Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA TERHADAP KADAR AIR, ABU DAN pH DARI BAKSO IKAN TONGKOL Eli Purwanti; Ruka Yulia; Juliani Juliani; Yuslinaini Yuslinaini; Teuku Makmur
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 4, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v4i1.4272

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi asap cair dan lama perendaman terhadap kaar air, kadar abu dan pH dari bakso ikan tongkol. Rancangan percobaan dalam enelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan dua aktoril dan 3 level. Faktor pertama adalah kosentrasi asap cair (K): 1,5%, 2%, 2,5% dan  lama perendaman dengan variasi (L): 3, 5, dan 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kosentrasi asap cair tempurung kelapa berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, kadar abu dan pH. Lama penyimpanan tidak berpengaruh terhadap kadar air, kadar abu, pH. Lama penyimpanan tidak berpengaruh terhadap kadar air, kadar abu, pH. Interaksi antara Kosentrasi asap cair tempurung kelapa dan lama penyimpanan  tidak berpengaruh terhadap kadar air, kadar abu, pH. Perlakuan terbaik terdapat pada kosentrasi asap cair tempurung kelapa 2,5% dan lama penyimpanan 3 hari (K3L1) menghasilkan bakso ikan dengan sifat kimia yaitu kadar air 45,70%, pH 2,32, kadar abu 0,56%.
DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP PRODUK OLAHAN MINUMAN SERBUK DARI LIMBAH BIJI NANGKA (Arthocarphus heterophilus) T Makmur; Muhammad Yuzan Wardhana; Chairuni AR
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 5, No 1 (2022): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v5i1.1766

Abstract

Penelitian yang berjudul Daya Terima Konsumen Terhadap Produk Olahan Minuman Serbuk Dari Limbah Biji Nangka bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kelamin terhadap daya terima produk olahan minuman serbuk dengan pemanfaatan tepung biji nangka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan panelis yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa SMP, siswa SMA dan panelis orang dewasa umum sehingga akan mempermudah peneliti dalam melakukan pengambilan data. Daya terima panelis yang paling menyukai produk minuman serbuk biji nangka yang dihasilkan adalah dari tingkat SMA perempuan (R4) dengan skor 4,67 (sangat suka). Daya terima aroma produk yang dibuat dengan tingkat umur SMA perempuan (R4) dengan skor 4,3 (suka). Daya terima rasa roti adalah dari tingkat SMP perempuan (R2) dengan skor paling tinggi yaitu 4,33 (suka). Daya terima tekstur produk adalah umur SMP perempuan (R2) dengan skor tertinggi 4,60 (sangat suka). Kata kunci: limbah biji nangka, organoleptik, daya terima minuman serbuk 
PEMANFAATAN LIMBAH AMPAS KACANG KEDELAI DALAM PENGEMBANGAN PRODUK KERUPUK Chairuni AR; Rita Sunartaty; Teuku Makmur
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 4, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v4i2.5480

