Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Ketimpangan Distribusi Pendapatan Petani Bawang Merah dan Non Petani Bawang Merah di Desa Lam Manyang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Medita Ivanni; Safrida Safrida; T. Makmur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.449 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i1.2245

Abstract

 Masalah ketimpangan pendapatan telah lama menjadi persoalan pelik dalam pelaksanaan pembangunan ekonomi yang dilaksanakan oleh sejumlah negara miskin dan berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat ketimpangan distribusi pendapatan yang terjadi pada petani bawang merah dan non petani bawang merah di Desa Lam Manyang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Pengambilan sampel jenis mata pencaharian petani bawang merah menggunakan metode simple random sampling, sebanyak 20% dan sampel mata pencaharian non petani bawang merah menggunakan metode cluster random sampling, sebanyak 20%. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan analisis pendapatan, analisis gini ratio, dan analisis dengan menggunakan kriteria bank dunia. Hasil penelitian diketahui bahwa analisis gini ratio menyimpulkan di Desa Lam Manyang mempunyai ketimpangan distribusi sedang, berbeda dengan menggunakan kriteria bank dunia di Desa Lam Manyang mempunyai ketimpangan distribusi rendah atau merata.  Analysis of Farmers’ Income Distribution Inequality Red Onions and Shallots Non Farmers in the Village of Lam Manyang Peukan Bada Subdistrict of Aceh Besar DistrictThe problem of income inequality farmers have become complicated problems in the implementation of economic development implemented by a number of poor and developing countries. This study aimed to analyze the level of inequality of income distribution that occurs in onion farmers and non farmers onion in the village of Lam Manyang Peukan Bada subdistrict of Aceh Besar district. Sampling livelihood onion farmers using sample random sampling method as much as 20% and sample livelihoods non onion farmers using cluster random sampling method as much as 20%. The analytical method used in this research are quantitative method by using analysis of income, the Gini ratio analysis and analysis using World Bank criteria. The survey results revealed that the Gini ratio analysis concluded in the village of Lam Manyang have moderate inequality, as opposed to using the criteria of the world bank in the village of Lam Manyang have unequal distribution of low or uneven.
Pengaruh Bantuan Sarana Produksi Pertanian Terhadap Pendapatan Petani Padi di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar Asmi Hidayah Putri; Ahmad Humam Hamid; Teuku Makmur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.834 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i1.19029

Abstract

This study aims to determine whether there is an effect of agricultural production facilities assistance on the income of rice farmers, and to determine the difference in the income of rice farmers who receive agricultural production facilities assistance with rice farmers who do not receive agricultural production facilities assistance. Determination of the sample in this study was carried out using simple random sampling and took 10% of the total sample obtained, while the samples obtained were 43 farmers who received assistance for agricultural production facilities and 43 samples who did not receive assistance for agricultural production facilities. The analytical technique used in this research is the analysis of multiple regression test and t test (Independent sample T Test). Based on the results of the multiple regression test, it shows that overall the rice seed assistance variable, and the fertilizer assistance variable, have a significant effect on the income variable with a significance value of 0.03 0.05 while partially only the fertilizer assistance variable has a significant effect on the income variable with a significance value of 0.045 0.05, with tcount (2.487 2.021), while for the seed assistance variable with a significance value of 0.012 0.05, the obtained tcount (0.828 2.502) which means that there is no partial effect between the seed variable and income. Then the difference in the average net income of rice farmers who received assistance for agricultural production facilities and those who did not receive assistance for agricultural production facilities was Rp. 3,950,738.
Perilaku Konsumsi Fast Food Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah Kota Banda Aceh Sitti Geubrina Beu Aulia; Teuku Makmur; Ahmad Humam Hamid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.791 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v3i1.6472

