Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Niat Kunjungan Ulang Pasien Jaminan Kesehatan Nasional: Peran Mediasi Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Rujukan dr. H. Jusuf SK Kalimantan Utara Burhanuddin, Burhanuddin; Sugiati, Tinik; Usman, Ferawati
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 2 (2026): April: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kualitas layanan rumah sakit menjadi faktor penting yang memengaruhi pengalaman pasien dan keputusan mereka untuk melakukan kunjungan ulang. Studi global menunjukkan bahwa kualitas layanan yang baik meningkatkan kepuasan pasien, yang pada gilirannya mendorong loyalitas pasien. Namun, di daerah perbatasan seperti Kalimantan Utara, implementasi layanan kesehatan menghadapi tantangan khusus, termasuk keterbatasan infrastruktur, distribusi sumber daya, dan variasi persepsi pasien terhadap pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap niat kunjungan ulang pasien JKN di Rumah Sakit Rujukan Dr. H. Jusuf SK Kalimantan Utara serta mengevaluasi peran mediasi kepuasan pasien dalam hubungan tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, mengumpulkan data dari sampel pasien JKN melalui kuesioner terstruktur, dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan pasien sebagai mediator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, yang kemudian meningkatkan niat kunjungan ulang pasien, dan kepuasan pasien terbukti memediasi hubungan antara kualitas layanan dan niat kunjungan ulang. Temuan ini menegaskan pentingnya pengalaman pasien dalam membangun loyalitas, sehingga manajemen rumah sakit perlu fokus pada peningkatan kualitas layanan dan kepuasan pasien guna mendukung keberlanjutan layanan kesehatan, khususnya di wilayah perbatasan.
Does Digital Leadership Improve Employee Performance? A Meta-Analytic and Bibliometric Evidence from Public Sector Studies Orlibernawati, Orlibernawati; Shalahuddin, Shalahuddin; Sugiati, Tinik
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 6 No. 1 (2026): January - June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v6i1.3655

Abstract

Digital transformation has fundamentally reshaped organizational leadership practices, positioning digital leadership as a critical determinant of employee performance. Although the literature on digital leadership has expanded rapidly, empirical findings regarding its impact on employee performance remain varied and have not been systematically integrated, particularly within the public sector context. This study aims to comprehensively examine the relationship between digital leadership and employee performance using a meta-analytic and bibliometric approach based on Scopus-indexed articles published between 2021 and 2025. The meta-analysis estimates the overall effect size of digital leadership on employee performance, while the bibliometric analysis maps publication trends, intellectual structures, and dominant research themes. The findings indicate that digital leadership has a positive and significant effect on employee performance and is increasingly positioned as a contemporary leadership paradigm integrating strategy, technology, and organizational behavior. These results highlight the importance of strengthening leaders’ digital competencies to enhance employee effectiveness and productivity in technology-driven organizational environments. This study contributes theoretically by integrating empirical evidence with intellectual structure mapping and provides practical implications for the development of digital leadership, particularly in the public sector.
Model Terpadu TPB–SOR untuk Memprediksi Niat Pembelian Pakaian Bekas: Bukti Empiris dari Konsumen Thrift Store di Kalimantan Erick Alfredo Putra; Syahran, Syahran; Tinik Sugiati; Ahmad Juliana
BJRM (Bongaya Journal of Research in Management) Vol. 9 No. 2 (2026): BJRM (Bongaya Journal of Research in Management)
Publisher : LPPM STIEM BONGAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37888/bjrm.v9i2.965

