Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN PRODUKSI PADA HOME INDUSTRY PONDOK KELAPA MUDA JELLY TAYA DI ALUE NAGA KOTA BANDA ACEH Chairuni AR; T Makmur; Elvira Iskandar; Ira Manyamsari
Jurnal Agrisep Vol 23, No 2 (2022): Volume 23 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v23i2.29224

Abstract

Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumber daya alam. Aceh adalah salah satu wilyah di Indonesia yang kaya akan sumber daya alam salah satunya adalah komoditas pertanian. Salah satu pemanfaatan produk pertanian untuk meningkatkan perekonomian adalah komoditas buah kelapa. Buah kelapa bisa dimanfaatkan sebagai produk diversifikasi olahan buah kelapa sebagai produk kuliner. Salah satu pemanfaatan buah kelapa sebagai produk kuliner adalah produk kelapa jelly. Kelapa muda jelly merupakan minuman yang terbuat dari buah kelapa muda, dan jelly yang sangat diminati oleh berbagai kalangan dan berbagai usia. Minuman ini sangat disukai karena memiliki rasa yang segar dan nikmat sehingga banyak orang yang menyukai jenis minuman ini. Karna rasa kelapa muda yang segar mampu menyehatkan tubuh serta daging kelapa muda yang lembut memiliki banyak kandungan vitamin yang baik untuk tubuh. Kelapa jelly mulai berkembang beberapa tahun belakangan ini di Aceh. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memberikan kuisioner dan wawancara langsung dengan pemilik dan pekerja usaha home industry tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Taya Jelly memanfaatkan peluang dengan mengolah buah kelapa menjadi produk pangan yang bernama Kelapa Jelly Taya. CV.Taya Jelly merupakan sebuah home industri skala kecil yang memproduksi kelapa muda menjadi kelapa jelly sebagai produk utama. CV Taya Jelly mengembangkan produk dengan menerapkan konsep manajemen produksi dengan baik dimulai dengan pemilihan bahan baku, sistem operasional sampai dengan manajemen pemasaran.
ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH PADA SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DAN SISTEM TANAM NON LEGOWO DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR T Makmur M.Si; Dinda Maristha; Monalisa Monalisa
Jurnal Agrisep Vol 22, No 2 (2021): Volume 22 Nomor 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v22i2.24139

Abstract

ABSTRACTRice (Oryza sativa) is an important food crop that has become the staple food of more than half of the world's population. This study aims to determine the level of income and analysis of revenues and costs (R/C ratio) of lowland rice farming using the row legowo planting system and lowland rice farming using the non-legowo cropping system in Indrapuri District, Aceh Besar. Respondents used as samples in this study were lowland rice farming using the row legowo planting system and lowland rice farming using the non-legowo cropping system 38 people in Indrapuri District, Aceh Besar. The results showed that the average income of lowland rice farming using the jajar legowo planting system was higher than the income of lowland rice farming using the non-legowo cropping system. The value of R/C ratio for lowland rice farming with jajar legowo planting system is 2,60 which indicates that Rp. 1,00 the costs incurred in rice farming with the jajar legowo planting system will get an income of Rp. 2,60. Meanwhile, for lowland rice farming that applies the non-legowo cropping system, the R/C ratio is 1,67 which shows that every Rp. 1,00 expenses incurred will get an income of Rp. 1,67.Keywords: Rice Farming Income, Cropping Systems Legowo, Cropping Systems Non Legowo.ABSTRACTTanaman padi (Oryza sativa) merupakan tanaman pangan penting yang telah menjadi makanan pokok lebih dari setengah penduduk dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan dan analisis penerimaan dan biaya (R/C ratio) usahatani padi sawah yang menerapkan sistem tanam jajar legowo dan usahatani padi sawah yang menerapkan sistem tanam non legowo di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Responden yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah usahatani padi sawah yang menerapkan sistem tanam jajar legowo dan usahatani padi sawah yang menerapkan sistem tanam non legowo 38 orang yang berada di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usahatani padi sawah yang menerapkan sistem tanam jajar legowo lebih tinggi dibandingkan pendapatan usahatani padi sawah yang menerapkan sistem tanam non legowo. Nilai R/C ratio untuk usahatani padi sawah sistem tanam jajar legowo sebesar 2,60 yang menunjukkan bahwa Rp. 1,00 biaya yang dikeluarkan dalam usahatani padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo akan mendapatkan pendapatan sebesar Rp. 2,60. Sedangkan untuk usahatani padi sawah yang menerapkan sistem tanam non legowo R/C ratio sebesar 1,67 yang menunjukkan setiap Rp. 1,00 biaya yang dikeluarkan akan mendapatkan pendapatan sebesar Rp. 1,67.
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani Padi dan Perkembangannya di Provinsi Aceh Edy Marsudi; T Makmur; Yulia Syafitri
Jurnal Agrisep Vol 21, No 2 (2020): Volume 21 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v21i2.17220

