Claim Missing Document
Check
Articles

PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) PENATAAN RUANG KAWASAN RESAPAN AIR DI KELURAHAN TOUNSARU KECAMATAN TONDANO SELATAN KABUPATEN MINAHASA Abdul Rahman Dilapanga; Jeane Mantiri
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 1 (2020): APRIL (2020) ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.686 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v13i1.2142

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah; (1) Analisis dalam menginterpretasiskan Implementasi Penataan Daerah Resapan Air di Kelurahan Tounsaru Kecamatan Tondano Selatan; (2) Melakukan sosialisasi mengenai faktor-faktor penghambat dalam Implementasi Penataan Daerah Resapan Air di Kelurahan Tounsaru Kecamatan Tondano Selatan untuk merealisasikan Penataan Daerah Resapan ; (3) Memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat yang masih minim mengetahui mengenai program, alur dan ketentuan dari Penataan Daerah Resapan Air di Kelurahan Tounsaru Kecamatan Tondano Selatan; (4) Menentukan vegetasi yang tepat untuk ditanam di daerah resapan. Beberapa diantaranya adalah bambu, beringin, bisbul (sejenis kesemek), rambutan, nangka, manggis, dan matoa. Penelitian ini bertempat di Kelutrahan Tonsaru Kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa, dengan menggunakan metode kombinasi pendekatan Pilot Project dengan pendekatan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) dan pemahaman desa secara cepat (Rapid Rural Appricial). Dan menghasilkan bahwa; (1) Pada umumnya Kelurahan suatu daerah lebih cenderung mempertimbangkan faktor kebutuhan ruang dan nilai ekonomis dibandingkan dengan faktor lingkungan; (2) Perlu adanya kajian potensi resapan air tanah dengan modelmodel penentuan resapan air tanah yang sudah ada, yang nantinya dipakai sebagai salah satu dasar dalam penyusunan RTRW suatu daerah; (3) Perlu adanya kriteria-kriteria (model) yang baku untuk menentukan suatu kawasan resapan air tanah; (4) Secara umum kriteriakriteria atau parameter yang dipakai sebagai dasar penentuan kawasan resapan air adalah : kelulusan batuan, curah hujan, tanah penutup, kemiringan lahan dengan bobot dan pengklasifikasian tertentu; (5) Distribusi kelas kesesuaian kawasan resapan air di Kelurahan Tonsaru Kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa terdiri atas kurang sesuai, cukup sesuai, dan tidak sesuai.Kata Kunci: Resapan, Tonsaru, Aliran
Implementation of Smart Governance in Realizing Tomohon Smart City Marthinus M. Mandagi; Jeane Mantiri; Sisca B. Kairupan
Iapa Proceedings Conference 2020: Proceedings IAPA Annual Conference
Publisher : Indonesian Association for Public Administration (IAPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30589/proceedings.2020.420

Abstract

This study aims to describe the implementation of smart governance in realizing Tomohon Smart City. This study used a qualitative approach, with data collection techniques, namely interviews, observation and documentation. Sources of data from informants are: Head of Tomohon City E-Government Administration, Tomohon City Technology and Communication Infrastructure Section Head, Tomohon City Application Development Section Head, Tomohon City Communication and Informatics Office Staff / Staff, Matani Village Head, and Tomohon City community as users infrastructure and facilities provided by the government. Data analysis using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data were analyzed descriptively qualitatively. The results showed that: 1) The rules governing the running of the program or policy have not been well socialized and communicated, especially in agencies that have a role as implementers. 2) The government, in this case the Tomohon City Information and Communication Service, is still closed in providing information related to Smart City, especially Smart Governance. 3) The government has not yet launched a public complaint application even though it has been launched since 4) The government is still not ready to respond to existing technological and social developments, especially in the process of implementing Smart Governance. The Conditional Factors of Policy Implementation are a) Information Distribution, b) Resource Support, c) Government Attitude, d) Implementers. Therefore, it can be suggested, 1) There is a need for better socialization, communication and coordination regarding existing regulations to members and related agencies. 2) The government must be more open to the public, and must better prepare itself in responding to all situations and conditions that exist, especially in running the Tomohon Smart City program. 3) The government must improve work discipline, especially in the recruitment process, in order to create "the right man on the right job".
Menanamkan Jiwa Kewirausahaan melalui Percontohan Budidaya Tanaman Pangan pada Anak Usia Sekolah di Kabupaten Minahasa Utara Verra E. J. Mawitjere; Revolson A. Mege; Julduz R. Paus; Jeane Mantiri; Mokosuli Y. Semuel
DEDIKASI Vol 21, No 1 (2019): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v21i1.9422

