Claim Missing Document
Check
Articles

ACTOR SYNERGY AND PROGRAM CONVERGENCE: A MULTI-STAKEHOLDER COLLABORATION ANALYSIS IN POVERTY ALLEVIATION IN JAMBI PROVINCE Subhan, Ahmad; Lestari, Linayati; Sejaya, Burlian
Qawwam : The Leader's Writing Vol. 6 No. 2 (2025): December
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Insitut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/qawwam.v6i2.497

Abstract

Poverty remains a strategic development issue in Indonesia, including in Jambi Province, which, despite a declining poverty and extreme poverty rate between 2020 and 2024, still faces spatial disparities and targeting inaccuracies. This study aims to analyze the implementation of the poverty reduction program convergence strategy in Jambi Province, emphasizing the role of multi-stakeholder collaboration. A descriptive qualitative approach was employed through a desk study based on data from Bappeda, BPS, and relevant academic literature. The analysis applies the theories of collaborative governance and policy networks to examine actor interactions in policy planning, implementation, and evaluation. The findings indicate that program convergence in Jambi involves various cross-sectoral interventions such as MSME assistance, education, health, and housing that contribute to poverty reduction. However, effectiveness remains constrained by data inaccuracies, institutional overlap, and weak coordination within policy networks. The established multi-stakeholder collaboration remains largely consultative and has not yet achieved genuine policy co-production. This study highlights the need to strengthen collaborative governance through integrated data management and equitable multi-stakeholder forums to enhance the effectiveness of regional poverty reduction policies.
IMPLEMENTASI DIGITALISASI PEMILIHAN UMUM DI KOTA BATAM DENGAN SISTEM INFORMASI REKAPITULASI (SIREKAP) Riska Amelia Putri; Linayati Lestari; Rahmayandi Mulda; Yustinus Farid Setyobud; Ronald Parlindungan Hasibuan
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/administrator.v7i2.111

Abstract

Pemilu merupakan pilar utama demokrasi yang menuntut transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Pada Pemilu 2024 di Kota Batam, Komisi Pemilihan Umum menerapkan Sistem Informasi Rekapitulasi (SIREKAP) sebagai bentuk digitalisasi rekapitulasi suara. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi SIREKAP serta faktor yang memengaruhinya dengan menggunakan kerangka Technology-Organization-Environment (TOE) Framework. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi teknologi masih terdapat kendala berupa kesalahan pemindaian, gagal unggah dokumen, keterbatasan format PDF, serta sulitnya akses SIREKAP Web. Dari sisi organisasi, struktur formal dan budaya kerja KPU relatif jelas, tetapi rotasi petugas dan keterbatasan pelatihan membuat pemahaman teknis belum merata. Dari sisi lingkungan, regulasi seperti Keputusan KPU Nomor 66 Tahun 2024 memberikan dasar hukum, sementara pemanfaatan media sosial mendukung transparansi publik. Kesimpulannya, implementasi SIREKAP di Kota Batam belum berjalan optimal dan masih menghadapi hambatan teknis serta organisasi, sehingga diperlukan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kapasitas penyelenggara untuk memperkuat efektivitas, akurasi, dan kepercayaan.
PENGARUH PENERAPAN KONSEP 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK UNTUK MENGURANGI VOLUME SAMPAH: STUDI PENGABDIAN MASYARAKAT DI KELURAHAN TIBAN LAMA, KOTA BATAM Fazarina Nurfatihah; Lestari, Linayati; Farid Setyobudi, Yustinus; Harun, Askarmin; Rahmah, Siti
Jurnal Pengabdian Ibnu Sina Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-pis.v5i1.1270

