Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Konsumsi Harian dan Konversi Pakan Sapi Bali Jantan yang Diberikan Molasses Multinutrient Soft (MMS) Level 15% dan 20% saipul, muhammad; Syarifuddin, Syarifuddin; Muchlis, Ahmad
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Desember 2023
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v3i2.2738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi harian, dan konversi pakan sapi Bali jantan yang diberikan MMS dengan level 15% dan 20%. Penelitian ini menggunakan sapi Bali jantan sebanyak 12 ekor dengan umur 2-4 tahun, pakan basal berupa hijauan dan pakan padat gizi MMS. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan maka dapat disimpulkan bahwa pemberian MMS dengan level pemberian 15%-20% tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi dan konversi pakan pada penelitian ini.
Peningkatan Kinerja Ternak Babi melalui Penggunaan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) Mailang, Jumanto; Murniati, Tati; Muchlis, Ahmad
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2023
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v3i1.2776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian eceng gondok (Eichornia crassipes) sebagai pakan tambahan terhadap performan untuk ternak babi di kecamatan Nosu kabupaten Mamasa provinsi Sulawesi Barat. Penelitian untuk mendapatkan data primer menggunakan 8 ekor babi Jantan jenis Landrace sebagai objek penelitian berumur 2 bulan 2 minggu, sementara itu dedak dan sisa sayuran di pasar sebagai pakan basal dan eceng gondok sebagai pakan tambahan. Sementara alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain kandang dan peralatan kandang seperti tempat pakan dan tempat minum. Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pemberian eceng gondok sebagai pakan pakan tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan berat badan, konversi pakan dan litter size indukan babi penelitian. Perlu penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan level penggunaan eceng gondok untuk mencapai tingkat performans babi yang lebih baik lagi. Keyword: eceng gondok, babi, performan.
Penambahan Usus Ayam, Touge Dan Ampas Kelapa Sebagai Ransum Tambahan Untuk Peningkatan Produktifitas Babi Landrace Edi, Kristoforus Reinoldis; Murniati, Tati; Muchlis, Ahmad
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2023
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v3i1.2842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat produktivitas babi jantan Landrace setiap hari ketika diberi pakan tambahan dari limbah usus ayam, touge, ampas kelapa. Penelitian ini menggunakan babi jantan jenis Landrace berumur 2 bulan 2 minggu dan berjumlah 8 ekor untuk dijadikan sebagai objek penelitian. Babi jantan ini diberikan pakan kangkung, limbah warung makan, daun ubi, dan batang pisang sebagai pakan basal. Dan diberikan usus ayam, touge, ampas kelapa sebagai pakan tambahan, dimana sistem pemberian pakannya yaitu pada pagi dan sore. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat perbedaan yang sangat nyata lebih tinggi dibandingkan dengan babi Jantan Landrace yang diberikan pakan tambahan dengan yang tidak diberikan pakan tambahan terhadap konsumsi pakan, konsumsi air minum dan pertambahan berat badan babi jantan Landrace. Pemberian pakan tambahan usus ayam, touge dan ampas kelapa, pada babi jantan Landrace dapat meningkatkan pertambahan berat badan, nafsu makan di konsumsi pakan dan konsumsi air minum karena memberikan hasil yang positif, yang dapat mengurangi biaya pakan.
Efek Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa oliefera) terhadap Persentase Berat Gizzard Ayam Setiadi, Arie Bilman; Asmawati, Asmawati; Muchlis, Ahmad
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Desember 2023
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v3i2.2876

Abstract

Penggunaan AGP dianggap akan menimbulkan residu dalam daging broiler yang berbahaya bagi kesehatan konsumen jika dikonsumsi secara terus menerus akibat timbulnya koloni bakteri resisten antibiotik. Oleh sebab itu, penggunaan tanaman yang dapat berfungsi sebagai antioksidan alami. Berbagai tanaman dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh unggas karena aktifitas biologiknya baik sebagai antioksidan maupun antibiotik. Salah satunya adalah tanaman Kelor (Moringa oleifera). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian larutan daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap persentase berat giblet (hati, jantung dan ampela) ayam broiler. Bahan yang di gunakan pada penelitian ini antara lain DOC (Day old chick) strain Cobb dengan merek dagang CP 707 sebanyak 80 ekor, pakan yang diberikan pada hari ke 1 – 15 adalah BP 11, sedangkan pakan yang diberikan pada hari ke 16 – 30 adalah BP 12, daun kelor, vaksin, vitamin, obat dan bahan kimia lainnya. Sedangkan peralatan yang dipergunakan selama penelitian antara lain sekat kandang, peralatan makan dan minum, timbangan digital skala 5kg, lampu pijar, dan alat vaksinasi ayam. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis menngunakan Analisis of Varians (ANOVA) dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 4 ulangan. Jika perlakuan memperlihatkan pengaruh maka akan dilanjut dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS ver. 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa pemberian larutan daun Kelor (Moringa oilifera) dengan persentase 5 – 20% dalam air minum, tidak memberikan pengaruh terhadap persentase (%) berat Giblet (hati, jantung dan ampela) ayam broiler pada penelitian ini. Pada penelitian ini ditemukan bahwa perlu dilakukan pengolahan pengeringan terlebih dahulu terhadap daun Kelor sebelum diberikan kepada ternak, hal ini untuk menghindarkan adanya zat anti nutrisi yang dapat menghambat fisiologi kerja Giblet.
Pengaruh Penambahan Ramuan Herbal terhadap Pertambahan Berat Badan, Konsumsi Pakan dan Konversi Pakan Ternak Babi Landrace Di Peternakan Cempagaya, Kota Makassar Wiliboy, Evaristus Jefri; Murniati, Tati; Muchlis, Ahmad
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Desember 2024
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v4i2.4618