Abstract

Fenomena pertumbuhan e-WOM (electronic word-of-mouth) dan pengaruh harga terhadap perilaku konsumen telah menjadi fokus utama dalam literatur perilaku konsumen, khususnya dalam konteks pembelian online. Konsumen semakin banyak mengandalkan informasi dan ulasan digital dalam pengambilan keputusan pembelian, sementara persepsi harga memengaruhi penilaian terhadap produk dan kontrol perilaku yang dirasakan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa norma subjektif, sikap, dan perceived behavioral control (PBC) merupakan faktor penting yang memediasi hubungan antara stimulus eksternal dan niat pembelian, namun masih terdapat keterbatasan dalam menguji interaksi variabel-variabel tersebut secara terpadu.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-WOM dan persepsi harga terhadap niat pembelian konsumen melalui mediasi sikap, norma subjektif, dan PBC. Tujuan penelitian mencakup pemahaman mekanisme pengaruh stimulus digital dan persepsi harga terhadap niat pembelian serta identifikasi faktor determinan yang memiliki dampak paling signifikan pada perilaku konsumen.Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei kepada konsumen online. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel, termasuk efek langsung dan tidak langsung dari e-WOM dan harga terhadap niat pembelian melalui mediasi sikap, norma subjektif, dan PBC.Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian, baik secara langsung maupun melalui mediasi sikap, norma subjektif, dan PBC. Sikap konsumen terbukti menjadi faktor paling dominan dalam mendorong niat pembelian. Temuan ini memperkuat pemahaman teoritis mengenai perilaku konsumen digital serta memberikan implikasi praktis bagi manajer dan praktisi pemasaran dalam merancang strategi komunikasi digital, penetapan harga, dan intervensi sosial untuk meningkatkan niat pembelian.
Evolving Resource-Based View: A Bibliometric Analysis of Firm Performance Kendra Valentin; Tinik Sugiati; Ahmad Juliana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.15584

Abstract

The Resource-Based View (RBV) has long been a central framework for explaining firm performance heterogeneity, yet its static assumptions have been increasingly challenged by dynamic, digital, and sustainability-driven business environments. This study aims to systematically map the intellectual structure, thematic evolution, and key contributors of RBV research related to firm performance during the 2010–2025 period using a bibliometric approach. Drawing on 114 peer-reviewed journal articles retrieved from the Scopus database, the analysis employs VOSviewer and Bibliometrix to examine publication trends, leading sources, countries, institutions, influential authors, and keyword co-occurrence patterns. The findings reveal a significant resurgence of RBV research after 2018, accompanied by a clear shift from a focus on VRIN resources toward dynamic capabilities, sustainability-oriented resources, human capital, and stakeholder integration. Co-occurrence analysis further highlights the growing prominence of green innovation, ESG, and institutional contexts as strategic resources shaping firm performance. Overall, the study demonstrates that RBV has evolved into a more dynamic, sustainability-oriented, and context-sensitive framework, offering valuable insights for scholars and practitioners seeking to understand competitive advantage in complex and uncertain environments
Mapping Human Capital Research: A 15-Year Bibliometric Analysis Ari Rahayu; Tinik Sugiati; Ahmad Juliana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.15586

Abstract

Teori Modal Manusia (Human Capital Theory/HCT) telah lama diakui sebagai kerangka dasar dalam menjelaskan kinerja perusahaan melalui investasi pada pengetahuan, keterampilan, dan kapabilitas tenaga kerja. Meskipun penelitian empiris mengenai modal manusia telah berkembang luas, evolusi intelektual, struktur tematik, serta diversifikasi konteks kajian ini masih bersifat terfragmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan melakukan analisis bibliometrik selama 15 tahun (2010–2025) terhadap 407 artikel jurnal terindeks Scopus menggunakan perangkat VOSviewer dan Bibliometrix. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan publikasi yang signifikan, terutama setelah tahun 2021, yang mencerminkan perhatian akademik baru seiring transformasi digital dan restrukturisasi ekonomi pascapandemi. Analisis co-occurrence mengidentifikasi tiga klaster tema dominan: (1) keterkaitan modal manusia dengan kinerja perusahaan, (2) integrasi strategis dengan intellectual capital, absorptive capacity, dan inovasi, serta (3) penerapan sektoral dan kontekstual dalam manufaktur, UKM, dan negara berkembang. Temuan ini menegaskan bahwa riset modal manusia telah berkembang dari paradigma produktivitas menuju kerangka multidimensi yang mencakup kapabilitas dinamis dan perspektif keberlanjutan. Secara geografis, China dan Amerika Serikat menjadi kontributor utama, sementara negara berkembang semakin aktif berpartisipasi. Studi ini memberikan sintesis terstruktur serta arah penelitian baru bagi akademisi, manajer, dan pembuat kebijakan dalam memperkuat investasi strategis modal manusia.