Claim Missing Document
Check
Articles

Ma’had al-Jāmi’ah: Synthesis of Islamic Boarding School and University Al Muiz, Mochamad Nasichin; Assegaf, Abd. Rachman; Machali, Imam
Cendekia: Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 21 No 1 (2023)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/cendekia.v21i1.6062

Abstract

This study aims to investigate the role of Ma'had al-Jāmi'ah in achieving the vision of UIN Sayyid Ali Rahamtullah Tulungagung and to determine the implementation of the synthesis between Islamic boarding school education and Islamic university in the education system. This research employed a qualitative approach. The setting was at Ma'had al-Jāmi'ah Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. The methods for collecting data were interviews, observation, and documentation. Data were validated by data triangulation. Meanwhile, the data analysis used an interactive model employing collection, reduction, display, and verification. The results of the study show that (1) Ma'had al-Jāmi'ah takes a strategic role in achieving the vision of UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung through cultural education as a support for academic education, namely Islamic boarding school education, (2) the implementation of the synthesis of Islamic boarding school and Islamic University at Ma’had al-Jāmi’ah of UIN Tulungagung according to Parsons cannot be separated from four functions ”“ Adaptation, Goal Attainment, Integration, and Latency as requirements in its sustainability. The theoretical contribution that is built is that the existence of Ma’had al-Jāmi’ah can run and develop on top of the system that is formed.
Proses Inovasi Pembelajaran Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari Kholida, Leliy; Siregar, Maragustam; Machali, Imam
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.3085

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola proses inovasi pembelajaran pada mahasiswa Fakultas Agama Islam. Sejak penerapan penggunaan media sosial sebagai media pembelajaran, masih ada dosen yang belum memanfaatkan inovasi dalam pembelajarannya, sehingga penelitian ini mengeksplorasi pola inovasi identifikasi individu dan kebiasaan mahasiswa dalam tugas-tugasnya. Peneliti menggunakan studi kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengeksploitasi media sosial tidak semudah yang kita lihat, mengubah pola tontonan menjadi mengeksploitasinya membutuhkan banyak proses. Individu dapat mengidentifikasi dalam mengeksploitasi media sosial menjadi dua bagian, yaitu kelebihan dan kekurangannya, dan mereka dapat mengevaluasi diri mereka sendiri di mana proses inovasi, dominasi menunjukkan pola proses inovasi dimulai dari belum sadar, sadar, mengerti, percaya, mengambil tindakan.
Pengaruh Manajemen Waktu dan Efikasi Diri Terhadap Prokrastinasi Penyusunan Skripsi Mahasiswa Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau Wahyuni, Niken Tri; Machali, Imam
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2021.12-02

Abstract

Penelitian bertujuan untuk ini adalah mengetahui hubungan antara manajemen waktu dan efikasi diri dengan prokrastinasi penyusunan skripsi terhadap mahasiswa kecamatan kandis. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif dengan metode yang digunakan yaitu Purposive Sampling dengan pertimbangan mahasiswa yang sedang menyusun skripsi sebanyak 46 orang dari 243 orang mahasiswa IPMAKA. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner (Angket) beserta dokumentasi. Metode analisis data menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Berdasarkan hasil perhitungan melalui uji korelasi ganda diperoleh bahwa terdapat korelasi negatif antara manajemen waktu terhadap prokrastinasi sebesar -0,296 dan efikasi diri terhadap prokrastinasi sebesar -0,320. Serta hasil linear regresi yang menyatakan bahwa manajemen waktu dan efikasi diri jika secara bersama-sama tidak mempengaruhi prokrastinasi dengan nilai F sebesar 2,954 dan nilai signifikan 0,063. Penelitian ini membuktikan bahwa faktor dari kepribadian dapat sangat berperan penting dalam menghindari perilaku prokrastinasi. Sebab semakin baik manajemen waktu serta efikasi diri yang dimiliki maka akan semakin besar kemungkinan mahasiswa melakukan prokrastinasi.
Analisis Survey Kepuasan Layanan Penilaian Angka Kredit Guru Agama Sekolah Menengah Atas (SMA) Provinsi DIY dan DKI Jakarta Machali, Imam; Taufik, Opik Abdurrahman
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2022.22-07