Abstract

Permasalahan sampah di Kota Batam semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan industrialisasi. Jika tidak dikelola dengan baik, peningkatan timbulan sampah dapat memicu pencemaran, gangguan kesehatan, serta penurunan kualitas lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan partisipasi warga Kelurahan Tiban Lama dalam mengelola sampah organik berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan kendala yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100 responden yang dipilih melalui stratified random sampling. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa program 3R berpengaruh signifikan terhadap pengurangan volume sampah organik dengan koefisien regresi sebesar 0,532 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,1). Nilai Adjusted R² sebesar 0,288 menandakan bahwa 28,8% variasi penurunan sampah organik dipengaruhi program 3R, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor eksternal lain. Indikator tertinggi terdapat pada aspek pengurangan sampah organik (mean = 4,54), yang menegaskan efektivitas program sejak dari sumber. Hasil kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait untuk memperkuat keberlanjutan program. Strategi yang dapat ditempuh meliputi penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan literasi lingkungan, dan pemberian insentif partisipasi warga, sehingga tercipta sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, partisipatif, dan berkelanjutan di Kota Batam.
THE THE POLICY IMPLEMENTATION OF CANDIDATION: Study of Golkar in Jambi City Mayoral Election 2024 HM, Pahrudin; Lestari, Linayati; Abdi Muhammad, Hatta; Elviria, Samia; Senjaya, Burlian; Salman, Salman
Al-Risalah Vol 25 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/alrisalah.v25i2.1971

Abstract

This study examines the Golkar Party's decision to nominate the Maulana-Diza pair over internal cadre, Budi Setiawan, for the 2024 Jambi City Mayoral Election using Mazmanian and Sabatier's policy implementation theory. The study highlights that candidate nomination serves as an internal party policy and that technical feasibility, strategic planning, and contextual responsiveness are necessary for its successful implementation. The study found that three primary factors influenced Golkar's choice: (1) The problem's substantive aspects, like Maulana-Diza's broader political coalition, increased electability, and preparedness for logistics; (2) The policy's goals' coherence and clarity, as demonstrated by Golkar's determination to maintain electoral dominance and internal cohesion; and (3) The political and socioeconomic background, including civil society involvement and post-pandemic recovery requirements. One crucial litmus test of Golkar's institutional development is the internal conflict arising from Budi Setiawan's exclusion. The party's ability to manage dissent, realign local loyalty, and preserve organisational unity demonstrates its capacity for successful policy implementation. According to the study's findings, political party nomination strategies guided by well-defined objectives, administrative readiness, and alignment with public needs are associated with effective public policy implementation. It demonstrates the effectiveness of policy implementation theory in evaluating internal party decision-making processes within democratic electoral systems.
Relasi Patron–Klien Dalam Kontestasi Pilkada 2024: Analisis Partisipasi Politik Masyarakat Hinterland Linayati Lestari; Nabila Aulia Putri; Sarah Meilina; Sri Langgeng Ratnasari; Fera Darmayanti; Farah Syoraya; Hirose Purnama Cahyani; Anggit Wahyu Wichaksono; Adelia Suharman; Roy Marito Daulay
JURNAL DIMENSI Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v15i1.9097

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis relasi patron–klien serta pengaruhnya terhadap partisipasi politik masyarakat hinterland pada Pilkada 2024 di Kelurahan Bulang Lintang, Kecamatan Bulang, Kota Batam. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi patron–klien terbentuk melalui kedekatan sosial, bantuan ekonomi, pemberian dukungan material, serta pengaruh tokoh masyarakat dalam mobilisasi politik. Relasi tersebut berpengaruh terhadap tingginya tingkat partisipasi politik masyarakat Kecamatan Bulang yang mencapai 72,28%, lebih tinggi dibandingkan tingkat partisipasi Kota Batam sebesar 46,76%. Selain meningkatkan partisipasi politik, hubungan patron–klien juga membentuk perilaku politik masyarakat yang cenderung pragmatis dan transaksional. Dukungan politik masyarakat lebih banyak dipengaruhi oleh loyalitas, kedekatan personal, dan kepentingan sosial ekonomi dibandingkan pertimbangan programatik. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengaruh patron masih kuat dalam menentukan pilihan politik masyarakat serta membentuk kelompok dukungan politik dalam dinamika Pilkada 2024 di wilayah hinterland.
Pengawasan Partisipatif dan Literasi Demokrasi Digital dalam Pencegahan Pelanggaran Pemilu: Studi pada Pemilih Muda di Kota Batam Linayati Lestari; Ridwan Afandi; Alwan Hadiyanto; Mubik Ihtajuddin Hammas; Fitria Zahra; Mariyamah
Jurnal Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Vol 8 No 01 (2026): Jurnal Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau
Publisher : Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55108/6nbn5j03