Abstract

Limbah ampas kacang kedelai merupakan produk pangan yag bernilai gizi tinggi. Salah satu pengembangan limbah ampas kacang kedelai adalah sebagai bahan pembuatan kerupuk. Pada penelitian ini menggunakan ampas kacang kedelai sebagai bahan alternatif pembuatan kerupuk. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan pola factorial yang terdiri atas dua factor. Faktor pertama adalah perbandingan ampas kacang kedelai dan tepung tapioka terdiri dari 3 taraf penelitian yaitu A1 = 300gr : 200gr, A2 = 250gr : 250gr dan A3 = 200gr : 300gr. Faktor kedua adalah penambahan soda kue terdiri dari 3 taraf penelitian yaitu S1= 0gr, S2= 3gr dan S3= 6gr. Dengan demikian terdapat 3x3 kombinasi perlakuan dengan 2 kali ulangan, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan ampas kacang kedelai dan tepung tapioka berpengaruh tidak nyata (P≥0,05) terhadap kadar air, tetapi berpengaruh sangat nyata (P≥0,01) terhadap kadar abu dan organoleptic tekstur dan berpengaruh nyata (P≥0,05) terhadap organoleptik warna dan rasa kerupuk ampas kacang kedelai. Penambahan soda kue (NaCHO3) berpengaruh tidak nyata (P≥0,05) terhadap kadar air dan berpengaruh sangat nyata (P≥0,01) terhadap kadar abu, organoleptic warna, rasa dan tekstur kerupuk ampas kacang kedelai. Interaksi perbandingan ampas kacang kedelai dan tepung tapioka serta penambahan soda kue (NaCHO3) berpengaruh sangat nyata (P≥0,01) terhadap kadar air, kadar abu tetapi berpengaruh nyata (P≥0,05) terhadap organoleptic tekstur dan warna , serta berpengaruh tidak nyata terhadap organoleptic rasa. Hasil kerupuk terbaik diperoleh dari perlakuan yang paling disukai yaitu hasil pembuatan kerupuk pada perlakuan A2= 250gr : 250gr (ampas kacang kedelai : tepung tapioka) dan penambahan soda kue pada perlakuan S2= 3gr. Hasil pembuatan kerupuk terbaik didasarkan karena hasil analisis yang dilakukan dalam penelitian dengan menggunakan panelis sebanyak 15 orang panelis dengan nilai organoleptic warna paling disukai 3,50 (suka), rasa 3,71 (suka), tekstur 3,58 (suka), kadar air 7,23% dan kadar abu 3,04% 
Fertilizing Treatment of Soybean Anjasmoro Varieties on Rainfed Rice Field in Water Shortages Areas of Pidie Regency Helmi Helmi; Munawar Khalil; Ilyas Ilyas; Teuku Makmur; Edy Marsudi; Akhmad Baihaqi
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 3, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v3i1.2995

Abstract

Appropriate fertilization in the cultivation of high-yielding varieties has a great opportunity to increase soybean production, especially in soybean centers where areas lack water and ex-paddy fields. An assessment was conducted in Ujong Pie Village, Muara Tiga District, Pidie Regency during the 2020 dry season. The study demonstrated the use of appropriate cultivation technology and superior varieties of Anjasmoro soybean. Plants are managed with integrated crop management (PTT). The land used is land that was previously used for rice planting activities. The study applied five treatments, namely the former fertilized N (P1), K (P2), P (P3), and NPK (P4), as well as the pattern of farmers as control (P5). Pest and disease control is carried out with the principle of IPM. The variables measured were the growth rate of plants and their production components. The results obtained showed that the average plant height during the vegetative period at locations P4 and P5 (P0.05) was higher than those who received other treatments. The maximum growth (height) of plants that received the treatment were 56.33 cm and 54.66 cm. The highest average number of pods per plant occurred in plot P5 and then in P4, 16.50 and 15.00 pods per plant, respectively. The highest average seed production per plant was achieved in plot P5 (18.4 g/plant) and followed by plot P4 (17.13 g/plant) or converted in hectares with an average of 1.82 t/ha and 1, 50 t/ha
Innovation of Natural Preservation of Mackerel (Rastrelliger kanagurta) Using Coconut Coconut Ashes with Drying Time Variations on Hedonics Rika Agustina; Rita Sunartaty; Teuku Makmur; Ruka Yulia
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 2, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v2i2.2433

Abstract

Coconut frond ash is one of the wastes from coconut trees which has not been maximally utilized. Coconut frond ash contains MgCl2 and KCl so that it can be used as a salt substitute in the process of preserving fish. In this study coconut frond ash was used as a basic ingredient for making dried mackerel with a long time of drying to storage. The purpose of this study was to determine the effect of drying time on mackerel storage. The research design used was a Randomized Block Design (RCBD) with 2 factors studied. The first factor is the drying time consists of 3 levels, namely P1 = 3 days, P2 = 4 days, P3 = 5 days. The second factor is storage which consists of 3 levels, namely S1 = 30 days, S2 = 60 days, S3 = 90 days. Each treatment was repeated 2 times to obtain 18 experimental units to observed hedonic tests. From the results of the study it can be stated that the treatment has a very significant effect (P≥0.01) on the hedonic test which includes (color, aroma, taste and texture).
Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Pelayanan dan Lokasi Terhadap Keputusan Konsumen Rumah Makan Aditya Jaya di Kabupaten Aceh Besar Era Savia; Edy Marsudi; T. Makmur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.922 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i1.2193