Abstract

A community service activity through the Community Empowerment program (KKN PPM) to improve school-age children's entrepreneurship skills and knowledge in Likupang Barat has been well implemented. The KKN PPM program aims to produce an action program for food crop cultivation by utilizing the schoolyard in an effort to instill the entrepreneurial spirit in school-age children and increase knowledge and skills in life skills through pilot projects of cultivation of food crops for school-age children in SMPN 1 Talise. The method used in the KKN PPM program was a combination of "application of science and technology appropriately" in cultivation of food crops with the "Pilot Project" learning approach or demonstration of farming by utilizing the schoolyard. Therefore, the children get life skill experience in the effort to characterize entrepreneurship. Moreover, this activity becomes a laboratory and learning resource for students of the Economic Education subjects as well as child character development. The results achieved in this program were the availability of the piloting food crops that can support the fulfillment of consumption needs. In addition, it can be used as a learning media for the Economic Education subject in an effort to instill an entrepreneurial spirit, as well as a source of school needs for school-aged children.
Nilai Moral yang Terkandung dalam Semboyan Torang Samua Basudara Sebagai Sumber Toleransi Theodorus Pangalila; Jeane Mantiri; Julien Biringan
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 4 No 1 (2019): Volume 4, Nomor 1 - Juni 2019
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.117 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v4i1.3425

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran nilai moral yang terkandung dalam semboyan Torang Samua Basudara dalam membentuk sikap toleransi masyarakat kota Tomohon Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi Hasil penelitian menemukan bahwa semboyan Torang Samua Basudara mengandung nilai-nilai moral yang telah terjaga dengan baik dan membuat masyarakat kota Tomohon dan masyarakat Sulawesi Utara pada umumnya hidup dalam suasana toleransi. Penelitian ini merekomendasikan penelitian tentang nilai moral yang terkandung dalam kearifan lokal masyarakat Sulawesi Utara pada umumnya.
IMPLEMENTATION OF PUBLIC SERVICES IN THE ERA OF THE COVID-19 ENDEMY TRANSITION AT THE REGIONAL POPULATION AND CIVIL REGISTRATION DEPARTMENT OF TOMOHON CITY Jeane Mantiri; Cynthia Maria Siwi
Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa Vol 7 No 1 (2022): JURNAL ILMU PEMERINTAHAN SUARA KHATULISTIWA
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jipsk.v7i1.2528

Abstract

This study aims to determine the general description of the implementation of public services in the era of the covid-19 endemic transition at the Tomohon City Population and Civil Registry Office in implementing the Tomohon e-Dukcapil online service application. This study uses a descriptive qualitative approach. Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of services in the Covid-19 endemic transition era with the application of online service applications by the Tomohon City Population and Civil Registry Office has not been good. It can be seen from 3 indicators, namely transparency, participation and efficiency, online application-based services have not been maximized in providing information on service progress to the community, community participation and service officers from the Tomohon City Population and Civil Registration Service. also not optimal in utilizing existing technology and services provided. It is hoped that it will be faster with the existence of information technology which has not been fully realized, this is also influenced by problems in the application of the Tomohon e-Dukcapil online service application, such as the mastery of technology from service officers and also the people who make online services still not able to run properly.
Implementasi kartu indonesia pintar di kabupaten Minahasa Tenggara Ni Dewi Eka Suwrayaingrat; Jeane Mantiri
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36412/ce.v4i2.2368

