Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Wordwall dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas II SDN Bugangan 03 Utami, Dian Fauzia; Nuroso, Harto; Pitarti, Intan Octavira; Mudzanatun, Mudzanatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran Wordwall dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas II di SDN Bugangan 03. Wordwall merupakan media pembelajaran berbasis aplikasi web yang menyediakan berbagai permainan edukatif. Jenis metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif adalah metode penelitian untuk mendapatkan data sesuai fakta di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan instrumen penelitian meliputi lembar observasi, lembar wawancara, dan lembar angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran wordwall membantu siswa dalam memahami pembelajaran bahasa Indonesia secara lebih menyenangkan dan menarik. Namun, dalam penggunaan aplikasi Wordwall membutuhkan koneksi internet yang memadai. Dengan demikian, dalam penggunaan media pembelajaran wordwall terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pendidik.
Penerapan Model Project Based Learning terhadap Keaktifan Siswa pada Pembelajaran IPAS Kelas V di SDN Sambirejo 02 Anggraini, Desi Novita; Mudzanatun, Mudzanatun; Nuruliarsih, Nuruliarsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil observasi awal menunjukkan bahwa keaktifan peserta didik kelas V SDN Sambirejo 02 masih rendah dalam proses pembelajaran IPAS. Peserta didik belum mampu untuk merespon secara aktif dalam kegiatan pembelajaran sehingga pembelajaran masih cenderung bersifat satu arah saja dan aspek oral activity peserta didik juga menjadi kurang terlihat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap keaktifan peserta didik pada pembelajaran IPAS Kelas V di SDN Sambirejo 02. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah guru kelas dan peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model project based learning pada pembelajaran IPAS di SDN Sambirejo 02 dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dalam belajar. Terlihat dari skor keaktifan peserta didik yang mencapai 88,4 serta pada saat proses pembelajaran berlangsung peserta didik membuat proyeknya dengan senang dan antusias.
Penerapan Kuis Wordwall dalam Keaktifan Belajar Peserta Didik Kelas IV C SD Supriyadi Semarang Rafidah, Huwaida Nur; Mudzanatun, Mudzanatun; Armin Wibowo, Sapto; Muzaki Assidiqi, Muhammad
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i2.1072

Abstract

This research regarding student innovation and activeness in learning can be an important basis for designing effective learning strategies. With the aim of research to find out the results of applying the WordWall quiz in active learning. This type of research uses a qualitative descriptive research method, with a case study research design. Data analysis techniques for data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. with research subjects totaling 29 students from class IV C SD Supriyadi Semarang. Before implementing WordWall there were still many students who were not enthusiastic about learning. The use of WordWall media in learning has a positive influence on students' activeness in learning. WordWall can help teachers be more creative and make the learning environment interesting and fun because it focuses on students, is technology-based, and makes students feel comfortable and at ease while learning. Apart from that, WordWall media helps learning because it is fun and is useful for increasing student activity.
Penggunaaan Model Team Games Tournament (TGT) pada Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kerja sama dan Hasil Belajar pada Siswa Kelas 1 SDN Bugangan 03 Indah, Aprilia Sukma; Nuroso, Harto; Numareta, Frederica Yudina; Mudzanatun, Mudzanatun
Jurnal Simki Pedagogia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v7i2.737

