Articles
Upaya Guru dalam Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Keislaman pada Siswa Sekolah Dasar
Anggita Yuli Permatasari;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3273
Pendidikan karakter khususnya nilai moral atau agama merupakan faktor utama bagi tegaknya suatu bangsa. Sejauh ini terdapat 18 karakter yang menjadi target sekaligus indikator keberhasilan pada pendidikan karakter salah satunya yaitu karakter religius atau keislaman. Pendidikan karakter keislaman di sekolah dapat dilakukan dengan internalisasi nilai-nilai keislaman pada siswa. Meskipun demikian, hal tersebut tidaklah mudah terbukti pada guru masih belum memanfaatkan kegiatan pembelajaran sebagai sarana penanaman nilai-nilai keislaman pada siswa. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh guru dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada siswa SDIT Nurul Istiqlal dan mencari solusi dalam mengatasi hambatan dalam internalisasi nilai-nilai keislaman pada siswa SDIT Nurul Istiqlal. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif fenomenologi, teknik penggumpulan data menggunakan observasi wawancara dan pengamatan. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa SDIT Nurul Istiqlal. Dari hasil pengamatan yang dilakukan terlihat terdapat berbagai macam upaya yang dilakukan oleh guru dalam penanaman nilai keislaman pada siswa diantaranya yaitu dengan pembiasaan shalat dhuha berjamaah dan pemberian pelajaran tambahan yang menjuru pada pelajaran agama. Selain itu guru juga membiasakan para siswa untuk berperilaku baik sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasul dan sahabatnya.
Peran Guru dalam Penilaian Autentik pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Aulia Ambar Diani;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2831
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Peran guru kelas V dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05; 2) Kendala yang dialami guru kelas V dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05; 3) Solusi yang dilakukan guru kelas V dalam mengatasi kendala-kendala dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Guru kelas selain berperan sebagai pengajar, pendidik, pembimbing juga berperan dalam mengarahkan, melatih, menilai serta mengevaluasi; 2) Kendala yang dialami guru kelas V yaitu kompetensi guru belum mumpuni, terlalu rumit, waktu yang sangat terbatas serta belum adanya aplikasi raport yang valid dari Pemerintah; 3) Solusi yang didapat guru kelas V yaitu pengembangan kompetensi guru dalam menilai, penyempurnaan sistem administrasi dan melakukan diseminasi dengan tenaga ahli terkait kemajuan teknologi dalam perekapan nilai yang sistematis.
Strategi Guru dalam Pengelolaan Kelas pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Annisaa Khusnul Khotimah;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2940
Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan: 1) Strategi guru dalam pengelolaan kelas pada pembelajaran tematik kelas 3 di sekolah dasar; 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan kelas; 3) Solusi dalam mengatasi hambatan pengelolaan kelas pada pembelajaran tematik kelas 3 di sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif model meliputi tiga komponen antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Strategi pengelolaan yang digunakan guru memiliki perbedaan pada setiap jenjang dan mata pembelajarannya, serta pengelolaan pada pembelajaran tematik memiliki pengelolaan yang luas; 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan kelas terdapat pada proses pengelolaannya itu sendiri, seperti dari pihak guru, sistem sekolah, dan siswanya; 3) Solusi dalam mengatasi hambatan yaitu pemberian pelatihan untuk guru, pemberian motivasi dan pembelajaran yang menyenangkan untuk siswa, pemberian pemahaman kepada orangtua tentang proses pembelajaran anak di sekolah, dan pemanfaatan fasilitas yang memadai.
Problematika Guru dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Anjan Larasati;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2866
Pendidikan merupakan salah satu faktor penting sebagai pembawa perubahan. Melalui pendidikan menghasilkan sumber daya manusia yang mampu memberikan kemajuan bagi suatu bangsa. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan terkait problematika guru dalam pembelajaran tematik. Penulis mengangkat judul ini karena guru belum bisa mengkaitkan antara mata pelajaran satu ke mata pelajaran lain sehingga peserta didik belum bisa menangkap materi atau isi dari pelajaran tersebut. Permasalahan lainnya adalah guru belum bisa menyiapkan RPP tematik, alokasi waktu yang tersedia terbatas serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Oleh karena itu pelaksanaan pembelajaran tematik di SD Negeri 09/X Rantau Rasau perlu ditingkatkan lagi. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa solusi yang didapat yakni guru bisa menentukan tema yang sesuai pada keadaan disekolahnya, guru harus terbiasa menyusun silabus tematik terpadu, guru harus menerapkan sistem manajemen yang baik serta melakukan sosialisasi dengan Pemerintah terkait problematika guru dalam pembelajaran tematik di SD Negeri 09/X Rantau Rasau.
