Claim Missing Document
Check
Articles

Implikasi Pendidikan dari Surat Al-Kahfi Ayat 71-82 terhadap Komunikasi Interaksional Putri Maryam F; Mujahid Rasyid; Heru Pratikno
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v3i1.1826

Abstract

Abstract. Humans are social creatures which means they need other humans. Humans cannot control their own lives in everyday life. As a result, humans need the help of other humans. Islam has established rules and moral values for each of its adherents, including those related to social life that guarantee happiness for every Muslim. However, based on what is currently happening, Muslims themselves are far from the principles set by Islam. Neighbors are part of one form of socialization of life. As social beings, everyone has the desire to have neighbors. The reason is, without neighbors, the living environment will not be comfortable. However, having neighbors who don't know manners is also one of the causes of an uncomfortable place to live. The purpose of this study is to find out the opinion of the Mufassir about QS. An-Nisa verse 36, knowing the Essence of QS. An-Nisa verse 36 according to the Mufassir, knowing the opinion of Education experts on Neighbor Ethics, knowing the Educational Implications of QS. An-Nisa verse 36 concerning Neighboring Ethics Against Efforts to Cultivate Neighborhood Ethics in the Family. This study uses a qualitative approach. Research is carried out by looking at certain sources, searching, studying books, articles or others related to the title. The type of research used is good neighbor literature which is a source of happiness. Abstrak. Manusia adalah makhluk sosial artinya membutuhkan manusia lainnya. Manusia tidak dapat mengontrol kehidupannya sendiri dalam sehari-hari. Akibatnya, manusia membutuhkan bantuan manusia lain. Islam telah menetapkan aturan serta nilai moral bagi setiap pemeluknya, termasuk yang berkaitan dalam kehidupan sosial yang menjamin kebahagiaan bagi setiap muslim. Namun, berdasarkan apa yang terjadi saat ini, umat Islam sendiri jauh dari prinsip-prinsip yang sudah ditetapkan oleh Islam. Bertetangga merupakan bagian dari salah satu bentuk sosialisasi kehidupan. Sebagai makhluk sosial, setiap orang memiliki keinginan untuk mempunyai tetangga. Alasannya, tanpa adanya tetangga, lingkungan tempat tinggal tidak akan nyaman. Akan tetapi, memiliki tetangga yang tidak tahu sopan santun jua menjadi salah satu penyebab tidak nyamannya tempat tinggal. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pendapat para Mufassir tentang QS. An-Nisa ayat 36, mengetahui Esensi dari QS. An-Nisa ayat 36 menurut para Mufassir, mengetahui pendapat para pakar Pendidikan tentang Etika Bertetangga, mengetahui Implikasi Pendidikan dari QS. An-Nisa ayat 36 tentang Etika Bertetangga Terhadap Upaya Penanaman Etika Bertetangga di Keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan dengan mencermati sumber tertentu, mencari, menelaah buku-buku, artikel atau lainnya yang berkaitan dengan judul. Jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan tetangga yang baik merupakan sumber kebahagiaan.
Analisis Nilai Agama Islam pada Novel “Cinta Suci Zahrana” Karya Habiburrahman El Shirazy Ashila Asfa Nabila; Heru Pratikno
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v2i2.1504

