Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ecopsy

PEMBURU “LIKE” : EFEK NARSISME DAN KEBUTUHAN REKOGNISI PADA PENGGUNA INSTAGRAM Esa Astrid Karimah Listyowantira; Rahkman Ardi
Jurnal Ecopsy Vol 5, No 3 (2018): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v5i3.5149

Abstract

Mendapatkan “like” merupakan bentuk apresiasi yang menggambarkan kata pujian. Hal ini dapat menimbulkan perasaan senang bagi pengguna Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh setiap dimensi dari narsisme dan kebutuhan rekognisi terhadap setiap dimensi dari perilaku pencarian “like” pada pengguna Instagram. Metode yang digunakan yaitu metode survei melalui pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan skala Perilaku Pencarian “Like”, skala Narq-s , dan skala kebutuhan rekognisi. Penelitian ini melibatkan 357 pengguna aktif Instagram di Surabaya melalui teknik non-probability sampling dan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan path analysis dengan pendekatan SEM (Structural Equation Model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat signifikansi positif dimensi kebutuhan untuk diperhatikan dan mendapatkan rekognisi secara aktif denganstrategi manajemen kesan pada perilaku pencarian “like”, serta terdapat signifikansi positif dimensi mendapatkan rekognisi secara aktif dengan strategi ekspansi sosial pada perilaku pencarian “like”.
Hubungan antara kebutuhan rekognisi dengan perilaku narsisme pada pengguna Instagram Dewi Nur Mayasari; Rahkman Ardi
Jurnal Ecopsy Vol 8, No 1 (2021): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.2021.02.003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan  kebutuhan rekognisi dan karakteristik demografi kebutuhan rekognisi dengan pelaku narsisme pada pengguna Instagram. Perilaku narsisme merupakan perilaku yang  memperkuat dan meningkatkan kekaguman pada diri sendiri yang dapat memberikan status sosial, pujian, dan daya tarik. Narsisme memiliki kebutuhan yang kuat atas ketegasan orang lain terhadap keunggulan yang dimiliki untuk diakui. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data menggunakan skala perilaku narsisme berdasarkan Skala Narq-s (Narcissism Admiration Rivalry Questionnaire Short) yang diadaptasi dari model NARC (Narcissistic Admiration Rivalry Concept). Dan untuk mengukur kebutuhan rekognisi digunakan skala yang dibuat oleh peneliti lain berdasarkan dimensi kebutuhan rekognisi. Penelitian ini melibatkan 191 pengguna aktif Instagram dan berusia 19-35 tahun. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik regresi linear pada aplikasi statistik progam Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif kebutuhan rekognisi dengan perilaku narsisme pada pengguna Instagram dan terdapat perbedaan karakteristik demografi terhadap pelaku narsisme pada pengguna Instagram, yang artinya kebutuhan rekognisi berpengaruh terhadap perilaku narsisme. Kebutuhan rekognisi berkontribusi terhadap perilaku narsisme sebesar 41,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel kebutuhan rekognisi. Disisi lain hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat narsisme pada penelitian ini termasuk sedang.