Abstract

Penelitian telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan produktivitas ternak babi Landrace yang diberi ramuan herbal. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan study eksperimental. Subjek penelitian adalah peternak babi dan sebagai obyek penelitian adalah ternak babi Landrace jantan berjumlah 6 ekor babi hog umur 4 bulan 2 minggu di Peternakan Cempagaya di Telo. Jenis pakan yang dijadikan bahan pakan adalah pakan basal seperti kangkung air, touge dan limbah warung makan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tingkat pertambahan berat badan harian, tingkat konsumsi pakan dan konversi pakan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ramuan herbal pada ternak babi Landrace tidak ada perbedaan terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan, sedangkan untuk konversi pakan ada perbedaan.
Korelasi Disiplin Kerja dengan Prestasi Kerja Karyawan Pada Koperasi Serba Usaha Fausan Makassar Mas'uri, Fadli; Setiawan, Lukman; Akhtar SRED, Moh.; Muchlis, Ahmad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.4956

Abstract

Setiap organisasi berupaya meningkatkan kualitas kerja sesuai dengan visi, misi, tujuan dan strategi organisasinya. Pencapaian kualitas kerja karyawan tidaklah mudah diwujudkan dalam suatu organisasi, karena banyak pertimbangan yang menyebabkan sulitnya pencapaian kualitas kerja terpenuhi. Metode penelitian yang dilaksanakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel yang digunakan adalah sebanyak 25 orang yang seluruhnya adalah seluruh karyawan pada Kantor Koperasi Serba Usaha Fauzan Makassar. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara disiplin kerja dengan prestasi kerja karyawan. Semakin tinggi disiplin kerja karyawan semakin tinggi pula prestasi kerja karyawan. Maka disarankan kepada para mitra usaha agar senantiasa mampu memberikan disiplin kerja secara terus-menerus kepada karyawan untuk melakukan pekerjaan secara lebih profesional, lebih giat, tepat waktu dan dengan loyalitas yang tinggi. Every organization strives to improve the quality of work in accordance with its vision, mission, goals and organizational strategy. Achieving employee work quality is not easy to achieve in an organization, because there are many considerations that make it difficult to achieve work quality. The research method carried out in this research is quantitative descriptive. The population and sample used were 25 people, all of whom were all employees at the Fauzan Makassar Multi-Business Cooperative Office. Based on the description of the results and discussion, it can be concluded that there is a positive relationship between work discipline and employee work performance. The higher the employee's work discipline, the higher the employee's work performance. So it is recommended to business partners to always be able to provide continuous work discipline to employees to carry out work more professionally, more actively, on time and with high loyalty.
Kontruksi konsep go green dalam perspektif Hadis (Studi analisis ma‘ani al-Ḥadῑs terhadap hadis-hadis ekologi pada ṣaḥīḥ al-bukhārī kitab al-hartṡ wa al-muzāra‘ah) Ma'rifatulloh, Khoirunnisa; Daib Insan Labib, Muhammad Alfreda; Muchlis, Ahmad
AL-DZIKRA: JURNAL STUDI ILMU AL-QUR'AN DAN AL-HADITS Vol 18 No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/002024182059300

