Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pemanfaatan Hasil Laut dalam Pembuatan Abon Ikan sebagai Makanan Khas Dusun Gerupuk, Desa Sengkol Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Shinta Wahyu Ningsih; M. Zohri; Rizki Hendriawan; Deby Putri Christianingsih; Slamet Suprayogi; Febriana Irfani; Agung Suryanto; Suhd; Tannia Rosali Oktaviani; Nasril Hanan; Muhammad Junaidi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.162

Abstract

Dusun Gerupuk merupakan dusun yang terletak pada sisi barat Teluk Gerupuk. Mayoritas penduduk di Dusun Gerupuk bekerja sebagai nelayan, baik nelayan tangkap maupun nelayan budidaya. Hasil tangkap ikan nelayan umumnya didistribusikan ke pedagang kecil. Namun, waktu simpan ikan sangat pendek sehingga harus ada inovasi yang dapat memperpanjang waktu simpan ikan tersebut. salah satunya yaitu dengan membuat inovasi produk olahan berupa Abon Ikan. Karena minimnya pengetahuan masyarakat Gerupuk mengenai pengolahan ikan segar menjadi abon, sehingga diadakan pelatihan pembuatan abon ikan di Dusun Gerupuk tujuan dilakukannya kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan motivasi masyarakat terutama ibu-ibu dalam mengolah ikan serta dapat memperpanjang waktu simpan dan meningkatkan nilai ekonomi dari ikan. Metode yang digunakan yaitu FGD (Focus Group Discussion). Persiapan uji coba produksi, kegiatan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pelatihan ini yaitu sebuah produk berupa abon ikan serta terbentuknya kelompok usaha yang berjumlah 4 orang. Diharapkan setelah kegiatan ini usaha abon ikan akan terus berjalan dan produk abon ikan bisa menjadi produk oleh oleh Khas Dusun Gerupuk.
Pengaruh Pemberian Rumput Laut yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Kerang Abalon (Haliotis squamata) Devi Wahyuni Cahyani; Muhammad Junaidi; Wastu Ayu Diamahesa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7645

Abstract

Indonesia memiliki garis pantai terpanjang di dunia, yakni sekitar 81.000 km. Salah satu jenis ikan yang banyak diminati dalam budidaya adalah abalon (Haliotis squamata) yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan permintaan pasar yang tinggi. Namun, budidaya abalon masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, sulitnya mendapatkan benih berkualitas, masa budidaya yang panjang, serta manajemen pakan yang kurang memadai. Di antara kendala tersebut, manajemen pakan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan budidaya abalon. Pakan memegang peranan penting, terutama sebagai sumber energi untuk mendukung kelangsungan hidup dan pertumbuhan abalon. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang terdiri dari lima perlakuan pemberian pakan dan tiga kali ulangan, yaitu P1 (Ulva sp.), P2 (Kappaphycus alvarezii), P3 (Gracilaria sp.), P4 (Gracilaria sp. + Ulva sp.), dan P5 (Gracilaria sp. + Kappaphycus alvarezii). Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan P4, yaitu kombinasi Gracilaria sp. dan Ulva sp. secara signifikan meningkatkan kinerja pertumbuhan. Perlakuan ini menghasilkan pertambahan berat tertinggi yakni 2,62 gram, pertambahan panjang 0,64 cm, laju pertumbuhan spesifik (SGR) 2,05% per hari, efisiensi pemanfaatan pakan 88%, total konsumsi pakan 161,26 gram, rasio konversi pakan (FCR) 1,14, dan tingkat kelangsungan hidup 85%.
Pendidikan Inklusif dan Peningkatan Partisipasi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus Siti Mayang Sari; Muhammad Junaidi; Mhd Syafii
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/3p2ezr41