Abstract

Abstrak. Keputusan konsumen merupakan sebuah tindakan konsumen untuk membeli suatu produk yang dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kualitas produk, harga, pelayanan dan lokasi Pengambilan keputusan merupakan suatu kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang yang ditawarkan. Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas produk, harga, pelayanan dan lokasi terhadap keputusan konsumen rumah makan Aditya Jaya di Kabupaten Aceh Besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, harga, pelayanan dan lokasi terhadap keputusan konsumen rumah makan Adiya Jaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey dengan menggunakan kuisioner dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah para konsumen rumah makan Aditya Jaya. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden dengan menggunakan teknik Non-Probability Sampling dengan pendekatan Accidental sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa yang kebetulan bertemu dengan peneliti dapat dijadikan sampel. Metode analisis yang digunakan yaitu model analisis Chi-Square dengan menggunakan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kualitas produk, harga dan pelayanan berpengaruh nyata terhadap keputusan konsumen sedangkan lokasi tidak berpengaruh nyata terhadap keputusan konsumen rumah makan Aditya Jaya. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat menjelaskan beberapa faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan konsumen.An Analysis Of The Impact Of Product Quality, Price, Service And Location Toward Consumer Decision At Aditya Jaya Restaurant In Aceh Besar RegencyAbsract. The consumer decision is an act of consumers to buy a product that is affected by several factors such as product quality, price, service and location Decision-making is an activity of individuals who are directly involved in obtaining and using the goods offered. This study analyzes the influence of product quality, price, service and location toward consumers decision Aditya Jaya restaurant in Aceh Besar Regency. The purpose of this study was to determine the effect of product quality, price, service and location of the consumers of Aditya Jaya Restaurant. The method used is a survey method using questionnaires and interviews. The population in this study is the consumers of Aditya Jaya Restaurant. The samples taken as many as 100 respondents using the technique of Non-Probability Sampling with accidental sampling approach, sampling technique based on chance, who happened to meet with the researchers can be sampled. The analytical method used is the model Chi-Square analysis using SPSS. Based on the research that the quality of products, prices and services significantly affect consumer decisions while the location did not significantly affect consumer decisions Aditya Jaya Restaurant. For further research is expected to explain some of the other factors that influence consumer decisions.
PERAN PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN TERHADAP KINERJA KELOMPOK TANI DI KECAMATAN SUKAMAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR Teuku Adian Makmur Rizqullah; Elly Susanti; T. Makmur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.349 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v6i4.18315

Abstract

This study aims to determine the role of agricultural extension workers on the performance of farmer groups in Sukamakmur District, Aceh Besar District. The variables in this study include the role of agricultural extension workers and the performance of farmer groups. In this study, the authors used the Spearman rank correlation test. The results showed that the perception of farmer group members on the role of the extension worker as a facilitator was included in the role category with a score of 63.9%. Based on the perception of members of the farmer group on the role of the extension worker as a motivator, it is included in the role category with a value of 66.7%. Based on the perception of members of the farmer group on the role of the instructor as an educator, it is in the role category with a value of 63.9%, and based on the perception of members of the farmer group on the role of the instructor as a communicator, it is in the category of playing with a value of 69.4%. The perception of farmer group members on the performance of farmer groups in Sukamakmur District, Aceh Besar District is in the good category with a percentage value of 69.4% and another 30.6% is stated to have poor performance. Based on the rank-spearman correlation test, the value of R = 0.738, this means that there is a strong relationship between the role of agricultural extension workers and the performance of farmer groups in Sukamakmur District, Aceh Besar Regency.
Analisis Finansial Pengolahan Minyak Jahe di Aceh Besar (Studi Kasus pada PT. Raz Intan) Adelia Kusfianda; Teuku Makmur; Edy Marsudi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.031 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i2.2873

