Claim Missing Document
Check
Articles

Found 53 Documents
Search
Journal : BIMASTER

HOMOTOPY ANALYSIS METHOD (HAM) UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN DIFERENSIAL NONLINEAR Silvy Heriyanti; Mariatul Kiftiah; Yundari Yundari
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 1 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v10i1.44724

Abstract

Homotopy Analysis Method (HAM) merupakan sebuah metode yang digunakan untuk memperoleh barisan solusi dari berbagai permasalahan diferensial nonlinear. Metode ini merupakan hasil konstruksi dari persamaan deformasi orde nol ke persamaan deformasi orde tinggi yang berdasar pada konsep fungsi homotopi dan deret Taylor. Penelitian ini mengkaji pembentukan HAM dan aplikasinya pada beberapa penyelesaian persamaan diferensial nonlinear. Tahap-tahap penyelesaian masalah diferensial nonlinear menggunakan HAM diawali dengan sebuah permasalahan persamaan diferensial nonlinear yang dibentuk ke dalam operator diferensial nonlinear  dengan  parameter homotopi . Kemudian dari operator diferensial nonlinear tersebut dibangun persamaan deformasi orde ke-   sehingga diperoleh bentuk solusi  yang kemudian disubstitusikan ke dalam deret  untuk  sampai . Hasil penyelesaian diferensial nonlinear dengan menggunakan HAM berlaku jika memenuhi teorema solusi HAM, sebaliknya jika tidak memenuhi teorema tersebut maka penyelesaian permasalahan diferensial tidak berlaku.  Kata Kunci : Metode Analisis Homotopi, Persamaan Diferensial Nonlinear
SIFAT-SIFAT HIPERMATRIKS BERUKURAN n_1×n_2×n_3 Rizky Oktaviani; Mariatul Kiftiah; Fransiskus Fran
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 2 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v10i2.45587

Abstract

Ukuran pada matriks tidak hanya terbatas pada  saja, tetapi ada juga yang berukuran . Untuk matriks yang berukuran  dinamakan dengan hipermatriks. Pada penelitian ini dibahas tentang operasi pada hipermatriks, sifat-sifat aritmatika pada hipermatriks terkait operasi penjumlahan, perkalian skalar dan perkalian, transpos hipermatriks dan sifatnya, identitas hipermatriks dan invers hipermatriks serta salah satu jenis hipermatriks yang dinamakan dengan hipermatriks transisi. Berdasarkan penelitian diperoleh ada operasi pada hipermatriks ada yang sama dengan operasi pada matriks dan ada yang berbeda yaitu pada operasi perkalian, pada transpos ada salah satu sifat yang tidak berlaku pada hipermatriks yaitu pada operasi perkalian. Penelitian ini juga diperolah salah satu jenis hipermatriks yaitu hipermatriks transisi. Hipermatriks dikatakan sebagai hipermatriks transisi jika entri pada hipermatriks  lebih besar atau sama dengan dan penjumlahan lapisan-lapisan pada setiap baris dan kolom yang sama adalah  dan hasil kali transisi dari dua hipermatriks transisi adalah hipermatriks transisi.   Kata Kunci : matriks, hipermatriks transisi, hasil kali transisi.
METODE GUPTA DALAM MENENTUKAN SOLUSI PARTIKULAR PERSAMAAN BEDA LINEAR TAK HOMOGEN DENGAN KOEFISIEN KONSTAN Frananta Maha; Mariatul Kiftiah; Yudhi Yudhi
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 4 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v10i4.50701

Abstract

Persamaan beda yaitu persamaan yang memuat penerapan operator beda pada fungsi dari satu atau lebih variabel terikat terhadap satu atau lebih variabel bebas. Penelitian ini mencari solusi partikular dari persamaan beda linear tak homogen dengan koefisien konstan menggunakan Metode Gupta, dengan bentuk tak homogennya adalah perkalian fungsi eksponensial dengan fungsi polinomial. Pada Metode Gupta, persamaan beda linear dinyatakan dalam bentuk operator geser. Selanjutnya, ditransformasikan ke dalam bentuk operator beda maju sampai diperoleh solusi partikular persamaan beda linear tak homogen.   Kata Kunci: Operator geser, operator beda maju, transformasi.
PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA ORDE DUA DENGAN METODE BLOK K-LANGKAH Muhammad Adiyan Septianda; Mariatul Kiftiah; Yudhi Yudhi
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 4 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v10i4.7126

