Dermawan, Rahmansyah
Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENYULUHAN PENGGUNAAN BENIH BERMUTU DALAM BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA PADA KELOMPOK WANITA TANI SELASIH KOTA MAKASSAR Riadi, Muh.; Dermawan, Rahmansyah; Iswoyo, Hari; Nurfaida, Nurfaida; Ridwan, Ifayanti; Dariati, Tigin; Mantja, Katriani; Yanti, Cri Wahyuni Brahmi; Laurenze, Reynaldi; Faried, Muh.; Bahrun, Abd. Haris; Anugerahwati, Andi
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i4.44748

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Selasih bertujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan pengetahuan anggota KWT mengenai karakteristik benih bermutu dan dampak penggunaan benih bermutu terhadap produktivitas tanaman hortikultura. Pendekatan yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah partisipatif-edukatif dalam bentuk penyuluhan, dimana anggota mitra dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Pada tahap akhir dilakukan evaluasi terhadap peningkatan pengetahuan mitra menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan penyuluhan dihadiri oleh 40 peserta yang terdiri atas anggota KWT Selasih, penyuluh pertanian dari Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, masyarakat sekitar, dosen dan mahasiswa. Kegiatan pengabdian meliputi pemberian materi oleh tim pengabdi kemudian dilanjutkan diskusi dan tanya jawab. Kegiatan penyuluhan telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mitra tentang pentingnya menggunakan benih bermutu dalam budidaya tanaman hortikultura. Mitra juga telah memahami peran pemuliaan tanaman dalam menghasilkan benih dan bibit unggul tanaman hortikultura serta praktik budidaya yang baik menggunakan pupuk organik dan anorganik. Peningkatan pemahaman peserta ditunjukkan dari hasil pre-test dan post-test yakni dari seluruh pertanyaan terjadi peningkatan rata-rata sebesar 45,71% dari 22,86% menjadi 68,57%. Kata kunci: Benih bermutu, tanaman hortikultura, penyuluhan, kelompok wanita tani. ABSTRACT The community service activities carried out at the Selasih Women Farmers Group (KWT) aim to provide understanding and increase the knowledge of KWT members regarding the characteristics of high-quality seeds and the impact of using high-quality seeds on the productivity of horticultural crops. The approach used in the community service activities is participatory-educational in the form of counseling, where partner members are actively involved in every stage of the activity. At the final stage, an evaluation of the increase in partner knowledge was conducted using pre-tests and post-tests. The extension activity was attended by 40 participants, consisting of KWT Selasih members, agricultural extension officers from Department of Fisheries and Agriculture (DP2) of Makassar City, local community member, lecturers, and students. The community service activities included material delivery by the community service team, followed by discussions and question-and-answer sessions. The extension activity successfully increased partners' knowledge and understanding of the importance of using high-quality seeds in horticultural crop production. The partners also understood the role of plant breeding in producing high-quality seeds and seedlings for horticultural crops, as well as good cultivation practices using organic and inorganic fertilizers. The improvement in understanding was demonstrated by the results of the pre-test and post-test, namely from all questions there was an average increase from 22.86% to 68.57% or 45.71%. Keywords: High-quality seeds, horticulture crops, extension services, women farmers group.
Response of (Capsicum annuum L.) to Trichoderma Enrichment in Planting Medium and Application of Boron Fertilizer Dermawan, Rahmansyah; Farid B. D. R., Muh.; Ridwan Saleh, Ifayanti; Syarifuddin, Reni
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.214 KB) | DOI: 10.29244/jhi.10.1.1-9

