Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Mengabdi Bersama Untuk Pengembangan Bisnis Budidaya Ikan Di Kelurahan Kastela Kota Ternate Muchdar, Fatma; Syazili, Aras; Munaeni, Waode; Yuliana, Yuliana; Juharni, Juharni; Abdullah, Nursanti; Andriani, Rovina; Samadan, Gamal M.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Maluku Utara merupakan daerah kepulauan dengan potensi budidaya perikanan yang sangat besar. Salah satu daerah yang berpotensi adalah Desa Kastela Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara. Pengembangan budidaya ikan dengan sistem bioflok telah dikembangkan di Laboratorium Basah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun yang berlokasi Kelurahan Kastela, Kota Ternate. Kegiatan bina desa ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai potensi budidaya dengan memanfaatkan inovasi budidaya sistem bioflok sebagai upaya membangun bisnis perikanan budidaya di Kelurahan Kastela. Tahapan kegiatan bina desa ini meliputi: persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan analisis data. Tahap persiapan yang dilakukan adalah melengkapi persyaratan administrasi izin dengan pemerintah Desa Kastela. Pelaksaanaan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai potensi budidaya dengan memanfaatkan inovasi budidaya sistem bioflok dilakukan dengan metode ceramah (pemberian materi budidaya ikan). Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan dilakukan tes berupa kuesioner sebelum dan setelah kegiatan. Materi yang diberikan mengenai potensi dan peluang perikanan budidaya, pengenalan budidaya sistem bioflok, manajemen kualitas air budidaya, serta manajemen kesehatan ikan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta bina desa sebesar 64%. Dengan demikian, hasil kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pengembangan budidaya perikanan di Kelurahan Kastela, Kota Ternate, Maluku Utara.
Peningkatan Kapasistas Masyarakat di Desa Ake Dotilou Melalui Budidaya Ikan Sistem Bioflok Malan, Sudirto; Munaeni, Waode; Samadan, Gamal M.; Syazili, Aras; Ahmad, Khamsiah; Suryani, Suryani; Darsan, Ismi Musdalifah; Aris, M. Aris; Tamrin, Tamrin; Murhum, Mufti Abdul; Daud, Asmar Hi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Peningkatan Kapasitas Masyarakat Melalui Budidaya Ikan Sistem Bioflok” dilaksanakan di Desa Ake Dotilou, Kecamatan Oba Tengah, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya ikan yang efisien dan berkelanjutan. Sistem bioflok dipilih karena teknologi ini memanfaatkan mikroorganisme untuk mengubah limbah menjadi sumber nutrisi tambahan bagi ikan, sehingga mendukung produktivitas budidaya dengan biaya yang lebih rendah dan ramah lingkungan. Kegiatan ini melibatkan pemberian materi dan diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai konsep dan penerapan sistem bioflok. Peserta secara aktif berdiskusi tentang kendala yang mereka hadapi, seperti manajemen kualitas air dan penggunaan pakan, serta solusi praktis yang ditawarkan oleh teknologi bioflok. Selain itu, pelatihan ini membuka wawasan masyarakat terhadap diversifikasi budidaya, termasuk potensi ikan lele dan komoditas lain yang sesuai dengan kondisi lokal. Kegiatan ini juga memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan potensi sumber daya air di desa untuk mendukung keberhasilan budidaya. Selain itu, pemateri juga memaparkan peluang budidaya udang vaname menggunakan sistem bioflok, menekankan manfaat ekonomi dan tantangan teknis yang harus diatasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong penerapan teknologi bioflok secara luas, meningkatkan produksi perikanan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat Desa Ake Dotilou secara berkelanjutan.
