p-Index From 2021 - 2026
7.323
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dedikasi JOURNAL AGRIBUSINESS Jurnal sistem informasi, Teknologi informasi dan komputer OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Faktor Exacta BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Journal of Socioeconomics and Development Journal of Physics and Its Applications Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan JISICOM (Journal of Information System, Infomatics and Computing) Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Informatika Jurnal Agristan JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal Sains Agribisnis International Journal Software Engineering and Computer Science (IJSECS) Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Journal of Research and Publication Innovation Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis AgriMu Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (Jurnal AMPOEN) Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research International Journal of Business and Quality Research International Journal of Economics, Business and Innovation Research IECON: International Economics and Business Conference CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat CITACONOMIA : Economic and Business Studies Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Trend Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit Di Sulawesi Tengah Sigit, Ananda; Mardiyati, Sri; Hasriani, Hasriani
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.16847

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan yang penting di Indonesia karena memiliki nilai ekspor yang tinggi dan berkontribusi besar dalam perekonomian nasional. Perkebunan kelapa sawit juga mampu menciptakan peluang lapangan kerja, sehingga dapat menjadi penopang kehidupan rumah tangga petani di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis trend luas areal, produksi, dan produktivitas kelapa sawit di Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang bersumber dari data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian. Data sekunder yang digunakan adalah data time series tahunan mulai tahun 1994-2023. Analisis data yang digunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan analisis trend. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama 30 tahun terakhir luas areal perkebunan kelapa sawit di Provinsi Sulawesi Tengah mengalami perkembangan atau trend yang meningkat yakni 5.390,48 hektar setiap tahun. Produksi kelapa sawit dalam kurun waktu yang sama memiliki rata-rata 193.021 ton dengan trend kenaikan sebesar 16.927,75 ton setiap tahun, sedangkan trend produktivitas kelapa sawit hanya naik sebesar 0,0806 ton/ha setiap tahun, dengan produktivitas rata-rata 2,93 ton per hektar. 
PENDAMPINGAN TEKNIS PRODUKSI TEMPE UNTUK MENDORONG PERTUMBUHAN UMKM DI DESA PENDARINGAN, BANJAR, CIAMIS Mardiyati, Sri; Pujiastuti; Alfin, Edward; Pramarta, Pandhu
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): AGUSTUS-NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v3i2.3939

Abstract

Tempe merupakan salah satu produk pangan fermentasi kedelai yang memiliki permintaan pasar tinggi dan peluang besar sebagai basis pengembangan UMKM pangan di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Barat. Meskipun proses produksinya dikenal luas, pelaku usaha skala mikro masih sering menghadapi kendala dalam konsistensi mutu fermentasi, aspek sanitasi produksi, dan penerapan standar operasional yang terdokumentasi. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Tim Abdimas Universitas Indraprasta PGRI dengan tujuan memberikan pendampingan teknis produksi tempe, membangun pembiasaan proses produksi higienis, serta mendorong kesiapan formalisasi UMKM pangan fermentasi melalui pengurusan NIB dan PIRT. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah participatory empowerment berbasis praktik langsung (learning by doing), meliputi survei kebutuhan, workshop produksi, pendampingan fermentasi 24–48 jam, evaluasi mutu produk tempe, dan penyusunan rencana tindak lanjut usaha. Pendampingan dilaksanakan bersama 2 kelompok pengrajin tempe lokal, masing-masing terdiri dari 5 anggota, dengan total 8 batch produksi uji coba yang dipantau. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 87,5% batch berhasil difermentasi secara optimal. Kelompok G1 mencapai 100% keberhasilan, sementara G2 75%, di mana kegagalan minor pada 1 batch awal kelompok G2 dapat dikoreksi melalui evaluasi proses dan perbaikan desain pencampuran ragi serta aerasi kemasan. Selain luaran produksi, implikasi program terlihat pada peningkatan pemahaman SOP higienitas produksi, efisiensi alur kerja ±15%, dan kesiapan kelompok mitra dalam memulai pengurusan legalitas formal UMKM pangan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendampingan teknis berbasis kelompok yang disertai monitoring fermentasi dan umpan balik korektif mampu meningkatkan keberhasilan proses produksi tempe sekaligus memperkuat kesiapan pertumbuhan UMKM pangan fermentasi yang berkelanjutan di Pendaringan, Ciamis, Jawa Barat.
Pengaruh Infrastruktur Teknologi Informasi dan Akses Internet terhadap Kinerja Sistem Pembelajaran Daring Menggunakan Analisis Regresi Panel Data Mardiyati, Sri; Pauziah, Ulfa; Tanamal, Nini Adelina
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jimik.v7i1.1688