Abstract

Abstract. In educational literature, including novels, there are many educational values that can be taken as learning and application in everyday life. The purpose of this study is to describe the values of Islamic education, the aspects contained in the novel Cinta Suci Zahrana by Habiburrahman El-Shirazy, and how to apply educational novels into learning values at school. The method used in this research is library research. The approach used is a qualitative approach. For data collection, a search for documentation materials will be carried out in the form of books, magazines, articles and the internet. The data collected is then analyzed using content analysis techniques. The results of the study conclude that the values of Islamic education contained in the novel Cinta Suci Zahrana by Habiburrahman El-Shirazy are the values of aqidah (faith), the value of worship, and the last is the moral value. The aspects contained in the novel Cinta Suci Zahrana by Habiburrahman El-Shirazy are educational, moral, and historical and cultural aspects. The last is how to apply educational novels into learning values at school. Related to that, the use of the Cinta Suci Zahrana novel, which is rich in Islamic educational values such as the values of faith, worship, and morals, is highly recommended for teaching materials. Abstrak. Di dalam karya sastra yang mendidik di antaranya novel banyak sekali terkandung nilai-nilai pendidikan yang dapat diambil sebagai pembelajaran maupun penerapan di kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan Islam, aspek-aspek yang terkandung di dalam novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El-Shirazy, dan cara pengaplikasian novel yang mendidik ke dalam suatu pembelajaran nilai-nilai di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif. Untuk pengumpulan data akan dilakukan penelusuran bahan dokumentasi yaitu berupa buku-buku, majalah, artikel dan internet. Data yang terkumpul pada selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalam novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El-Shirazy adalah nilai aqidah (iman), nilai ibadah, dan yang terakhir adalah nilai akhlak. Aspek-aspek yang terkandung di dalam novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El-Shirazy adalah ada aspek edukatif, moral, dan aspek sejarah dan budaya. Yang terakhir adalah cara mengaplikasikan novel yang mendidik ke dalam suatu pembelajaran nilai-nilai di sekolah adalah berkaitan dengan itu pemanfaatan novel Cinta Suci Zahrana yang kaya akan nilai-nilai pendidikan Islam seperti nilai Iman, ibadah, dan akhlak ini sangat dianjurkan untuk bahan ajar.
DAMPAK PENGGUNAAN KATA-KATA PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN Santi Kharismawati; Nadila Monika; Heru Pratikno
Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Bina Bangsa Ekonomika (JBBE)
Publisher : LP2M Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jbbe.v17i1.502

Abstract

In the realm of marketing, promotional efforts have a crucial role in shaping consumer purchasing decisions. This research focuses on exploring the concrete impact of the use of promotional words on consumer purchasing decisions. Using a quantitative approach, we collected data from randomly selected respondents through carefully designed questionnaires. Statistical analysis was used to identify the relationship and significance of the influence of promotional words on consumer purchasing decisions. The results of this study are expected to provide deeper insights, enriching marketing practitioners' understanding of how promotional elements, especially words, can directly influence consumer purchasing decisions. The practical implications of these findings are expected to be a valuable guide in designing more targeted and effective promotional strategies
Students' Appreciation of Indonesian Language Learning During Online Pratikno, Heru; Atsani Wulansari
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v6i1.5153

Abstract

In its development, Indonesian has played a central role in the world of education in the country, from basic education to higher education. As proof, Indonesian is used as the language of instruction in learning. In addition, Indonesian functions as a tool for developing science and technology. With the presence of such a language, it can actually become a strong capital in moving towards an even greater Indonesian nation. However, what does that mean if the users, especially the younger generation, namely students, don't care about their own language. This can be reflected when they take Indonesian language courses online. Therefore, the aim of this research is to explain what problems students have in learning Indonesian at Islamic universities. Apart from that, the author tries to find the best solution to solve this problem so that it is resolved. The method used in this paper is direct observation of the behavior of students studying Indonesian online. The hypothesis is that there is a strong correlation between lecturers and students to create a comfortable Indonesian language lecture atmosphere.
PEMANFAATAN KAMUS SEBAGAI SARANA PENINGKATAN LITERASI MEMBACA PADA ANAK USIA DINI Heru Pratikno
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol. 5 No. 01 (2023): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v5i01.4922

Abstract

Reading activity is something that is now rarely done by today's children. One reason is that many of them do not know the meaning of the words or terms contained in the book. That way, they do not fully understand the substance of the book they are reading so they become lazy to read other textbooks. Therefore, it is necessary to introduce a dictionary for them to make it easier for them to find out difficult things from the books they read. In addition, this study also aims to find out other benefits of introducing dictionaries to young children. The research method used in this study is a qualitative approach. The research results obtained from this study indicate that introducing dictionaries to children from an early age can increase their literacy interest in textbooks. In addition, children will become fond of reading books, both science books and children's literature.
MUATAN KAJIAN BAHASA DAN CERITA SASTRA DI MEDIA MASSA SEBAGAI SARANA DALAM PEMBELAJARAN BIPA Pratikno, Heru; Muttaqin, Zainul
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i1.20396