Isolation, Identification, and Pathogenicity of Potential Probiotics Isolated from Intestinal Coconut Crab (Birgus latro Linnaeus, 1767) Aris, Muhammad; Tamrin, Tamrin; Munaeni, Waode; Malan, Sudirto; Juharni, Juharni; Labenua, Rusmawati
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v16i1.45647

Abstract

Abstract The supply of coconut crabs (Birgus latro Linnaeus, 1767) has been sourced from capture in the wild. Development efforts in aquaculture have succeeded in producing eggs. However, further development with larval maintenance failed because it was constrained by a low survival rate. This study aimed to identify the potential probiotic bacteria in coconut crabs. Coconut crab samples were collected from Moor Island, South Patani District, Central Halmahera Regency, North Maluku Province, Indonesia. The intestines of coconut crabs were taken as much as 1 g, then ground on a porcelain dish and added to Tri-Salt. The scouring liquid was taken in 0.1 ml and spread on a petri dish containing Nutrient Agar. The isolated used were marked with BL1, BL2, BL3, BL4, and BL5. Molecular identification was performed with sequencing and then analyzed using the Basic Local Alignment Search Tool (BLAST). The selection of isolates from the gastrointestinal tract of coconut crabs showed that the bacteria obtained were Enterobacter tabaci (BL1), Enterobacter hormaechei (BL2), Bacillus horneckiae (BL3), Pseudomonas stutzeri (BL4), and Acinetobacter variabilis (BL5). Further testing revealed that the bacteria A. variabilis (BL5) is a probiotic isolate in coconut crabs. Highlight Research The intestinal bacteria from coconut crabs identified were E. tabaci, E. hormaechei, B. horneckiae, P. stutzeri, and A. variabilis. The E. tabaci strain BL1, E. hormaechei strain BL2, B. Horneckiae strain BL3, and P. stutzeri strain BL4 are pathogenic bacteria. The A. variabilis strain BL5 is potential probiotics bacteria. The A. variabilis strain BL5 showed a better survival rate than other isolates.
APLIKASI MADU HUTAN TERHADAP MASKULINISASI, PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP DARI LARVA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Abdullah, Nursanti; Irfan, M; Yuliana, Yuliana; Subur, Riyadi; Munaeni, Waode
Jurnal Riset Akuakultur Vol 18, No 1 (2023): (Maret 2023)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.18.1.2023.37-47

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) mempunyai kemampuan tinggi dalam bereproduksi, sehingga sulit untuk mencegah inbreeding yang menyebabkan lambatnya pertumbuhan. Salah satu alternatifnya adalah dengan maskulinisasi atau budidaya ikan monoseks dengan satu jenis kelamin saja. Madu memiliki kandungan chrysin dan kalsium yang berperan dalam maskulinisasi. Tujuan dari riset ini idalah mengevaluasi penggunaan madu hutan dari Desa Pohea melalui perendaman dengan tiga level dosis yang berbeda terhadap persentase jantan, pertumbuhan mutlak serta kelangsungan hidup dari larva ikan nila. Ikan uji pada penelitian ini merupakan larva dari ikan nila umur 7 hari, dengan panjang 4,01±0,03 mm. Metode pemberian madu melalui perendaman selama 24 jam. Perlakuan terdiri dari tiga dosis madu yang berbeda yaitu dosis 1% (A), 1,5% (B), dan 2% (C), sedangkan kontrol tanpa perendaman madu (D). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian madu hutan secara signifikan (P<0,05) memberikan persentase jantan yang lebih tinngi dibandingkan dengan kontrol. Pertumbuhan mutlak pada larva yang diberikan dosis madu 2% (C) signifikan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) dibandingkan dengan tanpa pemberian madu atau kontrol (D). Kelangsungan hidup larva menunjukkan bahwa pemberian madu mampu memberikan kelangsungan hidup yang signifikan lebih tinggi atau berbeda nyata (P<0,05) dibandingkan dengan tanpa pemberian madu  atau kontrol (D). Dosis terbaik yang mampu meningkatkan persentase jantan, pertumbuhan mutlak, dan kelangsungan hidup adalah perlakuan dengan dosis 2% (C).Tilapia (Oreochromis niloticus) has a high reproductive ability leading to difficulty in preventing inbreeding which causes slow growth. Suppressing the effects of this trait can be done through masculinization or "monosex fish farming”. Honey contains chrysin and calcium, which play a role in masculinization. This study set out to assess the effects of forest honey, administered in varying doses via immersion method, on the survival rate, growth rate, and percentage of male tilapia larvae. The fish used in this study were tilapia larvae at 7 days old, with an average length of 4.01±0.02 mm. The method of giving honey was through immersion for 24 h. The treatment consisted of three different doses, namely 1% (A), 1,5% (B), and 2% (C), while the control was without honey (D). The findings of this study revealed that providing forest honey significantly (P<0,05) increased the percentage of males compared to the control. The absolute growth of larvae given a dose of 2% honey (C) was significantly different (P<0,05) from the control (D). The survival rate of larvae revealed that honey treatment provided significant (P<0,05) benefits over the control (D). The best dose that was able to increase the percentage of males, absolute growth, and survival rate was the treatment with a dose of 2% (C). 
PENINGKATAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA SANTRI DI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH MELALUI BUDIDAYA IKAN NILA SISTEM BIOFLOK Munaeni, Waode; Abdullah, Nursanti; Haji, Sulfi Abdul; Syafari, Muhamad Rismon
Abdi Panca Marga Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Abdi Panca Marga Edisi Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/abdipancamarga.v5i1.1734

Abstract

Tahfidz Qur'an Hidayatullah Gambesi Islamic Boarding School is an Islamic boarding school that supports skill development in the field of entrepreneurship, such as tilapia cultivation. However, the obstacles faced are low production yields, very high feed costs, and the lack of knowledge and skills of students in fish farming. The aim of this activity is to improve skills in cultivating tilapia using the biofloc system and marketing the cultivation products to students. This activity will be carried out from July to October 2023 at the Tahfidz Qur'an Hidayatullah Gambesi Islamic Boarding School, Ternate City, North Maluku. The activity stages include: providing a complete set of cultivation tools; training and assistance in biofloc system tilapia cultivation; feed management; water quality; and marketing production results. Data collection techniques through questionnaires were given to students before and after training and providing material. The training participants consisted of 17 junior high school (SMP) students in grades 2 and 3. The results of the activity showed that there was an increase in the knowledge and skills of students at the Tahfidz Qur'an Hidayatullah Islamic Boarding School regarding tilapia cultivation using the biofloc system by 71%. The results of this activity also show that students are interested in developing a biofloc system for tilapia cultivation. It is hoped that this activity can increase students' entrepreneurial interest, increase tilapia fish production, and become an example for other Islamic boarding schools in North Maluku. References Avnimelech, Y. (2012). Biofloc technology-a practical guide book (2nd ed.). Baton Rouge, LA (USA): The World Aquaculture Society. BPPP [Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan] Kota Ternate. 2021. Profil Kelompok Perikanan, Kelompok Usaha Bersama 02. Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Chalik A. 2022. Hasil Budidaya Tanaman Santri Ponpes Hidayatullah Gambesi Disambut Gembira. Di unduh dari: https://hidayatullah.or.id/hasil-budidaya-tani-santri-ponpes-hidayatullah-gambesi-disambut-gembira/ tanggal 27 Maret 2023. Dauda, A. B., Ajadi, A., Tola-Fabunmi, A. S., & Akinwole, A. O. (2019). Waste production in aquaculture: Sources, components and managements in different culture systems. Aquaculture and Fisheries, 4, 81–88. https://doi.org/10.1016/j.aaf.2018.10.002. Emerenciano, M. G. C., Martínez-Córdova, L. R., Martínez-Porchas, M., & Miranda-Baeza, A. (2017). Biofloc Technology (BFT): A Tool for Water Quality Management in Aquaculture. In Water Quality. InTech. https://doi.org/10.5772/66416 Google Maps. (2023). Peta Jarak Lokasi Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatullah dengan Universitas Khairun. Hisano, H., Parisi, J., Cardoso, I. L., Ferri, G. H., & Ferreira, P. M. F. (2019). Dietary protein reduction for Nile tilapia fingerlings reared in biofloc technology. Journal of the World Aquaculture Society, 1–11. https://doi.org/10.1111/jwas.12670. Kurniawan, A., & Asriani, E. (2016). Aplikasi Kolam Bundar dan Bioflok pada Pembesaran Ikan Lele di Kelompok Remaja Masjid Paritpadang, Sungailiat, Bangka. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung, 3(2), 53–60. Luo, G., Gao, Q., Wang, C., Liu, W., Sun, D., Li, L., & Tan, H. (2014). Growth, digestive activity, welfare, and partial cost-effectiveness of genetically improved farmed tilapia (Oreochromis niloticus) cultured in a recirculating aquaculture system and an indoor biofloc system. Aquaculture, 422–423, https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2013.11.023 Marisda, D. H., Anisa. (2019). Penerapan teknologi bioflok budidaya ikan nila untuk pemanfaatan pekarangan rumah nonproduktif. Sewagati, 3(3),78–84. Millah, D. (2015). Audience centered pada metode presentasi sebagai aktualisasi pendekatan student centered learning. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(2), 255–278. Avnimelech, Y. (2012). Biofloc technology-a practical guide book (2nd ed.). Baton Rouge, LA (USA): The World Aquaculture Society. BPPP [Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan] Kota Ternate. 2021. Profil Kelompok Perikanan, Kelompok Usaha Bersama 02. Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Chalik A. 2022. Hasil Budidaya Tanaman Santri Ponpes Hidayatullah Gambesi Disambut Gembira. Di unduh dari: https://hidayatullah.or.id/hasil-budidaya-tani-santri-ponpes-hidayatullah-gambesi-disambut-gembira/ tanggal 27 Maret 2023. Dauda, A. B., Ajadi, A., Tola-Fabunmi, A. S., & Akinwole, A. O. (2019). Waste production in aquaculture: Sources, components and managements in different culture systems. Aquaculture and Fisheries, 4, 81–88. https://doi.org/10.1016/j.aaf.2018.10.002. Emerenciano, M. G. C., Martínez-Córdova, L. R., Martínez-Porchas, M., & Miranda-Baeza, A. (2017). Biofloc Technology (BFT): A Tool for Water Quality Management in Aquaculture. In Water Quality. InTech. https://doi.org/10.5772/66416 Google Maps. (2023). Peta Jarak Lokasi Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatullah dengan Universitas Khairun. Hisano, H., Parisi, J., Cardoso, I. L., Ferri, G. H., & Ferreira, P. M. F. (2019). Dietary protein reduction for Nile tilapia fingerlings reared in biofloc technology. Journal of the World Aquaculture Society, 1–11. https://doi.org/10.1111/jwas.12670. Kurniawan, A., & Asriani, E. (2016). Aplikasi Kolam Bundar dan Bioflok pada Pembesaran Ikan Lele di Kelompok Remaja Masjid Paritpadang, Sungailiat, Bangka. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung, 3(2), 53–60. Luo, G., Gao, Q., Wang, C., Liu, W., Sun, D., Li, L., & Tan, H. (2014). Growth, digestive activity, welfare, and partial cost-effectiveness of genetically improved farmed tilapia (Oreochromis niloticus) cultured in a recirculating aquaculture system and an indoor biofloc system. Aquaculture, 422–423, 1–7. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2013.11.023 Marisda, D. H., Anisa. (2019). Penerapan teknologi bioflok budidaya ikan nila untuk pemanfaatan pekarangan rumah nonproduktif. Sewagati, 3(3),78–84. Millah, D. (2015). Audience centered pada metode presentasi sebagai aktualisasi pendekatan student centered learning. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(2), 255–278. Munaeni, W., Aris, M., Darsan, I. M., Labenua, R., Disnawati. (2022a). Sosialisasi dan pelatihan teknologi budidaya ikan nila sistem bioflok pada Kelompok Usaha Bersama. Jurnal Abdi Insani, 9(4), 1830–1838. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i4.797 Munaeni, W., Aris M., Haji, S.A. (2022b). Usaha budidaya ikan nila sistem bioflok di Kelurahan Fitu Kecamatan Ternate Selatan Maluku Utara. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN). 3(2): 660–668. https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/413 Munaeni, W., Aris, M., Labenua, R. (2023). Pelatihan aplikasi probiotik melalui pakan pada pembudidaya ikan nila di keramba jaring apung Danau Ngade. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 4(2), 212-220. Soeprapto, H., Ariadi, H., Khasanah, K. (2022). Pelatihan pembuatan probiotik herbal bagi kelompok pembudidaya ikan. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(8), 1929–1934. Suheri. (2018). Makna interaksi dalam komunikasi (teori interaksi simbolik dan teori konvergensi simbolik). Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan, 9(2), 52–63. https://doi.org/10.32505/hikmah.v9i2.1739. Wei, Y., Liao, S. A., & Wang, A. L. (2016). The effect of different carbon sources on the nutritional composition, microbial community and structure of bioflocs. Aquaculture, 456, 88–93. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2016.08.040