Abstract

This study aims to analyze the influence of information technology infrastructure and internet access on the performance of online learning systems in educational institutions in Indonesia. A quantitative approach was applied using panel data from 10 educational institutions during 2019–2023. Panel model selection indicates that the best model is Pooled OLS, based on the Chow and Lagrange Multiplier (LM) tests. The results show that information technology infrastructure has a positive and significant effect on online learning performance. Internet access also exhibits a positive and significant influence and becomes the most dominant factor supporting the success of digital learning. Simultaneously, both variables significantly affect online learning performance. This study highlights the importance of investing in IT infrastructure and improving internet quality to optimize digital learning implementation in educational institutions.
Analysis of Determinants of Palm Commodity Supply in West Sulawesi Muhlis; Syafiuddin; Sri Mardiyati
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 5 No. 01 (2026): December - January, International Journal of Economics, Business and Innovatio
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijebir.v5i01.2738

Abstract

This study aims to analyze trends in palm oil production, analyze factors influencing palm oil supply, and determine the elasticity of palm oil supply in West Sulawesi. The research method used is quantitative descriptive. The study was conducted in West Sulawesi. The data used is time series data from 2004 to 2024, spanning 20 years. Data analysis used includes trend analysis, multiple linear regression analysis, and the supply elasticity formula.The results show an increasing trend in palm oil production from 2004 to 2024, although annual data shows a fluctuation pattern of 0.4198, or 41.98 percent per year, equivalent to 0.028 units of production per year. Factors simultaneously influencing palm oil supply include the previous year's palm oil price, the previous year's urea fertilizer price, the previous year's cocoa price, harvested area, and rainfall. The variable with a partially significant influence is the harvested area. If the area of ​​oil palm harvest increases by 1 percent, the supply of oil palm also increases by 0.276 percent per year. The elasticity value of the area of ​​oil palm harvested commodities in the short term is 3.50 and the long term is 4.38 elastic while rainfall has an elasticity value with a value of 0.39 in the short term and 0.49 in the long term on the supply of oil palm commodities in West Sulawesi.
Risk, Focus of Loss and Minimum Income in Rainfed Lowland Rice Farming Sri Mardiyati; Mohammad Natsir
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 5 No. 01 (2026): December - January, International Journal of Economics, Business and Innovatio
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijebir.v5i01.2879

Abstract

This study aims to analyze the levels of production risk, cost risk, and revenue risk, as well as the tolerable risk of loss (focus of loss) and minimum income of rain-fed lowland rice farming in the Tanakeke Islands District, Takalar Regency. Primary data collection methods used direct interviews (questionnaires) and field observations. A sample of 82 farmers was selected for this study. Data analysis used descriptive analysis and the Coefficient of Variation (CV). The results indicate that the highest risk of loss borne by rain-fed lowland rice farmers is cost risk, at 23.65 percent. Production risk, meanwhile, reached 13.74 percent and revenue risk, at 14.6 percent. Rain-fed lowland rice farming income is generated only in one planting season per year, averaging Rp 23,803,482.62 per hectare, with total farming costs of Rp 5,201,110.34 per hectare. The average household expenditure of rice farmers reaches Rp 16,423,225.61 per year. The minimum income earned by rain-fed rice farmers to continue farming and meet household needs is Rp 21,624,335.95 per year, with a tolerable or reasonable risk of loss accepted by rice farmers of Rp 2,179,146.67 per hectare. The focus of loss value or risk of loss that can be accepted by rice farmers is 9.15 percent, meaning that if the risk of loss occurs above this value, farmers will experience financial constraints in continuing farming and meeting their household needs.
Diverging Trends of Palm Cooking Oil Prices and Food Inflation in Makassar City, Indonesia Farida Russa; Sri Mardiyati; Muh. Arifin Fattah; Mohammad Natsir; Nurdin
International Journal of Business and Quality Research Vol. 4 No. 01 (2026): Januari - March, International Journal of Business and Quality Research (IJBQR
Publisher : Citakonsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijbqr.v4i01.2937