Penerapan Media Pembelajaran Berbasis TIK pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Laudhira Kinantya Hanannika;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3269
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Mendeskripsikan penerapan media pembelajaran berbasis TIK pada pembelajaran tematik di sekolah dasar; 2) Mendeskripsikan kendala penerapan media pembelajaran berbasis TIK pada pembelajaran tematik di sekolah dasar; 3) Mendeskripsikan solusi dalam mengatasi kendala-kendala dalam penerapan media pembelajaran berbasis TIK pada pembelajaran tematik di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Penerapan media pembelajaran berbasis TIK pada pembelajaran tematik diantaranya terlihat pada penerapan media TIK belum sepenuhnya terlaksana karena guru belum menguasai teknologi, penggunaan media TIK ketika AKM belum berjalan maksimal, kebanyakan masih menggunakan buku sebagai bahan ajar dengan metode ceramah dan guru hanya menayangkan materi berupa tulisan-tulisan yang hanya membuat peserta didik merasa bosan; 2) Kendala yang dialami guru yaitu guru belum bisa menguasai teknologi dengan baik, sarana dan media TIK yang terbatas dan guru kurang kreatif dalam membuat bahan ajar; 3) Solusi yang diperoleh yaitu guru dapat mengikuti pelatihan mengenai TIK seperti mengikuti seminar, workshop, lokakarya, sosialisasi dan lain sebagainya,
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Siswa dan Lingkungan Sekolah dalam Membentuk Karakter Sikap Sosial di Sekolah Dasar
Aulia Miftahul Jannah;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2915
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan meneliti: (1) pengaruh antara lingkungan sekolah, persepsi siswa tentang sosial orang tua dukungan, dan dukungan sosial teman sebaya dengan komunikasi interpersonal; (2) pengaruh bersama antara konsep diri sosial, persepsi siswa tentang dukungan sosial orang tua, dan sosial teman sebaya dukungan dengan komunikasi interpersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Tahfidzul Qur’an Al Abidin . sebanyak 670 siswa. Sampel sebanyak 251 siswa yang dipilih dengan menggunakan Proportional Stratified . Pengambilan Sampel Acak. Instrumen yang dimiliki adalah skala dengan menggunakan model skala Likert. Data Penelitian ini dianalisis dengan statistik deskriptif, regresi sederhana, dan regresi berganda. Penemuan ini Hasil penelitian menunjukkan: (1) ada pengaruh antara lingkungan sekolah dengan persepsi siswa tentang dukungan sosial orang tua, dan dukungan sosial teman sebaya dengan komunikasi interpersonal; (2) ada pengaruh bersama antara konsep diri sosial, persepsi siswa tentang orang tua dukungan sosial, dan dukungan sosial teman sebaya dengan komunikasi interpersonal siswa.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar
Sintia Anggraini;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3071
Salah satu upaya pendidikan yaitu adanya sekolah, dimana guru sebagai pendidik berkewajiban untuk membangkitkan motivasi belajar peserta didik, karena motivasi merupakan salah satu aspek dinamis utama. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data dan metode. Hasil dari penelitian ini (1) bentuk rendahnya motivasi belajar yaitu kurangnya keterlibatan peserta didik saat pembelajaran dan kurangnya keaktifan peserta didik, (2) faktor penyebab rendahnya motivasi belajar peserta didik berasal dari kondisi peserta didik dan faktor dari lingkungan, (3) upaya yang dapat dilakukan oleh guru untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik adalah pemberian reward, menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi peserta didik seperti, metode belajar yang bervariatif, penggunaan media belajar yang menarik, pengadaan kegiatan yang bersifat individu maupun kelompok, dan kerjasama dengan orang tua.
Pengaruh Fasilitas Belajar dan Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Hartanto Hartanto;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3201
Tujuan penelitian mencari tahu pengaruh fasilitas belajar dan pengelolaan kelas terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Negeri Kaliwungu 02 tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian kuantitatif desain ex post facto. Pengumpulan data memakai teknik dokumentasi dan instrumen angket. Uji instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Uji prasyarat memakai uji normalitas dan linieritas. Uji hipotesis regresi linier sederhana memakai uji t, regresi ganda memakai Uji F. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Fasilitas belajar terbukti berpengaruh signifikan sebesar 22,46% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Negeri Kaliwungu 02 tahun ajaran 2021/2022. (2) Pengelolaan kelas terbukti berpengaruh signifikan sebesar 13,80% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Negeri Kaliwungu 02 tahun ajaran 2021/2022. (3) Fasilitas belajar dan pengelolaan kelas terbukti bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Negeri Kaliwungu 02 tahun ajaran 2021/2022 dengan tingkat sumbangan efektif sebesar 33,26% dan 66,74% diberikan oleh variabel yang belum diteliti dari studi ini.
Analisis Pengaruh Disiplin Belajar Serta Rasa Ingin Tahu Terhadap Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar
Mellia Dwi Kusumaningrum;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3013
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh disiplin belajar sertarasa ingin tahu terhadap hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV dan V di SD Negeri 01 Plesungan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 anak kelas kelas IV dan V SD Negeri 01 Plesungan tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket) dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis. Analisis hipotesis dengan analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara disiplin belajar dan rasa ingin tahu terhadap hasil belajar mata pelajaran IPA siswa kelas IV dan V SD Negeri 01 Plesungan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dari hasil uji-t (parsial) menunjukkan: 1) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara disiplin belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV dan V (sig. 0,000 < 0,05), 2) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara rasa ingin tahu terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV dan V (sig. 0,021 < 0,05)
Upaya Guru dalam Melatih Konsentrasi Pembelajaran Tematik melalui Ice Breaking Menyanyi Sesuai Materi di Sekolah Dasar
Yusrina Nabilah;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3270
Sekolah berperan penting dalam penguatan materi pada pembelajaran tematik di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan terkait: 1) upaya guru dalam melatih konsentrasi belajar peserta didik, 2) faktor penghambat dalam melatih konsentrasi belajar peserta didik melalui ice breaking menyanyi sesuai materi, dan 3) solusi untuk melatih konsentrasi belajar peserta didik kelas 2 di SD Negeri 3 Kedungwinangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Upaya guru yakni melakukan ice breaking berupa tepuk-tepuk maupun berupa permainan, melakukan pendekatan dengan peserta didik, dan harus kreatif dan inovatif dalam menyampaikan materi. 2) Faktor penghambat yaitu guru dalam menyampaikan materi terlalu monoton, tingkat kefokusan peserta didik kurang, sarana dan prasarana sangat terbatas, kurangnya motivasi, dan kemampuan guru yang masih rendah. 3) Solusi yang dilakukan guru berupa konsisten. Guru harus membuat jadwal ice breaking sebelum memulai kegiatan belajar mengajar di kelas.