Abstract

Abstract Ginger oil has many functions, such as is used in the cosmetics industry, food, aromateraphy, and pharmaceuticals. The purpose of this study is to determine the feasibility of ginger oil processing at the PT. Raz Intan financially. This research was conducted at PT. Raz Desa Intan Jurong Peujera Ingin Jaya subdistrict, Aceh Besar District by using the case study method. Data were analyzed using the feasibility of the eligibility criteria, namely NPV, Net B / C, IRR, BEP, and sensitivity analysis. The results of the analysis of the feasibility of ginger oil at PT. Raz diamonds indicate the business is eligible to run, which is the NPV Rp 446 242 245, Net B / C 2.64, IRR 49.50%, and BEP amounted to 5,358 or length of time required for the BEP is 5 years 4 month 8 days. From a sensitivity analysis with the calculated cost of production criteria (cost) increased 10% and the reception (benefit) remain NPV Rp 83,061,190, Net B / C of 1.27, IRR of 23.46% and BEP obtained in year 6 months to 10 days to 4. for the cost of production (cost) fixed and reception (benefit) fell by 10% NPV Rp 38,436,965, Net B / C of 1.14, IRR of 20.38% and BEP obtained in the year to 6 months to 10 days to 16. Keywords: Ginger, Ginger Oil, Feasibility Abstrak – Minyak jahe memiliki banyak fungsi, diantaranya digunakan dalam industri  kosmetik, makanan, aromateraphy, dan farmasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelayakan usaha pengolahan minyak jahe pada PT. Raz Intan secara finansial. Penelitian ini dilakukan di PT. Raz Intan Desa Jurong Peujera Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan metode studi kasus. Data kelayakan usaha dianalisis menggunakan kriteria kelayakan yaitu NPV, Net B/C, IRR, BEP, dan analisis sensitivitas. Hasil analisis kelayakan usaha minyak jahe pada PT. Raz Intan menunjukkan usaha tersebut layak dijalankan, dimana nilai NPV sebesar Rp 446.242.245, Net B/C sebesar 2,64, IRR sebesar 49,50%, dan BEP sebesar 5,358 atau lamanya waktu yang dibutuhkan untuk terjadinya BEP yaitu 5 tahun 4 bulan 8 hari. Dari analisis sensitivitas dengan hasil perhitungan kriteria biaya produksi (cost) naik 10% dan penerimaan (benefit) tetap diperoleh NPV sebesar Rp 83.061.190, Net B/C sebesar 1,27, IRR sebesar 23,46% dan BEP diperoleh pada tahun ke 6, bulan ke 10, hari ke 4. Untuk biaya produksi (cost) tetap dan penerimaan (benefit) turun 10% diperoleh NPV sebesar Rp 38.436.965, Net B/C sebesar 1,14, IRR sebesar 20,38% dan BEP diperoleh pada tahun ke 6, bulan ke 10, hari ke 16. Kata Kunci : Jahe, Minyak Jahe, Kelayakan Usaha
Strategi Pengembangan Usaha Agroindustri Minyak Nilam Di Kecamatan Darul Hikmah Kabupaten Aceh Jaya Muhammad Khalil Rizki; Mustafa Usman; Teuku Makmur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.546 KB)