Abstract

Adanya perkembangan media massa di Indonesia ternyata belum banyak digunakan sebagai media pembelajaran bagi pemelajar BIPA. Padahal, hal tersebut mampu meningkatkan ketertarikan dan kemahiran berbahasa bagi mereka. Namun, keberadaan media tersebut tidak diimbangi dengan pemakaian bahasa Indonesia yang baik, santun, dan benar. Selain itu, muatan artikel dan kajian tentang kesusastraan juga masih sangat jarang ditemukan di surat kabar harian. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan bahasa Indonesia di media massa bagi pemelajar BIPA dan untuk mengetahui seberapa intensitas kolom sastra yang terdapat di media massa sebagai upaya menambah ketertarikan dalam pembelajaran BIPA. Tujuan lain penelitian ini adalah untuk mengetahui peran media massa dalam pembelajaran BIPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini memakai sumber data primer yang berasal dari surat kabar berskala lokal dan nasional versi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa di surat kabar yang berskala nasional sudah lebih baik dibandingkan surat kabar lokal sehingga hal tersebut dapat menjadi referensi bagi pemelajar BIPA untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia. Meskipun demikian, kedua surat kabar tersebut masih sedikit dalam memberitakan kususastraan di Indonesia. Padahal, dengan sastra, pemelajar BIPA akan lebih tertarik lagi untuk belajar bahasa Indonesia karena di dalamnya terdapat bahasa yang estetik.
Pembentukan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa dan Kepatuhan Siswa Sekolah Dasar melalui Realisasi Program “KAMPUS MENGAJAR” Pratikno, Heru
Ibtida'i Vol 10 No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v10i2.9453

Abstract

Karakteristik siswa sekolah dasar terbilang unik karena mereka masih sangat polos. Jadi, mereka mudah terpengaruh oleh hal-hal yang baru sehingga rasa ingin tahunya pun berlebihan akan hal tersebut. Tak tertutup kemungkinan di antara mereka ada yang salah dalam bergaul. Oleh karena itu, perlu ada pembentukan karakter bagi siswa SD sejak dini agar mereka tidak salah dalam melangkah. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan program MBKM di sekolah dasar. Program tersebut yang paling dekat dan cocok dengan sekolah dasar adalah “Kampus Mengajar” (KM). Tujuan penelitian ini adalah penulis ingin mengetahui dampak apa saja yang dapat dirasakan dengan adanya program KM di SDN Ki Hajar Dewantara. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui siapa saja yang terkena dampak dari adanya program tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan observasi langsung di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan diimplementasikan program “Kampus Mengajar”, para mahasiswa dan siswa sekolah dasar di sana menjadi terbentuk jiwa kepemimpinannya. Dengan begitu, mereka akan semakin siap dalam beraktivitas dan berhati-hati dalam bertindak. Di samping itu, karakter kepatuhan siswa terhadap aturan sekolah pun semakin meningkat. Buktinya adalah para siswa menjadi lebih antusias, disiplin, dan bertanggung jawab dalam setiap tugasnya.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Suluh Rindu Karya Habiburrahman El-Shirazy Windi Wildatul Mala; Hayati, Fitroh; Pratikno, Heru
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15470

Abstract

Abstract. This study aims to understand, explore, and analyze the values of character education in the novel "Suluh Rindu" by Habiburrahman El-Shirazy. Character education is an important aspect of achieving educational goals in Indonesia. A qualitative approach using descriptive qualitative data research methods was employed. Data was collected through reading, classifying, and gathering relevant information regarding the character education values in the novel "Suluh Rindu" by Habiburrahman El-Shirazy. The research results show that "Suluh Rindu" can be considered an educational literary work, aligned with character education values. The novel reflects 17 out of 18 character education values proposed by the Ministry of Education and Culture, which are religious, honest, tolerant, disciplined, hardworking, creative, independent, democratic, curious, nationalist, patriotic, appreciative of achievement, friendly/communicative, peace-loving, fond of reading, socially concerned, and responsible. Many characters in the novel exemplify behaviors reflecting these values. Teachers can play a role in educating and instilling these values through consistent teaching and habituation in the school environment. Therefore, it is recommended that educational institutions and related parties use this book, as it is well-suited to serve as a learning resource or supplementary book in education. Each conflict in the novel offers educational values that can be learned and emulated. This study is expected to contribute to the literature on character education and provide practical insights for the development of character education in students. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengeksplorasi, dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Suluh Rindu karya Habiburrahman El-Shirazy. Pendidikan karakter menjadi aspek penting bagi tercapainya tujuan pendidikan di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian jenis data kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui membaca, mengklasifikasi, dan mengumpulkan data-data yang relevan dengan penelitiannya yaitu nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Suluh Rindu karya Habiburrahman El-Shirazy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Suluh Rindu dapat dipandang sebagai karya sastra yang mendidik sesuai dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalamnya. Terdapat 17 dari 18 nilai pendidikan karakter yang telah digagas oleh Kemendikbud. 17 nilai-nilai pendidikan karakter tersebut adalah religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial, dan tanggung jawab. Banyak karakter tokoh dalam novel ini memberikan contoh perilaku yang mencerminkan nilai-nilai tersebut. Guru dapat memiliki peran dalam mengedukasi dan menanamkan nilai-nilai ini melalui pengajaran dan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di lingkukan sekolah. Oleh karena itu disarankan agar lembaga pendidikan dan pihak terkait dapat memanfaatkan buku tersebut, karena sangat cocok apabila novel ini dijadikan sumber belajar atau sebagi buku pendukung dalam dunia pendidikan. Karena di setiap konflik pada novel tersebut banyak nilai-nilai pendidikan yang dapat dipetik dan dapat diteladani. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada literatur pendidikan karakter dan memberikan pandangan praktis bagi perkembangan pendidikan karakter pada peserta didik.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Film Animasi Omar dan Hana Khaira Shaliha; Suhardini, Asep Dudi; Pratikno, Heru
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15543