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perkembangan nilai tukar petani padi, luas panen, harga pupuk urea bersubsdi, inflasi dan nilai tukar rupiah di Provinsi Aceh. Kemudian untuk mengetahui pengaruh luas panen, harga pupuk urea bersubsdi, inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap Nilai Tukar Petani Padi di Provinsi Aceh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan nilai tukar petani padi memiliki tren menurun, perkembangan luas panen, harga pupuk urea bersubsidi dan nilai tukar rupiah memiliki tren meningkat sedangkan perkembangan inflasi memiliki tren yang berfluktuasi. Hasil regresi menunjukkan bahwa nilai R2 adalah sebesar 0.630 yang artinya bawha pengaruh variabel bebas (luas panen, harga pupuk urea bersubsidi, inflasi dan nilai tukar rupiah) terhadap nilai tukar petani padi sebesar 63 % sedangkan 37 % lagi dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil regresi menunjukkan variabel luas panen berpengaruh positif dengan nilai koefisien sebesar 75.883. Sedangkan variabel harga pupuk urea berpengaruh negatif dengan nilai koefisien -37.260, inflasi berpengaruh negatif dengan nilai koefisien -0.528 dan nilai tukar rupiah berpengaruh negatif dengan nilai koefisien -0.005. Secara serempak semua variable bebas berpengaruh nyata terhadap nilai tukar petani padi. Dan secara parsial variable luas lahan, harga pupuk urea bersubsidi dan nilai tukar rupiah berpengaruh nyata, sedangkan variable inflasi tidak berpengaruh nyata terhadap nilai tukar petani padi di Provinsi Aceh.The purpose of this study is to determine the development of rice farmers' exchange rates, harvested area, subsidized urea fertilizer prices, inflation and the rupiah exchange rate in Aceh Province. Then to determine the effect of harvested area, the price of subsidized urea fertilizer, inflation and the rupiah exchange rate against the Farmers' Exchange Rates in Aceh Province. The results of this study indicate that the development of the exchange rate of rice farmers has a downward trend, the development of harvested area, the price of subsidized urea fertilizer and the rupiah exchange rate has an increasing trend while the development of inflation has a fluctuating trend. Regression results show that the R2 value is 0.641, which means that the influence of the independent variable (harvested area, subsidized urea fertilizer price, inflation and the rupiah exchange rate) to the exchange rate of rice farmers by 63% while another 37% is influenced by other variables. Regression results show that the harvest area variable has a positive effect with a coefficient value of 75.883. While the urea fertilizer price has a negative effect with a coefficient of -37.260, inflation has a negative effect with a coefficient of -0.528 and the rupiah exchange rate has a negative effect with a coefficient of -0.005. Simultaneously all independent variables have a significant effect on the exchange rate of rice farmers. And partially the land area variable, the price of subsidized urea fertilizer and the rupiah exchange rate have a significant effect, while the inflation variable partially does not significantly affect the exchange rate of rice farmers in Aceh Province.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kurma Kemasan Merek Humaira Anggur di Kota Banda Aceh T Makmur; T Fauzi; Rana Yuspita
Jurnal Agrisep Vol 21, No 2 (2020): Volume 21 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v21i2.17217