Abstract

Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memahami fenomena secara mendalam melalui analisis data. Perorehan data melalui wawancara, observasi, atau dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang anak pendidikan anak inklusif dan peningkatan partisipati sosialnya. Selama ini, sebagian orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus kerap menyekolahkan anaknya di sekolah luar biasa atau Sekolah Luar Biasa (SLB). Hal ini dikarenakan metode pembelajaran di SLB memang dirancang dan disesuaikan dengan anak berkebutuhan khusus. SLB bukan satu-satunya pilihan bagi anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus juga dapat mengenyam pendidikan di sekolah inklusif, Pemerintah telah mencanangkan program sekolah inklusif agar anak berkebutuhan khusus tetap bisa mendapatkan haknya untuk mendapatkan pendidikan wajib selama 9 tahun. Anak-anak berkebutuhan khusus dapat belajar bersama dengan anak-anak normal lainnya. Sistem pembelajaran, pengajaran, kurikulum, sarana dan prasarana, serta sistem penilaian pada sekolah inklusif akan mengakomodasi kebutuhan anak penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat beradaptasi dan memperoleh pendidikan sebaik-baiknya. Partisipasi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah pelibatan anak berkebutuhan khusus dalam berbagai kegiatan sosial dan kehidupan bermasyarakat, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat pada umumnya.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER ISLAM BERBASIS PEMBIASAAN SISWA-SISWI DI MADRASAH IBTIDAIYAH DARUL HUDA GRESIK Muhammad Junaidi; M. Anas Ma’arif
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama pendidikan Islam adalah untuk menghasilkan manusia yang baik, dalam mencapai tujuan tersebut dibutuhkan proses dan metode- metode yang efisien agar tujuan tersebut dapat tercapai secara maksimal sesuai yang diinginkan. Dalam pencapaian tujuan tersebut salah satunya yaitu dengan menanamkan karakter religius yang terdapat dalam pendidikan karakter ke dalam diri siswa, dan ini membutuhkan proses yang panjang dan harus dijalankan secara konsisten agar mendapatkan hasil yang memuaskan. MI Darul Huda Kalipadang Benjeng Gresik dalam pelaksanaan proses belajar mengajar sekolah ini juga menanamkan nilai-nilai karakter melalui Pembiasaan kepada para siswanya untuk memperkuat akidah para siswanya dan agar selalu berpegang teguh pada ajaran agama islam. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah; 1) Untuk  Mengetahui Penerapan metode pendidikan Islam untuk membentuk nilai-nilai karakter siswa-siswi di Madrasah Ibtidaiyah Darul Huda Gresik, 2) Untuk  Mengetahui Implementasi pembiasaan pendidikan Islam dalam pembentukan nilai-nilai karakter siswa-siswi di Madrasah Ibtidaiyah Darul Huda Gresik. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan (1) wawancara mendalam, (2) observasi partisipatif,(3) dokumentasi. Proses analisa data dilakukan mulai dari pengumpulan data, editing (pemilahan), dan pengecekan keabsahan data. Untuk pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa: 1) Karakter religius Siswa di MI Darul Huda Kalipang Benjeng Gresik: Para siswa-siswi mempunyai keimanan kuat, ketaqwaan kepada Allah SWT, Memiliki Akidah yang kuat, berpegang teguh pada syariat islam, Para siswa-siswi mempunyai akhlak yang mulia dan memiliki karakter yang baik. 2) Implementasi Nilai-nilai karakter di MI Darul Huda Kalipadang Benjeng Gresik, dalam membentuk karakter siswa di MI Darul Huda Kalipadang Benjeng Gresik melalui 2 cara yaitu intrakurikuler dan Pembiasaan.
PERBANDINGAN METODE SAW, TOPSIS DAN WP PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELAYAKAN PENERIMAAN KARTU INDONESIA PINTAR KULIAH (KIP-K) Muhammad Junaidi; Muh.Rasyid Ridha
TEKNOFILE : Jurnal Sistem Informasi Vol. 2 No. 6 (2024): Juni 2024
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) bertujuan untuk memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Proses seleksi penerima KIP-K memerlukan evaluasi berbagai kriteria secara adil dan objektif. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dapat membantu dalam proses seleksi ini dengan mengolah data calon penerima secara menyeluruh. Penelitian ini membandingkan tiga metode SPK yang umum digunakan, yaitu Simple Additive Weighting (SAW), Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), dan Weighted Product (WP). Metode SAW menggunakan penjumlahan terbobot dari nilai kriteria untuk menghitung nilai akhir setiap alternatif. Metode TOPSIS menentukan jarak terdekat dari solusi ideal positif dan terjauh dari solusi ideal negatif untuk setiap alternatif. Metode WP menggunakan perkalian nilai kriteria yang dipangkatkan dengan bobot untuk menghitung nilai akhir. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja ketiga metode tersebut dalam menentukan kelayakan penerimaan KIP-K. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW memiliki akurasi tertinggi dengan nilai o,940 proses seleksi, diikuti oleh metode TOPSIS 0,648 dan WP 0,137. Dengan demikian, penerapan metode SAW dalam SPK dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses seleksi penerima KIP-K, memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran.
PEMBERDAYAAN UMKM NASI UDUK PURWOREJO MELALUI ANALISIS DATA PENJUALAN Muhammad Junaidi; Muhammad Akbar
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian Indonesia mempunyai peran dan potensi yang besar dalam membangun perekonomian nasional maupun sektoral. Namun Jenis Usaha mikro kecil menegah masih kurang dikenal oleh masyarakat luas sehingga berdampak pada pemasaran produk yang mereka hasilkan. Keterbatasan tersebut merupakan permasalahan yang penting bagi UMKM dalam mengembangkan usahanya. Untuk itu kami membuat website untuk media promosi untuk pengenalan produk kepada masyarakat melalui media Internet, dengan tujuanmembantu para pelaku UMKM dikota Tembilahan agar lebih memahami E-Commerce. Analisa ini agar dapat membantu penjualan produk para UMKM diTembilahan terutama UMKM Nasi uduk Purwerejo.
Pengaruh Pemberian Rumput Laut yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Kerang Abalon (Haliotis squamata) Devi Wahyuni Cahyani; Muhammad Junaidi; Wastu Ayu Diamahesa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7645

