Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN BUDIDAYA DAN PEMASARAN IKAN LELE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT DI KELURAHAN SUKABUMI UTARA KECAMATAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT: - Iwan Susanto; Mariam, Iis; MRR.Tyas Maheni DK; Nining Latianingsih
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.566 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i2.221

Abstract

Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Negeri Jakarta telah menetapkan roadmap untuk mencapai sasaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan yang berbasis interdisiplin dalam menentukan jenis pengabdian kepada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat berbasis Program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG) merupakan program yang dikompetisikan dari Kemenristek/BRIN kepada perguruan tinggi tahun 2020. Kegiatan PPTTG 2020 yang diperoleh UP2M-PNJ ini dilakukan di Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat dengan melibatkan masyarakat dalam upaya peningkatan pemberdayaan ekonomi budidaya ikan lele yang dapat dioptimalkan sebagai pendapatan utama dan tambahan masyarakat. Masalah yang muncul adalah adanya kenaikan untuk harga pakan ikan lele, mudah diserang penyakit, masalah memasarkan ikan lele serta masih terbatasnya teknologi dan keterampilan dalam pembudidayaan ikan lele tersebut. Tujuan dari kegiatan PPTTG ini adalah pedampingan kepada masyarakat dalam mencegah terjangkitnya penyakit pada ikan lele, memasarkan hasil panen ikan lele kepada pembeli baik secara offline maupun online, dan memberikan keterampilan pengelolaan ikan lele menjadi siomay yang dapat dijual. Hasil dari PPTTG ini adalah adanya kolam budidaya ikan lele menggunakan bahan terpal, harga jual ikan lele yang baik sehingga harga beli pakan dapat terjangkau dan menambah pendapatan masyarakat, memiliki pengetahuan pola pemasaran ikan lele dan siomay lele baik offline maupun online, dan mampu mendeteksi gejala penyakit pada ikan lele.
Optimalisasi Search Engine Optimization untuk Peningkatan Bisnis Frozen Food PT OSB Setyawati, Diyah Pertywi; Fitriyani, Nurul; Devi, Baisati Mariam; Siroj, Sayyid Agil; Zebua, Sukriyadin; Herlina, Andiani; Taufiqurrahman, Muhammad; Putra, Bihmuyidin Colisna; Saputra, Heri; Mariam, Iis
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.1150

Abstract

This community service was conducted through Field Experience Practice (PPL) at PT. Optimis Sejahtera Bersama (OSB) with the aim of analyzing and implementing Search Engine Optimization (SEO) strategies to increase the visibility of the frozen food product business. The background of this activity was the company's suboptimal utilization of the digital market. The method used was Participatory Action Research (PAR) with direct practice on On-Page SEO optimization, such as keyword research, writing SEO-friendly content, and internal linking. The results showed that consistent application of SEO on content quality and website structure can improve rankings in search engines. However, there are still obstacles such as fierce competition, changes in Google algorithms, and poor User Experience (UX). This activity recommends periodic SEO audits and ongoing strategy adjustments so that PT. OSB can increase competitiveness, attract organic traffic, and achieve sustainable digital business growth.
Penerapan Collaborative Knowledge Creation dan Pentahelix dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM di Depok dan DKI Jakarta Mariam, Iis; Wartiningsih , Endah; Purwinarti , Titik; Eko Putro , Zaenal Abidin; Latianingsih , Nining
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): November
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v11i2.60-66