Abstract

Studi ini bertujuan menilai tingkat kepuasan terhadap layanan penilaian angka kredit guru agama di sekolah menengah atas di provinsi DIY dan DKI Jakarta, serta menentukan perbaikan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan tersebut. Menggunakan model SERVQUAL, penelitian ini menerapkan skala multi-item untuk mengukur ekspektasi dan persepsi dari penerima layanan, serta selisih antara keduanya. Lima aspek utama kualitas layanan dievaluasi, yaitu keandalan, kesiapan merespons, jaminan, empati, dan bentuk nyata, dengan Analisis Pentingnya Kinerja (IPA). Hasil menunjukkan tingkat kepuasan rata-rata 2,40 di DIY dan 3,29 di DKI Jakarta, dengan harapan masing-masing 2,69 dan 3,81. Beberapa atribut dalam kuadran tertentu ditemukan memerlukan perbaikan segera. Studi ini menekankan perlunya peningkatan berkesinambungan pada atribut yang kesesuaiannya masih di bawah 100%, yang mencerminkan adanya kekurangan dalam penyediaan layanan. Penelitian lebih lanjut dapat melihat cakupan yang lebih luas atau menggunakan metodologi yang berbeda untuk analisis yang lebih mendalam. Atribut yang teridentifikasi mempengaruhi kepuasan pelanggan dan memerlukan perbaikan segera agar sesuai dengan harapan pelanggan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam penyusunan kebijakan oleh Kementerian Agama untuk memperbaiki kualitas penilaian layanan bagi guru agama sekolah menengah atas di daerah yang bersangkutan.
THE INTEGRATION OF ENGLISH INTO KITAB KUNING INSTRUCTION AT AQOBAH INTERNATIONAL SCHOOL JOMBANG Wibisono, Muhamad Iqbal; Dewi, Dewimah Putri Tazkiyah; Machali, Imam
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v4i3.243

Abstract

This study analyzes the processes, strategies, challenges, and sustainability of English integration in kitab kuning instruction at Aqobah International School, Jombang. Using a qualitative case study design, the research involved four informants (one director and three students) selected through purposive sampling. Data were collected via in-depth interviews and document analysis. Findings reveal systematic integration design through structured planning involving pesantren leadership, gradual implementation using a tiered system, and support from a bilingual ecosystem based on the Cambridge International curriculum. The main challenges were technical-linguistic in nature, including the complexity of translating Arabic terminology into English, difficulties in selecting appropriate language registers, and adaptation from the pegon script to the Latin alphabet. These challenges were successfully mitigated through strategies such as content limitation, peer learning, and weekly formative evaluation. The program enhances santri’ bilingual competence for international da’wah, although it requires further strengthening of educators’ capacity, particularly in mastering bilingual kitab kuning terminology.
Fostering Creative Expression in Early Childhood Learners: Ekraf Academy and the Development of Visual Arts Skills in Baubau, Southeast Sulawesi Machali, Imam; Shafa Masnaini Z, Bintang; Permata Bening, Tiara; Asri Fahma Rishanda, Waode
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.104-12

Abstract

Early childhood visual art learning is frequently reduced to routine, product-oriented activities, leaving limited scholarly attention to the micro-processes through which creativity is negotiated in practice. This instrumental case study examines how Ekraf Academy, a non-formal art program in Baubau, Southeast Sulawesi, Indonesia, structures conditions that support children’s creative visualization. Data were generated through an in-depth interview with the founder-instructor, participant observation across four naturally occurring sessions during a two-week field period in 2025, and analysis of children’s portfolios, artworks, and institutional documents. The dataset was analyzed using reflexive thematic analysis. The findings reveal that creative visualization develops through social-evaluative mediation, in which affective cues—such as peer attention and instructor reassurance—shape children’s formal decisions regarding color, line, and composition. The pedagogical design operates through structured flexibility characterized by several trade-offs: mentoring reduces fear of error while occasionally encouraging confirmation-seeking; an “Exploration Day” format expands artistic variety but increases initiation costs under conditions of high choice; and small-group proximity facilitates peer learning yet intensifies comparison pressures when participation levels differ. The study conceptualizes non-formal early childhood art learning as a context-sensitive ecology of creative decision-making, offering analytically transferable pedagogical principles for designing creativity-oriented art programs in early childhood education.
Effectiveness of Role-Playing on Arabic Language Skills in Higher Education: A Systematic Literature Review Machmud Yunus; Imam Machali; Rohmatun Lukluk Isnaini; Muhajir
Asalibuna Vol. 10 No. 01 (2026): Volume 10, Issue 01, June 2026
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asalibuna.v10i01.7441

