelas V di seklah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka sistematis. Berdasarkan pembahasan ini, media puzzle sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan aspek kognif, karena siswa berkesempatan untuk menyusun pada bagian-bagian tertentu. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran untuk mengembangkan penelitian selanjutnya mengenai peningkatan hasil belajar melalui media pembelajaran puzzle pada materi siklus air kelas V di Sekolah dasar.
Kemampuan Pemecahan Masalah Dalam Menyelesaikan Soal Volume Kubus
Yeni Dwi Kurino;
Tatang Herman;
Turmudi;
Wahyudin;
Ani Rosidah;
Dudu Suhandi Saputra
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jee.v6i4.7825
Problem solving ability is an ability that every student should be able to master so that the learning process runs smoothly. In problem solving, students are expected to have the ability to understand concepts, solve problems and be able to relate concepts to each other. The ability to understand problems must be related to students' daily lives, so that students can easily and longer remember the material given by the teacher. The aim of this research is to analyze the problem solving abilities faced by each student in solving volume cube problems. This type of research is qualitative research with qualitative descriptive methods. Subject selection was carried out using the Purposive Sampling method and 6 students were obtained as research subjects. Data collection was carried out using test and non-test methods, for the test students were given questions in the form of cube volume questions and for the non-test interviews and observations were carried out. Based on the research results, it shows that students who have high problem solving abilities almost master all indicators of problem solving abilities because there is only 1 indicator that students lack mastery, namely the indicator of solving problems with a plan. Students who fall into the category of moderate problem solving ability are able to understand problems and formulate plans but are still considered lacking in problem solving ability because there are several indicators that one of the students lacks control over, namely understanding problems and solving problems with a plan. Students who fall into the low problem solving ability category are considered to be lacking in problem solving ability because they lack mastery of each indicator, namely understanding problems, preparing plans, implementing plans, and looking back.
Literasi Statistik Dalam Pembelajaran Matematika SD Melalui Kurikulum 2013
Alman, Alman;
Tatang Herman;
Sufyani Prabawanto;
Yeni Dwi Kurino
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 3 (2023): September
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jee.v6i3.6351
This research aims to investigate the implementation of statistical literacy at the elementary schools level within the mathematics curriculum. Statistical literacy is a essential skill that enables students to understand, analyze, and interpret data and information critically. In an era where information and data are abundant, having statistical literacy skills has become increasingly relevant and crucial for developing students' understanding of the world, which involves various data-based information. This study uses a qualitative approach by analyzing government regulation documents concerning the mathematics curriculum used at the elementary school level. The results of the research indicate that statistical literacy has not been fully integrated effectively into the elementary school mathematics curriculum. While there have been some efforts to incorporate statistical concepts into mathematics learning, there are still challenges in teaching data analysis skills and interpreting statistical information more deeply.
Improving the Critical Thinking Skills of Elementary School Students through Problem Based Learning and Inquiry Models in Social Science Learning
Haryanti, Yuyun Dwi;
Sapriya, Sapriya;
Permana, Johar;
Syaodih, Erna Wulan;
Kurino, Yeni Dwi
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 9, No 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.10485
AbstractThe critical thinking skills are an important component to be instilled in elementary schools. The purpose of this study was to test the critical thinking skills of fifth grade students elementary school through the Problem Based Learning model and the Inquiry model based on the interest in learning social science using authentic assessments. Employing a quasi-experiment with Pretest-Posttest Control Group Design, this study involved 49 fifth grade elementary school students in two classes. A total of 24 students in the experimental class A learned using the Problem Based Learning (PBL) model, whereas 25 students in the experimental class B learned using the Inquiry model. The data were collected using description tests and questionnaires. The test was based on the level of reliability of 0.551, while the questionnaire with reliability of 0.893 was tested using ANOVA. The results of the study revealed that the implementation of the PBL model in social science learning was quite effective in improving critical thinking skills compared to the Inquiry model. The highest critical thinking ability was in students who had high learning interest in social science learning. This research contributed differently to the improvement of the social science learning process to acquire one of the 21st century thinking skills.Keywords: problem-based learning model, inquiry model, critical thinking.Abstrak Kemampuan berpikir kritis merupakan komponen penting yang perlu ditanamkan di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kemampuan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar melalui model Problem Based Learning (PBL) dan model Inquiry berdasarkan minat belajar mata pelajaran IPS dengan menggunakan penilaian autentik. Menggunakan eksperimen semu dengan Pretest-Posttest Control Group Design, penelitian ini melibatkan 49 siswa kelas V sekolah dasar. Sebanyak 24 siswa di kelas eksperimen A belajar dengan model Problem Based Learning, sedangkan 25 siswa pada kelas eksperimen B belajar dengan model Inquiry. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes deskripsi dan kuesioner. Pengujian didasarkan pada tingkat reliabilitas 0,551, sedangkan kuesioner dengan reliabilitas 0,893 diuji menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dalam pembelajaran IPS cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dibandingkan dengan model Inquiry. Kemampuan berpikir kritis tertinggi terdapat pada siswa yang memiliki minat belajar yang tinggi pada pembelajaran IPS. Penelitian ini memberikan kontribusi yang berbeda terhadap peningkatan proses pembelajaran IPS untuk memperoleh salah satu keterampilan berpikir abad 21.Kata kunci: model PBL, model inquiry, berpikir kritis.