Abstract

This community service aims to improve the competence of MSME actors through the implementation of collaborative knowledge creation and pentahelix concepts in digital marketing training. The main problems faced by MSME partners are low digital literacy, limited visual promotion skills, and underdeveloped business collaboration networks. This community service used a descriptive qualitative method through document studies, participatory observation during training activities, and evaluation questionnaires distributed to training participants, including MSME actors from Curug Maju Bersatu and Jakarta Enterpreneur. The results show that 60% of participants strongly agreed that collaborative knowledge creation-based training provided valuable insights and benefits for business development. Additionally, 65% of participants strongly agreed that the pentahelix collaboration was effective for business development, 65% strongly agreed that product photography practice was easy to follow, and 65% agreed that their knowledge and skills in digital marketing and product photography improved after participating in the training. Collaboration among government, academics, communities, and business actors strengthened business networks and enhanced the quality of MSME digital promotions. Therefore, this training received positive responses from participants for being practical and has the potential to become a collaborative-based MSME development model across sectors.
Pemberdayaan Desa Leuwimalang melalui Pengembangan Website Pariwisata dan Pemesanan Homestay Latianingsih, Nining; Mariam, Iis; Chandra, Yanita Ella N.; Pratama, Arizal P.; Triyanto, Irfan Rusydi
Jurnal AbdiMU (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): November
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/abdimu.v5i2.1580

Abstract

Leuwimalang Village, located in Cisarua District, Bogor Regency, possesses significant natural and cultural tourism potential; however, its utilization remains limited due to the lack of information and digital-based promotion. This community service activity aims to develop the village website as an information and promotional medium, particularly for homestay booking services and tour packages. The implementation method included field observation, problem identification in collaboration with village partners, and website content management. The results of the activity produced a digital platform containing structured information on tourism potential, homestay packages, travel guides, and the village profile. This website facilitates tourists in accessing information and making bookings, while also supporting homestay owners to promote their services. The application of this innovation is expected to enhance Leuwimalang Village’s competitiveness as a tourist village and contribute positively to the local community’s economy.
Determinasi Financial Planning dan Financial Stress terhadap Perilaku Peminjaman Ulang di Kalangan Generasi Muda Pengguna P2P Lending: Perspektif Psikologi Keuangan Abdiel Reihan; Ratri Kurniasari; Iis Mariam
Journal of Health, Medical, and Psychological Studies Vol 1 No 1 (2025): August: Sanitas: Journal of Health, Medical, and Psychological Studies
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates how financial planning and financial stress influence repeated borrowing behaviour among young users of Peer-to-Peer (P2P) lending platforms through a psychological finance perspective. The research aims to measure the impact of individual financial planning and perceived financial stress on continuance intention to borrow among borrowers aged 19–34 in Depok. Data were collected through a cross-sectional survey of 100 purposively selected active P2P borrowers, using multi-item Likert scales to assess each construct. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) was employed to examine both measurement and structural models. The results demonstrated satisfactory reliability and validity (AVE > 0.50; composite reliability > 0.90) with substantial explanatory power (R² = 0.659). Financial planning exhibited a negative effect (β = −0.416, p < 0.001), while financial stress showed a positive effect (β = 0.470, p < 0.001) on continuance intention to borrow. These findings highlight the dual psychological mechanisms of rational control and emotional pressure driving repeated borrowing, suggesting the need for financial education and stress-coping programs within P2P lending ecosystems.
Optimalisasi Strategi Marketing Mix 7P dari Perspektif Konsumen: Studi Kasus Industri Wedding Organizer Saputra, Muhamad Fajar; Utomo, Wahyudi; Mariam, Iis; Saputro, Restu Jati; Kurniasari, Ratri
SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan) Vol 7 (2025)
Publisher : SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam industri jasa, khususnya bagi pelaku usaha jasa pernikahan, strategi pemasaran merupakan aspek yang sangat penting untuk bertahan dalam pasar yang semakin kompetitif. Bertujuan Studi ini menganalisis secara komprehensif implementasi strategi pemasaran yang digunakan oleh pelaku jasa pernikahan. Fokus studi ini adalah bagaimana perusahaan menerapkan tujuh elemen kunci dari marketing mix untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan meningkatkan penjualan. Pendekatan studi kasus digunakan untuk menganalisis strategi yang diterapkan dalam praktik bisnis. Metode penelitian menggabungkan analisis kualitatif mendalam yang didukung oleh data kuantitatif berdasarkan persepsi konsumen untuk memperoleh pemahaman komprehensif tentang efektivitas setiap elemen bauran pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah berhasil mengintegrasikan penawaran produk, strategi harga, saluran distribusi, aktivitas promosi, sumber daya manusia, proses layanan, dan bukti fisik secara konsisten dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Namun, studi ini juga menemukan beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti mengoptimalkan penggunaan testimoni pelanggan dalam promosi digital, meningkatkan kenyamanan fasilitas kantor fisik, dan menerapkan program pelatihan terstruktur untuk tim penyelenggara pernikahan. Artikel ini menyoroti pentingnya menyelaraskan strategi pemasaran dengan ekspektasi pelanggan agar tetap relevan di industri jasa yang dinamis. 
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA DENGAN PENDEKATAN BUSINESS MODEL CANVAS Yudha, Mellisa Magdalena; Mariam, Iis; Rosalina, Erlyn
TRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGAN Vol. 3 No. 2 (2023): March 2023
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/transekonomika.v3i2.341

