p-Index From 2021 - 2026
5.757
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Al-I´lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Abadimas Adi Buana Perspektif Komunikasi; Jurnal Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Bisnis Potret Pemikiran Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat JOISCOM (Journal Of Islamic Communications) Communio: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi SWATANTRA Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Kajian Ilmu Sosial Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Tabsyir: Jurnal Dakwah Dan Sosial Humaniora Saber: Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Sosial GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Mengabdi: Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Bincang Komunikasi Fundamentum: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Pelayanan Unggulan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi Jurnal Kemuhammadiyahan dan Integrasi Ilmu Prawara Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARAGA IBU NUR SAKINAH MELALUI PENGEMBANGAN USAHA KEDAI ES DAN MIE INSTAN Nur Azizah, Siti; Alayda Rahcman, Syechilla; Putri, Tania Nisrina; Habibi, Mulkan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan suatu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perekonomian seseorang dengan menyediakan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan serta kemiskinan. Pemberdayaan merupakan pengertian dari empowerment, sedangkan memberdayakan merupakan pengertian dari empower. tercukupinya kebutuhan primer, sekunder bahkan tersier dalam keberlangsungan kebutuhan hidup sehari-hari merupakan keinginan dari seluruh masyarakat. Keluarga Ibu Nur merupakan salah satu keluarga dhuafa yang dapat dilakukan pemberdayaan, karena Ibu Nur merupakan seorang janda yang ditinggal meninggal oleh suaminya sejak tiga tahun lalu serta Ibu Nur hanya bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga. Tujuan dari kegiatan pemberdayaan ini yaitu pemberian bantuan modal dapat membantu keluarga dhuafa untuk membuka usaha yang keuntungannya dapat dikelola dan dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan anak sehingga keluarga Ibu Nur dapat lebih berdaya secara ekonomi dan tidak lagi bergantung pada orang disekitarnya. Tujuan dicapai melalui serangkaian kegiatan observasi, diskusi, fundrising, penyaluran modal, dan pembinaan. Hasil dari kegiatan pemberdayaan keluarga ini adalah meningkatkan kualitas ekonomi keluarga dhuafa dengan mendirikan usaha, pemberian modal awal usaha melalui kegiatan fundrising dan mengadakan alat dan bahan untuk memfasilitasi kegiatan usaha.
Penyiaran Digital di Indonesia: Kebijakan dan Pengaruh Kepentingan Konglemerasi Media Habibi, Mulkan
Al-I'lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6, No 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jail.v6i2.14259

Abstract

Abstrak:Urgensi kebijakan penyiaran digital yang menjadi kesepakatan negara-negara di dunia melalui perkumpulan Internasional Telecommucation Union (ITU) sepertinya agak bertolak belakang dengan apa yang terjadi di Indonesia. Hingga 1 November 2022 Indonesia menjadi negara yang tertinggal dalam penerapan migrasi siaran TV analog ke TV digital dibandingkan negara ASEAN lainnya. Pembahasan draf revisi UU Penyiaran No 32 Tahun 2002 didalamnya membahas tentang migrasi analog ke digital oleh Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) telah dilakukan lebih dari dua periode keanggotaan DPR RI, namun tidak menghasilkan sebuah kebijakan yang pasti. Adanya intervensi kepentingan konglemerasi media karena tidak merestui kebijakan penyiaran digital menjadi faktor lambatnya pembahasan kebijakan tersebut. Penerapan kebijakan analog switch off (ASO) yang dimulai pada Kamis 3 November 2022 pukul 00.00 WIB ternyata tidak didukung oleh seluruh insdutri penyiaran di Indonesia, terbukti masih ditemukan beberapa televisi swasta yang tetap bersiaran dengan analog artinya tidak mengikuti kebijakan pemerintah. Kekuatan industri media berusaha menciptakan serangkaian hambatan yang menutup peluang bagi pendatang baru pada dunia penyiaran. Artikel ini akan menguraikan bagaimana kepentingan kebijakan penyiaran digital di Indonesia diwarnai oleh kepentingan kelompok konglemerasi media yang pada akhirnya mengorbankan kepentingan publik dan negara yang lebih besar.Abstract: The necessity of a digital broadcasting policy, which has been adopted globally by nations under the International Telecommunication Union (ITU), appears to run counter to what is taking place in Indonesia. In comparison to other ASEAN nations, Indonesia is lagging behind in the conversion of analog TV broadcasts to digital TV till November 1, 2022. The Republic of Indonesia House of Representatives (DPR RI) Commission I has been debating the draft modification of Broadcasting Law No. 32 of 2002, which addresses the analog to digital migration, for more than two terms, but has not yet resulted in a clear policy. The media conglomerate's participation on behalf of their interests because they disapproved of the digital broadcasting strategy slowed down the discussion of the policy. It has been established that not all broadcasting industries in Indonesia supported the implementation of the analog switch off (ASO) policy, which went into effect on Thursday, November 3, 2022, at 00.00 WIB. Several private television stations are still using analog broadcasting, which means they do not abide by government regulations. The media industry's influence is attempting to erect a number of obstacles that will reduce chances for new entrants into the broadcasting business. This article will outline how media conglomerate interests influence Indonesia's digital broadcasting rules, which eventually put the needs of the general public and the government at risk.
Pengaruh Tayangan Debat Calon Presiden di Media Penyiaran Multi Platform terhadap Partisipasi Politik pada Pemilu 2024 : Survei pada Mahasiswa Fisip UMJ Angkatan 2020 Siti Mutyasari; Mulkan Habibi
Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 4 (2025): Desember: Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kajian.v2i4.809