Abstract

Penelitian ini mengkaji dan menentukan penyelesaian numerik persamaan diferensial biasa orde dua menggunakan metode blok k-langkah dengan banyaknya langkah  yaitu dua langkah dan tiga langkah. Nilai masing-masing koefisien pada metode blok dua langkah dan tiga langkah diperoleh dengan ekspansi deret Taylor. Metode  ini mampu menghitung penyelesaian numerik di dua titik atau lebih. Hasil penelitian diperoleh penyelesaian numerik dengan galat yang kecil mendekati penyelesaian eksaknya sehingga metode ini bisa menjadi alternatif untuk menyelesaikan persamaan diferensial biasa orde dua linear maupun nonlinear dengan baik.   Kata Kunci: Persamaan diferensial biasa, metode blok k-langkah, deret Taylor
IMPLEMENTASI LOGIKA FUZZY DALAM PENJADWALAN PROYEK KONSTRUKSI RUAS JALAN (STUDI KASUS: PT. YULIA EKA PRATAMA) Triana, Delvi; Kiftiah, Mariatul; Pasaribu, Meliana
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 4 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i4.79731

Abstract

Peningkatan kualitas jalan diperlukan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pertanian dan sektor lainnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dalam bentuk proyek konstruksi. Untuk kelancaran suatu proyek konstruksi diperlukan manajemen proyek yang dapat mengatur proyek dari mulai sampai proyek selesai. Proyek peningkatan kualitas jalan atau proyek perbaikan jalan mempunyai hubungan keterkaitan terhadap kondisi eksternal dan internal sehingga tingkat ketidakpastian yang tinggi terhadap waktu aktivitas. Dalam merencanakan penjadwalan proyek PT. Yulia Eka Pratama masih berdasarkan perkiraan dan pengalaman. Oleh karena itu, perlu diteliti mengenai penjadwalan untuk menentukan waktu yang optimal dalam penyelesaikan proyek. Dalam penelitian ini dibahas pengkonstruksian masalah penjadwalan proyek, implementasi logika fuzzy pada penjadwalan proyek dan implementasi logika fuzzy dalam analisis biaya proyek. Penerapan logika fuzzy dalam penjadwalan proyek adalah untuk mengatasi masalah perubahan durasi aktivitas dan masalah hubungan keterkaitan yang tinggi terhadap kondisi eksternal dan internal pada jaringan proyek. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh durasi paling cepat penyelesaian proyek ruas jalan adalah 42 hari dan paling lambat 56 hari dengan biaya maksimal proyek sebanyak Rp 3.319.338.034,00 dan biaya minimal proyek sebesar Rp 2.313.992.763,00.  Kata Kunci : Durasi, Kualitas Jalan, Manajemen
PENERAPAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DALAM PENYUSUNAN JADWAL MATA KULIAH DI PRODI MATEMATIKA UNIVERSITAS TANJUNGPURA Suprianto, Okto; Kiftiah, Mariatul; Perdana, Hendra
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 5 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i5.81855

Abstract

Particle Swarm Optimization (PSO) adalah sebuah teknik optimisasi yang mengadopsi algoritma swarm intelligence, dimana sekelompok partikel yang mewakili solusi-solusi potensial bergerak dalam ruang pencarian solusi dengan cara berinteraksi satu sama lain. Setiap partikel memiliki posisi dan kecepatan yang diubah secara iteratif berdasarkan pengalaman lokal dan global, sehingga partikel-partikel tersebut akan saling menarik dan menjauh dari satu sama lain untuk mencari solusi terbaik. PSO banyak dipakai pada bermacam bidang, satu diantaranya yakni adalah penjadwalan mata kuliah. Pembuatan susunan jadwal mata perkuliahan pada Program Studi Matematika di UNTAN merupakan sebuah permasalahan optimisasi yang kompleks, karena harus memperhatikan banyak faktor kendala diantaranya kapasitas ruang, durasi perkuliahan, sesi perkuliahan, kondisi dosen, tingkat semester mahasiswa, serta kepentingan akademik pada jurusan. Tujuan penerapan PSO ini untuk memperoleh jadwal mata kuliah yang lebih optimal dan efisien, dimana memenuhi semua kendala yang telah ditetapkan.    Kata Kunci:      kendala, jadwal, velocity
PENERAPAN ALGORITMA EDMONDS-KARP DALAM PENCARIAN ALIRAN MAKSIMUM PADA PENDISTRIBUSIAN AIR Margaretha, Silvya; Kiftiah, Mariatul; Helmi, Helmi
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 4 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i4.79732

