Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Collaborative governance in green tourism village administration in Bali through SIDeWi*HuB Halim, Deddy Kurniawan; Susanti, Susanti; Madya, Faizal; Widanti, Ni Putu Tirka
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 15 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/nxbgbf95

Abstract

This study examines collaborative governance in Bali’s Green Tourism Villages (Desa Wisata Hijau, DWH) as a strategy for post–COVID-19 rural tourism sustainability amid urban hotel oversupply and environmental degradation. A mixed-methods design was employed, combining quantitative survey data from 126 respondents across 28 tourism villages with qualitative–secondary analysis of policy documents, tourism statistics, and environmental reports to contextualize empirical findings beyond the village level. Quantitative data were collected through the SIDeWiHuB digital platform, which integrates sustainability assessment, village registration, and DeWiKu e-commerce services. Three constructs were measured using validated multi-item scales: Need for Green Village (N-GreenV), Community Participation (CP), and Perception of Sustainability (PS), derived from established sustainability and participatory tourism frameworks and benchmarked against normative standards developed from prior baseline studies. Internal consistency and construct validity were assessed before analysis. Multiple linear regression was applied, with diagnostic checks for normality, multicollinearity, and model fit conducted to ensure robustness. Results indicate that all sampled villages met the Kalpataru 5 (greenest) classification threshold. This findings demonstrate the analytical validity of SIDeWiHuB as a digitally enabled collaborative governance instrument within a Pentahelix framework and support its potential scalability as a policy tool for sustainable rural tourism governance in Indonesia.
Penguatan Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Desa sebagai Pilar Desa Mandiri di Desa Waru Kecamatan Parung Kabupaten Bogor Susanti, Susanti; Wulandari, Florentina Ratih; Aripin, Sofjan; Madya, Faizal; Purwanto, Agus Joko; Susetyo, Ivan Budi; Maesarini, Indah Wahyu
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan partisipasi masyarakat merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan desa mandiri, khususnya dalam proses perencanaan pembangunan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterlibatan masyarakat serta merumuskan strategi yang efektif dalam meningkatkan partisipasi warga Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor dalam perencanaan desa. Rendahnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa ini berdampak pada kurang optimalnya peran RT/RW, BPD, LSM, dan lembaga desa lainnya dalam proses perencanaan dan pengawasan pembangunan. Melalui pendekatan partisipatif dan pemberdayaan, kegiatan ini berupaya memperkuat kapasitas masyarakat dan perangkat desa melalui pelatihan perencanaan desa, forum diskusi, dan pendampingan teknis. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pemahaman masyarakat tentang mekanisme perencanaan desa, terbentuknya ruang partisipasi yang inklusif, serta terbangunnya tata kelola pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Dengan demikian, penguatan partisipasi masyarakat dapat menjadi fondasi strategis dalam mempercepat terwujudnya Desa Waru sebagai desa mandiri yang berkelanjutan.
Implementasi Kebijakan Penyaluran Obat Keras di Apotek Wilayah Kabupaten Sanggau Tampubolon, Erik Budianto; Rochmawati, Ida; Madya, Faizal
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan penyaluran obat keras di apotek wilayah Kabupaten Sanggau, berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan teori kebijakan publik Van Metter dan Van Horn. Sumber informasi dipilih melalui purposive sampling dan incidental sampling, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyaluran obat keras di apotek Kabupaten Sanggau belum optimal. Beberapa faktor penghambat meliputi belum jelasnya standar penyerahan obat keras, terbatasnya sumber daya manusia dan anggaran BPOM Sanggau, serta beban kerja petugas yang meningkat. Komunikasi antar organisasi tidak berjalan konsisten, dan pemahaman stakeholder serta masyarakat terkait ketentuan obat keras masih rendah. Sosialisasi yang terbatas dan ketidakselarasan antara peraturan lama dengan kebutuhan situasi terkini turut menghambat implementasi kebijakan. Selain itu, belum ada kebijakan baru di luar ketentuan yang ada, yang menyebabkan peraturan lama tetap menjadi acuan hukum meski sudah kurang relevan.