Abstract

Abstract. This research aims to analyze the values of Islamic education shown in the animated film Omar and Hana. The method used in this research is qualitative research method with the type of research library research. Screening, codification and documentation are techniques used to gather data, as well as content analysis models used to analyze data. The results of the analysis show that the animated films Omar and Hana present significant Islamic educational values. There are eight values that can be identified in the Omar and Hana animated film in particular in the compilation “Faris”, which covers the episodes “Kotak Apa Ini?”, “Asyura”, “Main Sama-Sama”, “Dah Tak Sakit”, “Mulakan dengan Bismillah”, and “Doa Setelah Wuduk”. These values cover three aspects, namely akidah, akhlak and syari’ah aspects. The aspect of akidah consists of faith in the Prophet (saw). Aspects of akhlak include the attitude of help, honesty, sharing, maintaining cleanliness. Aspects of syari’ah include, reading bismillah, praying after ablution and fasting. With the animated film Omar and Hana as a learning medium, it is expected that religious values will be given priority and the public will be able to understand, live, and practice the entire teachings of Islam. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam yang ditunjukkan dalam film animasi Omar dan Hana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian library research. Teknik simak-catat, kodifikasi dan dokumentasi adalah teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data, serta model analisis isi digunakan untuk menganalisis data. Hasil analisis menunjukkan bahwa film animasi Omar dan Hana menyajikan nilai-nilai pendidikan Islam yang signifikan. Terdapat 8 nilai yang dapat diidentifikasi dalam film animasi Omar dan Hana khususnya pada kompilasi “Faris”, yang meliputi episode-episode “Kotak Apa Ini?”, “Asyura”, “Main Sama-Sama”, “Dak Tak Sakit”, “Mulakan dengan Bismillah”, dan “Doa Selepas Wuduk”. Nilai-nilai tersebut mencakup meliputi tiga aspek, yaitu aspek akidah, aspek akhlak dan aspek ibadah. Aspek akidah terdiri dari iman kepada Rasulullah saw. Aspek akidah diantaranya adalah sikap tolong-menolong, kejujuran, saling berbagi, menjaga kebersihan. Aspek ibadah meliputi, membaca bismillah, berdoa setelah wudhu dan berpuasa. Dengan film animasi Omar dan Hana sebagai media pembelajaran, diharapkan nilai-nilai keagamaan diprioritaskan dan masyarakat dapat memahami, menghayati, dan mengamalkan seluruh ajaran agama Islam.
Digital Media Use Activities Are Related to Students' Writing Skills and Competencies Pratikno, Heru; Muttaqin, Zainul
Pioneer: Journal of Language and Literature Vol 16 No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Letters, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pioneer.v16i1.3634

Abstract

This study aims to determine how seriously students participate in learning Indonesian synchronously and asynchronously through digital lecture media, namely the Learning Management System (LMS). In addition, the researcher wanted to know how far the content quality of their writing was when they were given the task of writing a text and what factors influenced the cause of the quality level of their language skills. The methods used in this research are direct observation and questionnaires. The study results show that students are more enthusiastic when lectures are synchronous rather than asynchronous because they can listen directly to the explanations. In addition, the online media activities they engage in outside of class significantly impact the quality and quantity of their written content. Their activities usually include watching films, playing online games, and using social media.