Abstract

Graf merupakan representasi matematis dari sebuah jaringan dan menggambarkan hubungan antar sejumlah simpul yang terhubung dengan busur. Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini mengenai kasus pendistribusian air suatu motel yang direpresentasikan dengan graf berarah, dengan setiap busurnya mempunyai bobot. Tujuan dari penelitian ini yaitu memaksimalkan debit air yang mengalir melewati sistem jaringan distribusi air pada motel dari simpul sumber ke simpul tujuan. Permasalahan tersebut diselesaikan dengan menggunakan algoritma Edmonds-Karp. Algoritma ini dimulai tanpa adanya aliran di semua busur. Kemudian, dicari jalur penambah yaitu jalur berarah yang menghubungkan simpul awal dan simpul tujuan, dengan menggunakan algoritma Breadth-first search (BFS). Algoritma BFS menelusuri setiap simpul secara berurutan, mulai dari simpul awal dikunjungi hingga simpul-simpul yang bertetangga dengannya dikunjungi, sesuai urutan antrian. Selanjutnya, mencari kapasitas sisa minimum busur dari jalur penambah. kapasitas sisa minimum digunakan untuk mengoptimalkan aliran pada jalur penambah. Proses ini dilakukan hingga tidak ditemukan lagi jalur penambah dan diperoleh aliran maksimumnya. Aliran maksimum didapatkan dengan menjumlah setiap kapasitas sisa minimum jalur penambah yang diperoleh. Dari analisis menggunakan algoritma Edmonds-Karp pada jaringan distribusi air suatu motel, diperoleh aliran maksimumnya sebesar 600 liter per menit.  Kata Kunci : Aliran maksimum, algoritma Edmonds-Karp, algoritma Breadth-first search (BFS).
PERBANDINGAN RAM DAN IVAM DALAM MENENTUKAN SOLUSI AWAL MASALAH DISTRIBUSI BAHAN MATERIAL SR APP (Studi Kasus: PT. PLN (Persero) UP3 Singkawang) Fitriyani, Fitriyani; Kiftiah, Mariatul; Huda, Nur’ainul Miftahul
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 4 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i4.77966

Abstract

PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayananan Pelanggan (UP3) Singkawang sebagai perusahaan jasa pelayanan listrik mendistribusikan bahan material Sambungan Rumah Alat Pembatas dan Pengukur (SR APP). Bahan material tersebut didistribusikan dari gudang UP3 Singkawang dan gudang Singkawang Kota ke Unit Layanan Pelanggan (ULP) di area Singkawang seperti ULP Sungai Duri, ULP Bengkayang, ULP Pemangkat, ULP Sambas dan ULP Sekura dengan biaya distribusi sebesar Rp 4.946.653,00. Pendistribusian ini perlu rancangan yang tepat sehingga pengeluaran dapat diminimumkan. Metode transportasi merupakan suatu cara untuk memecahkan masalah pendistribusian suatu barang dari sumber ke tujuan. Metode ini digunakan untuk menganalisis biaya pendistribusian barang. Metode transportasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Russel"™s Approximation Method (RAM), Improved Vogel"™s Approximation Method (IVAM) dan metode Modified Distribution (MODI). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan solusi awal RAM dan IVAM pada masalah distribusi bahan material SR APP. Langkah-langkah penyelesaian masalah ini dengan mencari solusi awal menggunakan RAM dan IVAM, menguji keoptimalannya dan merevisi tabel menggunakan metode MODI. Berdasarkan hasil perhitungan, RAM dan IVAM menghasilkan solusi awal yang sama. Pada uji optimalitas metode MODI, solusi awal tersebut sudah optimal. Dengan demikian, pengalokasian bahan material SR APP dari gudang UP3 Singkawang ke ULP Sungai Duri sebanyak 469 set, ULP Bengkayang sebanyak 630 set, ULP Pemangkat sebanyak 86, ULP Sambas sebanyak 521 set dan ULP Sekura sebanyak 444 set serta gudang Singkawang Kota ke ULP Pemangkat sebanyak 1.083 set dengan pengeluaran minimum yang dapat dikeluarkan sebesar Rp 4.535.871,00 sehingga menghemat biaya pendistribusian sebesar Rp 410.782,00 atau sebesar 8,3%.  Kata Kunci : metode transportasi, MODI, uji optimalitas
PENENTUAN PRODUKTIVITAS PADI DI KALIMANTAN BARAT MENGGUNAKAN METODE FUNGSI PENALTI EKSTERIOR Satria, Yuyun; Helmi, Helmi; Kiftiah, Mariatul
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 5 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i5.84845