Abstract

This study analyzes the volatility and trends of non-packaged and packaged palm cooking oil prices in traditional and modern markets and their correlation with monthly food inflation in Makassar City, Indonesia, over the period January 2021–December 2025. Monthly secondary time‑series data on retail palm cooking oil prices were obtained from the Food Security Agency of South Sulawesi Province, while food inflation data were sourced from Statistics Indonesia. Trend analysis using linear least squares and Pearson correlation were employed. In traditional markets, non-packaged palm cooking oil prices were relatively more stable (coefficient of variation, CV=0.1347) than packaged cooking oil grade I (CV=0.1430) and grade II (CV=0.1478), whereas in modern markets, packaged cooking oil grade I was slightly more stable (CV=0.1723) than grade II (CV=0.1745). Price trends were significantly upward for all product types, with monthly increases of Rp75.93/liter (non-packaged), Rp71.87/liter (packaged I), and Rp56.99/liter (packaged II) in traditional markets, and Rp127.05/liter and Rp107.71/liter for packaged grades I and II in modern markets, respectively (p < 0.01). Monthly food inflation for the food subgroup exhibited high volatility (CV=4.0836) but a statistically non‑significant declining trend of 0.0081 percentage points per month. Non-packaged and packaged cooking oil prices were strongly and positively correlated (r=0.739, p<0.001), indicating integrated price movements across market channels, while their correlations with food inflation were weakly negative and statistically insignificant (non-packaged: r=−0.168, p=0.199; packaged: r=−0.129, p=0.324). These results imply that, despite pronounced and synchronized increases in palm cooking oil prices, short‑run monthly food inflation in Makassar was driven more by other food commodities and macroeconomic factors than by palm cooking oil alone.
Price Volatility and Correlation of Animal Protein Food Commodities in South Sulawesi Abdul Rahman Nur; Mohammad Natsir; Amruddin; Sri Mardiyati; Muh. Arifin Fattah
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 5 No. 02 (2026): February - March, International Journal of Economics, Business and Innovation
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijebir.v5i02.2998

Abstract

This study aims to analyze the price fluctuations of beef, broiler chicken, and chicken eggs as sources of animal protein, as well as to analyze the correlation between commodity prices and food inflation in South Sulawesi Province, during 2021–2025. Secondary monthly time series data were obtained from the Strategic Food Price Information Center (PIHPS) and the Central Statistics Agency (BPS). Data were analyzed using coefficient of variation (CV) analysis and Pearson correlation. The results show that beef prices in modern markets fluctuate more (CV 9.16%) than in traditional markets (CV 8.01%), while wholesalers experience the highest volatility in the beef supply chain (CV 11.11%) compared to producers (CV 8.86%) and retailers (CV 8.51%). Broiler chicken prices were more stable in modern markets (CV 12.64%) than in traditional markets (CV 19.82%), but wholesalers again experienced the highest volatility (CV 31.07%), followed by producers (CV 28.56%) and retailers (CV 10.17%). Egg prices were slightly more stable in modern markets than in traditional markets (CV 19.45 vs. 20.24%), while producers recorded the highest volatility (CV 24.06%), followed by wholesalers (CV 21.13%) and retailers (CV 18.54%). Monthly food inflation averaged 0.331% and was highly volatile (CV 5.228%). Pearson correlation analysis revealed a strong and highly significant positive correlation between beef and egg prices (r=0.759; p<0.01), while the correlations between beef and broiler chicken, and between broiler chicken and eggs, were weak and insignificant. The correlation between each animal protein price and food inflation is negative and statistically insignificant, indicating that food inflation in South Sulawesi is mainly driven by other staple commodities.
RISIKO HARGA PRODUSEN DAN KONSUMEN KOMODITAS CABAI RAWIT DI KABUPATEN GOWA Armansyah, Muh Reynaldi; Tahir, Ratnawati; Jumiati, Jumiati; Fattah, Muh Arifin; Natsir, Mohammad; Mardiyati, Sri
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.21738