Abstract

Arabic language learning in non-Arabic-speaking contexts often faces challenges related to limited communicative practice, low engagement, and insufficient interactive opportunities. Addressing these issues through communicative, student-centered education, this systematic literature review aimed to evaluate the effectiveness of role-playing in improving Arabic language proficiency in higher education. Following the PRISMA 2020 guidelines, a comprehensive search was conducted across four electronic databases (ERIC, Google Scholar, Springer Nature Link, and Wiley Online Library) for empirical quantitative studies published between 2015 and 2025. The methodological quality of eligible studies was assessed using the Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools. Six higher education studies met the inclusion criteria. A comparative synthesis showed that quasi-experimental studies consistently reported improvements in objective language outcomes, particularly speaking fluency, dialogue competence, and vocabulary acquisition. Conversely, cross-sectional survey studies primarily highlighted gains in learner motivation, self-confidence, engagement, and communicative competence. Notably, implementations featuring authentic scenarios, collaborative activities, and active instructor facilitation yielded broader linguistic and affective benefits. Despite variations in study design and duration, the methodological quality ranged from moderate to high. Overall, role-playing is an effective, low-cost, and adaptable pedagogical strategy. These findings support integrating structured role-playing activities into Arabic language curricula while emphasizing thoughtful instructional design to maximize learning outcomes.   Abstrak Pembelajaran bahasa Arab di konteks non-penutur asli sering kali menghadapi tantangan terkait keterbatasan praktik komunikatif, rendahnya keterlibatan pembelajar, dan kurangnya kesempatan belajar interaktif. Menjawab tantangan tersebut melalui pendekatan pendidikan yang komunikatif dan berpusat pada siswa, tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik role-playing dalam meningkatkan kemahiran bahasa Arab di perguruan tinggi. Mengikuti panduan PRISMA 2020, pencarian komprehensif dilakukan di empat basis data elektronik (ERIC, Google Scholar, Springer Nature Link, dan Wiley Online Library) untuk penelitian kuantitatif empiris yang terbit antara tahun 2015 dan 2025. Kualitas metodologis dari studi yang memenuhi syarat dinilai menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools. Enam studi di tingkat perguruan tinggi memenuhi kriteria inklusi. Sintesis komparatif menunjukkan bahwa studi kuasi-eksperimental secara konsisten melaporkan peningkatan pada hasil bahasa yang objektif, terutama kelancaran berbicara, kompetensi berdialog, dan penguasaan kosakata. Sebaliknya, studi survei potong-lintang terutama menyoroti peningkatan pada motivasi, kepercayaan diri, keterlibatan, dan kompetensi komunikatif pembelajar. Penerapan yang menggunakan skenario otentik, kegiatan pembelajaran kolaboratif, dan fasilitasi aktif dari pengajar terbukti memberikan manfaat linguistik dan afektif yang lebih luas. Terlepas dari variasi desain dan durasi penelitian, kualitas metodologis secara umum tergolong sedang hingga tinggi. Secara keseluruhan, role-playing merupakan strategi pedagogis yang efektif, berbiaya rendah, dan adaptif. Temuan ini mendukung pengintegrasian aktivitas role-playing terstruktur ke dalam kurikulum bahasa Arab dengan menekankan pentingnya rancangan pembelajaran untuk memaksimalkan hasil belajar.  
Islamic Educational Management in the Qur'an: An Analytical Study of Khasa'is al-Tafsir Huda, Syariful; Machali, Imam; Aminah, Aminah; Muhammad, Faik
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 20, No 1 (2026): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v20i1.37544

Abstract

This study analyses Islamic educational management in the Qur'an through the khasa'is al-tafsir approach, using Abd al-Hayy al-Farmawi's thematic interpretation (tafsir maudhu'i) method. It adopts a qualitative library research design that integrates thematic interpretation with the khasa'is al-tafsir approach. The primary data consist of Qur'anic verses on Islamic educational management, while secondary data are drawn from classical and contemporary tafsir works, scholarly books, and relevant academic journals. The analysis follows the stages of thematic interpretation proposed by Abd al-Hayy al-Farmawi, emphasising the Qur'an's lexical choices and linguistic structures. The findings reveal that the Qur'an provides an integrated framework for Islamic educational management, comprising planning, organisation, leadership and trustworthiness (amānah), consultation (shūrā), supervision and evaluation, professionalism, and efficient resource management. These seven components form a thematic unity (al-waḥdah al-maudhu'iyyah) that integrates managerial, ethical, and spiritual dimensions. This study implies that the principles of Islamic educational management are reflected not only in the semantic meanings of the verses but also in their linguistic expressions, offering a holistic Qur'anic paradigm that promotes institutional effectiveness, character formation, moral integrity, and spiritual responsibility. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen pendidikan Islam dalam Al-Qur'an melalui pendekatan khasa'is al-tafsir dengan menggunakan metode tafsir tematik (tafsir maudhu'i) Abd al-Hayy al-Farmawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui integrasi metode tafsir tematik dengan pendekatan khasa'is al-tafsir. Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan manajemen pendidikan Islam, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, buku-buku ilmiah, serta jurnal akademik yang relevan. Analisis data dilakukan berdasarkan tahapan tafsir tematik yang dikemukakan oleh Abd al-Hayy al-Farmawi dengan menekankan pada pemilihan diksi dan struktur kebahasaan Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an menawarkan kerangka manajemen pendidikan Islam yang terintegrasi yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan amanah (amānah), musyawarah (shūrā), pengawasan dan evaluasi, profesionalisme, serta pengelolaan sumber daya secara efisien. Ketujuh komponen tersebut membentuk kesatuan tema (al-waḥdah al-maudhu'iyyah) yang mengintegrasikan dimensi manajerial, etis, dan spiritual dalam pengelolaan pendidikan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa prinsip-prinsip manajemen pendidikan Islam tidak hanya tercermin dalam makna semantik ayat-ayat Al-Qur'an, tetapi juga dalam ekspresi kebahasaannya, sehingga menawarkan paradigma Qur'ani yang holistik yang menekankan efektivitas kelembagaan, pembentukan karakter, integritas moral, dan tanggung jawab spiritual.