Abstract

Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui respon beberapa varietas cabai besar (Capsicum annuum L.) terhadap pengayaan Trichoderma pada media tanam dan aplikasi pupuk Boron. Penelitian berlangsung dari bulan Juni-September 2017 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar dan dilaksanakan dalam bentuk percobaan Rancangan Petak Terpisah dalam rancangan acak kelompok faktorial dengan 2 faktor. Percobaan diatur dengan varietas cabai besar sebagai petak utama yaitu varietas Karina (V1), varietas Tombak (V2), dan varietas Panex 100 F1(V3) sedangkan kombinasi cendawan Trichoderma dan pemupukan Boron sebagai anak petak terdiri atas 6 kombinasi perlakuan. Penelitian menunjukkan interaksi yang nyata antara perlakuan varietas dan Trichoderma-Boron pada parameter tinggi tanaman dan terdapat pengaruh nyata dari perlakuan varietas terhadap jumlah cabang produktif dan jumlah buah per tanaman. Pengaruh nyata dari perlakuan Trichoderma-Boron ditunjukkan pada parameter panjang buah per tanaman umur 100 HST. Interaksi yang memberikan hasil terbaik yaitu pada perlakuan Trichoderma asperellum 4 g tan-1 dan varietas Panex 100 F1 pada tinggi tanaman yaitu 47.77 cm. Perlakuan varietas memberikan hasil terbaik pada varietas Karina dan perlakuan kombinasi Trichoderma-Boron memberikan hasil terbaik pada perlakuan Trichoderma asperellum 4 g tan-1 + Boron 1 mg L-1. Kata kunci: Capsicum annuum L., mikroba, pupuk boron, varietas
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) SELASIH DALAM PENINGKATAN PRODUKSI SAYURAN DI KOTA MAKASSAR MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI DRIP-FERTIGASI BERBASIS GRAVITASI Dermawan, Rahmansyah; R., Ade Fitria; S., Fazya Nabilah; Widiayani, Nuniek; Kasim, Nurlina; Haring, Feranita; Syaiful, Syatrianty A.; Mantja, Katriani; Iswoyo, Hari; Dariati, Tigin; Yanti, Cri Wahyuni B.; Nurfaida, Nurfaida; P., Artono Adne
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i1.48073

Abstract

Penerapan teknologi drip fertigasi pada Kelompok Wanita Tani (KWT) dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air, waktu, dan tenaga kerja dalam pemeliharaan di kebun sayuran. Teknologi drip fertigasi (penyiraman dan pemupukan secara tetes dan bersamaan) sebagai upaya mengatasi dampak negatif perubahan iklim (kekeringan) yang banyak dialami oleh kelompok tani termasuk KWT Selasih. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan mitra mengenai teknologi drip fertigasi agar produksi dan kualitas sayuran meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga membekali mitra dengan keterampilan pengolahan bahan organik menjadi pupuk kompos dan pupuk organik cair (POC), pengenalan ecoenzim, dan sistem pertanaman secara permakultur. Kegiatan pengabdian ini berlangsung sejak September-November 2025 di KWT Selasih, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang budidaya sayuran menggunakan drip fertigasi berbasis gravitasi. Hasil pre-test menunjukkan 50% dari anggota KWT sudah memiliki pengetahuan tentang apa yang dimaksud dengan teknologi drip fertigasi serta manfaatnya dalam budidaya tanaman sayuran. Bahkan 75% dari anggota KWT sudah mengetahui bahwa penggunaan teknologi drip fertigasi dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air, dan hampir semua anggota KWT sudah bisa membedakan antara teknologi drip fertigasi dengan metode penyiraman tradisional. Setelah penyuluhan, pengetahuan anggota KWT terkait teknologi drip fertigasi meningkat dengan menunjukkan jawaban 100% benar. Kegiatan ini juga menempatkan seperangkat teknologi drip fertigasi berbasis gravitasi di kebun mitra. Informasi kegiatan ini juga telah tersebar melalui media online dan channel Youtube.    Kata kunci: Drip fertigasi, pertanian perkotaan, kelompok wanita tani, sayuran.   ABSTRACT The application of drip-fertigation technology in the Women Farmers Group (KWT) was carried out to improve the efficiency of water use, time, and labor in maintaining vegetable gardens. Drip-fertigation technology (watering and fertilizing simultaneously) is an effort to overcome the negative impacts of climate change (drought) which is widely experienced by farmer groups including KWT Selasih. This community service activity aims to increase the knowledge, insight, and skills of partners regarding drip-fertigation technology to increase vegetable production and quality. In addition, this activity also equips partners with skills in processing organic materials into compost and liquid organic fertilizer (POC), an introduction to ecoenzymes, and permaculture planting systems. This community service activity took place from September to November 2025 at KWT Selasih, Bangkala Village, Manggala District, Makassar City. This activity succeeded in increasing knowledge and skills about vegetable cultivation using gravity-based drip-fertigation. Pre-test results showed that 50% of KWT members already had knowledge about what is meant by drip fertigation technology and its benefits in vegetable cultivation. In fact, 75% of KWT members already know that using drip fertigation technology can increase water efficiency, and almost all KWT members can differentiate between drip fertigation technology and traditional watering methods. After the extension, KWT members' knowledge of drip fertigation technology increased, with 100% of the answers being correct. This activity also included the placement of a gravity-based drip-fertigation technology kit in partner gardens. Information about this activity has also been disseminated through online media and YouTube channels.   Keywords: Drip-fertigation, urban farming, vegetables, women farmer groups.
Study of Wheat (Triticum aestivum L.) Seed Deterioration Pattern Using a Systems Approach Syaefullah, Enrico; Arif, Abdullah Bin; Jamal, Irpan Badrul; Dermawan, Rahmansyah; Kurnianingsih, Astuti; Sefrila, Marlin; Khamid, Miftakhul Bakhrir Rozaq; Tustiyani, Isna; Paisey, Elda Kristiani; Badrudin, Ubad
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 2, DESEMBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i2.49188

