Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) merupakan salah satu solusi pemerintah dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan konsep hunian vertikal, rusunawa mampu menampung lebih banyak keluarga dalam lahan terbatas, terutama di wilayah perkotaan yang padat penduduk. Namun, seiring bertambahnya penghuni dan aktivitas harian, konsumsi energi listrik di lingkungan rusunawa menjadi salah satu komponen biaya hidup. Hal ini cukup signifikan berdasarkan observasi awal dan wawancara singkat dengan beberapa penghuni di salah satu Rusunawa di wilayah Kec. Telaga Kabupaten Gorontalo, diketahui bahwa banyak penghuni belum memahami prinsip penggunaan listrik yang efisien dan aman. Sebagian besar penggunaan peralatan elektronik di rumah tangga dilakukan tanpa memperhatikan aspek efisiensi energi, seperti membiarkan perangkat elektronik menyala terus-menerus, penggunaan lampu yang tidak hemat energi, serta pengaturan sistem ventilasi dan pendingin udara yang tidak optimal. Berdasarkan survei awal, Rusunawa memiliki total 42 unit hunian tipe 36 yang terbagi dalam 3 lantai. Jumlah penghuni tercatat sebanyak 168 orang, yang berarti rata-rata satu unit dihuni oleh sekitar 4 orang .