Abstract

AbstractThis study analyzes the development of the concept of going green from the perspective of Hadith. The book Ṣaḥīḥ al-Bukhārῑ kitab al-Ḥarṡ wa al-Muzāraʻah has various hadiths on environmental protection (go green). This study employs a qualitative method based on library research, books, journals, and scholarly works. The study is based on the Prophet's Hadith, confirmed by Yusuf al-Qaradawi's hadith matan. It involves compiling relevant hadiths, understanding sabāb al-wurūd, determining the meaning of vocabulary in the hadith text, and concluding the concept of go green. This study aims to investigate how the concept of go green, as expressed in the Prophet's Hadith through Bukhari's narration, can be understood using Yusuf al-Qaradhawi's theory of understanding. The study's findings include utilizing vacant land by planting trees to prevent it from becoming neglected. Second, become accustomed to planting trees because it is a noble activity that merits charity. Third, do not cut down trees illegally, as this can harm the environment and humanity.Keywords: Concept; Go green; Maʻānῑ al-Ḥadῑṡ; Qardhawi. AbstrakTulisan ini membahas tentang kontruksi konsep go green dalam perspektif Hadis. Dalam hadis Nabi Muhammad saw yang tercantum dalam kitab Ṣaḥīḥ al-Bukhārῑ kitab al-Ḥarṡ wa al-Muzāraʻah tercantum beberapa hadis yang terkait dengan konsep pelestarian lingkungan (go green). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang didasarkan pada library research, buku, jurnal maupun kitab para ulama’. Penelitian ini juga berlandaskan pada hadis Nabi dan diteguhkan dengan pemikiran matan hadis menurut Yusuf al-Qaradawi, yakni dengan menghimpun hadis-hadis yang relevan, memahami sabāb al-wurūd, memastikan makna kosakata dalam teks hadis kemudian menyimpulkan konsep go green. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep go green berdasarkan hadis Nabi melalui riwayat Bukhari jika ditelaah menggunakan teori pemahaman Yusuf al-Qaradhawi. Hasil penelitian diantaranya, pertama, memanfaatkan lahan kosong dengan menanami pohon sehingga lahan tersebut tidak terbengkalai. Kedua, membiasakan diri untuk mulai menanam pohon karena hal tersebut merupakan perilaku mulia dan bernilai sedekah. Ketiga, tidak menebang pohon secara liar karena hal tersebut dapat menimbulkan dampak negatif baik bagi bumi maupun bagi manusia. Kata Kunci: Go green; Konsep; Maʻānῑ al-Ḥadῑṡ; Qardhawi.
Reconstructing The Legal Protection Of Indonesian Migrant Workers Facing The Death Penalty (Jinayat) In Saudi Arabia: National And International Legal Perspectives Muchlis, Ahmad; Pujiyono, Pujiyono; Sa'adah, Nabitatus
Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/sjhp.v25i1.18269

Abstract

  This study examines the reconstruction of the legal protection model for Indonesian migrant workers (PMI) facing the death penalty in Saudi Arabia from both national and international legal perspectives. The research aims to evaluate the effectiveness of existing legal instruments, identify implementation gaps, and propose a comprehensive, human rights–based model of protection. Employing a normative juridical (doctrinal) method, the study analyzes Indonesia’s constitutional and statutory framework, international conventions such as the Vienna Convention on Consular Relations (1963), and the structure of Saudi Arabia’s jināyāt legal system. The findings reveal that although Indonesia possesses a robust national legal framework, weak implementation, inadequate inter-agency coordination, and limited bilateral enforcement mechanisms continue to expose migrant workers to severe human rights risks, particularly due to Saudi Arabia’s non-compliance with Mandatory Consular Notification (MCN). The study recommends the establishment of binding bilateral agreements, the strengthening of legal diplomacy and attaché functions, and the harmonization of national law with international human rights standards. The implications highlight that migrant worker protection must operate as an integrated system—covering prevention, legal assistance, and post-trial support—to effectively realize the state’s constitutional duty to protect its citizens abroad.  
Tingkat Pemahaman Mahasiswa Preklinik dan Klinik Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta terhadap Kaidah Dasar Bioetika dan Perilaku Penilaian Moral Muchlis, Ahmad; Syafruddin, Amir; Tubarad, Gladys Dwiani Tinovella; Sabrina, Annaya Noor
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 14 No 2 (2024): Maret 2024
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33657/jurkessia.v14i2.910

Abstract

Essentially, a doctor is evaluated not only by his capability to treat disease, but also by his ability to make choices in order to keep both the patient and the doctor in question while adhering to the applicable norms and regulations. As a result, medical students must understand the fundamental principles of bioethics and make proper ethical judgements. The objective of this research is to evaluate preclinical and clinical students' awareness of basic bioethics concepts at Muhammadiyah University Jakarta's Faculty of Medicine and Health. The Simple Cross-sectional approach was used on 83 students, 43 preclinical and 40 clinical, by using study instruments Basic Bioethical Rules Test (KDB) and Moral Research Test (UPM). The study's end goal is to uncover preclinical and clinical students' thoughts on how KDB and UPM might be implemented, not just as information that can be formed as output in the form of writing and scientific infographic posters.