Abstract

Political participation is an important aspect in a democratic state structure, as well as a characteristic feature of political modernization. Political participation influences the legitimacy of society regarding the running of a government. One way of implementing political participation is through General Elections (Pemilu). The aim of this research is to determine the influence of presidential candidate debate broadcasts on multi-platform broadcast media on the political participation of FISIP UMJ student class of 2020. This research has an independent variable, namely presidential candidate debate broadcasts with the dimensions of frequency, attention and duration, and has a dependent variable, namely providing voting rights in elections, lobbying with officials, becoming a member of a political party. This research method uses a survey method by distributing questionnaires online to respondents via Google Form which aims to collect data from a sample of 2020 FISIP UMJ students who actively watch presidential candidate debates and know about political participation, with a total of 66 respondents selected. The data collection tool uses a questionnaire using a Likert Scale. The results of this research show that the presidential debate broadcast has an influence on political participation, which has a value of 0.736 or 73.6%, which means that the presidential debate broadcast influences political participation by 73.6% and the rest is influenced by other factors.
STRATEGI PROGRAM STREETLIFE RADIO MUSIC 107,50 FM DALAM MEMPERTAHANKAN LOYALITAS PENDENGAR DI MASA PANDEMI COVID-19 Albyansyah, Muhamad Iqbal; Habibi, Mulkan
Jurnal Bincang Komunikasi Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jbk.1.1.2023.53-60

Abstract

Streetlife adalah salah satu program prime time yang dimiliki radio Music City 107,50 FM yang sudah 22 tahun mengudara dari jam 16.00 – 20.00 WIB. Karakter yang religious namun fungky menjadi ciri khas program Streetlife serta segmentasi pendengar dewasa muda 23-35 tahun. Menurut Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) saat pandemic covid-19 data angka pendengar radio menunjukan kenaikan khususnya di Jakarta, namun hal ini tidak dirasakan oleh program Streetlife yang tidak menunjukan kenaikan angka pendengar di masa pandemic covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi program Streetlife radio Music City 107,50 FM dalam beberapa tahap yaitu: Perencanaan program, Produksi Program, Pengawasan dan bentuk evaluasi internal program. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi program menurut Peter Pringle. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara dan dokumentasi terkait. Hasil penelitian ini adalah strategi program Streetlife radio Music City 107,50 FM pada tahap perencanaan program yaitu hal pertama yang dilakukan adalah melihat situasi pasar dikaitkan dengan umur program lalu menentukan perencanaan jangka pendek, menengah, dan panjang sesuai dengan karakter program, lalu menentukan konsep program serta karakter penyiar berdasarkan segmentasi pendengar stasiun radio Music City. Tahap produksi program yaitu terdapat bagian-bagian yang bertanggung jawab antara lain Program Director, Produser Program, Penyiar Program, Music Director. Tahap pengawasan dan bentuk evaluasi internal program, sistem evaluasi yang diterapkan yaitu monthly meeting oleh program director dan weekly meeting oleh produser program.
PENGARUH GAYA KOMUNIKASI PENYIAR TERHADAP MINAT DENGAR DAPUR REMAJA RADIO 107.8FM Yahya, Helmy; Habibi, Mulkan
Jurnal Bincang Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jbk.1.2.2023.68-76