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pola komunikasi politik dan penyelenggaraan demokrasi di Indonesia. Media sosial tidak hanya menjadi sarana kampanye politik, tetapi juga menjadi ruang penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk pelanggaran pemilu. Dalam konteks tersebut, pengawasan partisipatif menjadi instrumen penting untuk menjaga integritas pemilu. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara literasi demokrasi digital dan pengawasan partisipatif dalam upaya pencegahan pelanggaran pemilu pada kalangan pemilih muda di Kota Batam. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential. Data kuantitatif diperoleh melalui survei terhadap pemilih muda usia 17–30 tahun, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilih muda, akademisi, dan penyelenggara pemilu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi demokrasi digital berpengaruh positif terhadap partisipasi pengawasan pemilu. Pemilih muda yang memiliki kemampuan memverifikasi informasi politik, memahami regulasi pemilu, dan mengenali disinformasi cenderung lebih aktif terlibat dalam pengawasan partisipatif. Penelitian ini juga menemukan bahwa media sosial memiliki dua sisi sekaligus, yakni sebagai ruang penyebaran pelanggaran pemilu dan sebagai sarana pengawasan warga negara. Oleh karena itu, penguatan literasi demokrasi digital perlu menjadi strategi preventif untuk meningkatkan kualitas pengawasan partisipatif dan mencegah berbagai bentuk pelanggaran pemilu di era digital.
From Language Anxiety to Professional Excellence Among Indonesian Employees Alpino Susanto; Sri Langgeng Ratnasari; Albert Efendi Pohan; Tubagus Pamungkas; Linayati Lestari; Joy Early Wahyuni Simarmata
Vision: Journal for Language and Foreign Language Learning Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/vjv14i227792

Abstract

Although the demand for English proficiency in the workplace is increasing, limited research has examined its effects on employees' self-efficacy and job performance. English skills are essential for communication, productivity, and career advancement, yet their Influence on workplace outcomes remains understudied. This study investigates the relationship between employees' English self-efficacy and their professional performance using a mixed-methods design. A closed-ended survey was administered to 32 employees across five companies, and additional qualitative insights were collected from three managerial leaders. Quantitative data were analyzed through statistical correlation, while qualitative data were examined using thematic analysis. Findings show a strong correlation (r = .57) between English self-efficacy and job performance, indicating that employees who feel confident in their English abilities tend to perform more effectively. Managers also emphasized that English proficiency is especially important for supervisory and managerial roles. The study concludes that higher English self-efficacy positively contributes to job performance. However, its scope is limited by a small sample drawn from an electronics manufacturing company and by feedback from only three managerial interviewees, reducing the generalizability of the findings. Future research should explore a broader range of international workplace contexts to better understand how learning communities and vocational training can strengthen employees' language skills and performance.
Krisis Pencemaran Minyak Hitam [Sludge Oil] Merugikan Masyarakat Kepulauan: Bukti Dari Pulau Bintan. Suyito Suyito; Haji Mustakim; Yessy Alvianti Dev; Linayati Lestari; Alpino Susanto
eScience Humanity Journal Vol 6 No 1 (2025): eSience Humanity Vol.6 No.1 November 2025
Publisher : Asosiasi Ide Bahasa Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/esci.v6i1.297