Abstract

Abstrak - Perilaku konsumsi merupakan tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk. Adapun bentuk-bentuk perilaku terdiri dari tiga domain yaitu pengetahuan, sikap, dan tindakan. Objek dari penelitian ini adalah mahasiswa yang berasal dari daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan tindakan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala terhadap fast food serta melihat hubungan antara konsumsi fast food mahasiswa dengan kelas sosial orang tua dari segi pendapatan, pekerjaan dan pendidikan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap dan tindakan mahasiswa tidak berada dalam kategori yang sama serta adanya hubungan antara konsumsi fast food mahasiswa dengan kelas sosial orang tua dari segi pendapatan, pekerjaan dan pendidikan.Kata Kunci: Perilaku Konsumsi, Fast Food, Pengetahuan, Sikap, Tindakan dan Kelas Sosial(Behavior Fast Food Consumption Studenst of Faculty of Agriculture Syiah Kuala University in Banda Aceh City) Abstract – Consumption behavior is an act involved getting, consuming, and spending products. The forms of behavior consist of three domains namely knowledge, attitude, and action. The object of this study is the college students who come from rural area. This study aims at finding out the knowledge, attitude, and action of the students of Agriculture Faculty of Syiah Kuala University towards fast food and also at finding out the correlation between the students’ fast food consumption and the social class of the students’ parents in terms of income, employment, and education. The analysis method used in this study is descriptive qualitative analysis and Chi-square analysis. The result shows that the students’ knowledge, attitude, and action are not in the same category as well as the relationship between fast food consumption of students and social class of parents in terms of income, employment and education.Keywords: Consumption Behavior, Fast Food, Knowledge, Attitude, Practice and Social Class
KAJIAN INOVASI DAN PENDAPATAN UNIT PENGOLAHAN IKAN DI LHOK SEUDU DESA LAYEUN KECAMATAN LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR Laina Mawaddah; T. Makmur; Indra Indra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.299 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i2.3062

Abstract

Abstrak - Pengolahan ikan merupakan salah satu bagian penting dari mata rantai industri perikanan. Pengolahan ikan bertujuan untuk memanfaatkan ikan yang tidak laku dijual dalam bentuk ikan segar atau ikan yang kurang digemari masyarakat. Lhok Seudu merupakan salah satu daerah yang mayoritas masyarakatnya melakukan proses pengolahan ikan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan proses pengolahan ikan, besarnya biaya dan pendapatan yang diperolah serta inovasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pendapatan para pengolah ikan di Lhok Seudu Desa Layeun Kecamatan Leupung Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan dengan metode sensus. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif yang diuji dengan menggunakan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Tahapan proses pengolahan ikan yang ada di Lhok Seudu masih dilakukan secara sederhana; (2) Pendapatan yang diperoleh para pengolah ikan adalah sebesar Rp. 4.235.090/bulan dengan R/C rasio yang diperoleh adalah sebesar 1,3; (3) Inovasi yang dapat diterapkan adalah pengadaan tempat pendingin atau freezer, pengadaan para-para jaring marlin dan pengadaan kemasan atau packaging.A Study Of Innovation and Income in Fish Processing Business Unit in Lhok Seudu Layeun Village of Leupung Sub-District of Great Aceh RegencyAbstract - Fish processing business is one of the most significant parts in fishery industry. The fish processing aims to select the fish that are unsaleable or disliked by the costumers in the market. Lhok Seudu is one of regions where most of its inhabitants run fish processing business. This study aimed to explore the stages of fish processing, the cost, and, the revenue gained, as well as the applicable innovation to boost up the income received by local people in Lhok Seudu Layeun Villageof Leupung Sub-District in Great Aceh Regency, the ones who are involved in this business. The research method employed in this study was census. The data were analyzed by means of quantitative descriptive were tested using profitability analysis methods. The results showed that: (1) The stages of fish processing in Lhok Seudu were all done in a simple way; (2) The income received by local people who run this business was as much as IDR4.235.090/month with R/C ratio of 1.3; (3) The applicable innovations included the procurement of freezer, nylon marlin net, and product packaging.
Analisis Perbandingan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen pada Pasar Modern dan Pasar Tradisional di Kota Banda Aceh Cut Putri Fahrina; Teuku Makmur; Indra Indra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.273 KB)