Abstract

The aim of this research is to analyze the business model of X Grilled Chicken Restaurant in Depok and design a new business model using the Business Model Canvas approach. This research uses the Sequential Exploratory model research method, which consists of qualitative methods as the main method and quantitative as an additional method. Data were collected through interviews, observation, documentation, questionnaires, and triangulation. To describe the current business model, the Business Model Canvas (BMC) method was used, while to formulate alternative strategies, Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) analysis was used. To determine the priority of alternative strategies, the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) was used. The results of the SWOT Analysis resulted in eight alternative strategies, including focusing on Value as fnb tech, continuous digital market research, evaluation of marketing strategies, expansion of business relationships, more attractive promotions, adding new employees, increasing the allocation of marketing costs, and making stricter rules for employees who violate SOPs. Based on the results of the QSPM Matrix calculation, the strategy of continuous digital market research is the highest priority with a value of 13.87.
Digitalisasi UMKM Desa: Integrasi Teknologi dan Etika Bisnis Syariah di Era 5.0 Mariam, Iis; Pangestu, Adityo Mugi; Fahrul Hidayat; Wulandari; Gunawan, Usep
Abdi Dharma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v6i1.4082

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik ini dilaksanakan dengan tema “Digitalisasi UMKM Desa: Integrasi Teknologi dan Etika Bisnis Syariah di Era 5.0” yang berlokasi di Foodcourt Tugu Pesawat, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu rendahnya literasi digital pelaku UMKM, di mana mayoritas belum memanfaatkan WhatsApp Business, Shopee Seller, layanan GoFood/GrabFood, maupun sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Program KKN ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan platform digital bagi UMKM, sekaligus menanamkan nilai-nilai etika bisnis Islami agar pelaku usaha tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga berlandaskan kejujuran dan amanah. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) digunakan dengan tahapan observasi, identifikasi masalah, pelatihan (WhatsApp Business, Shopee, Canva, CapCut), pendampingan digitalisasi, serta kelas Etika Bisnis Syariah. Subjek program adalah 20 UMKM binaan Dinas UMKM Kabupaten Kubu Raya. Hasil program menunjukkan 100% UMKM berhasil bertransformasi digital.  Indikator keberhasilan di ukur berdasarkan (1) kepemilikan akun bisnis yang terverivikasi, (2) ketersediaan katalog produk dan (3) keberhasilan minimal satu kali transaksi menggunakan QRIS. Secara spesifik, seluruh mitra berhasil mengadopsi Whatsapp Buusiness, mendaftar pada Shopee dan GoFood serta menggunakan QRIS sebagai sistem pembayaran digital. Selain itu, pelaku UMKM menunjukkan perubahan perilaku dalam praktik jualan yang lebih jujur, amanah, dan sesuai prinsip syariah. Program ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital UMKM daerah, memberikan model integrasi digitalisasi dengan etika bisnis syariah, serta menjadi acuan bagi program pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi di era 5.0.