Abstract

This research was motivated by providing stimulation to grade 1 students at SDN Bugangan 03 regarding cooperation and improving learning outcomes for students. The aim of this research is to stimulate the ability to collaborate between grade 1 students so as to create an environment that cares for each other and is able to work together and the impact of collaboration between students. This research uses a qualitative approach with descriptive analysis. The research results show that by learning using the Team Games Tournament (TGT) method, students become more enthusiastic in participating in the learning process because of the competition created to motivate students to compete with each other. Apart from that, students are also more active in solving existing problems. This change in attitude can be seen from the results of the attitude assessment carried out by the teacher. Based on the results of the tests carried out, it shows that the learning outcomes obtained by students are better. This can be seen from the results of evaluations carried out by students which are getting better and improving.
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PPKn TEMA 7 SUBTEMA 1 KELAS IV SD wahyuni, Anik; Patonah, Siti; Mudzanatun, Mudzanatun
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 15, No 2 (2025): Malih Peddas, Volume 15, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v15i2.10789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai karakter yang terkandung pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn). Jenis penelitian ini menggunakan kajian pustaka, kajian pustaka dalam penelitian ilmiah yaitu salah satu bagian penting dari keseluruhan suatu langkah-langkah pada metode penelitian. Penelitian kepustakaan merupakan suatu kegiatan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan cara mengumpulkan data-data atau berdasarkan karya tulis ilmiah dengan bertujuan obyek penelitian atau pengumpulan datanya yang bersifat kepustakaan, kemudian dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah diuraikan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa nila-nilai  karakter pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) siswa kelas IV SD terdapat 9 nilai karakter yang ditemukan yaitu Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Sedangkan nilai-nilai karakter yang tidak ditemukan adalah Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Menghargai Prestasi, Bersahabat/Komunikatif, Cinta Damai, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, Tanggung Jawab dan Gemar Membaca. Nilai-nilai karakter yang telah diteliti terdiri dari 18 nilai karakter dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa oleh kemendikbud.
ANALISIS MISKONSEPSI IPAS MATERI CAHAYA DAN SIFATNYA MELALUI TWO-TIER MULTIPLE CHOICE (TTMC) KELAS V SD Yantaviyani, Fina; Handayani, Diana Endah; Mudzanatun, Mudzanatun
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23896

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah masih sering ditemukannya miskonsepsi pada siswa sekolah dasar dalam memahami materi IPAS, khususnya cahaya dan sifat-sifatnya. Miskonsepsi tidak hanya disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep sejak awal, tetapi juga oleh faktor internal seperti kurang percaya diri, malu untuk bertanya, serta rendahnya motivasi belajar. Akibatnya, siswa membentuk pemahaman sendiri yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa kelas V SD Negeri Babad 02 terhadap materi cahaya dan sifat-sifatnya menggunakan instrumen Two Tier Multiple Choice (TTMC). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek 12 siswa kelas V dan guru kelas V. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes bentuk TTMC, serta dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa 29,66% siswa mengalami miskonsepsi, 26,00% tidak memahami konsep, 17,66% mengalami salah konsep, dan 26,66% memahami konsep dengan baik. Miskonsepsi ditemukan hampir di seluruh submateri, seperti pembiasan cahaya, cahaya merambat lurus, pemantulan cahaya, penggunaan cermin, cahaya menembus benda bening, dan penguraian cahaya. Temuan ini diperkuat oleh hasil wawancara dan observasi yang menunjukkan bahwa siswa sering menjawab berdasarkan tebakan atau mengikuti teman, serta tidak percaya diri untuk bertanya. Faktor lain seperti keterbatasan media pembelajaran dan dominasi metode ceramah juga turut memengaruhi rendahnya pemahaman konsep.
Analisis Kesulitan Menulis Karangan Narasi pada Siswa Kelas IV SDN Peterongan Semarang Adeliana, Mellisa Putri; Mudzanatun, Mudzanatun; Damayani, Aries Tika
Educatoria : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/educatoria.v6i2.1100

Abstract

This qualitative descriptive study analyzes the difficulties fourth-grade students at Peterongan Elementary School, Semarang, have in writing narrative essays and the contributing factors. The research method employed a qualitative descriptive approach with 23 fourth-grade students and their teachers. Data were collected through observation, writing tests, interviews, and documentation validated through triangulation and data analysis. The results indicate that students' primary difficulties are identifying the main idea (the story lacks focus), developing a less coherent plot, and using spelling, punctuation, and capitalization. Contributing factors include monotonous learning methods, low reading literacy, limited cognitive development, and poor concentration.
Analisis Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA SD Pedurungan Lor 02 Semarang Putri, Prilla Anggia; Mudzanatun, Mudzanatun; Nuvitalia, Duwi; Hartati, Hartati
ALSYS Vol 3 No 3 (2023): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v3i3.1046