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah; (1) Untuk mendeskripsikan Impelementasi Kebijakan Kartu Indonesia Pintar di Kabupaten Minahasa Tenggara; (2) Untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi Kebijakan Kartu Indonesia Pintar di Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek ilmiah, sebagai lawannya adalah eksperimen, dimana peneliti adalah instrumen kunci, pengumpulan data dilakukan secara tringgulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Penelitian ini bertempat di Kabupaten Minahasa Utara. Adapun hasil dari penelitain ini adalah: (1) Tahapan implementasi kebijakan Kartu Indonesia Pintar belum disosialisasikan kepada sasaran karena belum tersedia dana; (2) Implementasi Kebijkan Kartu Indonesia Pintar di Kabupaten Minahasa Tenggara dalam hal kevalidtan data siswa tidak tidak ada koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat maupun agen pelaksana; (3) Penyaluran dana belum berjalan secara efektif di karenakan keterlambatan karena sasaran tidak membawa persyaratan pencairan dana dan (4) Bentuk pelaporan dana hanya lisan untuk sanksi pelanggaran penggunan dana belum dijalankan.Kata kunci: Pengelolaan, KIP, Kebijakan, Minahasa Utara Implementation of Smart Indonesian Cards in Southeast Minahasa District. The aim of this research is; (1) To describe the implementation of the Indonesia Smart Card Policy in Southeast Minahasa Regency; (2) To describe the factors that influence the implementation of the Indonesia Smart Card Policy in Southeast Minahasa District. This research uses qualitative methods used to examine the conditions of scientific objects, as opposed to experiments, in which the researcher is the key instrument, data collection is done by triangulation (combined), data analysis is inductive, and the results of the study emphasize meaning rather than generalization. This research took place in North Minahasa Regency. The results of this research are: (1) The stages of implementing the Smart Indonesia Card policy have not been socialized to the target audience because funds are not yet available; (2) The implementation of the Indonesia Smart Card Policy in Southeast Minahasa District, in terms of the validity of student data, there is no coordination between the regional and central governments and implementing agencies; (3) Fund distribution has not been effective due to delays because the target does not carry the requirements for disbursement of funds and (4) The form of reporting of funds is only oral for sanctions for violations of the use of funds has not been implemented.Keywords: Management, KIP, Policy, North Minahasa 
Evaluasi Pengelolaan Sistem Informasi Administrasi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon Jeane Mantiri; Abdul Dilapanga; Christo Mongi
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.765 KB) | DOI: 10.53682/administro.v1i2.1663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi secara administrasi pengelolaan sistem informasi administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon, dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum evaluasi pengelolaan sistem informasi administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon dapat dikatakan efektif berdasar target capaian dokumen yakni: 1). Kartu Keluarga mencapai 89% sampai 91%, 2). KTP mencapai 92% sampai 94%, 3). Akta Kelahiran mencapai 70% sampai 90%, 4). Akta Kematian mencapai 42% sampai 79%, 5).Akta Perkawinan mencapai 53% sampai 79%. Target capaian seharusnya 100 %, mengingat dokumen kependudukan dan pencatatan Sipil berhubungan dengan identitas penduduk yang harus jelas dan pasti. Untuk itu disarankan sebaiknya: pencapaian administrasi pengelolaan sistem informasi administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang berkaitan dengan lima dokumen yakni: 1). Kartu Keluarga, 2). KTP, 3). Akta Kelahiran 4). Akta Kematian, 5). Akta Perkawinan sebaiknya mencapai 100% untuk menjamin kepastian identitas penduduk dan warga negara sebagai dokumen negara.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TABUNG GAS ELPIJI 3KG DI KECAMATAN TONDANO SELATAN Mariam Wullur; Jeane Mantiri
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.079 KB) | DOI: 10.53682/administro.v2i2.1689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanaImplementasi KebijakanTabungGasElpiji 3 kg di Kecamatan Tondano Selatan. Penelitian ini bertempat di Kecamatan Tondano Selatan, Menggunakan Metode penelitian kualitatif deskriptif, dimana peneliti menggambarkan dan menjelaskan situasi dan kondisi yang terjadi, setelah peneliti melakukan observasi dan wawancara. Hasil yang didapatkan adalah menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan penyediaan dan pendistribusian Liquefied Petroleum Gas 3 kg di Kecamatan Tondano Selatan yang dianalisis dari aspek idealised policy, target groups, implementing organization dan environmental factor belum berjalan dengan baik.
Pengembangan dan Manajemen Badan Usaha Milik Desa di Desa Tiwoho Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara Jeane Mantiri; Margareth Rantung
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.836 KB) | DOI: 10.53682/administro.v3i1.2055