Abstract

Provinsi Aceh merupakan penghasil minyak nilam  terbaik  diseluruh  dunia karena mutunya diakui di tingkat Internasional. Minyak nilam banyak dibutuhkan oleh berbagai  industri di  berbagai  belahan dunia salah satunya sebagai bahan baku dalam pembuatan parfum.  Usaha pengolahan terna nilam  menjadi  minyak nilam skala industri koperasi terdapat di Kabupaten Aceh Jaya yang diusahakan oleh KINA (Koperasi Industri Nilam Aceh). Besarnya  permintaan  terhadap  produksi  minyak nilam  dan  keterbatasan  modal  oleh  Koperasi Industri Nilam Aceh menjadi permasalahan yang harus dihadapi.  Penelitian  strategi  pengembangan usaha agroindustri minyak nilam yang  bertujuan untuk  mengetahui  faktor -faktor  internal  dan  eksternal  apa  yang  mempengaruhi pengembangan  agroindustri,  serta  untuk  mengetahui  strategi  pengembangan  yang menjadi alternatif pada Koperasi Industri Nilam Aceh. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  yang  menjadi  faktor  kunci  internal  pada kekuatan  yang  dimiliki  adalah  sumberdaya  manusia   berkompeten,  manajemen  usaha yang  teratur,  produk  yang  dihasilkan  berkualitas,  jaringan  pemasaran  luas  dan  baik , produk  unggulan,  memiliki  inovasi  varian  wangi  dan  faktor  kunci  internal  pada kelemahan  terdiri  dari  permodalan  yang  masih  kurang,  keterbatasan  bahan  baku, kapasitas  produksi   yang   terbatas,  lokasi  usaha   kurang  strategis,  dan  teknologi   kurang modern. Faktor eksternal pada   peluang adalah   pangsa pasar  yang besar,  adanya dukungan pemerintah,  permintaan  pasar   tinggi,  komunikasi  dengan konsumen terjalin dengan baik,  tidak  ada nya pesaing  produk  sejenis,  kondisi  lingkungan   yang  kondusif  aman  dan  faktor  eksternal pada  ancaman  terdiri  dari  hubungan  dengan  pemasok,  harga  bahan  baku  terus meningkat, ekonomi masyarakat   belum stabil, produk subsitusi dan keadaan iklim yang mempengaruhi bahan baku. Strategi  yang  dapat  diterapkan  Koperasi Industri Nilam Aceh dalam  pengembangan usahanya berdasarkan hasil analisis SWOT berada pada kuadran I yang berarti strategi agresif (strategi SO) yaitu strategi memperluas jaringan pemasaran dengan pemanfaatan pangsa pasar  dan  strategi penetrasi  pasar  dengan  meningkatkan  mutu/kualitas  produk dan  terdapat  5  strategi  pengembangan,  yaitu  :  1) meningkatkan  kapasitas  produksi  dengan  menambah  permodalan;  2)  memperluas jaringan  pemasaran;  3)  menciptakan  inovasi  baru  dan  produk  turunan;  4)  melakukan penetrasi pasar; dan 5) menjaga kerjasama dan hubungan dengan berbagai pihak terkait.
Analisis Kelangkaan Pupuk Bersubsidi dan Pengaruhnya Terhadap Produktivitas Padi (Oryza sativa) di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar Muhammad Radinal Kautsar; Sofyan Sofyan; Teuku Makmur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.727 KB)