Abstract

Permintaan adalah jumlah barang dan jasa yang akan dibeli konsumen pada periode waktu dan keadaan tertentu.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis trend permintaan kurma kemasan merek Humaira Anggur di Kota Banda Acehdan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan kurma kemasan merek Humaira Anggur di Kota Banda Aceh. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive, pengambilan sampel penelitian ini dilakukan secaraaccidental, dengan jumlah sampel sebanyak 35.Data yang digunakan adalah data primer dari konsumen di 7 lokasi penelitian melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner dan data sekunder dari PT. Humaira Trading. Penelitian ini menggunakan analisis trend dananalisis regresi linear berganda. Hasil analisis trend menunjukkan trend positif, dengan peningkatan sebesar 1,9 ton per tahun dan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan kurma kemasan Humaira Anggur secara signifikan adalah pendapatan konsumen, puasa sunnah, dan bulan ramadhan, sedangkan variabel yang tidak berpengaruh adalah harga buah kurma kemasan Humaira Anggur, harga buah kurma curah, dan gaya hidup.Demand is the amount of goods and services consumers will buy in a certain period of time and circumstances. The aims of this study is to analyze the demand trend of Humaira Anggur dates in Banda Aceh and to analyze the factors that affect the demand of Humaira Anggur dates in Banda Aceh. The location of this research is determined by using purposive method, while the sample of thestudy, 35 samples,taken by utilizing accidental method. The primary data are collected from consumers in 7 stores in Banda Aceh, through direct interview by using questioner and the secondary data are obtained from PT. Humaira Tradings report. The data are analyzed by using trend analysis method and multiple linear regression. The result of trend analysis shows positive trend, with an increase of production around 1.9 tons/year. The linear regression indicates that the factors that significantly influence the demand of Humaira Anggur dates are consumer income, fasting sunnah, and month of ramadhan, whereas the price of the Humaira Anggur dates, price of other dates, and lifestyle in significantly.
Analisis Efektivitas Dan Efisiensi Distribusi Beras Miskin (Raskin) Di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya M. Dian Septian; T. Saiful Bahri; T. Makmur
Jurnal Agrisep Vol 14, No 1 (2013): Volume 14 Nomor 1 Juni 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT. Raskin Program is a national program that has direct contact with the public . Through this program, the government provides assistance to the community to gain the right to food. There are six problems in the distribution of Raskin , so it is very detrimental to society. First, the wrong target . Second , the amount of rice distributed is less with what has been programmed , Third , data on the number of poor families errors . Fourth , the price is not in accordance with the initial plan . Fifth, there was a delay in receiving Raskin rice . Sixth , poor quality rice. The analytical method used was based on the price at the retail level (households ), Furthermore, the level of effectiveness and efficiency Distribution (Ed). The effectiveness of the distribution of Raskin program is not effective where the level of effectiveness of the distribution of Raskin at 39.69 % . While the level of efficiency of the distribution of Raskin program efficiently in the category in which the value of the efficiency of the distribution equal to the lesser of 50 % with a value of 4.22%.
KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT DESA DI KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR T. Makmur; Safrida Safrida; Kharisma Jayanthi
Jurnal Agrisep Vol 12, No 1 (2011): Volume 12 Nomor 1 Juni 2011
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Imbalance Level of Households Income Distribution in Sub district of Peukan Bada, Aceh BesarABSTRACT. The research aims to measure the imbalance level of households income distribution in the sub district of Peukan Bada, Aceh Besar. The method used is survey method. Sampling was conducted randomly and multi stage. The results were analyzed with gain ratio coefficient. It shows that the income distribution of households for those who work as farmer and local labor is categorized as moderate while that for those who work as civil employee and merchant is categorized as low. The calculation shows gain ratio index is 0.386 which lies on moderate category. Based on the World Bank criterion, it was found that 40% of the people with low income in this area have 11.4% of income per year. That means, the imbalance of income distribution in the sub district of Peukan Bada lies in a low level.
STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI DESA MEUNASAH KEUDE KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Muhammad Yuzan Wardhana; Teuku Makmur; Alga Firnanda
Paradigma Agribisnis Vol 3 No 1 (2020): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v3i1.3705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Meunasah Keude dengan menggunakan metode analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor IFE (2.40) dan EFE (2.42) yang berarti faktor internal dan eksternal masih sangat lemah.  Hal tersebut menunjukkan bahwa belum optimalnya pemanfaatan faktor internal dan eksternal yang ada di kampung nelayan tersebut. Hasil matriks SWOT didapatkan strategi pembaruan yang terbagi dalam 4 strategi utama yaitu (SO, WO, ST, dan WT). Sedangkan hasil analisis QSPM menunjukkan bahwa alternatif strategi utama yaitu strategi WO, dimana strategi tersebut merupakan prioritas yang harus diimplementasikan dalam peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan di Desa Meunasah Keude. Dengan adanya alternatif tersebut diharapkan pemerintah serta stackholder lainnya dapat menjadi pelopor sekaligus penggerak dalam mendukung nelayan meningkatkan kehidupan ekonominya sehingga dapat hidup secara mandiri dan berkembang.Kata Kunci: Nelayan, Pemberdayaan Ekonomi, SWOT, QSPM
DAMPAK PERTUMBUHAN EKONOMI YANG DIMEDIASI INDEKS DEMOKRASI TERHADAP KEMISKINAN DI ACEH Zainuddin, Zainuddin; Makmur, T.
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13288