Abstract

The research is descriptive qualitative research. The study aims to analyze the use of discovery learning to increasing science in elementary school students learning outcomes. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. This research was conducted at Pedurungan Lor 02 state Elementary School, and the subjects in this study were teachers and fifth grade students of Pedurungan Lor 02 state Elementary School. Qualitative data were analyzed using reduction, then presented, then drawing conclusion. The result were obtained that sains learning, the student has difficulty. This is due to the constraints of learning model unable to motivate students.
STUDI ANALISIS GURU KELAS PADA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DI SD N KARANGSARI KECAMATAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS Astuti, Tri Mei; Mudzanatun, Mudzanatun; Wardana, Muhammad Yusuf Setia
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v6i1.24509

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh penerapan Kurikulum Merdeka di SD N Karangsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, yang telah dilaksanakan secara bertahap sejak tahun ajaran 2022/2023 sampai tahun 2024/2025. Keberhasilan penerapan Kurikulum tersebut sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru kelas dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru kelas dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta kendala yang dihadapi pada penerapan Kurikulum Merdeka di SD N Karangsari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara tersetruktur dengan kepala sekolah, waka kurikulum, guru kelas III dan guru kelas VI, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas III dan guru kelas VI telah memiliki pemahaman yang baik terhadap karakteristik dan Struktur Kurikulum Merdeka, mengikuti pelatihan dan komunitas belajar untuk mendukung implementasi, serta menyusun modul terbuka sesuai kebutuhan siswa. Pelaksanaan pembelajaran mengacu pada prinsip diferensiasi, fokus pada materi esensial dan melaksanakan proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan penguasaan teknologi, waktu penilaian, dan adaptasi terhadap metode pembelajaran baru. Kesimpulannya, kesiapan guru kelas dalam penerapan Kurikulum Merdeka di SD N Karangsari tergolong baik, meskipun masih diperlukan pendampingan dan pelatihan berkelanjutan untuk mengatasi hambatan yang ada. Kata kunci : kurikulum merdeka; guru kelas; pelaksanaan pembelajaran Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh implementasi Kurikulum Mandiri di SDN Karangsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas yang telah dilaksanakan secara bertahap mulai tahun ajaran 2022/2023 sampai dengan tahun ajaran 2024/2025. Keberhasilan penerapan kurikulum sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru kelas dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru kelas dalam merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan kendala yang dihadapi dalam penerapan Kurikulum Mandiri di SDN Karangsari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru kelas III dan VI, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas III dan VI memiliki pemahaman yang baik tentang karakteristik dan struktur Kurikulum Mandiri, telah mengikuti pelatihan dan komunitas belajar untuk mendukung implementasi, serta telah mengembangkan modul terbuka sesuai dengan kebutuhan siswa. Pelaksanaan pembelajaran menganut prinsip diferensiasi, fokus pada materi esensial, dan menerapkan proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila (P5). Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan penguasaan teknologi, waktu penilaian, dan adaptasi terhadap metode pembelajaran baru. Kesimpulannya, kesiapan guru kelas untuk menerapkan Kurikulum Mandiri di SD Karangsari dinilai baik, meskipun pendampingan dan pelatihan berkelanjutan masih diperlukan untuk mengatasi tantangan yang ada.
ANALISIS MISKONSEPSI IPAS MATERI CAHAYA DAN SIFATNYA MELALUI TWO-TIER MULTIPLE CHOICE (TTMC) KELAS V SD Yantaviyani, Fina; Handayani, Diana Endah; Mudzanatun, Mudzanatun
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23896