Abstract

Padi merupakan komoditas pangan hasil pertanian yang menjadi makanan utama untuk sebagian besar penduduk Indonesia. Kecamatan Montasik merupakan salah satu kecamatan dengan tingkat produksi padi terbesar khususnya di Kabupaten Aceh Besar. Tingkat produksi padi dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satuya adalah penggunaan sarana input produksi berupa pupuk. Pada saat ini pupuk sebagian besar disubsidi oleh pemerintah, akan tetapi sering terjadinya kelangkaan yang menyebabkan pupuk sulit didapatkan dan pada akhirnya akan mempengaruhi produktivitas padi petani. Adapun dalam penelitian ini akan dikaji berbagai permasalahan terkait kelangkaan pupuk subsidi di Kecamatan Montasik, mulai dari dampak kelangkaan pupuk subsidi yang terjadi, faktor-faktor yang berpengaruh dan berperan dalam kelangkaan pupuk, dan pengaruh penggunaan pupuk subsidi yang mengalami kelangkaan terhadap produktivitas padi petani. Pengambilan data diperoleh dengan metode kuisioner terhadap 42 petani yang tergabung dalam kelompok tani pada 4 desa perwakilan yang ada di Kecamatan Montasik yang terkena dampak kelangkaan pupuk subsidi dan para pihak yang terkait dalam pendistribusian pupuk subsidi. Data hasil wawancara yang diperoleh akan ditabulasi dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis fungsi produksi Cobb-Douglass. Hasil dari penelitian ini menunjukkan dampak kelangkaan pupuk subsidi yang terjadi di Kecamatan Montasik menyebabkan tidak tepatnya jumlah pupuk subsidi yang tersedia, tidak tepatnya penggunaan jenis pupuk subsidi SP-36 dan ZA yang digunakan oleh petani, dan tidak tepatnya waktu dalam pendisitribusian pupuk subsidi. Selain itu faktor-faktor yang mempengaruhi kelangkaan pupuk subsidi di Kecamatan Montasik adalah realisasi pupuk lebih rendah dari usulan RDKK oleh petani, dosis pemakaian pupuk yang tidak sesuai anjura oleh petani, pola distribusi tidak berjalan sesuai dengan ketetapan yang ditetapkan, kemampuan pengelolaan perencanaan kebutuhan pupuk yang masih rendah oleh kelompok tani, dan tidak tepatnya harga pembelian pupuk yang dibeli petani sesuai HET yang berlaku. Adapun berdasarkan hasil analisis fungsi produksi cobb-douglass menunjukkan pupuk subsidi jenis Urea dan NPK yang penggunaannya mempengaruhi produktivitas padi dikarenakan realisasinya yang tinggi yaitu 58,6% dan 66,5%.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Ade Israwati Adelia Kusfianda Agus Nugroho Agussabti Agussabti Ahmad Fauzan Ahmad Humam Hamid Ainun Mardhiah, Ainun Akhmad Baihaqi Akrom, Akrom Alga Firnanda Arfa’i Arfa’i Asmeri Lamona Asmi Hidayah Putri Aulia Persada Azhar Azhar Azhar Azhar Chairuni AR Chairuni AR Cut Putri Fahrina Dinda Maristha Djafar, Tasliati Edy Marsudi Edy Marsudi Eka Maulida Eli Purwanti Elly Susanti Elvira Iskandar Era Savia Ervilita, Ria Fadhilah Rany Shallaby Fajri Fajri Fauza Amelia Ferdian Triady Firdaus Daus Helmi Helmi Ilyas Ilyas Indra Indra Indra Indra Indra Indra Intan Maqfirah Ira Manyamsari Irwan A Kadir Irwan A. Kadir Irwan Irwan Irwan Irwan Juliani Juliani Kaspul Asrar Kharisma Jayanthi Kiman Siregar Laina Mawaddah Lukmanul Hakim M Daud AK M. Dian Septian Makmur Teuku Maryega Antoni Medita Ivanni Monalisa Monalisa MUHAMMAD AGUS SUPRAYUDI Muhammad Khalil Rizki Muhammad Radinal Kautsar Mujiburrahmad Mujiburrahmad Munawar Khalil Mustafa Usman Nirrah Aiyula Otto Nur Abdullah Putri Sakinah Rahmawati Rahmawati Rahmi Wati Raida Agustina Rana Yuspita Ridhana, Fita Rika Agustina Riski Pratama Rita Sunartaty Rizki Maulana Ruka Yulia Rycko Miwanda Safrida Safrida Safrina Safrina Samsul Bahri Shaleh, Muhamad Silvia Wagustina, Silvia Sitti Geubrina Beu Aulia Sofyan Samsudin Sofyan Sofyan Suyanti Kasimin Syahfina Aulia Harahap Syarifah Qonita T Fauzi T. Saiful Bahri Tengku Mia Rahmiati Teuku Adian Makmur Rizqullah Wardhana, Yuzan Yulia Syafitri Yulma Azita Yuslinaini Yuslinaini zahraturrahmi zahraturrahmi Zainuddin, Zainuddin Zakiah Zakiah