Abstract

Risiko harga cabai rawit merupakan salah satu aspek penting karena berpengaruh langsung terhadap pendapatan produsen maupun beban pengeluaran konsumen. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Gowa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat risiko harga komoditas cabai rawit di Tingkat produsen dan konsumen di Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan yaitu data sekunder, data time series harga bulanan cabai rawit tingkat produsen dan konsumen dari bulan Januari 2022 hingga Oktober 2025 bersumber dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai risiko harga koefisien variasi produsen sebesar 0,46 %, bahwa risiko harga cabai rawit di tingkat produsen berada pada kategori risiko rendah karena angka KV lebih kecil dari 0,5. Serta nilai risiko harga koefisien variasi konsumen sebesar 0,36 % nilai koefisien variasi yang rendah di bawah 0,5. Hal ini dapat dilihat bahwa risiko biaya cabai rawit oleh produsen dan konsumen yakni pada cuaca yang tidak menentu serta fluktuasi harga saat menjelang hari besar.Kata kunci: Risiko Harga, Fluktuasi, Cabai Rawit, Produsen, Konsumen.
Perbandingan Metode Forward Chaining, Certainty Factor, dan Fuzzy pada Sistem Pakar Prastomo, Andi; Syuhardi, Yossi Indrawati; Mardiyati, Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6072

Abstract

Sistem pakar merupakan salah satu penerapan kecerdasan buatan yang masih relevan dalam mendukung proses pengambilan keputusan pada berbagai domain seperti kesehatan, pendidikan, industri, dan layanan publik. Keberhasilan sistem pakar sangat dipengaruhi oleh metode inferensi yang digunakan dalam menalar fakta dan menghasilkan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tiga metode inferensi yang umum diterapkan pada sistem pakar, yaitu Forward Chaining, Certainty Factor, dan Fuzzy Logic, sehingga dapat diperoleh pemahaman mengenai karakteristik, keunggulan, serta keterbatasan masing-masing metode. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka terstruktur dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) melalui tahapan pencarian literatur, seleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi (rentang 2016–2025), ekstraksi informasi, serta sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Forward Chaining efektif digunakan pada sistem pakar berbasis aturan deterministik karena proses inferensinya transparan dan mudah ditelusuri, namun kurang optimal dalam menangani ketidakpastian. Certainty Factor mampu mengakomodasi ketidakpastian melalui nilai tingkat keyakinan pada kesimpulan, sehingga cocok untuk sistem diagnosis yang gejalanya tidak selalu lengkap, tetapi bergantung pada bobot pakar yang bersifat subjektif. Sementara itu, Fuzzy Logic unggul dalam memodelkan data kontinyu dan variabel linguistik yang samar melalui derajat keanggotaan, namun memerlukan desain membership function yang akurat. Penelitian ini menegaskan bahwa tidak terdapat satu metode terbaik untuk seluruh domain, sehingga pemilihan metode inferensi perlu disesuaikan dengan karakteristik data dan kebutuhan output. Selain itu, pengembangan metode hybrid dan peningkatan aspek explainability menjadi arah pengembangan sistem pakar modern.
Pendampingan Aplikasi Budidaya Sayuran Hidroponik Sistem NFT untuk Penguatan Entrepreneurship Mahasiswa Agribisnis Mardiyati, Sri; Natsir, Mohammad; Muh. Arifin Fattah; Amruddin
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2026): Februari - April
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i01.3013