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adah untuk mengetahui Bagaimana Pengembangan dan Manajemen BUMDES di Desa Tiwoho Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara dengan menggunakan metode penelitian Focus Group Discussion hasil penelitian ini adalah; 1). Dalam mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)Perencanaan tentunya memegang peran penting sehingga didalam perencanaan ada tujuan usaha, prosedur dan program yang dibentuk; 2). Organisasi harus berada di luar struktur organisasi pemerintahan desa, karena BUMDes Desa Tiwoho hanya memiliki tiga pengurus sejak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) didirikan di Desa Tiwoho; 3). Pada termin penggerakan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) selalu adanya bimbingan, saran & perintah menurut pengurus Badan Usaha Milik Desa menggunakan menaruh bimbingan, saran supaya sanggup bekerja secara optimal dan menaruh perintah pada aplikasi tugas supaya bisa mencapai tujuan yg sudah ditentukan; 4). Pada termin supervisi masih kurangnya keterlibatan menurut anggota pengawas sentra menurut pemerintah desa bahkan warga pada mengawasi Badan Usaha Milik Desa Tiwoho dalam termin supervisi masih rendah.
Pengaruh Iklim Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja PNS di Kantor Bupati Minahasa Thiar Sitorus; Marthinus Mandagi; Jeane Mantiri
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.446 KB) | DOI: 10.53682/administro.v3i1.2056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, 1) Memberikan gambaran tentang Iklim Organisasi di Kantor Bupati Minahasa; 2) Memberikan gambaran tentang kepuasan kerja PNS di Kantor Bupati Minahasa; 3) Memberikan gambaran tentang pengaruh Iklim Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil di Kantor Bupati Minahasa. Adapun populasi dari penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil pada Kantor Bupati Minahasa, dalam hal ini Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan analisis data uji linieritas, uji regresi sederhana dan uji hipotesis korelasi sederhana. Hasil yang ditemukan adalah, 1) Iklim organisasi di Kantor Bupati Minahasa dalam hal ini Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa tergolong rendah dimana dari hasil perhitungan didapatkan nilai sebesar 1,86 sedangkan kepuasan kerja pegawai negeri sendiri memperoleh nilai sebesar 1,98 yang tergolong rendah. ; 2) iklim organisasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja sebesar 32,3% dalam menghasilkan kepuasan kerja pegawai negeri sipil di Kantor Bupati Minahasa, sedangkan sisanya sebesar 67,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Co-Authors ABDUL RAHMAN DILAPANGA Agung Pratama Paputungan Anantanathorn, Anurat Antoimette L. G. Katuuk Apeles L Lonto Apeles Lexi Lonto Arobaya, Sherina Brain Fransisco Supit Bura, Arnold Chintya Maria Siwi Christo Mongi Christy Mowilos, Rebecca Chynthia Maria Siwi Chyntia Maria Siwi Cynthia Maria Siwi Cynthia Maria Siwi Derel Filandy Kaunang Devie S R Siwij Dilapanga, Abdul R. Einjelheart Polii Elvis M. C. Lumingkewas F. Rattu, Stenlie Felini O. Toporundeng Fitri Herawati Mamonto Haeranah Haeranah Haeranah, Haeranah Hapsari, Nimas Hardiyanti Hardiyanti Hasim Hasim Hendry J. D. Tamboto Itje Pangkey Jeane Tuilan Jetty Erna Hilda Mokat Jovita Wotulo julduz ruland paus Julien Biringan Julio Benedictus Tumimomor Kuhu, Frisca Langkai, Erica Makaminang, Farel Alfabio Manampiring, Noni Margareth I. R. Rantung Margareth Rantung Margareth Riisyie Inof Rantung Maria Siwi, Cynthia Mariam Wullur Marthinus Mandagi Maya F. S. Salindeho Melisa, Nancy Mokosuli Yermia Samuel Mongi, Christo Nancy Onibala Navel Oktaviandy Mangelep Ni Dewi Eka Suwrayaingrat Obed Bida Obed Bida Otnil Toporundeng, Felini Paputungan, Agung Pratama Polii, E. H. Pongoh, Stefany Putri Gabriella Pontoh, Mutiara Maria Pratasik, Stralen R. Palar, Frilia Recky H.E. Sendouw Reka Bahmid Revolson Mege Reynold Simandjuntak Rolef Rumondor Romi Mesra Ronald Jolly Pongantung Sani Putri, Intan Sengkey, Niky Sewow, Miesyel Sisca B. Kairupan Siwi, Chyntia Maria Siwi, Cynthia Maria Stanny Sicilia Rawung Tamboto, Angela Tarore, Steven Vleike Telly Delly Wua Thelma Wawointana Theodorus Pangalila Thiar Sitorus Thiar Sitorus Tumbel, Goinpeace Handerson Vanesha Sumolang Verawati I Y Roring Verra E. J. Mawitjere Vleike Tarore, Steven Walangitan, Brigita Wangkai, Axel Wullur, Miriam Zuhri Abusammad