Abstract

Indonesia memiliki garis pantai terpanjang di dunia, yakni sekitar 81.000 km. Salah satu jenis ikan yang banyak diminati dalam budidaya adalah abalon (Haliotis squamata) yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan permintaan pasar yang tinggi. Namun, budidaya abalon masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, sulitnya mendapatkan benih berkualitas, masa budidaya yang panjang, serta manajemen pakan yang kurang memadai. Di antara kendala tersebut, manajemen pakan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan budidaya abalon. Pakan memegang peranan penting, terutama sebagai sumber energi untuk mendukung kelangsungan hidup dan pertumbuhan abalon. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang terdiri dari lima perlakuan pemberian pakan dan tiga kali ulangan, yaitu P1 (Ulva sp.), P2 (Kappaphycus alvarezii), P3 (Gracilaria sp.), P4 (Gracilaria sp. + Ulva sp.), dan P5 (Gracilaria sp. + Kappaphycus alvarezii). Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan P4, yaitu kombinasi Gracilaria sp. dan Ulva sp. secara signifikan meningkatkan kinerja pertumbuhan. Perlakuan ini menghasilkan pertambahan berat tertinggi yakni 2,62 gram, pertambahan panjang 0,64 cm, laju pertumbuhan spesifik (SGR) 2,05% per hari, efisiensi pemanfaatan pakan 88%, total konsumsi pakan 161,26 gram, rasio konversi pakan (FCR) 1,14, dan tingkat kelangsungan hidup 85%.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI BUDIDAYA IKAN NILA MELALUI PENERAPAN PAKAN ALTERNATIF Wolffia arrhiza DI DESA BAGIK POLAK, LOMBOK BARAT Awan Dermawan; Dewi Putri Lestari; Abd Saddam Mujib; Muhammad Junaidi; Bagus Dwi Hari Setyono; Zaenal Abidin; Andre Rachmat Scabra; Rizky Regina Kawirian; Fariq Azhar; Rangga Idris Affandi; Laily Fitriani Mulyani; Sahrul Alim
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.10171

Abstract

Budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) di Desa Bagik Polak, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat menghadapi kendala tingginya biaya produksi akibat ketergantungan pada pakan pabrikan komersial yang harganya terus meningkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi pembudidaya ikan nila melalui penerapan pakan alternatif berbasis bahan baku lokal. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 dengan metode penyuluhan teknis dan pendampingan selama satu bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta secara signifikan dalam pengenalan, pemilihan, dan aplikasi bahan pakan alternatif lokal. Penerapan pakan alternatif lokal terbukti mampu menekan biaya pakan sehingga meningkatkan efisiensi produksi tanpa mengurangi kualitas hasil budidaya. Program ini sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Deseminasi Sistem Terintegrasi Budidaya Lobster dan Kerang Abalon di Desa Ekas Buana Kabupaten Lombok Timur Muhammad Junaidi; Syawalina Fitria; Awan Dermawan; Muhammad Sumsanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15514