Abstract

A study on the black oil pollution crisis [Sludge Oil] is detrimental to the island community, a proof from the island of Bintan that occurs and continues every year. This study contributes to a deep understanding that the black oil pollution crisis [Sludge Oil] in Bintan is not a trouble, but has become an issue in the theoretical context. So this is not just a regional problem, but has concerned a national issue about this black oil waste crisis. This study focuses on an argument question: "How does the Black oil pollution crisis [Sludge Oil] harm the island community? Evidence from the island of Bintan?". To answer this, a qualitative method is needed by analyzing the distribution of data on the internet and data from online news about the black oil pollution crisis harming the island community. The results of the study show that the black oil crisis [Sludge Oil] in the islands is very detrimental to the income of fishing communities, harms the ecosystem where the island community lives and harms tourism in the Bintan Islands. The implications of the black oil pollution crisis that occurred in the Bintan Islands are shown by the death of marine biota and pollution of mangrove forests, as well as the dirtiness of the sea and beaches due to the black oil waste. This research recommends intensifying central and regional surveillance of international sea lanes to detect criminals on ships intentionally dumping sludge oil. Keywords: Crisis, Sludge Oil Pollution, Harm to Island Communities.
Peta Inovasi Kebijakan Di Indonesia: Analisis Sistematis Atas Tren, Aktor, Dan Tantangannya Darmawan Darmawan; Burlian Senjaya; Linayati Lestari
Journal of Indonesian Rural and Regional Government Vol 10 No 1 (2026): Rural and Regional Government
Publisher : Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jirreg.v10i1.727