Abstract

Penyiar harus menguasai cara mereka berbicara dengan memilih kata-kata yang tepat agar pendengar tetap mendengarkan mereka setiap kali mereka muncul. Penyiar di Radio Dapur Remaja 107.8FM berjuang untuk memajukan radio dan menyebarkan pesan informasi dan hiburan. Oleh karena itu, seorang penyiar harus menggunakan gaya komunikasi yang tepat untuk melibatkan pendengar dalam setiap program yang dibawakannya sehingga terdapat minat yang kuat oleh para pendengar atas program radio. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh gaya komunikasi penyiar terhadap minat pendengar Dapur Radio. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif, menggunakan kuesioner online sebagai metode pengumpulan data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa gaya komunikasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap minat pendengar dengan nilai R square sebesar 0,710 sisanya sebesar 19%, dipengaruhi oleh unsur-unsur yang tidak diperhitungkan dalam variabel penelitian. Berdasarkan hasil tersebut makan gaya komunikasi yang digunakan oleh penyiar dapur remaja radio mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat minat mendengarkan individu.
Co-Authors Abdul Rahman Adawiyah, Sa'diyah El Adetya Perdanaraya Adetya Perdanaraya Adi Mansah Alayda Rahcman, Syechilla Albyansyah, Muhamad Iqbal Aldira Lindawati Alfareji Febrian Alfarisi Alfarisi Ali Noer Zaman Alya, Faiha Amelia, Syifa Amien, Muhammad Rifqi Faeruzi Anggriani, Regi Anita Rahmaan Aqiilah, Annida Astriana Baiti Sinaga Aulia Arafah Auliya, Uswatun Nur Carissa Zahra Sebayang Cecep Effendi Cholinny, Mycroft Diaz Dania Dwi Arini Diaz Cholinny , Mycroft Dimas, Muhammad Dinda Maulida Azkiya Dissa Nur Adilla Donny Kurniawan El Haq, Muhammad Syeid Fadhil Muhammad Tanjung Faedhal Amjad Nawaf Fahri, Ahmad Fakhrurazi, Fakhrurazi Farhad Farhad Farhan Zulfikar, Ahmad Fitriani, Khalda Khairunnisa Fitriani, Nabila Hafsya Abida Hamka Handoko, Daniel Hari Eko Purwanto Hasna Wafaa Asysyahiidah Hastri Rosyanti Hendriani, Putri Faidah Hilmi, Muhammad Iqbal Hiru Muhammad Ibrahim Arisa Ilham Aryasatya Indira Dwi Kusumawardani Irdan Suwardana Yahya Jayanti, Meliya Khalisha, Amira Khesya Amelia Lakisha Fayza lutfi lutfi lutfi lutfi Luthfia Al Azizah M. Adrian Dahlan Brahim M. Bagas Kurniawan Makromy, Muhammad Zikri Miftah Anandini Moh. Iqbal Amirullah Muhammad Agus Muljanto Muhammad Sahrul Muhammad Syamsi Mukhlizar mutiara mutiara Nani Nurani Muksin Nida Handayani Nida Nadhifatul Jannah Novielda Rahmadania Novielda Rahmadania Nur Ahmad, Nur Nurcahyati, Ai Nurhakim, Dhaffa Rizqi Nurhidayat, Ahmad Purwanto, Hari Eko Putri, Tania Nisrina Qorirah Iftinani Qurratunnisa, Alifia Salsabilla R. Hiru Muhammad Ramadhani, Nofitri Wulan Rasman Rasman Regita Mutiara Winri Riska Nabilah Sabrina, Laila Safitri, Ridha Salma Julia Imbarsyah Salsa Silva Zahra Salsabila, Shafa Safitri Salsabilah, Dinda Sanjaya, Makroen Saputra, Aditia Siska Nadalena Siti Mutyasari Siti Nur Azizah, Siti Suyudi Alimun Hakim Syahrudin Tengku Abdurrahman Rajak Widiah Nur Halimah Yahya, Helmy Zain, Abrar