Abstract

Lobster and abalone cultivation with an integrated system is a technological innovation that has the potential for development, in addition to increasing business productivity with an integrated system capable of reducing environmental impacts and optimizing water quality to support the growth of cultivated commodities. Therefore, this integrated cultivation system needs to be disseminated to the farming community through various dissemination methods. Therefore, the purpose of this community service activity is to disseminate the integrated system of lobster and abalone cultivation to the community to address the productivity of the cultivation business through demonstration plots. The dissemination activity of the integrated system of lobster and abalone cultivation was carried out with the partners involved, namely the Pokdakan Pasir Putih Desa Ekas Buana. The activity stages include the stages of preparation of materials and tools, coordination and socialization, implementation of demplots, monitoring and evaluation. The results of this dissemination activity to the farming community are very effective through demonstration plot activities. The demonstration plot of lobster and abalone cultivation with an integrated system obtained a significant increase in the growth performance of lobster and abalone weight by 209% and 74%, respectively. The practice of an integrated lobster and abalone cultivation system is effective in overcoming the low productivity of floating net cage cultivation businesses, where farmers harvest two commodities, namely lobster and abalone.
Pertumbuhan dan konsumsi pakan ikan lele (Clarias sp.) yang diberi pakan berbahan baku lokal Zaenal Abidin; Muhammad Junaidi; Paryono .; Nunik Cokrowati; Salnida Yuniarti
Depik Vol 4, No 1 (2015): APRIL 2015
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.1.1.2360

Abstract

Abstract. Fish meal, corn, and gacor5000 rice bran are feed ingredient which easily obtained. Different of quality and amount of each ingredients in fish feed result a various respons on fish. The aim of this study were to determine respon of growth and feed consumption of walking cat fish (Clarias sp.) which fed feed made of fish meal, rice bran, and corn. The experimental diets containing fish meal, corn meal, and rice bran meal, respectively A. 70;10:19,5.; B. 60;25;14,5 C=60,19,75:19,75; D=60:9,5:30, and the other diets, E and F, were commersial diets. Daily growth rate, feed consumption, feed eficiency, and feed conversion ratio showed significant differences (p0,05) among the treatments. In general, feed consumption rate, daily growth rate, feed efficiency, and feed conversion rate were best obtained on commercial feed, while feed made from local ingredients showed lower performance than commercial feed. The low quality of feed local ingredients were caused by used low quality of local ingredients which caused the level minimum of fibre and ash were high in 17,9% and 23,5%, respectively. The utilization of Local fish meal 60-70%, corn meal 9,5-19,75%, and rice bran meal 14,5-30% in fish diet did not result better growth performance than commercial diet, however the best formulation for local ingredients of fish meal, corn meal, rice bran meal were 60%; 19,75%; 19,75% and 60%; 9,5%;30 % respectively Keywords : Corn meal; diets; feed consumption; fish meal; growth; rice bran; walking catfish (Clarias sp.)Abstrak. Tepung ikan, jagung dan dedak padi adalah merupakan bahan baku yang mudah diperoleh dan dapat digunakan sebagai bahan baku pakan ikan, meskipun demikian perbedaan kualitas setiap jenis bahan baku dan jumlah pengggunaan setiap bahan baku dalam pakan dapat menghasilkan respon yang berbeda terhadap ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan konsumsi pakan ikan lele (Clarias sp.) yang diberikan pakan berbahan tepung ikan, tepung dedak padi, dan tepung jagung. Pakan uji yang dicobakan adalah pakan dengan komposisi tepung ikan: tepung jagung, dan: tepung dedak yang berbeda yaitu masing-masing A=70:10:19,5; B=60:25:14,5; C=60:19,75:19,75; D=60:9,5:30, serta dua pakan komersial yaitu E dan F Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan dengan komposisi bahan baku yang berbeda berpengaruh (p0,05) terhadap laju pertumbuhan harian, tingkat konsumsi pakan, efisiensi pakan dan rasio konversi pakan. Tingkat konsumsi pakan, laju pertumbuhan harian, efisiensi pakan dan rasio konversi pakan yang terbaik diperoleh pada pakan komersial sedangkan pakan yang berbahan baku lokal menunjukkan tampilan yang lebih rendah dibandingkan pakan komersial. Rendahnya kualitas pakan berbahan baku lokal diduga disebabkan oleh bahan baku lokal yang digunakan memiliki kualitas yang rendah sehingga menghasilkan pakan dengan kandungan serat kasar dan abu yang tinggi masing-masing minimal 17,9% dan 23,5%. Penggunaan bahan baku local yaitu tepung ikan 60-70%, tepung jagung 9,5-19,75% dan dedak 14,5 30% belum dapat menghasilkan tampilan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan pakan komersial, meskipun demikian formulasi terbaik pakan berbahan baku lokal diperolah pada komposisi tepung ikan; jagung; dedak adalah 60%; 19,75%; 19,75% dan 60%; 9,5%;30 %.Kata kunci : Ikan lele (Clarias sp.); konsumsi pakan; pakan; pertumbuhan; tepung dedak; tepung ikan; tepung jagung