Abstract

Inovasi kebijakan telah menjadi kebutuhan strategis dalam tata kelola publik Indonesia karena meningkatnya kompleksitas administrasi, tuntutan akan layanan publik yang efektif, dan meningkatnya tekanan untuk transparansi dan partisipasi warga. Transformasi digital, desentralisasi, dan pergeseran sosial ekonomi telah mendorong lembaga pemerintah untuk mengadopsi berbagai bentuk inovasi, mulai dari digitalisasi layanan hingga inisiatif berbasis masyarakat. Namun, diskusi akademis tentang inovasi kebijakan di Indonesia masih terfragmentasi dan kurang sintesis yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren tematik, pendekatan metodologis, aktor kunci, dan dampak inovasi kebijakan di Indonesia. Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) dilakukan menggunakan kerangka kerja PRISMA untuk menganalisis 20 artikel peer-review yang diindeks di ScienceDirect dan diterbitkan antara 2013 dan 2025. Analisis berfokus pada empat dimensi utama: tema inovasi, metode penelitian, pelaku kebijakan, dan kontribusi empiris dan teoritis dari masing-masing penelitian. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa inovasi kebijakan di Indonesia telah berkembang pesat, terutama dalam layanan publik digital, inovasi tata kelola lokal, kebijakan responsif krisis, dan inisiatif berbasis masyarakat. Namun demikian, sebagian besar inovasi tetap teknokratis dan administratif, membatasi efek transformatifnya pada struktur tata kelola. Tantangan utama termasuk kapasitas birokrasi yang terbatas, tidak adanya evaluasi jangka panjang, dan integrasi bukti ilmiah yang lemah ke dalam pembuatan kebijakan. Studi ini menyoroti pentingnya memperkuat kolaborasi multi-aktor, memajukan pendekatan teoretis yang lebih reflektif, dan mempromosikan inovasi kebijakan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
PENGARUH PENERAPAN REDUCE, REUSE, RECYCLE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK GUNA MENGURANGI VOLUME SAMPAH DI KELURAHAN TIBAN LAMA, KOTA BATAM Fazarina Nurfatihah; Linayati Lestari; Yustinus Farid Setyobudi; Askarmin Harun
Jurnal Pengabdian Ibnu Sina Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Ibnu Sina
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah di Kota Batam semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan pesatnyaindustrialisasi. Tanpa pengelolaan yang memadai, peningkatan timbulan sampah berpotensi menimbulkanpencemaran lingkungan, gangguan kesehatan masyarakat, serta penurunan kualitas hidup. Kegiatan pengabdiankepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi warga Kelurahan Tiban Lama dalam pengelolaansampah organik berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dankendala dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linearsederhana untuk mengetahui pengaruh program 3R terhadap pengurangan volume sampah organik. Hasil analisismenunjukkan bahwa program 3R berpengaruh signifikan terhadap penurunan volume sampah organik dengankoefisien regresi sebesar 0,532 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,1). Nilai Adjusted R2 sebesar 0,288 menunjukkanbahwa 28,8% variasi penurunan sampah organik dipengaruhi oleh program 3R, sementara sisanya dipengaruhioleh faktor eksternal lainnya. Indikator tertinggi terdapat pada aspek pengurangan sampah organik dengan nilairata-rata sebesar 4,54, yang menegaskan efektivitas pengelolaan sampah sejak dari sumber. Temuan inimenekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait untuk menjaminkeberlanjutan program. Upaya strategis yang diperlukan meliputi penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatanliterasi lingkungan, serta pemberian insentif bagi partisipasi masyarakat guna mewujudkan sistem pengelolaansampah yang partisipatif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Kota Batam.
Co-Authors A. Syaifullah Addlinsyah Adelia Suharman Ahmad Subhan Albert Efendi Pohan Ali Amran Alpikri, Alpikri Alpikri, Alpikri Alpino Susanto Alpino Susanto, Alpino Alwan Hadiyanto Amrullah Rasal Anggit Wahyu Wichaksono Aqil Teguh Fathani Ardyanti Ahmad Arianto, Dian Arif Rahman Hakim Askarmin Harun Askarmin Harun Aulia Putri Burlian Senjaya Ciptono Ciptono Ciptono Ciptono, Ciptono Dahrul Aman Harahap Darmawan Darmawan Dendi Sutarto Dian Arianto Dian Mustika Rini Dwi Septawinarti Dwiyanti, Nova Edi Syahputra Edy Surya Elviria, Samia Emy Hajar Abra Ervin Nora Susanti Erwin Ashari, Erwin Farah Syoraya Farid Setyobudi, Yustinus Fatiha, Fajarina Nur Fazarina Nurfatihah Fazarina Nurfatihah Fera Darmayanti Fitria Zahra Gandhi Sutjahjo Haji Mustakim Hamid Bone Harun, Askarmin harun, askarmin Hasanudin Hasanudin Hatta Abdi Muhammad Herningtyas, Tuti Hidayat, Fendi Hidayat Hirose Purnama Cahyani HM, Pahrudin Iin Indriyani Indrawati Indrawati Indrawati Indrawati Ita Mustika Joy Early Wahyuni Simarmata Karol Teovani Lodan Khoirul Anwar Kiki Yunita Sari Langoday, Sanca Sariana Lusi Amara Fernanda M. Sarif Mariyamah Medi Heryanto Mubik Ihtajuddin Hammas Muhammad Solihin Nabila Aulia Putri Nailul Himmi Hasibuan, Nailul Himmi Nova Dwiyanti Nur Kholidah Berlian Nur, Utami Nurfatihah, Fazarina Nurhayati Nurhayati Pamor Gunoto Parlindungan, Ronald Praja Hadi Saputra Puspita, Meri Enita Putri, Amanda Handya Putri, Retno Sulistiana Anzani Putri, Riska Amelia Rahmayandi Mulda Rahmayandi Mulda Ramon Zamora Ramon Zamora Ratri Dwiningtyas Malik Renol Renol Ridwan Afandi Rini Elfina Rini, Dian Mustika Riska Amelia Putri Riyanto Riyanto Rizki Tri Anugrah Bhakti Rona Tanjung Ronald Parlindungan Hasibuan Roy Marito Daulay Salman Sanca Sariana Langoday Sarah Meilina Sari, Ratih Frayunita Sarmini Sarmini Seftia Azrianti Sejaya, Burlian Senjaya, Burlian Setiyobudi, Yustinus Farid Siti Rahmah Sri Langgeng Ratnasari Sulistiani, Chindy Ayu Sumiati, Sry Adyzah Susanto Susanto Suswanta Suyito Suyito T. Munzir Tanjung, Rona Tri Tarwiyani Tubagus Pamungkas Tuti Herningtyas Vivi Cristi Sarbatani Gultom Wardi Marsis Widodo Ismanto Winda Roselina Effendi Windayati, Diana Titik Wiyono Wiyono Wiyono Wiyono Yessy Alvianti Dev Yudo Prio Sasmito Yustinus Farid Setyobud Yustinus Farid Setyobudi Yustinus Farid Setyobudi, Yustinus Farid Zahrul Akmal Damin Zuly Qodir