Penambahan Probiotik dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) pada Sistem Karamba Jaring Tancap Safratilofa, Safratilofa; Rahmatullah, Miftahul; Harianto, Eko; Rolin, Febrina; Pangentasari, Dwinda; Maryani, Maryani; Munaeni, Waode
Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Vol 10, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/akuakultur.v10i2.293

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of adding probiotics at different doses in the rearing of Sangkuriang catfish (C. gariepinus) fry in a floating net system (KJT). The study was conducted for 40 days, from December 2024 to January 2025, at Pondok Pesantren Darul Ihsan Islamic Center, Muaro Jambi. A completely randomized design was used, consisting of four treatments with three replications: prpbiotics dose A (without probiotics), prpbiotics dose B (4 ml/kg), prpbiotics dose C (6 ml/kg), and prpbiotics dose D (8 ml/kg) of Raja Lele probiotic. The test fish used were Sangkuriang catfish fry with an initial weight of 5.46g–5.82g and a length of 8.38cm–8.63cm. The main test material was a liquid probiotic (Raja Lele). The rearing containers used were floating net cages measuring 1×1.5×1 meters. The observed parameters included growth, feed conversion ratio (FCR), survival rate (SR), and water quality. The results showed a significant increase in fish weight and length. The initial weight of 3.00g increased to 42.34g–45.91g, while the initial length of 6cm–8cm increased to 18.00cm–18.34cm. PBM ranged from 36.52g to 40.45g, PPM ranged from 9.37cm to 9.95cm, LPSB ranged from 6.84%/day to 7.36%/day, FCR ranged from 0.98 to 1.13, and SR ranged from 81.39% to 88.89%. Water quality remained within a suitable range for catfish cultivation. These results indicate that probiotics in feed have a positive effect on the growth and survival of Sangkuriang catfish
Peningkatan Kapasitas Pembudidaya Ikan dan Udang Dengan Sistem Bioflok di Desa Tuada Kabupaten Halmahera Barat Muchdar, Fatma; Suryani, Suryani; Syazili, Aras; Abdullah, Nursanti; Munaeni, Waode; Yuliana, Yuliana; Juharni, Juharni; Darsan, Ismi Musdalifah; Malan, Sudirto; Adriani, Rovina; Aris, Muh.; Murhum, Mufti Abd; Daud, Asmar Hi; Tamrin, Tamrin; Samadan, Gamal M.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6267

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya kelompok pembudidaya ikan dan udang tentang budidaya ikan yang efisien dan berkelanjutan. S metode kegiatan pengabdian yaitu dengan memberikan materi dan diskusi aktif dengan peserta kegiatan, materi yang diberikan yaitu budidaya ikan dan udang dengan sistem bioflok. Sistem bioflok dipilih karena memiliki keuntungan dapat menghemat pakan karena mengandung protein dan lemak yang dapat dikonsumsi ikan sebagai tambahan nutrisi. Mengurangi pencemaran air karena limbah organik diubah menjadi biomassa dan sangat efisien dalam pemggunaan air karena tidak perlu sering mengganti air, cocok untuk daerah dengan keterbatasan air dan bisa digunakan dalam kepadatan tinggi karena kualitas air lebih stabil. metode kegiatan ini yaitu pemberian materi dan diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mereka mengenai konsep dan penerapan sistem bioflok. Peserta secara aktif berdiskusi tentang permasalahan yang mereka hadapi, seperti manajemen kualitas air dan penggunaan pakan, serta solusi praktis yang ditawarkan oleh teknologi bioflok. Kegiatan ini juga memotivasi kelompok pembudidaya ikan dan udang untuk memanfaatkan potensi sumber daya di desa untuk mendukung keberhasilan budidaya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong penerapan teknologi bioflok secara luas, meningkatkan produksi perikanan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat Desa Tuada secara berkelanjutan.