Efektivitas Model Concept Sentence Berbantuan Media Kuartet Terhadap Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Kelas IV Sekolah Dasar
Restu Amalia Istiqomah;
Yeni Dwi Kurino;
Wina Dwi Puspitasari
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v7i1.7145
This research was motivated by the low writing skills of descriptive text among fourth-grade students. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Concept Sentence model assisted by quartet media on the skills of writing descriptive texts. The research method used was a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. The research sample was 23 students in class IVA as the experimental class and 23 students in class IVB as the control class. The data collection techniques in this study were written tests and non-tests. The data analysis technique used t-test and N-Gain. The analysis results show that (1) there is a difference in the average writing skills of descriptive text before and after being treated with an obtained significance value of 0.000 < 0.05, meaning that Ho is rejected and Ha is accepted, (2) there is a significant increase in the class that was treated by 84% in the high category. It was concluded that the Concept Sentence model assisted by Quartet Media is effective for Descriptive Text Writing Skills in fourth-grade elementary school.
Pengaruh Media Pintar Perkalian Matematika Digital (PIPERMATAL) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas III SD
Prasya, Annastasya Aguilera;
Rosidah, Ani;
Kurino, Yeni Dwi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18439
Media pembelajaran sangat berpengaruh penting dalam pembelajaran salah satunya sebagai bantuan bagi guru dalam menjelaskan materi kepada siswa namun jika guru kurang kreatif dalam pemanfaatan media pembelajaran maka hal tersebut akan menghambat proses pembelajaran dan akan sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Dalam hal ini media pembelajaran Pintar Perkalian Matematika Digital (PIPERMATAL) digunakan sebagai media dalam membantu peneliti menyelesaikan pembelajaran matematika khususnya pada materi perkalian di kelas tiga SD karena selain menarik PIPERMATAL juga memberikan pembelajaran yang tidak berfokus melainkan media pembelajaran yang dikemas menarik dalam bentuk games. Penelitian ini menggunakan desain Nonequivalent Control Group sebagai sampel penelitian yang berarti melibatkan dua kelas, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen, sedangkan untuk menentukan sampel menggunaka teknik purposive sampling sehingga diperoleh pernyataan bahwa kelas III A sebagai kelals eksperimen dan kelas III B sebagai kelas kontrol, dari kedua kelas ini mendapatkan perlakuan yang berbeda. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan teknik nonprobabilitas. Tujuan utama pada penelitian ini yaitu melihat adanya pengaruh media Pintar Perkalian Matematika Digital (PIPERMATAL) terhadap hasil belajar siswa kelas III SD dan adanya peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori kontruktivisme dalam pendidikan, yang menyatakan bahwa untuk mempercepat proses pembelajaran agar lebih maksimal, dan mendorong siswa untuk berpartisipasi dalam pembelajaran hasil belajar siswa.
Menumbuhkan Karakter Wawasan Kebangsaan Siswa Sekolah Dasar Melalui Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sunda
Ansori, Yoyo Zakaria;
Juanda, Anda;
Nahdi, Dede Salim;
Jatisunda, Mohamad Gilar;
Kurino, Yeni Dwi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10214
Permasalahan pada penelitian ini adalah menurunnya karakter wawasan kebangsaan siswa sekolah dasar akibat derasnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah hendak mengungkap nilai-nilai budaya sunda yang terangkum dalam silih asah, silih asih, dan silih asuh yang menjadi pilar kuat dengan tetap bertahan pada prinsip itu. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian sedangkan untuk memberikan beragam pemikiran dari para ahli digunakan metode deskriptif. Sementara teknik pengumpulan datanya menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa globalisasi telah memporakporandakan jatidiri siswa, dengan hadirnya nilai-nilai budaya lokal yang merupakan warisan leluhur sekaligus menjadi obat mujarab atas hadirnya permasalahan dewasa ini. Hasil penelitian menjelaskan bahwa nilai-nilai budaya lokal Sunda berkontribusi besar dalam menumbuhkan karakter wawasan kebangsaan siswa Sekolah Dasar.