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah masih sering ditemukannya miskonsepsi pada siswa sekolah dasar dalam memahami materi IPAS, khususnya cahaya dan sifat-sifatnya. Miskonsepsi tidak hanya disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep sejak awal, tetapi juga oleh faktor internal seperti kurang percaya diri, malu untuk bertanya, serta rendahnya motivasi belajar. Akibatnya, siswa membentuk pemahaman sendiri yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa kelas V SD Negeri Babad 02 terhadap materi cahaya dan sifat-sifatnya menggunakan instrumen Two Tier Multiple Choice (TTMC). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek 12 siswa kelas V dan guru kelas V. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes bentuk TTMC, serta dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa 29,66% siswa mengalami miskonsepsi, 26,00% tidak memahami konsep, 17,66% mengalami salah konsep, dan 26,66% memahami konsep dengan baik. Miskonsepsi ditemukan hampir di seluruh submateri, seperti pembiasan cahaya, cahaya merambat lurus, pemantulan cahaya, penggunaan cermin, cahaya menembus benda bening, dan penguraian cahaya. Temuan ini diperkuat oleh hasil wawancara dan observasi yang menunjukkan bahwa siswa sering menjawab berdasarkan tebakan atau mengikuti teman, serta tidak percaya diri untuk bertanya. Faktor lain seperti keterbatasan media pembelajaran dan dominasi metode ceramah juga turut memengaruhi rendahnya pemahaman konsep.
Co-Authors A.Y. Soegeng Ysh Adeliana, Mellisa Putri Afifah A.Y, Nur Agus Wiyanto Agustina, Naila Intan Muna Agustini, Ferina Amin, Yuliana Fitri Anggraini, Desi Novita Aries Tika Damayani, Aries Tika Arisyanto, Prasena Armin Wibowo, Sapto Astuti, Tri Mei Basyar, Mohammad Aniq Khairul Betty Suci Tantikasari Cahyani, Septi Dwi Choirul Huda Choirul Huda David Indrianto Dewi, Tyass Puspita Diana Endah Handayani djariyo djariyo Duwi Nuvitalia Dwi Fita Rusilawati Dwi Setya Putri, Anggun Eka Luthfiana Eko Prasetya, Eko Enny Budi Wijaya Erika, Erika Rahayu Ervina Eka Subekti Fajar Cahyadi Ferdiyanto, Muhammad Agung Filia Prima Atharina Fine Reffiane Fitriana, Nurul Laily Gymnastiar, Akbar Hanifah, Astari Hariadi, Toni Febri Hartati Hartati Harto Nuroso Henry Januar Saputra, Henry Januar Husni Wakhyudin Ibnu Fatkhu Royana Ihsan, Yuniar Mafhum Iin Purnamasari Iin Purnamasari Ikha Listyarini Indah, Aprilia Sukma Isnuryantono, E Isnuryantono, Effendi Iswatun Fauziah Karisma, Rista Kasiyanti, Kasiyanti Khasanah, Siti Khuluqul Khusnul Fajriyah Khusnul Fajriyah Kiswoyo Kiswoyo Kiswoyo, Kiswoyo Kurniasih, Eka Lutfianasari, Yessy Latifatul Mas?ut, Bilal lutfi Mas’ut, Bilal lutfi Masruroh, Uur Miftahul Jannah, Feryana N Mila, Febriana Jamiatul Moh Rohmat Said Muhammad Arief Budiman Muzaki Assidiqi, Muhammad Nafaikah, Anin Numareta, Frederica Yudina Nuralita, Aza Nurhikhmah, Desy Ayu Nuroso, H Nuruliarsih, Nuruliarsih Oktaviana, Elta Pitarti, Intan Octavira Purwadi Purwadi Putri, Lidya Karulina Putri, Nuha Nisrina Putri, Prilla Anggia Qoriati Mushafanah Qothi, Fiqhi Amirul R, Ainun Rafidah, Huwaida Nur Rahmat Rais Rahmat Rais, Rahmawati, Itsna Ayu Rahmawati, Tri Fildzah Rahmayasintha Erlinda Maharani Restin Oktifia Rinasih, Dinda Puspo Ritna, Hanif Putri Anggoro Rizqi Uswatun Khasanah Rohmawati, Nur Rokhaniyah, Septi Rositania, Lenisa Wahyu Rustopo Rustopo Salsabila, Ihda Lutfiana Saputra, Dhahana Aris Saputra, Rahmawati Henry Januar Septiana, Elvira Eva Septiani, Irhamah Setyaningsih, Ariani Nur Siti Khuluqul Khasanah Siti Patonah Sukamto Sukamto Sunan Baedowi, Sunan Sutrisno Sutrisno Suyitno Suyitno Utami, Dian Fauzia Veryliana Purnamasari, Veryliana Wahyuni, Anik Wardana, M. Yusuf Wardana, Muhammad Yusuf Setia Warsito, Leonardus Ronggo Wawan Priyanto Wulandari, Anggit Bayu Yantaviyani, Fina Ysh, Soegeng Zafitra, Rahma Zakiyyah, Lutfi