Abstract

Pertambahan penduduk berdampak kepada peningkatan permintaan kebutuhan pokok, salah satunya adalah padi. Untuk itu produktivitas padi perlu untuk diketahui agar bisa dijadikan acuan pemerintah untuk mengestimasi kebutuhan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui solusi optimum produktivitas padi di Kalimantan Barat dengan menggunakan metode fungsi penalti eksterior. Metode ini merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah optimasi nonlinear berkendala menjadi tak berkendala dengan menambahkan fungsi tujuan dan parameter penalti ke dalam fungsi objektif.    Dalam proses optimasi, fungsi tujuan dibentuk menggunakan metode kuadrat terkecil. Setelah fungsi tujuan teridentifikasi maka selanjutnya menyelesaikan permasalahan menggunakan metode fungsi penalti eksterior. Data yang digunakan merupakan data produksi padi di Kalimantan Barat pada tahun    yang  meliputi data luas tanam, luas panen dan produktivitas padi. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode fungsi penalti eksterior diperoleh solusi optimum produksi padi di Kabupaten Kubu Raya  , Mempawah  , Sintang  , dan Kapuas Hulu    masing-masing yaitu    Kw/Ha,    Kw/Ha,    Kw/Ha, dan    Kw/Ha.  Kata Kunci :  Tanaman Pangan, Metode Kuadrat Terkecil, Solusi Optimum.
RUANG HILBERT l^2 (R) Hawa, Yulika Nur; Kiftiah, Mariatul; Prihandono, Bayu
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 6 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i6.88090

Abstract

Ruang pre-Hilbert ialah ruang vektor yang dilengkapi hasilkali dalam, atau dapat disebut juga dengan ruang hasilkali dalam. Ruang pre-Hilbert dianggap lengkap apabila setiap barisan Cauchy yang berada di dalamnya konvergen dan disebut sebagai ruang Hilbert. Ruang barisan  adalah ruang vektor dimana setiap elemennya merupakan sebuah barisan bilangan real , sedemikian sehingga jumlahan kuadrat dari setiap elemen dalam barisan tersebut konvergen atau dapat dituliskan yaitu . Ruang barisan  dilengkapi dengan hasilkali dalam  membentuk ruang pre-Hilbert , dan ruang pre-Hilbert  juga termasuk ruang bernorma terhadap norma . Penelitian ini membahas mengenai ruang barisan , dengan ditunjukkan bahwa ruang barisan  adalah ruang Hilbert. Terdapat sifat kelengkapan yang harus ditunjukkan bahwa setiap barisan Cauchy  dengan norma  di dalam ruang barisan  itu konvergen. Maka, terbukti bahwa ruang barisan  merupakan ruang Hilbert.  Kata Kunci : ruang vektor, hasilkali dalam, norma, kelengkapan.  
Co-Authors 'Aien, Noor Ade Rismayanti Adli Gumelar Amelia, Melda Andri Royani Andriko Andriko Anggara, Norma Anggi Anggi Anggraini Anggraini Apriliandi Apriliandi Arifin Noor Asyikin Ayu Fitriani Bayu Prihandono Dany Riansyah Putra Dede Roberta Desi Indriyani Ditanti Putri Shofia Evi Novian Evi Noviani Evi Noviani Fansiskus Fran Fatimatuzzahra, Siti Nor Amanda Fazri, Muhammad Fitri Fitri Fitri Nur Hidayah Fitria, Mariatul Fitriyani Fitriyani Fran, Fransiskus Frananta Maha Fransiskus Fran Fransiskus Fran Fransiskus Fran Fuad Sholihin Grace Irlia Hawa, Yulika Nur Helmi Helmi Helmi Helmi Helmi Helmi Hendra Perdana Heriawan, Ahmad HUDA, NUR’AINUL MIFTAHUL Ikka Rahmawati Khairun Nisa Lauren, Nover Lidwina Evi Purwanti Lovi Dwi Purnamasari Mahmul Mahmul Margaretha, Silvya Marisi Aritonang Meldayana Meliana Pasaribu Meliana Pasaribu Melinda Mareta Sari Mubarak Mubarak Mudinillah, Adam Muhammad Adiyan Septianda Naomi Nessyana Debataraja Nicko Nicko Nilamsari Kusumastuti Ningrum, Indri Novita Nopiani Nopiani Normawarni, Halisa Novita Indah Saputri Nurfitriana Nurfitriana Nurul Faseha Nurul Safitri NUR’AINUL MIFTAHUL HUDA Nur’ainul Miftahul Huda Pajriah, Dwi Rafieannor, Rafieannor Rahmadi Rahmadi Ramadhani, Dimas Catur Raudatul Patimah, Raudatul Ririn Febriyanti Riska Sismetha Rizky Oktaviani Robiah, Rina Satria, Yuyun Shantika Martha Silvana Rika Silvy Heriyanti Subandi Suprianto, Okto Suryani Suryani Triana, Delvi Umi Salmah Uray Rina Woro Budiartini Partiwi Yanitami, Alvi Yudhi Yudhi Yulia Hairina yundari yundari Yundari, Yundari Yundari, Yundari Yuni Wulandari Yusi Sania