Abstract

Analisis ini bertujuan mengkaji pengaruh langsung variabel pertumbuhan ekonomi yang diproksikan sebagai Produk Domestik Regional Bruto dan variabel indeks demokrasi terhadap kemiskinan di provinsi Aceh, dan untuk mengetahu pengaruh pertumbuhan ekonomi yang mediasi oleh variabel indeks demokrasi terhadap kemiskinan di provinsi Aceh. Data dalam penelitian ini termasuk katagori data sekunder yang bersumber dari www.bps.go.id provinsi Aceh dan pengamatan selama rentang waktu 2010-2020. Analisis data pengaruh langsung variabel independen dan variabel mediasi terhadap variabel dependen dilakukan dengan Method Least Squares dan untuk mengetahui kemampuan mediasi dilakukan analisis mempergunakan Sobel Test Method. Hasil analisisnya bahwa variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh tidak signifikan dan variabel indeks demokrasi berpengaruh, serta indeks demokrasi tidak bisa memediasi pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di provinsi Aceh selama periode 2010-2020. Oleh sebab itu, apabila mau mengentaskan kemiskinan di provinsi Aceh, maka pemangku kepentingan harus mendorong terciptanya demokrasi berjalan dengan baik dan berusaha agar tercipta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Ade Israwati Adelia Kusfianda Agus Nugroho Agussabti Agussabti Ahmad Fauzan Ahmad Humam Hamid Ainun Mardhiah, Ainun Akhmad Baihaqi Akrom, Akrom Alga Firnanda Arfa’i Arfa’i Asmeri Lamona Asmi Hidayah Putri Aulia Persada Azhar Azhar Azhar Azhar Chairuni AR Chairuni AR Cut Putri Fahrina Dinda Maristha Djafar, Tasliati Edy Marsudi Edy Marsudi Eka Maulida Eli Purwanti Elly Susanti Elvira Iskandar Era Savia Ervilita, Ria Fadhilah Rany Shallaby Fajri Fajri Fauza Amelia Ferdian Triady Firdaus Daus Helmi Helmi Ilyas Ilyas Indra Indra Indra Indra Indra Indra Intan Maqfirah Ira Manyamsari Irwan A Kadir Irwan A. Kadir Irwan Irwan Irwan Irwan Juliani Juliani Kaspul Asrar Kharisma Jayanthi Kiman Siregar Laina Mawaddah Lukmanul Hakim M Daud AK M. Dian Septian Makmur Teuku Maryega Antoni Medita Ivanni Monalisa Monalisa MUHAMMAD AGUS SUPRAYUDI Muhammad Khalil Rizki Muhammad Radinal Kautsar Mujiburrahmad Mujiburrahmad Munawar Khalil Mustafa Usman Nirrah Aiyula Otto Nur Abdullah Putri Sakinah Rahmawati Rahmawati Rahmi Wati Raida Agustina Rana Yuspita Ridhana, Fita Rika Agustina Riski Pratama Rita Sunartaty Rizki Maulana Ruka Yulia Rycko Miwanda Safrida Safrida Safrina Safrina Samsul Bahri Shaleh, Muhamad Silvia Wagustina, Silvia Sitti Geubrina Beu Aulia Sofyan Samsudin Sofyan Sofyan Suyanti Kasimin Syahfina Aulia Harahap Syarifah Qonita T Fauzi T. Saiful Bahri Tengku Mia Rahmiati Teuku Adian Makmur Rizqullah Wardhana, Yuzan Yulia Syafitri Yulma Azita Yuslinaini Yuslinaini zahraturrahmi zahraturrahmi Zainuddin, Zainuddin Zakiah Zakiah