Abstract

Wheat seeds, one of the orthodox seed types, naturally experience a decline in quality during long-term storage. This deterioration is a complex process that involves various factors throughout the seed's lifecycle. However, seed deterioration studies are based on static approaches. Therefore, moving from static to dynamic indicators, which describe changes in the state of seed biological systems over time, would be exciting. The study aimed to estimate the vigor and storability of wheat seeds based on a systems approach. The research was carried out using a systems approach, while the stages of the research were as follows: literature study and data collection from several scientific journals, preparation of flowcharts, models, simulations, and validation. The results showed that the estimation of wheat seed deterioration could be predicted through a systems approach. The estimation of wheat seed deterioration is a system that involves many variables that are interrelated and occur simultaneously. The following equations can estimate the wheat seed deterioration model: ROS(t) = ROS(t - dt) + (-H2O2) x dt; H2O2 = ROS x Changes index of H2O2; MDA = 4.62271 + (18.4012 - 4.62271) x exp (-22.2767 x H2O2 1.70613); FFA = 123.336 x exp (-10.1865 x H2O2); germination = 2.30234 + (109.524 - 2.30234) / (1 + exp (11.4657 x ln ('MDA' / 9.39342))). During storage, antioxidant enzymes that degrade reactive oxygen species (ROS) become inactive. The accumulation of ROS leads to membrane damage, resulting in decreased vigor, which is characterized by reduced germination rates.
Co-Authors . KAIMUDDIN . NURFAIDA Abdullah Bin Arif Adam, Ahmad Fatih Agus Dana Permana Ahmad Faizal Ahmad Rifai Amin, Rusdayani Amin, Rusdayani AMIR YASSI Anugerahwati, Andi Astrada, Muhammad Fachri Rama Dwi Astuti Kurnianingsih Aswin, Rifdah Nafilah Bahrun, Abd. Haris Bintoyan, Winda Brahmi Yanti, Cri Wahyuni Chen Kai Cheng Wen Cheng Wen CRI WAHYUNI BRAHMI YANTI, CRI WAHYUNI BRAHMI Dariati, Tigin Dariati, Tigin Ding Zhaohua Enrico Syaefullah Farid B. D. R., Muh. Faried, Muh. FARIED, MUHAMMAD Feriawan, Andi Haring, Feranita Haring, Feranita Huanying, Xiao Ifayanti Ridwan Saleh Ifayanti Ridwan, Ifayanti Ihsan, Muhammad Takbiratul Irpan Badrul Jamal, Irpan Badrul Isna Tustiyani Iswoyo, Hari Juita, Nirmala Kai, Chen Kaimuddin Kaimuddin, Kaimuddin Karlina Syahruddin Karlina Syahruddin, Karlina Laurenze, Reynaldi Lu Zengbin Mantja, Katriani Meyrliani, Meyrliani Miftakhul Bakhrir Rozaq Khamid Mollah, Abdul Mollah, Abdul Muhammad Irsan Nanda, Rezki Ayu Nurannisa, Sitti Nurlina Kasim P., Artono Adne Paisey, Elda Kristiani Pata’dungan, Lianan Qi Shijun R., Ade Fitria Riadi, Muh. Ridwan Saleh, Ifayanti Rinaldi Sjahril, Rinaldi Rukka, Rusli M. Rukka, Rusli M. S., Fazya Nabilah Saleh, Ifayanti Ridwan Salmiati, St Sampepadang, Novianti Sefrila, Marlin Shadiq, Syarifah Askina Shijun, Qi St Salmiati Sulaeha Sulaeha, Sulaeha Suxian, Zhao Syarifuddin, Reni SYATRIANTY A. SYAIFUL Ubad Badrudin Viligius, Viligius Wang Zhiwu Widiayani, Nuniek Widiayani, Nuniek Winanda, Erdy Xiao Huanying Yanti, Cri Wahyuni B. YUNUS MUSA Zengbin, Lu Zhao Suxian Zhaohua, Ding Zhiwu, Wang