Abstract

Pasar merupakan salah satu tempat dimana konsumen dapat memenuhi kebutuhannya. Dewasa ini masyarakat mulai tertarik berbelanja buah dipasar modern karena menganggap bahwa kualitas pelayanan pada pasar modern lebih dapat memenuhi kepuasan konsumen. Akan tetapi tidak semua pasar memberikan kualitas pelayanan yang baik agar tercipta kepuasan bagi konsumen. Pada pasar modern dan pasar tradisional di Banda Aceh terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dibenahi agar kualitas pelayanannya lebih baik dan dapat memenuhi kepuasan konsumen. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 30 konsumen pada pasar modern yaitu Suzuya Mall dan 30 konsumen pada pasar tradisional yaitu Pasar Peunayong. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Data diolah menggunakan Analisis gap service quality dan Analisis kuadran IPA (Importance Performance Analysis). Hasil penelitian menunjukkan dari 15 atribut kualitas pelayanan yang dianalisis, terdapat 5 atribut yang sudah memenuhi kepuasan konsumen pada pasar modern dan 4 atribut pada pasar tradisional. Adapun atribut kualitas pelayanan tersebut berbeda pada kedua pasar. Pada analisis kuadran IPA (Importance Performance Analysis) terdapat atribut kualitas pelayanan yang berbeda di kedua pasar yang merupakan prioritas utama untuk dibenahi.
Identifikasi Faktor Penghambat Usahatani Nilam di Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar Aulia Persada; Teuku Makmur; Sofyan Sofyan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.102 KB)

Abstract

Nilam dengan nama ilmiah Pogostemon patchouli Pellem merupakan salah satu tanaman yang menghasilkan minyak atsiri (essential oil). Salah satu kecamatan yang memiliki potensi penanaman tanaman nilam dari segi geografis dan iklim adalah Kecamatan Lhoong. Kualitas minyak atsiri yang bagus ditambah dengan nilai ekonomis yang tinggi merupakan potensi besar dari usahatani. Namun potensi ini tidak termanfaatkan oleh masyarakat Kecamatan Lhoong, hal ini terlihat dari sedikitnya usahatani nilam yang ada di Kecamatan tersebut.  Rendahnya keberadaan usahatani nilam di Kecamatan Lhoong dipengaruhi oleh adanya faktor penghambat. penelitian ini bertujuan untuk mengidnetifikasi faktor – faktor yang menghambat usahatani nilam dan mengetahui faktor yang paling menghambat usahatani nilam di Kecamatan Lhoong. Dalam penelitian ini digunakan analisis Analitycal Hierarchy Process (AHP), untuk mengetahui tingkat prioritas dari setiap faktor yang menghambat. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa usahatani nilam di Kecamatan Lhoong terhambat oleh faktor harga, modal, pemasaran, ketersediaan tenaga kerja setempat, ketersediaan bibit, ketersediaan ketel penyulingan, akses lahan dan skill. Berdasarkan pengolahan AHP dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling menghambat adalah faktor harga dengan bobot 0,301 diikuti faktor modal dengan bobot 0,239, ketersediaan ketel penyulingan dengan bobot 0,113, ketersediaan tenaga kerja lokal dengan bobot 0,106, pemasaran dengan bobot 0,086, ketersediaan bibit unggul  
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi, Konsumsi, dan Harga Beras di Provinsi Aceh Ade Israwati; Teuku Makmur; Zakiah Zakiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.863 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i4.5565