Abstract

Transformasi sektor pertanian menuju agroindustri modern menuntut adanya sumber daya manusia yang inovatif dan berjiwa wirausaha, khususnya dari kalangan mahasiswa agribisnis. Kegiatan pendampingan dan praktik langsung ini dilaksanakan di Kebun Hidroponik Tirta Tani Farm, Kabupaten Gowa, dengan tujuan untuk memperkuat kapasitas entrepreneurship (kewirausahaan) mahasiswa melalui aplikasi budidaya sayuran hidroponik sistem Nutrient Film Technique (NFT). Metode yang digunakan adalah experiential learning melalui pendampingan teknis dan partisipasi aktif dalam seluruh rantai pasok agroindustri, mulai dari hulu hingga hilir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelibatan mahasiswa secara langsung dalam tahapan penyemaian, manajemen nutrisi AB-Mix, pengendalian hama ramah lingkungan, hingga strategi pengemasan dan pemasaran berhasil menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan realitas bisnis. Peningkatan keterampilan teknis (hard skills) dan manajerial (soft skills) ini secara signifikan membentuk mental wirausaha mahasiswa agar siap bersaing dan menciptakan peluang bisnis agribisnis berbasis teknologi pertanian berkelanjutan di masa depan.
Co-Authors Abdul Haris Abdul Rahman Nur Aditya Adlu Rahman Amruddin Amruddin . Amruddin Amruddin Amruddin, Amruddin Andi Prastomo Arham, Sarifuddin Arifin Arifin Armansyah, Muh Reynaldi Asmoro, Eko Tri Asriyanti Syarif, Asriyanti B, Sumarni Bambang Perkasa Alam Dewi Driyani DIAN LESTARI Dwi Nurcahya, Saputra Edward Alfin Edward, Ruben Estiningsih, Wening Fachruzzaki, Fachruzzaki Farida Russa Fatmasari Syafruddin, Reni Fatmawaty Fatmawaty, Fatmawaty Fattah, Muh Ainul Fattah, Muh Arifin Fattah, Muhammad Arifin Febrian , Wenny Desty Febriani, Vera Firmansyah Firmansyah Friza Youlinda Hamzah Hanifah Azwar Hardana, Herdy Hasna, Hasna Hasriani Hasriani, Hasriani Hidayatulloh, Reko Syarif Hikma Suci Putri hurnaningsih Hurnaningsih, Hurnaningsih I Putu Dody Suarnatha Ida Fitriani Ihdayatul, Maghfira Jamaluddin Juliana Juliana Julisawati, Elly Agustina Jumiati Jumiati juswansar Lengam, Rino Lusi Ariyani Marpuah, Iim Mohammad Natsir Mohammad Natsir Mona, Putri Mey Muflihun, Sadiqin Muh. Al Aswar Rusman Muh. Arifin Fattah Muhammad Irwandhi Amri Muhlis Muslimin Muslimin Nadir Nadir, Nadir Natsir, Mohammad Nazelliana, Dian Ningsih, Retna Nur Rizkiyah Nurdin Nurdin Nurdin Nursyafika, Andi Oktavia Lilyasari Pauziah, Ulfa Pramarta, Pandhu Pujiastuti PURWANTI PURWANTI Putri Handayani Rahmawati, Lailia Rahmawati, Rahmawati Ratnawati Tahir Ratnawati Tahir, Ratnawati Razak, A Rosdianti Ricky Ardiansyah Rini Amalia Sahroni, Taufik Roni Saleh Molla Saprudin Saprudin, Saprudin Saputro, Rifqi Wanda Saripah Saripah, Saripah Siagian, Ruben Cornelius Sigit, Ananda Slamet Hamid Sri Melati Sagita Sribianti, Irma Sriyono Sriyono St Rahmah Sutrisno, Danang Syafiuddin Syafiuddin Syafiuddin Syuhardi, Yossi Indrawati Tanamal, Nini Adelina Tri Angkarini Ummul Khair Wahyu Utama Wardah, Sitti wati, Nasra Wibowo, Arief Nugroho Wujarso, Riyanto Yasin, Verdi Zulkifli