Abstract

Abstrak. Beras yang menjadi bagian bulir tanaman padi (Oryza Sativa L.) merupakan salah satu penganan pokok (primer) di Indonesia. Beras menjadi komoditas penting di Indonesia karena negara ini memiliki konsumsi beras per kapita terbesar di dunia. Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi dengan produksi padi tertinggi dan cukup stabil di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi, konsumsi, dan harga beras di Provinsi Aceh dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif (deskriptif) dan metode kuantitatif. Model yang digunakan adalah modifikasi model ekonometri, yaitu metode 2SLS (two stage least square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi beras di Provinsi Aceh dipengaruhi oleh harga beras lokal, harga gabah tingkat petani, luas areal panen dan harga pupuk. Konsumsi beras di Provinsi Aceh dipengaruhi oleh harga beras lokal dan pendapatan perkapita penduduk. Dan harga jual beras lokal Provinsi Aceh produksi beras dan konsumsi beras.Factors Affecting Production, Consumption, and Price of Rice In Aceh Province.Abstract. Rice that come from rice plant (Oryza Sativa L.), is one of staple food (primary) in Indonesia. Rice become important commodity in Indonesia because this country being the largest rice consumption per capita in the world. Aceh province is one of province with the highest rice production and stable enough in Indonesia. This study aims to determine what factors that affect production, consumption, and price in Aceh, which is this sudy uses quantitative research method. The method that used in this research is qualitative method (descriptive) and quantitative method. The model that used is modification of econometric model, which is 2SLS method (two stage least square). The result of this study showed that rice production in Aceh Province are affected by local rice prices, grain prices on farmers level, harvest area, and fertilizer prices. Rice consumption in Aceh Province are affected by local rice prices and income per capita. And local rice prices in Aceh Province are affected by rice production and rice consumption.
NILAI TAMBAH LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR Chairuni AR; Teuku Makmur
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v5i1.6244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah limbah cair industri tahu yang diolah menjadi pupuk cair organik secara ekonomis. Limbah cair industri tahu menjadi sumber potensial untuk memproduksi pupuk cair organik yang memiliki manfaat bagi pertanian dan lingkungan. Metode penelitian melibatkan identifikasi sumber limbah, analisis kualitas limbah, penentuan biaya pengelolaan, dan pendapatan dari penjualan pupuk cair. Studi kasus ini menggunakan biaya pengelolaan limbah sebesar Rp 5.000.000 per bulan dan pendapatan dari penjualan pupuk cair sebesar Rp 10.000.000 per bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah cair industri tahu menjadi pupuk cair organik menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 5.000.000 per bulan. Dengan demikian, pemanfaatan limbah cair industri tahu memiliki nilai tambah ekonomis yang signifikan. Selain itu, proses ini juga memiliki potensi untuk mengurangi dampak lingkungan dengan mengubah limbah menjadi produk bernilai tambah. Kesimpulannya, pemanfaatan limbah cair industri tahu sebagai pupuk cair organik memberikan manfaat ekonomis dan lingkungan yang positif, serta memiliki potensi pasar yang menjanjikan dalam industri pupuk organik cair.
STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI DESA MEUNASAH KEUDE KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Muhammad Yuzan Wardhana; Teuku Makmur; Alga Firnanda
Paradigma Agribisnis Vol 3, No 1 (2020): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v3i1.3705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Meunasah Keude dengan menggunakan metode analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor IFE (2.40) dan EFE (2.42) yang berarti faktor internal dan eksternal masih sangat lemah.  Hal tersebut menunjukkan bahwa belum optimalnya pemanfaatan faktor internal dan eksternal yang ada di kampung nelayan tersebut. Hasil matriks SWOT didapatkan strategi pembaruan yang terbagi dalam 4 strategi utama yaitu (SO, WO, ST, dan WT). Sedangkan hasil analisis QSPM menunjukkan bahwa alternatif strategi utama yaitu strategi WO, dimana strategi tersebut merupakan prioritas yang harus diimplementasikan dalam peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan di Desa Meunasah Keude. Dengan adanya alternatif tersebut diharapkan pemerintah serta stackholder lainnya dapat menjadi pelopor sekaligus penggerak dalam mendukung nelayan meningkatkan kehidupan ekonominya sehingga dapat hidup secara mandiri dan berkembang.Kata Kunci: Nelayan, Pemberdayaan Ekonomi, SWOT, QSPM
Analisis Pengobatan Tradisional dari Bahan-bahan Alam pada Masyarakat Aceh Jaya sebagai Bentuk Kearifan Lokal Ervilita, Ria; Mardhiah, Ainun; Shaleh, Muhamad; Wagustina, Silvia; Makmur, T.; Djafar, Tasliati
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 24, No 2 (2023): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v24i2.6178

Abstract

The people of Aceh Jaya are people who are still hold firm with local culture from generation to generation, one of which is in traditional medicine using natural ingredients. Local wisdom has a close relationship with the culture or tradition of an area.Various local wisdom practices that are still maintained by the Indonesian people can be one of the strategies for environmental protection and management. The purpose of this study is to analyze the local wisdom of the people of Aceh Jaya which is still preserved, especially in traditional medicine using natural ingredients. This type of research is descriptive qualitative through data collection techniques of observation, interviews and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study were obtained that Balakacida leaves are used by the people of Aceh Jaya to treat wounds, hibiscus leaves can treat fever, jujube leaves to treat smallpox, a mixture of sunti, onion and salt is used to treat possessed, water henna leaves to treat ulcers, coconut fruit flowers can treat smallpox,Jatropha curcas leaves gum for diarrhea and flatulence medicine, peacock flower leaves can treat fever,kapuk leaf (Ceiba Petandra) can treat cough, kedondong forest (spondias pinnata) to treat coughs, and Sembung leaves (blumea balsamifera) can treat fever. The conclusion of this study is that the people of Aceh Jaya still use traditional medicine from natural ingredients as a form of local wisdom that is still maintained.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Ade Israwati Adelia Kusfianda Agus Nugroho Agussabti Agussabti Ahmad Fauzan Ahmad Humam Hamid Ainun Mardhiah, Ainun Akhmad Baihaqi Akrom, Akrom Alga Firnanda Arfa’i Arfa’i Asmeri Lamona Asmi Hidayah Putri Aulia Persada Azhar Azhar Azhar Azhar Chairuni AR Chairuni AR Cut Putri Fahrina Dinda Maristha Djafar, Tasliati Edy Marsudi Edy Marsudi Eka Maulida Eli Purwanti Elly Susanti Elvira Iskandar Era Savia Ervilita, Ria Fadhilah Rany Shallaby Fajri Fajri Fauza Amelia Ferdian Triady Firdaus Daus Helmi Helmi Ilyas Ilyas Indra Indra Indra Indra Indra Indra Intan Maqfirah Ira Manyamsari Irwan A Kadir Irwan A. Kadir Irwan Irwan Irwan Irwan Juliani Juliani Kaspul Asrar Kharisma Jayanthi Kiman Siregar Laina Mawaddah Lukmanul Hakim M Daud AK M. Dian Septian Makmur Teuku Maryega Antoni Medita Ivanni Monalisa Monalisa MUHAMMAD AGUS SUPRAYUDI Muhammad Khalil Rizki Muhammad Radinal Kautsar Mujiburrahmad Mujiburrahmad Munawar Khalil Mustafa Usman Nirrah Aiyula Otto Nur Abdullah Putri Sakinah Rahmawati Rahmawati Rahmi Wati Raida Agustina Rana Yuspita Ridhana, Fita Rika Agustina Riski Pratama Rita Sunartaty Rizki Maulana Ruka Yulia Rycko Miwanda Safrida Safrida Safrina Safrina Samsul Bahri Shaleh, Muhamad Silvia Wagustina, Silvia Sitti Geubrina Beu Aulia Sofyan Samsudin Sofyan Sofyan Suyanti Kasimin Syahfina Aulia Harahap Syarifah Qonita T Fauzi T. Saiful Bahri Tengku Mia Rahmiati Teuku Adian Makmur Rizqullah Wardhana, Yuzan Yulia Syafitri Yulma Azita Yuslinaini Yuslinaini zahraturrahmi zahraturrahmi Zainuddin, Zainuddin Zakiah Zakiah